(1) Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari:
a. Pendapatan Asli Daerah
Semula Rp. 256.033.200.000,00 Bertambah Rp. 27.637.299.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 283.670.499.000,00
b. Dana Perimbangan Semula Rp.1.280.995.759.000,00 Berkurang Rp. (27.689.409.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 1.253.306.350.000,00
c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Semula Rp. 322.491.389.000,00 Bertambah Rp. 192.694.743.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 515.186.132.000,00
(2) Pendapatan Asli Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ) huruf a terdiri dari jenis pendapatan:
a. Pajak daerah
Semula Rp 82.907.000.000,00 Bertambah Rp. 24.595.000.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 107.502.000.000,00
b. Retribusi daerah Semula Rp 22.541.200.000,00 Berkurang Rp. (682.602.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 21.858.598.000,00
c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan
Semula Rp. 14.525.000.000,00 Bertambah Rp.
673.000.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 15.198.000,000,00
d. Lain-lain Pendapatan Asli Derah yang sah Semula Rp 136.060.000.000,00 Bertambah Rp.
3.051.901.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 139.111.901.000,00
(3) Dana Perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1 ) huruf b terdiri dari jenis pendapatan:
a. Dana bagi hasil Pajak / bagi hasil bukan pajak Semula Rp. 48.681.693.000,00 Berkurang Rp. (2.505.939.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 46.175.754.000,00
b. Dana Alokasi Umum Semula Rp. 958.000.609.000,00 Berkurang Rp. (65.318.814.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 892.681.795.000,00
c. Dana Alokasi Khusus Semula Rp 274.313.457.000,00 Bertambah Rp. 40.135.344.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 314.448.801.000,00
(4) Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari jenis pendapatan:
a. Pendapatan Hibah Semula Rp 0,00 Bertambah Rp. 6.825.000.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 6.825.000.000,00
b. Dana bagi hasil pajak dari Propinsi dan Pemerintah daerah lainnya Semula Rp 110.895.896.000,00 Bertambah Rp. 31.575.409.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 142.471.305.000,00
c. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus
Semula Rp 211.595.493.000,00 Bertambah Rp. 0,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 211.595.493.000,00
d. Bantuan Keuangan dari Propinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya
Semula Rp 0,00 Bertambah Rp. 61.948.690.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 61.948.690.000,00
e. Pendapatan lainnya Semula Rp 0,00 Bertambah Rp. 92.345.644.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 92.345.644.000,00
(1.) Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari:
a. Belanja tidak langsung
Semula Rp 1.163.653.424.000,00 Berkurang Rp. (24.285.607.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp.1.139.367.817.000,00
b. Belanja langsung
Semula Rp 771.566.924.000,00 Bertambah Rp. 191.369.597.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 962.936.521.000,00 (2.) Belanja tidak langsung sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1 ) huruf a terdiri dari jenis belanja:
a. Belanja Pegawai
Semula Rp 779.203.851.000,00 Bertambah Rp 638.497.200,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 779.842.348.200,00
b. Belanja Hibah
Semula Rp 7.600.000.000,00 Bertambah Rp. 14.115.400.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 21.715.400.000,00
c. Belanja Bantuan sosial
Semula Rp 1.461.200.000,00 Bertambah Rp. 1.020.000.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 2.481.200.000,00
d. Belanja Bagi hasil kepada Provinsi/Kabupaten Kota dan Pemerintah Desa Semula Rp 10.032.200.000,00 Bertambah Rp. 2.757.895.800,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 12.790.095.800,00
e. Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/ Kabupaten Kota dan Pemerintah Desa
Semula Rp 363.356.173.000,00 Berkurang Rp. (42.817.400.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 320.538.773.000,00
f. Belanja tidak terduga
Semula Rp 2.000.000.000,00 Bertambah Rp. 0,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 2.000.000.000,00 (3.) Belanja langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja Pegawai
Semula Rp 114.732.786.000,00 Bertambah Rp. 7.907.323.221,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 122.640.109.221,00
b. Belanja Barang dan Jasa
Semula Rp 290.924.720.700,00 Bertambah Rp. 73.271.882.838,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 364.196.603.538,00
c. Belanja Modal Semula Rp 365.909.417.300,00 Bertambah Rp. 110.190.390.941,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 476.099.808.241,00
(1) Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari:
a. Penerimaan Pembiayaan
Semula Rp 90.000.000.000,00 Berkurang Rp. (23.058.643.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 66.941.357.000,00
b. Pengeluaran Pembiayaan
Semula Rp 14.300.000.000,00 Bertambah Rp. 2.500.000.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 16.800.000.000,00
(2) Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1 ) huruf a adalah jenis pembiayaan:
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya (SiLPA) Semula Rp 90.000.000.000,00 Berkurang Rp (23.058.643.000,00) Jumlah setelah perubahan Rp. 66.941.357.000,00
(3) Pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b adalah jenis pembiayaan:
Penyertaan modal ( investasi ) Pemerintah Daerah Semula Rp 14.300.000.000,00 Bertambah Rp. 2.500.000.000,00 Jumlah setelah perubahan Rp. 16.800.000.000,00