Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 7

PP Nomor 39 Tahun 2018 | Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Tata tempat Tamu Negara yang berkedudukan sebagai Kepala Negara/Kepala Pemerintahan untuk kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada PRESIDEN di Istana Merdeka atau di Istana Kepresidenan lainnya dalam kunjungan kenegaraan atau kunjungan resmi ditentukan dengan urutan: a. Tamu Negara (sebagai Tamu Kehormatan/Guest of Honour); b. PRESIDEN Republik INDONESIA; c. Delegasi Tamu Negara; d. Menteri Republik INDONESIA yang terkait; dan e. Pendamping PRESIDEN Republik INDONESIA. (2) Tata tempat Tamu Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beserta delegasi pada jamuan santap malam dalam kunjungan kenegaraan atau kunjungan resmi di Ibukota Negara ditentukan dengan urutan: a. Tamu Negara (sebagai Tamu Kehormatan/Guest of Honour); b. Spouse Tamu Negara; c. PRESIDEN Republik INDONESIA; d. Spouse PRESIDEN Republik INDONESIA; e. Wakil PRESIDEN Republik INDONESIA; f. Spouse Wakil PRESIDEN Republik INDONESIA; g. Ketua Lembaga Negara Republik INDONESIA; h. Spouse Ketua Lembaga Negara Republik INDONESIA; i. Orang kedua delegasi Tamu Negara; j. Menteri Luar Negeri Tamu Negara; k. Menteri Luar Negeri Republik INDONESIA; l. Spouse Menteri Luar Negeri Republik INDONESIA; m. Menteri Republik INDONESIA Pendamping Tamu Negara; n. Spouse Menteri Republik INDONESIA Pendamping Tamu Negara; o. Para Menteri Tamu Negara; p. Para Menteri Republik INDONESIA; q. Spouse Menteri Republik INDONESIA; r. Duta Besar LBBP/Kepala Perwakilan Negara Asing untuk Republik INDONESIA; s. Spouse Duta Besar LBBP/Kepala Perwakilan Negara Asing untuk Republik INDONESIA; t. Duta Besar LBBP Republik INDONESIA; u. Spouse Duta Besar LBBP Republik INDONESIA. v. Wakil Menteri Luar Negeri Republik INDONESIA; dan w. Spouse Wakil Menteri Luar Negeri Republik INDONESIA. (3) Tata Tempat meja jamuan santap malam sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas meja utama VVIP dan meja VIP. (4) Tata tempat Tamu Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan Tata Tempat meja jamuan santap malam sebagaimana dimaksud pada (2) pengaturannya dapat ditentukan sebagaimana Lampiran Huruf A dan Lampiran Huruf B PERATURAN PEMERINTAH ini.
Koreksi Anda