Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 12

PERMEN Nomor 32 Tahun 2025 | Peraturan Menteri Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Hewan

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Pemeliharaan kandang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 huruf a dilakukan dengan cara: a. menentukan lokasi kandang berada di tempat yang aman dan tidak di area rawan bencana alam; b. mendesain kandang yang melindungi Hewan dari cedera, gangguan cuaca, kebisingan, hama, dan/atau Hewan pengganggu; c. menyediakan kandang dengan menggunakan bahan kuat tidak berbahaya bagi Hewan; d. membersihkan kandang dan melakukan pengamatan kerusakan kandang secara berkala; e. menyediakan pagar yang dapat memisahkan Hewan yang bersifat superior dan inferior; f. mengatur luasan kandang sesuai jumlah, jenis kelamin, rumpun, dan umur sehingga memungkinkan Hewan leluasa bergerak; dan g. mengondisikan sirkulasi udara yang lancar dan intensitas cahaya yang cukup. (2) Selain cara pemeliharaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), khusus bagi: a. ruminansia pedaging, pemeliharaan dilakukan dengan cara: 1. membuat lantai kandang tidak licin, tidak menyebabkan terjadinya genangan air, dan tidak membahayakan Hewan; 2. mendesain konstruksi kandang kuat dan memiliki drainase yang baik; 3. memiliki area pemeriksaan individu dan fasilitas pengekangan/restrain; dan 4. menyediakan kandang menurut fase umur sesuai kebutuhannya seperti kandang kawin, kandang beranak, kandang sapih, kandang penggemukan, kandang indukan, dan kandang isolasi; b. ruminansia perah, pemeliharaan dilakukan dengan cara: 1. membuat lantai kandang tidak licin, tidak menyebabkan terjadinya genangan air, dan tidak membahayakan Hewan; 2. mendesain konstruksi kandang kuat dan memiliki drainase yang baik; 3. memiliki area pemeriksaan individu dan fasilitas pengekangan/restrain; 4. menyediakan kandang menurut fase umur sesuai kebutuhannya seperti kandang kawin, kandang beranak, kandang sapih, kandang penggemukan, kandang indukan, dan kandang isolasi; 5. menyediakan ruangan kandang untuk Hewan bunting, melahirkan, anakan, pemeliharaan, laktasi, Hewan pejantan, dan Hewan sakit; dan 6. merancang akses menuju ruang pemerahan yang meminimalkan cedera dan stres; c. unggas, pemeliharaan dilakukan dengan cara: 1. menyediakan alas kandang atau litter yang kering dan mudah dibersihkan dan disinfeksi; 2. menggunakan alas kandang atau litter yang mampu menopang unggas tanpa menyebabkan cedera; dan 3. menyediakan fasilitas untuk unggas mengekpresikan perilaku alaminya seperti tempat bertengger, serasah dan/atau alas kandang sebagai tempat mandi debu, objek untuk dipatuk (pecking), mengais (scratching), tempat mandi unggas air, area bersarang (nesting) pada kandang dan/atau fasilitas lain sesuai dengan jenis unggas; d. babi, pemeliharaan dilakukan dengan cara: 1. membuat lantai kandang tidak licin, tidak menyebabkan terjadinya genangan air, dan tidak membahayakan; 2. mendesain konstruksi kandang kuat dan memiliki drainase yang baik serta mudah dibersihkan dan didisinfeksi; 3. memiliki area pemeriksaan babi dan fasilitas pengekangan/restrain; dan 4. menyediakan kandang menurut fase umur sesuai kebutuhannya seperti kandang kawin, kandang beranak, kandang sapih, kandang penggemukan, kandang indukan, dan kandang isolasi; e. kuda, pemeliharaan dilakukan dengan cara: 1. menyediakan kandang dengan sistem koloni atau kelompok; 2. membuat lantai kandang tidak licin, tidak menyebabkan terjadinya genangan air, dan tidak membahayakan Hewan; 3. menyediakan alas kandang atau litter yang terbuat dari bahan yang tidak berbahaya dan/atau toksik bagi kuda; dan 4. menyediakan area umbaran dan lingkungan yang sesuai untuk latihan kuda; dan f. kelinci, pemeliharaan dilakukan dengan cara: 1. menyediakan kandang dengan sistem kelompok sesuai dengan kapasitas, tipe kelinci, dan umur kelinci; dan 2. menyediakan kotak sarang (nest box) untuk beranak dan anakan yang baru lahir. (3) Pembuatan desain kandang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dapat dilakukan oleh Insinyur Peternakan atau Teknisi Peternakan di bawah penyeliaan Insinyur Peternakan.
Koreksi Anda