(1) Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 05/M-IND/PER/2/2014 tentang Tata Cara Pemberian Izin Usaha Kawasan Industri dan Izin Perluasan Kawasan Industri (Berita Negara Republik INDONESIA Tahun 2014 Nomor 281), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
(2) Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 Juni 2016
MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
SALEH HUSIN
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli 2016
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
WIDODO EKATJAHJANA
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39/M-IND/PER/7/2016 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN IZIN USAHA KAWASAN INDUSTRI DAN IZIN PERLUASAN KAWASAN INDUSTRI
FORMAT FORMULIR TATA CARA PEMBERIAN IZIN USAHA KAWASAN INDUSTRI DAN IZIN PERLUASAN KAWASAN INDUSTRI
A. FORM DIISI OLEH PEMOHON
1. Formulir PMK-1 : Permohonan Izin Prinsip
2. Formulir PMK-1A : Permohonan Rekomendasi Kawasan Industri
3. Formulir PMK-2 : Surat Pernyataan Berada di dalam Kawasan Peruntukan Industri sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
4. Formulir PMK-3 : Permohonan Izin Usaha Kawasan Industri
5. Formulir PMK-3A : Permohonan Izin Usaha Kawasan Industri Dengan Luas Lahan Keseluruhan Paling Sedikit 20 (Dua Puluh) Hektar
6. Formulir PMK-4 : Data Kawasan Industri Mengenai Kemajuan Pembangunan Kawasan Industri Triwulan Terakhir
7. Formulir PMK-5 : Permohonan Izin Perluasan Kawasan Industri
8. Formulir PMK-6 : Data laporan Kawasan Industri
B. FORM DIISI OLEH PETUGAS
1. Formulir PIK-1 : Penerbitan Izin Prinsip Kawasan Industri
2. Formulie PIK-1A : Penerbitan Rekomendasi Kawasan Industri
3. Formulir PIK-2 : Penolakan Penerbitan Izin Prinsip Kawasan Industri
4. Formulir PIK-3 : Berita Acara Pemeriksaan Izin Usaha Kawasan Industri
5. Formulir PIK-4 : Penerbitan Izin Usaha Kawasan Industri
6. Formulir PIK-5 : Penolakan Penerbitan Izin Usaha Kawasan Industri
7. Formulir PIK-6 : Berita Acara Pemeriksaan Izin Usaha Kawasan Industri Dengan Luas Lahan Keseluruhan Paling Sedikit 20 (Dua Puluh) Hektar
8. Formulir PIK-7 : Berita Acara Pemeriksaan Izin Perluasan Kawasan Industri
9. p Formulir PIK-8 : Penerbitan Izin Perluasan Kawasan Industri
10. Formulir PIK-9 : Penolakan Penerbitan Izin Perluasan Kawasan Industri
11. Formulir PIK-10 : Sanksi Peringatan Tertulis
12. Formulir PIK-11 : Sanksi Denda Administratif
13. Formulir PIK-12 : Sanksi Penutupan Sementara
MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA,
SALEH HUSIN Diisi Oleh Pemohon Form PMK-1
KOP SURAT PERUSAHAAN
DAFTAR ISIAN PERMOHONAN IZIN PRINSIP KAWASAN INDUSTRI
Nomor : ........................................
Kepada Yth.
Menteri Perindustrian/ Gubernur/Bupati/Walikota........*) di -
Lampiran : ........................................
Perihal : Permohonan Izin Prinsip Kawasan Industri
Dengan ini kami mengajukan permohonan untuk mendapatkan Izin Prinsip Kawasan Industri, dengan data sebagai berikut:
I.
KETERANGAN PEMOHON 1 Nama Perusahaan : ...............................
2 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) : ...............................
3 Akta Pendirian dan Perubahannya (Nomor, Tanggal, dan Nama Notaris) : ...............................
4 Pengesahan Menteri Hukum dan HAM/Menteri Koperasi dan UKM (Nomor dan Tanggal) : ...............................
5 Pengurus Perusahaan:
(sesuai dengan akta Pendirian dan Perubahannya ) : ...............................
6 - Alamat Perusahaan - Nomor Telepon - Faksimili
- E-mail
:
:
:
:
...............................
...............................
...............................
...............................
II.
KETERANGAN RENCANA KAWASAN INDUSTRI
A. RENCANA KEGIATAN 1 Bidang Usaha : Kawasan Industri (KBLI 68130) 2 Lokasi Kawasan Industri : ...............................
Alamat : ...............................
Desa/Kelurahan : ...............................
Kecamatan : ...............................
Kabupaten/Kota : ...............................
Provinsi : ...............................
Luas lahan : ...............................Ha
Penggunaan Tenaga Kerja INDONESIA
Laki-laki : ............................... orang
Wanita : ............................... orang
Jumlah : ............................... orang
Penggunaan Tenaga Kerja Asing
Laki-laki : ............................... orang
Wanita : ............................... orang
Jumlah : ............................... orang 4
: PMDN/PMA*)
a. Pembelian dan Pematangan Lahan : ........................(Rp/US$)*)
b. Infrastruktur Dasar, Infrastruktur Penunjang, dan Sarana Penunjang : ........................(Rp/US$)*)
c. Lain-lain
: ........................(Rp/US$)*) 5 Rencana Waktu Penyelesaian Proyek (dihitung sejak tanggal Izin Prinsip diterbitkan) : ……...tahun…………bulan
B. RENCANA PERMODALAN 1 Sumber Pembiayaan
a. Modal Sendiri : ........................(Rp/US$)*)
b. Pinjaman
- Pinjaman Dalam Negeri - Pinjaman Luar Neger :
:
........................(Rp/US$)*) ........................(Rp/US$)*)
Jumlah **) : ........................(Rp/US$)*) *) Coret yang tidak perlu **) Jumlah sumber pembiayaan sama besar dengan jumlah rencana investasi.
2 Modal Perseroan (Rp/US$)*)
a. Modal Dasar
b. Modal Ditempatkan
c. Modal Disetor :
:
:
........................(Rp/US$)*) ........................(Rp/US$)*) ........................(Rp/US$)*) 3 Penyertaan Dalam Modal Perseroan Hanya diisi oleh perusahaan penanaman modal asing
a. Peserta Asing Rp/US$ *) %**)
………….………………………… …..…………… ……………
………….………………………… …..…………… ……………
Sub Total
b. Peserta INDONESIA Rp/US$ *) % **)
………….………………………… …..…………… ……………
………….………………………… …..…………… ……………
c. Total ( a + b )***) …..…………… 100% *) Coret yang tidak perlu **) Persentase adalah atas nilai nominal modal saham bukan lembar saham ***) Total penyertaan modal dalam perseroan sama besar dengan modal disetor
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami lampirkan:
1. fotokopi akta pendirian perusahaan dan/atau perubahannya yang telah disahkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Hukum atau oleh menteri yang menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang Koperasi bagi pemohon yang berstatus Koperasi.
2. fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
3. keterangan rencana kegiatan berupa sketsa rencana lokasi (Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi);
4. Surat Pernyataan dari perusahaan bahwa rencana lokasi berada di dalam Kawasan Peruntukan Industri sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) (Formulir PMK-2);
5. rekomendasi dari Direktur Jenderal; dan
6. dokumen yang dipersyaratkan berdasarkan peraturan perundang- undangan.
Demikian permohonan ini dibuat dengan benar, ditandatangani oleh pengurus perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian di atas materai cukup, dan apabila ternyata tidak benar kami bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Jakarta**),………………
Pemohon
ttd
………………….………… Pengurus Perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian
Tembusan:
Menteri Perindustrian/Gubernur/Bupati/Walikota;*)
*) disesuaikan dengan tujuan pemohon **) disesuaikan dengan kedudukan perusahaan
Diisi Oleh Pemohon Form PMK- 1A KOP SURAT PERUSAHAAN Nomor :
........................................
Kepada Yth.
Lampiran :
........................................
Perihal :
Permohonan Rekomendasi Kawasan Industri Menteri Perindustrian cq. Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri
di - Jakarta Dengan ini kami mengajukan permohonan untuk memperoleh rekomendasi dalam rangka mendapatkan Izin Prinsip Kawasan Industri, dengan data sebagai berikut:
1. Nama Perusahaan : ...............................
2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) : ...............................
3. - Alamat Perusahaan - Nomor Telepon - Faksimili
- E-mail
:
:
:
:
...............................
...............................
...............................
...............................
4. Lokasi Kawasan Industri
Alamat : ...............................
Desa/Kelurahan : ...............................
Kecamatan : ...............................
Kabupaten/Kota : ...............................
Provinsi : ...............................
Titik Koordinat : ...............................
Luas lahan : ...............................Ha
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami lampirkan laporan keuangan tahun terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik (tahun sebelum permohonan rekomendasi diajukan).
Demikian permohonan ini dibuat dengan benar, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.
Jakarta*),…………………
Pemohon
ttd ………………….………… Pengurus Perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian
*) disesuaikan dengan kedudukan perusahaan
Diisi Oleh Pemohon Form PMK-2
KOP SURAT PERUSAHAAN
SURAT PERNYATAAN BERADA DI DALAM KAWASAN PERUNTUKAN INDUSTRI SESUAI RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW)
Yang bertanda tangan di bawah ini
Nama
:
Jabatan (Pengurus Perusahaan) :
Nama Perusahaan
:
Alamat Kantor
:
Nomor Telepon/Faks
:
E-mail
:
Bidang Usaha
: Kawasan Industri (KBLI 68130)
dengan ini menyatakan bahwa rencana lokasi Kawasan Industri/lahan perluasan Kawasan Industri *) .....
yang beralamat di.........(Jalan, Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi) dengan luas ........Hektar, berada di dalam Kawasan Peruntukan Industri sesuai dengan RTRW Kabupaten/Kota berdasarkan Peraturan Daerah...... Nomor .......
Apabila Surat Pernyataan ini tidak benar, kami bersedia untuk dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya sebagai bahan pertimbangan untuk mendapatkan Izin Prinsip Kawasan Industri.
Jakarta*), ……………………….
Yang membuat pernyataan,
( .....................................) Pengurus Perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian
*) coret yang tidak perlu
Diisi Oleh Pemohon
Form PMK-3
KOP SURAT PERUSAHAAN
PERMOHONAN IZIN USAHA KAWASAN INDUSTRI
Nomor : ........................................
Kepada Yth.
Lampiran : ........................................
Perihal : Permohonan Izin Usaha Kawasan Industri Menteri Perindustrian/ Gubernur/Bupati/Walikota......*)
di -
I.
KETERANGAN UMUM
1. Pemohon
2. Perusahaan
a. Nama Perusahaan :
.................................................
b. NPWP
:
.................................................
c. Alamat Kantor :
.................................................
d. Nomor Telepon/Faks :
.................................................
e. E-mail :
.................................................
f. Bidang Usaha :
Kawasan Industri (KBLI 68130)
g. Nomor Akta Pendirian Perusahan/Nama Notaris :
.................................................
h. Nomor dan Tanggal Izin Prinsip :
.................................................
i. Izin yang telah diperoleh :
1. Izin Prinsip Nomor...
2. Izin Lokasi Nomor...
3. Izin Lingkungan Nomor...
II.
KAWASAN YANG DIMOHON
1 a. Lokasi Kawasan Industri
- Alamat :
...............................
- Desa/Kelurahan :
...............................
- Kecamatan :
...............................
a. Nama Pemohon/Kuasa :
................................................
b. Alamat :
................................................
c. Nomor Telepon/Faks :
................................................
d. E-mail :
................................................
- Kabupaten/Kota :
...............................
- Provinsi :
...............................
b. Luas lahan :
...............................Ha
c. Penggunaan Lahan
- Kaveling Industri :
......................... Ha (..........%)
- Kaveling Untuk Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) :
......................... Ha (..........%)
- Luas Lahan untuk Infrastruktur Dasar dan Infrastruktur Penunjang :
......................... Ha (..........%)
- Luas Lahan untuk Sarana Penunjang :
......................... Ha (..........%)
- Luas Ruang Terbuka Hijau :
......................... Ha (..........%)
Jumlah :
......................... Ha (..........%)
III. INVESTASI DAN PERMODALAN A.
INVESTASI 1 Modal Tetap
a. Pembelian dan Pematangan Lahan :
............................... (Rp/US$)*)
b. Infrastruktur Dasar, Infrastruktur Penunjang, dan Sarana Penunjang :
............................... (Rp/US$)*)
c. Lain-lain :
............................... (Rp/US$)*)
Jumlah **) :
............................... (Rp/US$)*)
2. Modal Kerja (untuk 1 turn over) :
............................... (Rp/US$)*)
Jumlah **) :
............................... (Rp/US$)*) *) Coret yang tidak perlu **) Termasuk nilai mesin/peralatan dan suku cadang yang akan diimpor
B.
RENCANA PERMODALAN 1 Sumber Pembiayaan
a. Modal Sendiri :
.............................. (Rp/US$) *)
b. Pinjaman :
.............................. (Rp/US$) *)
- Pinjaman Dalam Negeri - Pinjaman Luar Negeri :
:
.............................. (Rp/US$) *) .............................. (Rp/US$) *)
Jumlah **) :
.............................. (Rp/US$) *) *) Coret yang tidak perlu **) Jumlah sumber pembiayaan sama besar dengan jumlah rencana investasi.
2 Modal Perseroan
a. Modal Dasar
b. Modal Ditempatkan
c. Modal Disetor :
:
:
............................... (Rp/US$)*) ............................... (Rp/US$)*) ............................... (Rp/US$)*) *) Coret yang tidak perlu
3 Penyertaan Dalam Modal Perseroan Hanya diisi oleh perusahaan penanaman modal asing
a. Peserta Asing Rp/US$ *) % **)
………….………………………… …..…………… ……………
Sub Total
b. Peserta INDONESIA Rp/US$ *) % **)
………….………………………… …..…………… ……………
c. Total ( a + b ) ***) …..…………… 100% *) Coret yang tidak perlu **) Persentase adalah atas nilai nominal modal saham bukan lembar saham ***) Total penyertaan modal dalam perseroan sama besar dengan modal disetor
IV. TENAGA KERJA PERUSAHAAN KAWASAN INDUSTRI *) 1 Penggunaan Tenaga Kerja INDONESIA
Laki-laki :
............................... orang
Wanita :
............................... orang
Jumlah :
............................... orang 2 Penggunaan Tenaga Kerja Asing :
(apabila ada)
Laki-laki :
............................... orang
Wanita :
............................... orang
Jumlah :
............................... orang
Negara Asal :
(daftar terlampir)
Keahlian (dibuktikan dengan sertifikat kompetensi) :
(daftar dan sertifikat terlampir)
Jangka Waktu di INDONESIA :
.................bulan.............tahun *) Prediksi kebutuhan tenaga kerja untuk kawasan industri
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami lampirkan:
a. rencana pelaksanaan/pembangunan fisik sebagaimana jadwal/target penyelesaian pembangunan Infrastruktur Dasar, Infrastruktur Penunjang, dan Sarana Penunjang di dalam Kawasan Industri terlampir
b. fotokopi akta pendirian perusahaan dan/atau perubahannya yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM/Menteri Koperasi dan UKM;
c. Izin Prinsip;
d. fotokopi Izin Lokasi;
e. fotokopi Izin Lingkungan;
f. fotokopi surat persetujuan dokumen ANDALALIN Kawasan Industri;
g. fotokopi Rencana Tapak Tanah (siteplan) Kawasan Industri yang sudah disahkan oleh instansi yang berwenang;
h. laporan data Kawasan Industri mengenai kemajuan pembangunan Kawasan Industri triwulan terakhir dengan menggunakan Formulir PMK-4;
i. fotokopi Surat Pelepasan Hak atau sertifikat atas tanah yang telah dikuasai dan digunakan;
j. fotokopi dokumen Tata Tertib Kawasan Industri (estate regulation) yang sesuai dengan Pedoman Teknis Kawasan Industri; dan
k. susunan pengurus/pengelola Kawasan Industri.
Demikian permohonan ini dibuat dengan benar, ditandatangani oleh pengurus perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian di atas materai cukup, dan apabila ternyata tidak benar kami bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Jakarta**),………………… Pemohon
ttd
………………….…………… Pengurus Perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian
Tembusan:
Menteri Perindustrian/Gubernur/Bupati/Walikota;*)
*) disesuaikan dengan tujuan pemohon **) disesuaikan dengan kedudukan perusahaan
Diisi Oleh Pemohon Form PMK-5
KOP SURAT PERUSAHAAN
PERMOHONAN IZIN PERLUASAN KAWASAN INDUSTRI
Nomor : ........................................
Kepada Yth.
Lampiran : ........................................
Perihal : Permohonan Izin Perluasan Kawasan Industri Menteri Perindustrian/ Gubernur/Bupati/Walikota........*)
di -
I.
KETERANGAN UMUM
1. Pemohon
2. Perusahaan
j. Nama Perusahaan : ....................................................
k. Nama Kawasan Industri : ....................................................
l. NPWP : ....................................................
m. Alamat Kantor : ....................................................
n. Nomor Telepon/Faks : ....................................................
o. Email : ....................................................
p. Bidang Usaha : Kawasan Industri (KBLI 68130)
q. Nomor Akta Pendirian Perusahan/Nama Notaris : ....................................................
r. Nomor dan Tanggal Izin Usaha Kawasan Industri :
....................................................
s. Izin yang telah diperoleh :
4. Izin Lokasi Perluasan Nomor...
5. Perubahan Izin Lingkungan Nomor ...
II.
PERLUASAN KAWASAN INDUSTRI YANG DIMOHON
1. a. Lokasi Kawasan Industri :
.............................................
(Desa, Kecamatan,
.............................................
Kabupaten/Kota,
.............................................
Provinsi )
.............................................
b. Luas Perluasan Lahan
Kawasan Industri
:
............................................. Ha
yang dimohon
e. Nama Pemohon/Kuasa : ....................................................
f. Alamat : ....................................................
g. Nomor Telepon/Faks : ....................................................
h. E-mail : ....................................................
c. Rencana Peruntukan Kawasan Industri
Sebelum Perluasan (Ha) Perluasan Dimohon (Ha) Jumlah Luas Total (Ha) Persentase Tambahan (%)
1. Kaveling Industri
2. Kaveling Untuk Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP)
3. Luas Kaveling untuk Infrastruktur Dasar dan Infrastruktur Penunjang
4. Luas Kaveling untuk Sarana Penunjang
5. Luas Ruang Terbuka Hijau
*) coret yang tidak perlu
2. Rencana pelaksanaan/pembangunan fisik sebagaimana jadwal/target penyelesaian pembangunan Infrastruktur Dasar, Infrastruktur Penunjang, dan Sarana Penunjang di dalam Kawasan Industri terlampir.
3. Data laporan Kawasan Industri 2 (dua) tahun terakhir dengan menggunakan Formulir PMK-6 .
III. INVESTASI DAN RENCANA PEMODALAN
Sebelum Perluasan (Rp/US$)*)
Perluasan Dimohon (Rp/US$)*)
Jumlah (Rp/ US$)*)
Persentase Tambahan (%)
1. Nilai Investasi
a. Modal Tetap - Pembelian dan Pematangan Tanah - Infrastruktur Dasar, Infrastruktur Penunjang, dan Sarana Penunjang.
- Lain-lain
Jumlah
Sebelum Perluasan (Rp/US$)*)
Perluasan Dimohon (Rp/US$)*)
Jumlah (Rp/ US$)*)
Persentase Tambahan (%)
b. Modal Kerja (untuk 1 turn over)
2. Sumber Pembiayaan
a. Modal Sendiri
b. Pinjaman - Pinjaman Dalam Negeri - Pinjaman Luar Negeri
Jumlah**)
*) coret yang tidak perlu **) termasuk nilai mesin/peralatan dan suku cadang yang akan diimpor.
Sebelum Perluasan (Rp/US$)*)
Perluasan Dimohon (Rp/US$)*)
Jumlah (Rp/US$)*) Persentase Tambahan (%)
3. Modal Perseroran
a. Modal Dasar
b. Modal Ditempatkan
c. Modal Disetor
Jumlah**)
4. Penyertaan Dalam Modal Perseroan Hanya diisi oleh perusahaan penanaman modal asing
a. Peserta Asing Sebelum Perluasan (Rp/US$)*) Perluasan Dimohon (Rp/US$)*) Jumlah (Rp/US$)*) % **) ………….………………… …..……… …..……… …..……… ………
Sub Total
b. Peserta INDONESIA
% **) ………….………………… …..……… …..……… …..……… ………
c. Total ( a + b ) ***) …..……… …..……… …..……… 100% *) Coret yang tidak perlu **) Prosentase adalah atas nilai nominal modal saham bukan lembar saham ***) Total penyertaan modal dalam perseroan sama besar dengan modal disetor
IV.
TENAGA KERJA PERLUASAN PERUSAHAAN KAWASAN INDUSTRI *)
1 Penggunaan Tenaga Kerja INDONESIA
Laki-laki : ................. orang, rencana tambah ..... orang
Wanita : ................. orang, rencana tambah ..... orang
Jumlah : ................. orang, rencana tambah ..... orang 2 Penggunaan Tenaga Kerja Asing : ................. orang, rencana tambah ..... orang
Laki-laki : ................. orang, rencana tambah ..... orang
Wanita : ................. orang, rencana tambah ..... orang
Jumlah : ................. orang, rencana tambah ..... orang
Negara Asal : (daftar terlampir)
Keahlian (dibuktikan dengan sertifikat kompetensi) : (daftar dan sertifikat terlampir)
Jangka Waktu di INDONESIA : (daftar terlampir) *) Kebutuhan tenaga kerja untuk kawasan industri
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami lampirkan:
a. fotokopi IUKI;
b. surat pernyataan dari perusahaan Kawasan Industri bahwa lahan perluasan Kawasan Industri berada di dalam Kawasan Peruntukan Industri sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan menggunakan Formulir PMK-2;
c. data laporan Kawasan Industri 2 (dua) tahun terakhir dengan menggunakan Formulir PMK-6;
d. fotokopi perubahan izin lingkungan;
e. fotokopi surat persetujuan dokumen perubahan ANDALALIN Kawasan Industri;
f. fotokopi Surat Pelepasan Hak atau sertifikat atas tanah yang siap digunakan dan dikuasai; dan
g. susunan pengurus/pengelola Kawasan Industri.
Demikian permohonan ini dibuat dengan benar, ditandatangani oleh pengurus perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian di atas materai cukup, dan apabila ternyata tidak benar kami bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Jakarta*) , …………….
Pemohon, Tanda Tangan
………………….……………… Pengurus Perusahaan yang mempunyai kewenangan sesuai dengan akta pendirian
Tembusan:
Menteri Perindustrian/Kepala BKPM/ Gubernur/ Bupati/Walikota;* *) disesuaikan dengan tujuan pemohon
Diisi Oleh Pemohon Form PMK-6 KOP SURAT PERUSAHAAN
DATA LAPORAN KAWASAN INDUSTRI
Nomor :
........................................
Kepada Yth.
Lampiran :
........................................
Perihal :
Data Laporan Kawasan Industri Menteri Perindustrian/Gubernur/ Bupati/Walikota......*)
di -
Bulan : ...............
Tahun : ...............
I.
KETERANGAN UMUM
1. Nama Perusahaan :
....................................................
2. Nama Kawasan Industri :
....................................................
3. Izin Usaha Kawasan Industri :
....................................................
4. NPWP :
....................................................
5. Alamat Kantor/ Alamat Perusahaan :
....................................................
6. Nomor Telepon/Faks :
....................................................
7. E-mail :
....................................................
8. Lokasi Kawasan Industri (Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi) :
....................................................
9. Nomor Akta Pendirian Perusahaan :
....................................................
10. Nama Notaris :
....................................................
11. Penanggung Jawab Perusahaan :
....................................................
12. Nama Direksi dan Dewan Komisaris :
....................................................
13. Nomor dan Tanggal Izin Usaha Kawasan Industri :
....................................................
14. Izin yang telah diperoleh :
6. Izin Lokasi Perluasan Nomor...
7. Perubahan Izin Lingkungan Nomor ...
II.
KESIAPAN FISIK PERLUASAN KAWASAN INDUSTRI
1. Pembebasan tanah
a. Rencana pembebasan tanah : ....................................... Ha Tahap Luas (ha) Jadwal (tahun) Persentase (%) I
II
III
IV
b. Realisasi pembebasan tanah sesuai Lokasi ..............Ha(........ %) (lampirkan peta 1:10.000).
2. Pembentukan muka tanah (cut & fill)
a. Rencana ........................ Ha ( ............ %);
b. Realisasi ....................... Ha ( ............ %).
3. Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Dasar Infrastruktur Dasar Rencana Realisasi % A. Tahap I
a. Jaringan Jalan 1) Jalan Utama 2) Jalan Lingkungan
b. Saluran Buangan Air Hujan
c. Saluran Buangan Air Kotor
d. Instalasi Penyediaan Air Baku
e. Jaringan Distribusi Air Air Baku
f. Kantor Pengelola ...........km ...........km ...........km ....m3/jam ....m3/jam ....m3/jam ...........km .........unit ..........km ..........km ..........km ...m3/jam ...m3/jam ...m3/jam ..........km .........unit .......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
B. Tahap II
a. Instalasi Pengolahan Air Limbah
b. Jaringan Pengumpul Air Limbah Industri
c. Penampung an Sementara Limbah Padat (B3)
d. Penampung an Sementara Limbah Padat Non (B3)
e. Instalasi Penerangan Jalan Kawasan ...m3/jam
..........km
..........m3
..........m3
.........unit
..........km ...m3/jam
..........km
..........m3
..........m3
.........unit
..........km ........
........
........
........
........
........
Industri
f. Pagar Kawasan Industri
4. Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Penunjang Infrastruktur Penunjang Rencana Realisasi %
a. Fasilitas Perumahan ..........unit .........unit ........
b. Fasilitas Pendidikan dan Pelatihan ........... m2 ......... m2 ........
c. Fasilitas Penelitian dan Pengembangan ........... m2 .......... m2 ........
d. Fasilitas Kesehatan ........... m2 .......... m2 ........
e. Fasilitas Pemadam Kebakaran ........... m2 .......... m2 ........
f. Fasilitas Tempat Pembuangan Sampah ........... m2 .......... m2 ........
5. Pelaksanaan Pembangunan Sarana Penunjang Sarana Penunjang Rencana Realisasi %
a. Hotel dan Restoran ......... m2 ......... m2 ......
b. Sarana Ibadah ......... m2 ......... m2 ......
c. Sarana Olahraga ......... m2 ......... m2 ......
d. Sarana Perbankan ......... m2 ......... m2 ......
e. Kantor Pos ......... m2 ......... m2 ......
f. Sarana Penunjang Lainnya ........ unit ........ unit ......
6. Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Industri
1. Jaringan transmisi tenaga listrik ke Kawasan Industri :
ada/belum *)
2. Jaringan pipa air baku ke Kawasan Industri
:
ada/belum *)
3. Saluran air hujan pembuangan akhir dari Kawasan Industri :
ada/belum *)
4. Jalan akses ke Kawasan Industri :
ada/belum *)
V. PEMASARAN **) **) Sebagai kelengkapan data agar dilampirkan daftar terpisah yang dilampiri dengan peta perkembangan Kawasan Industri di atas format Rencana Tapak
1. Penjualan/ Penyewaan Kaveling Industri Siap Bangun :
Kaveling Industri Siap Bangun Sampai dengan Semester Selanjutnya Pada Semester Berjalan Jumlah unit m2/Ha*) unit m2/Ha*) unit m2/Ha*) Yang telah disiapkan
Yang telah terjual
Yang telah tersewa
Yang masih tersedia
*) Coret yang tidak perlu
2. Penjualan/ Penyewaan Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) :
Kaveling Industri Siap Bangun Sampai dengan Semester Selanjutnya Pada Semester Berjalan Jumlah unit m2/Ha*) unit m2/Ha*) unit m2/Ha*) Yang telah disiapkan
Yang telah terjual
Yang telah tersewa
Yang masih tersedia
*) Coret yang tidak perlu
3. Penjualan/Penyewaan Lahan atau Bangunan lain (diluar untuk kegiatan-kegiatan Industri) :
Jenis Penggunaan Lahan/ Bangunan Sampai dengan Semester Sebelumnya Pada Semester Berjalan Jumlah unit m2/Ha*) unit m2/Ha*) unit m2/Ha*)
*) Coret yang tidak perlu
4. Kegiatan pelayanan lain yang menunjang/membantu kepentingan para perusahaan industri pengolahan yang beroperasi dalam kawasan Industri :
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
...............................................................................