Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 2

PERMEN Nomor 26 Tahun 2024 | Peraturan Menteri Nomor 26 Tahun 2024 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Untuk Semen Secara Wajib

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Memberlakukan SNI untuk Semen secara wajib. (2) SNI untuk Semen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari: a. SNI 129:2018 Semen portland putih; b. SNI 0302:2014 Semen portland pozolan; c. SNI 2049-1:2020 Semen portland; d. SNI 3758:2024 Semen masonry; e. SNI 7064:2022 Semen portland komposit; f. SNI 8363:2023 Semen portland slag; dan g. SNI 8912:2020 Semen hidraulis. (3) Semen sebagaimana dimaksud pada ayat (2) memiliki nomor pos tarif/harmonized system (HS): a. untuk semen portland putih sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS) 2523.21.00; b. untuk semen portland pozolan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS) Ex. 2523.29.90; c. untuk semen portland sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS): 1. Ex. 2523.29.10; dan 2. Ex. 2523.29.90; d. untuk semen masonry sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS): 1. Ex. 2523.29.90; dan 2. Ex. 2523.90.00; e. untuk semen portland komposit sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf e dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS) Ex. 2523.29.90; f. untuk semen portland slag sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf f dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS); 1. Ex. 2523.29.90; dan 2. Ex. 2523.90.00; g. untuk semen hidraulis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf g dengan nomor pos tarif/harmonized system (HS) Ex. 2523.29.90. (4) Semen sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan hasil produksi dalam negeri dan/atau impor yang dipasarkan di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik INDONESIA.
Koreksi Anda