Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 23

PERPRES Nomor 32 Tahun 2015 | Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2015 tentang RENCANA TATA RUANG KAWASAN PERBATASAN NEGARA DI PROVINSI PAPUA

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Bandar udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (8) huruf a ditetapkan dalam rangka melaksanakan fungsi bandar udara untuk menunjang kelancaran, keamanan, dan ketertiban arus lalu lintas pesawat udara, penumpang, kargo dan/atau pos, keselamatan penerbangan, tempat perpindahan intra dan antar moda serta mendorong perekonomian di Kawasan Perbatasan Negara. (2) Bandar udara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: a. bandar udara umum; dan b. bandar udara khusus. (3) Bandar udara umum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terdiri atas: a. bandar udara pengumpul dengan Skala Pelayanan Sekunder; b. bandar udara pengumpul dengan Skala Pelayanan Tersier; dan c. bandar udara pengumpan. (4) Bandar udara pengumpul dengan Skala Pelayanan Sekunder sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a meliputi: a. Bandar Udara Sentani di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura; dan b. Bandar Udara Mopah di Distrik Merauke, Kabupaten Merauke. (5) Bandar udara pengumpul dengan Skala Pelayanan Tersier sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b berada di Bandar Udara Frans Kaisiepo di Distrik Biak Utara. (6) Bandar udara pengumpan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf c meliputi: a. Bandar Udara Ubrub di Distrik Murkim, Kabupaten Pegunungan Bintang; b. Bandar Udara Waris di Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom; c. Bandar Udara Batom di Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang; d. Bandar Udara Tanah Merah di Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel; e. Bandar Udara Oksibil di Distrik Tarub, Kabupaten Pegunungan Bintang; dan f. Bandar Udara Kimam di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke. (7) Bandar udara khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Koreksi Anda