Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 8

UU Nomor 10 Tahun 1953 | Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1953 tentang KEDUDUKAN KEUANGAN KETUA DAN ANGGAUTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Tentang biaya pengangkutan jenazah dan tunjangan kematian (1) Apabila Ketua, Wakil-Ketua atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik INDONESIA meninggal dunia pada waktu menghadiri sidang Dewan Perwakilan Rakyat Republik INDONESIA atau pada waktu melakukan peninjauan atau pemeriksaan di dalam wilayah Republik INDONESIA yang telah diputuskan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik INDONESIA, maka biaya pengangkutan jenazahnya ditanggung oleh Negara hingga paling tinggi sebesar biaya untuk pengangkutan jenazah itu dari tempat ia meninggal dunia ke tempat kediamannya. Dalam hal pengangkutan itu terpaksa harus dilakukan dengan pesawat terbang, maka biaya yang ditanggung oleh Negara adalah sebanyak-banyaknya Rp. 5000,- (lima ribu rupiah). Yang dimaksud dengan "biaya pengangkutan jenazah" ialah semata-mata ongkos-ongkos yang harus dikeluarkan untuk mengangkut jenazah itu, tidak termasuk ongkos-ongkos lain. (2) Apabila Ketua, Wakil-Ketua atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat meninggal dunia, maka kepada ahli-waris masing-masing dibayarkan berturut-turut gaji atau tunjangan bulanan untuk bulan, dalam mana Ketua, Wakil-Ketua atau anggota itu meninggal dunia. (3) Di samping gaji atau tunjangan bulanan termaksud ayat 2 pasal ini kepada ahli-waris Ketua, Wakil-Ketua atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik INDONESIA, yang meninggal dunia dibayarkan pula tunjangan kematian sebesar satu setengah kali jumlah gaji atau tunjangan bulanan tersebut dalam ayat 2 pasal ini.
Koreksi Anda