(1) Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 terdiri dari:
a. Pendapatan Asli Daerah 1) Semula Rp251.282.597.849,17 2) Berkurang (Rp 11.517.956.835,66) Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah perubahan Rp 239.764.641.013,51
b. Dana Perimbangan 1) Semula Rp 851.771.281.000,00 2) Berkurang (Rp 24.361.872.158,00)
Jumlah Dana Perimbangan setelah perubahan Rp 827.409.408.842,00
c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah 1) Semula Rp 135.723.522.020,00 2) Bertambah Rp
4.667.833.030,00 Jumlah Lain-lain Pendapatan Daerah Yang sah setelah perubahan Rp 140.391.355.050,00
(2) Pendapatan Asli Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pendapatan:
a. Pajak Daerah 1) Semula Rp 104.512.200.000,00 2) Berkurang (Rp 2.961.877.000,00) Jumlah Pajak Daerah setelah perubahan Rp 101.550.323.000,00
b. Retribusi Daerah 1) Semula Rp 10.253.422.400,00 2) Berkurang (Rp 826.149.400,00) Jumlah Retribusi Daerah setelah perubahan Rp
9.427.273.000,00
c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan 1) Semula Rp 2.100.308.411,17 2) Berkurang (Rp 890.622.807,74) Jumlah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan setelah perubahan Rp
1.209.685.603,43
d. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 1) Semula Rp 134.416.667.038,00 2) Berkurang (Rp 6.839.307.627,92) Jumlah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah setelah perubahan Rp 127.577.359.410,08
(3) Dana Perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pendapatan:
a. Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 1) Semula Rp 143.375.000.000,00 2) Berkurang (Rp 15.421.501.697,00) Jumlah Dana Bagi Hasil Pajak/ Bagi Hasil Bukan Pajak setelah perubahan Rp 127.953.498.303,00
b. Dana Alokasi Umum 1) Semula Rp 646.042.894.000,00 2) Berkurang (Rp 63.295.418.000,00) Jumlah Dana Alokasi Umum setelah perubahan Rp 582.747.476.000,00
c. Dana Alokasi Khusus 1) Semula Rp 62.353.387.000,00 2) Bertambah Rp 54.355.047.539,00 Jumlah Dana Alokasi Khusus setelah perubahan Rp 116.708.434.539,00
(4) Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari jenis pendapatan:
a. Pendapatan Hibah 1) Semula Rp
25.550.202.020,00 2) Bertambah Rp 2.664.997.980,00 Jumlah Pendapatan Hibah setelah perubahan Rp
28.215.200.000,00
b. Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya 1) Semula Rp
78.700.000.000,00 2) Berkurang (Rp 10.593.255.950,00) Jumlah Dana Bagi Hasil Pajak setelah perubahan
Rp 68.106.744.050,00
c. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 1) Semula Rp
31.473.320.000,00 2) Bertambah Rp
9.434.208.000,00 Jumlah Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus setelah perubahan Rp 40.907.528.000,00
d. Bantuan Keuangan dari Provinsi atau dari Pemerintah Daerah lainnya 1) Semula Rp 0,00 2) Bertambah Rp
3.161.883.000,00 Jumlah Bantuan Keuangan dari Provinsi atau dari Pemerintah Daerah lainnya setelah perubahan Rp.
3.161.883.000,00
(1) Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 2 terdiri dari:
a. Belanja Tidak Langsung 1) Semula Rp
637.252.996.198,00 2) Bertambah Rp
182.620.116.349,29 Jumlah Belanja Tidak Langsung setelah perubahan Rp 819.873.112.547,29
b. Belanja Langsung 1) Semula Rp
787.372.924.183,00 2) Berkurang (Rp 132.341.103.198,77) Jumlah Belanja Langsung setelah perubahan Rp 655.031.820.984,23
(2) Belanja Tidak Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis belanja:
a. Belanja Pegawai 1) Semula Rp
571.309.753.228,00 2) Bertambah Rp
1.129.503.125,00 Jumlah Belanja Pegawai setelah perubahan Rp 572.439.256.353,00
b. Belanja Hibah 1) Semula Rp 38.058.700.970,00 2) Bertambah Rp
21.162.754.980,00 Jumlah Belanja Hibah setelah perubahan Rp
59.221.455.950,00
c. Belanja Bantuan Sosial 1) Semula Rp
26.884.542.000,00 2) Bertambah Rp 3.886.993.083,00 Jumlah Belanja Bantuan Sosial setelah perubahan Rp
30.771.535.083,00
d. Belanja Tidak Terduga 1) Semula Rp
1.000.000.000,00 2) Bertambah Rp 156.440.865.161,29 Jumlah Belanja Tidak Terduga setelah perubahan Rp 157.440.865.161,29
(3) Belanja Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja Pegawai 1) Semula Rp 137.324.745.053,00 2) Berkurang (Rp 5.004.674.951,84) Jumlah Belanja Pegawai setelah perubahan Rp 132.320.070.101,16
b. Belanja Barang danJasa 1) Semula Rp 525.018.940.050,00 2) Berkurang (Rp 119.324.329.196,47) Jumlah Belanja Barang dan Jasa setelah perubahan Rp 405.694.610.853,53
c. Belanja Modal 1) Semula Rp. 125.029.239.080,00 2) Berkurang (Rp. 8.012.099.050,46) Jumlah Belanja Modal setelah perubahan Rp. 117.017.140.029,54
(1) Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 3 terdiri dari:
a. Penerimaan 1) Semula Rp
185.848.519.511,83 2) Bertambah Rp
81.491.009.114,18 Jumlah Penerimaan setelah perubahan Rp 267.339.528.626,01
b. Pengeluaran 1) Semula Rp
0,00 2) Berkurang Rp
0,00 Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan Rp 0,00
(2) Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan:
SILPA tahun anggaran sebelumnya
a. Semula Rp. 185.848.519.511,83
b. Bertambah Rp.
81.491.009.114,18 Jumlah SILPA Tahun Anggaran sebelumnya setelah perubahan Rp. 267.339.528.626,01
Uraian lebih lanjut Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini, terdiri dari :
a. Lampiran I Ringkasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
b. Lampiran II Ringkasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menurut Urusan Pemerintahan Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah;
c. Lampiran III Rincian Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi Perangkat Daerah, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan;
d. Lampiran IV Rekapitulasi Perubahan Belanja menurut Urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi Perangkat Daerah, Program dan Kegiatan;
e. Lampiran V Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah untuk Keselarasan dan Keterpaduan Urusan Pemerintahan Daerah dan Fungsi dalam Kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
f. Lampiran VI Daftar Perubahan Jumlah Pegawai Per-Golongan dan Per- Jabatan;
g. Lampiran VII Daftar Piutang Daerah;
h. Lampiran VIII Daftar Penyertaan Modal (Investasi) Daerah;
i. Lampiran IX Daftar Perkiraan Penambahan dan Pengurangan Aset Tetap Daerah;
j. Lampiran X Daftar Perkiraan Penambahan dan Pengurangan Aset Lain-lain;
k. Lampiran XI Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
l. Lampiran XII Daftar Dana Cadangan Daerah;
m. Lampiran XIII Daftar Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah.