Pasal 2
Laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf a Tahun Anggaran 2017 adalah sebagai berikut :
a. Pendapatan…… Rp
1.659.277.141.816,66
Belanja …………Rp
1.484.920.699.126,17
Surplus……………...…………………………………Rp
174.356.442.690,49
b. Pembiayaan - Penerimaan …Rp
117.654.486.141,87
- Pengeluaran …Rp
37.907.006.278,00
Surplus……………...…………………………………Rp
79.747.479.863,87
c. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Rp
254.103.922.554,36
Pasal 3 Uraian laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 adalah sebagai berikut :
a. Selisih anggaran dengan realisasi pendapatan sejumlah Rp72.825.836.005,66 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran Pendapatan Rp
1.586.451.305.811,00
2. Realisasi Rp
1.659.277.141.816,66
Selisih lebih Rp
72.825.836.005,66
b. Selisih anggaran dengan realisasi belanja sejumlah Rp181.275.086.548,83 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran Belanja Rp
1.666.195.785.675,00
2. Realisasi Rp
1.484.920.699.126,17
Selisih kurang Rp (181.275.086.548,83)
c. Selisih anggaran dengan realisasi surplus/ defisit sejumlah Rp254.100.922.554,49 dengan rincian sebagai berikut :
1. Defisit Rp (79.744.479.864,00)
2. Realisasi Rp
174.356.442.690,49
Selisih lebih Rp
254.100.922.554,49
d. Selisih anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp2.999.999,87 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran penerimaan pembiayaan Rp
117.651.486.142,00
2. Realisasi Rp
117.654.486.141,87
Selisih lebih Rp
2.999.999,87
e. Selisih anggaran dengan realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar 0,00 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pengeluaran pembiayaan Rp
37.907.006.278,00
2. Realisasi Rp
37.907.006.278,00
Selisih Rp -
f. Selisih anggaran dengan realisasi pembiayaan neto sebesar Rp2.999.999,87 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pembiayaan netto Rp
79.744.479.864,00
setelah perubahan
2. Realisasi Rp
79.747.479.863,87
Selisih lebih Rp
2.999.999,87