Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 6

PP Nomor 25 Tahun 2019 | Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2019 tentang PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Disiplin teknik kebumian dan energi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a paling sedikit meliputi: a. teknik geofisika; b. teknik geodesi dan geomatika; c. teknik geologi; dan d. teknik geokimia. (2) Disiplin teknik rekayasa sipil dan lingkungan terbangun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf b paling sedikit meliputi: a. teknik bangunan; b. perencanaan perkotaan dan wilayah; dan c. teknik penyehatan. (3) Disiplin teknik industri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf c paling sedikit meliputi: a. teknik mesin; b. teknik kimia; c. teknik industri; d. teknik fisika; e. teknik material; f. teknik elektro; g. teknik telekomunikasi; h. teknik informatika; dan i. teknik farmasi. (4) Disiplin teknik konservasi dan pengelolaan sumber daya alam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf d paling sedikit meliputi: a. teknik pertambangan; b. teknik perminyakan; c. teknik metalurgi; d. teknik lingkungan; e. teknik konservasi energi; dan f. teknik bioenergi dan kemurgi. (5) Disiplin teknik pertanian dan hasil pertanian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf e paling sedikit meliputi: a. teknik pertanian; b. teknik industri pertanian; c. teknik kehutanan; d. teknik hasil pertanian; dan e. teknik peternakan. (6) Disiplin teknik teknologi kelautan dan perkapalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf f paling sedikit meliputi: a. teknik kelautan; dan b. teknik perkapalan. (7) Disiplin teknik aeronotika dan astronotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf g paling sedikit meliputi: a. teknik penerbangan; b. teknik dirgantara; dan c. teknik astronotika. (8) Penambahan disiplin teknik Keinsinyuran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (7) dilaksanakan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (9) Penambahan disiplin teknik Keinsinyuran sebagaimana dimaksud pada ayat (8) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.
Koreksi Anda