Koreksi Pasal 40
PERPRES Nomor 112 Tahun 2022 | Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022 tentang PERCEPATAN PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK
Teks Saat Ini
Harga pembelian Tenaga Listrik dari PLTBm dan PLTBg yang sebagian atau seluruhnya telah dibangun oleh pemerintah, termasuk yang berasal dari hibah, dan belum menandatangani PJBL harga pembelian Tenaga Listrik dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan PRESIDEN ini.
Pasal 4 1 Pada saat Peraturan PRESIDEN ini mulai berlaku peraturan perundang-undangan yang merupakan peraturan pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan mengenai Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan PRESIDEN ini.
Pasal42 Peraturan PRESIDEN diundangkan.
ini mulai berlaku pada tanggal Agar
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan PRESIDEN ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 13 September 2022 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd.
JOKO WIDODO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 13 September 2022 MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA, ttd.
PRATIKNO LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022 NOMOR 181 Salinan sesuai dengan aslinya KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA
Perundang-undangan dan Hukum,
Djaman
PRESlDEN
LAMPIRAN I PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 112 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PEI{YEDIAAN TENAGA LISTRIK HARGA PEMBELIAN TENAGA LISTRIK ENERGI TERBARUKAN
1. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTA yang Memanfaatkan Tenaga dari Aliran/Terjunan Air No.
Kapasitas Harsa Patokan Tertinesi (cent USD/kWh) Tahun ke-L s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.30 1
s.d. 1 MW (LL.23 x F)* 7,A2 2 >1 MW s.d. 3 MW (1A.92 x F)* 6,82
3. >3 MW s.d. 5 MW (9,65 x F)"
6.03 4 >5 MW s.d 20 MW (9,O9 x P)*
5.68
5. >20 MW s.d. 50 MW (8.86 x F)* 5,54
6. >50 MW s.d. lOO MW ff.8L x F)* 4,88 7 > 100 Mw (6,74 x F)* 4,21 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
2. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTA yang Memanfaatkan Tenaga Air dari Waduk/Bendungan atau Saluran Irigasi Milik Kementerian yang Menyelenggarakan Urusan Pemerintahan di Bidang Sumber Daya Air yang Pembangunannya Bersifat Multiguna No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinssi (cent USDlkWhl Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-l1 s.d.3o 1
s.d. I MW (ll,23xO,8xF)*
7.O2 x 0.8 2 >1 MW s.d. 3 MW (tO.92xO.8xF)* 6,82 x 0,8
3. >3 MW s.d. 5 MW (9.65xO.8xFl* 6,03 x 0.8
4. >5 MW s.d 20 MW (9,O9xO.8xF)*
5.68 x 0.8
5. >20 MW s.d. 50 MW (8,86xO,8xF)*
5.54 x O.8
6. >50 MW s.d. 100 MW (7,8lxO,8xF)*
4.88 x O.8 7 >100 Mw (6,74x0.8xF)* 4,21 x O,8 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
3. Harga. . .
3. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTA Ekspansi Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
4. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTA .Excess Power No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinesi (cent USD/kWh) 1 Seluruh Kapasitas 5,80 x 0.7
5. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTS Fotovoltaik (Belum Termasuk Fasilitas Baterai atau Fasilitas Penyimpanan Energi Listrik Lainnya) No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinesi (cent USD/kWh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-l1 s.d.
maksimal 30 I
s.d. 1 MW (11.47x F)* 6,88 2 >1 MW s.d. 3 MW (9,94x F)* 5,97 3 >3 MW s.d. 5 MW {8,77x F)*
5.26 4 >5 MW s.d 10 MW (8.26x F)* 4,96 5 >10 MW s.d.20 MW (7.94x H* 4,76
6. >20 MW (6.95x H* 4,17 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
6. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTS Fotovoltaik Ekspansi (Belum Termasuk Fasilitas Baterai atau Fasilitas Penyimpanan Energi Listrik Lainnya) No Kapasitas Harga Patokan Tertinggi (cent USD/kWh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-l1 s.d.
maksimal 30 1
s.d. 1 MW (ll.47xO.8xF)* 6,88 x 0,8 2 >1 MW s.d. 3 MW
9.94x0.8xF)* 5,97 x 0,8 3 >3 MW s.d. 5 MW
8.77x0.8xF)*
5.26 x 0.8
4.>5Mrg/...
No.
Kapasitas Harsa Patokan Tertinesi (cent USD/kWh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.3o 1
s.d. 1 MW (71.23 xO.7 x F)* 7 ,O2 x O,7 2 >1 MW s.d. 3 MW tLO.92xO.7xFI* 6,82 x O.7 3 >3 MW s.d. 5 MW (9,65 xO,7 x F|* 6,03 x 0,7 4 >5 MW s.d 20 MW (9,09 xO.7 x F)* 5,68 x 0,7 5 >20 MW s.d. 50 MW {8.86 xO.7 x F)* 5,54 x O,7 6 >50 MW s.d. 1O0 MW ff .8L x O.7 x F)* 4,88 x 0.7 7 > 100 Mw (6,74 xO,7 x F)*
4.21 x O.7
4 >5 MW s.d 10 MW (8,26x0.8 xF)* 4,96 x 0,8
5. >10 MW s.d. 20 MW ff.94 x 0.8 x F)*
4.76 x O.8
6. >20 MW (6,95xO,8xF)*
4.17 x O.8 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi mertrpakan harga setelah dikalikan faktor F.
7. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTS Fotovoltaik yang Lahannya Disediakan oleh Pemerintah (Belum Termasuk Fasilitas Baterai atau Fasilitas Penyimpanan Energi Listrik Lainnya) No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinesi (cent USD/kWhl Tahun ke-I s.d. 10 Tahun ke-11 s.d maksimal 30 1
s.d. 1 MW (11,47 x0,95 xF)* 6,88 x 0,95 2 >1 MW s.d. 3 MW
p.94 x 0.95 x F)* 5,97 x 0.95 3 >3 MW s.d. 5 MW (8,77x0,95xF)* 5,26 x 0.95 4 >5 MW s.d 10 MW (8,26x0,95 xF)*
4.96 x 0.95
5. > 10 MW s.d. 20 MW (7,94x0,95xF)* 4,76 x 0,95
6. >20 MW (6,95x0,95xF)* 4,tT x O,95 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
8. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTB (Belum Termasuk Fasilitas Baterai atau Fasilitas Penyimpanan Energi Listrik Lainnya) No.
Kapasitas Harsa Patokan Tertinesi (cent USD/kWh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.3o 1
s.d. 5 MW (11.22 x F)* 6,73 2 >5MWs.d20MW (LO.26 x F)*
6.15 3 >20 MW (9,54 x F)*
5.73 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
9. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTB Ekspansi (Belum Termasuk Fasilitas Baterai atau Fasilitas Penyimpanan Energi Listrik Lainnya) No Kapasitas Harga Patokan Tertinesi (cent USD/kWhI Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.3o 1
s.d. 5 MW fil.22xO.7xF)* 6,73 x O.7 2 >5MWs.d2OMW (lO,26xO,7xF)*
6.15 x 0.7 3 >20 MW (9,54xO,7xF)*
5.73 x O.7 Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
10. Harga
10. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTBm Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
11. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTBm Ekspansi Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
12.Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTBg Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
13. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTBg Ekspansi No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinesi(cent USD /kwh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.25 1
s.d. 1 MW (1 1.55 x F)* 9,24 2 >1 MW s.d. 3 MW (10,73 x F)* 8,59 3 >3 MW s.d. 5 MW (LO,20 x F)* 8,16
4. >5 MW s.d. 10 MW (9,86 x F)*
7.89
5. >10 MW (9,29 x F)* 7,43 No.
Kapasitas Harsa Patokan Tertinesi fcent USDlkwh) Tahun ke-l s.d. 10 Tahun ke-l1 s.d.25 1
s.d. 1 MW (11.55x0.8xF)* 9,24 x O,8 2 >1 MW s.d. 3 MW (lO,73x0,8xFl*
8.59 x 0.8 3 >3 MW s.d. 5 MW (10,20x0,8xF)*
8.16 x 0.8 4 >5 MW s.d. 10 MW (9,86xO.8xF)*
7.89 x O.8 No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinssi (cent USD/kwh| Tahun ke-l s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.25
5. >10 MW (9,29xO,8xF)*
7.43 x O.8 No.
Kapasitas Harsa Patokan Tertinesi (cent USD/kwh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-l1 s.d.2o 1
s.d. 1 MW (10,18 x F)*
6.1 1 2 >1 MW s.d. 3 MW (9.81 x F)*
s.89 3 >3 MW s.d. 5 MW (8.99 x F)* 5,39 4 >5 MW s.d. 10 MW (8.51 x F)* 5,10
5. >10 MW (7,44 x F)* 4,46 No.
Kapasitas Harsa Patokan Tertinesi (cent USD/kWh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-11 s.d.2o 1
s.d. 1 MW (10,18 x O,8 x F)* 6,1 1 x 0.8 2 >1 MW s.d. 3 MW (9,81 x0,8xF)*
5.89 x 0.8 3 >3 MW s.d. 5 MW
8.99xO.8xF)*
5.39 x 0.8
4.>5MW...
Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
14. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTBm dan PLTBg .Excess Power No.
Jenis PLT Harsa Patokan Tertineei (cent USD/kWh) 1 PLTBm 9,29 2 PLTBg 7,44
15. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTP yang Seluruhnya Dibangun oleh Badan Usaha dan yang Seluruhnya atau Sebagian Dibangun oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah, Termasuk yang Berasal dari Hibah
a. Harga Pembelian Tenaga Listrik No.
Kapasitas Harga Patokan Tertinggi (cent USD/kWh) Tahun ke-l s.d. 10 Tahun ke-11 s.d. 30 1
s.d. 10 MW
9.76 x F)* 8,30 2 >10 MW s.d. 50 MW
9.41x F)* 8,OO 3 >50 MW s.d. 100 MW (8.64 x F)*
7.35 4, >100 Mw (7.65 x F)* 6,50 Keterangan:
n Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
b. Harga Pembelian Tenaga Uap Panas Bumi Setara Listrik Keterangan:
* Harga patokan tertinggi merupakan harga setelah dikalikan faktor F.
4 >5 MW s.d. 10 MW (8,51 xO,8xF)*
5.10 x 0.8 5 >10 MW (7,44xO,8xF)*
4.46 x O.8 No.
Kapasitas Harga Pembelian Uap setara Listrik (cent usD/kwh) Tahun ke-1 s.d. 10 Tahun ke-11 s.d. 30 1
s.d. 10 MW
6.60 x F)* 5,60
2. >10 MW s.d. 50 MW
6.25 x F)* 5,31 3 >50 MW s.d. 100 MW (5.48 x F)* 4,65 4 >100 Mw (4,48 x F)* 3,gL
16. Harga
16. Harga Pembelian Tenaga Listrik dari PLTS Fotovoltaik, PLTA, PLTB, PLTBm, dan PLTBg yang Seluruhnya Dibangun oleh Pemerintah h,rsat atau Pemerintah Daerah, Termasuk yang Berasal dari Hibah No.
Jenis Pembangkit Harga Patokan Tertinggi (cent USD/kWh) I PLTA 3,76 2 PLTS Fotovoltaik 5,63
3. PLTB
5.63 4 PLTBm
9.29
5. PLTBs 7,44 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, JOKO WIDODO Salinan sesuai dengan aslinya KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA
Perundang-undangan dan Hukum, Djaman trd
LAMPIRAN II PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESI,A NOMOR 112 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PEI{YEDIAAN TENAGA LISTRIK BESARAN ANGKA FAKTOR LOKASI (F) PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd.
JOKO WIDODO Salinan sesuai dengan aslinya KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA INDONESIA Perundang-undangan dan Hukum, No.
Wilayah Semua Kapasitas I Jawa. Madura, Bali 1,OO - hrlau Kecil
1. 10 2 Sumatera 1,10 - Kepulauan Riau
r.20 Mentawai 1 1 10 - Pulau Kecil 1,15
3. Kalimantan
1.10 - hrlau Kecil 1 15 Sulawesi 1 10 - Rrlau Kecil 1 15
4. 5.
Nusa 1 20 - Rrlau Kecil
1.25
6. Maluku Utara
1.25 - Pulau Kecil 1 30 1 5 1 I I 7 Maluku - Pr.rlau Kecil
8. Papua Barat 9 Papua
Djaman
Koreksi Anda
