Koreksi Pasal 15
PP Nomor 64 Tahun 2010 | Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2010 tentang MITIGASI BENCANA DI WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL
Teks Saat Ini
(1) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana gempa bumi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf a meliputi:
a. penggunaan konstruksi bangunan tahan gempa;
b. penyediaan tempat logistik;
c. penyediaan prasarana dan sarana kesehatan; dan
d. penyediaan prasarana dan sarana evakuasi.
(2) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana tsunami sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf b meliputi:
a. penyediaan sistem peringatan dini;
b. penggunaan bangunan peredam tsunami;
c. penyediaan fasilitas penyelamatan diri;
d. penggunaan konstruksi bangunan ramah bencana tsunami;
e. penyediaan prasarana dan sarana kesehatan;
f. vegetasi pantai; dan
g. pengelolaan ekosistem pesisir.
(3) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana gelombang ekstrim sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf c meliputi:
a. penyediaan sistem peringatan dini;
epkumham.go
b. penggunaan bangunan peredam gelombang ekstrim;
c. vegetasi pantai; dan
d. pengelolaan ekosistem pesisir.
(5) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana gelombang laut berbahaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf d melalui penyediaan sistem peringatan dini.
(5) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana letusan gunung api sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf e meliputi:
a. penyediaan sistem peringatan dini;
b. penyediaan bunker;
c. pembangunan jalur lahar; dan
d. penyediaan prasarana dan sarana evakuasi.
(6) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana banjir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf f dan ayat (3) huruf a meliputi:
a. penyediaan sistem peringatan dini;
b. pembangunan bangunan pengendalian banjir; dan
c. penyediaan prasarana dan sarana evakuasi.
(7) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana kenaikan paras muka air laut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf g dan ayat (3) huruf b meliputi:
a. pembangunan bangunan pelindung pantai;
b. penyediaan pompa air;
c. penggunaan konstruksi bangunan yang beradaptasi pada kenaikan paras muka air laut;
d. vegetasi pantai; dan
e. pengelolaan ekosistem pesisir.
(8) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana tanah longsor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf h dan ayat (3) huruf c meliputi:
a. perkuatan lereng;
b. pembangunan jaringan drainase lereng; dan
c. pengaturan geometri lereng dengan pelandaian lereng atau pembuatan terasering.
epkumham.go
(9) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana erosi pantai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf i dan ayat (3) huruf d meliputi:
a. pembangunan bangunan pelindung pantai;
b. peremajaan pantai;
c. vegetasi pantai; dan
d. pengelolaan ekosistem pesisir.
(10) Kegiatan struktur/fisik untuk mitigasi terhadap jenis bencana angin puting beliung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf j meliputi:
a. penyediaan sistem peringatan dini;
b. penggunaan konstruksi tahan angin; dan
c. penanaman vegetasi pantai.
Koreksi Anda
