Koreksi Pasal 7
PERMEN Nomor 50 Tahun 2022 | Peraturan Menteri Nomor 50 Tahun 2022 tentang JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TAFSIR AL-QUR’AN
Teks Saat Ini
(1) Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an yang dapat dinilai Angka Kreditnya yaitu:
a. Pengkajian Al-Qur’an;
b. Pengembangan Penerjemahan Al-Qur’an; dan
c. Penafsiran Al-Qur’an.
(2) Subunsur dari unsur kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. Pengkajian Al-Qur’an, meliputi:
1. penyusunan rencana dan program Pengkajian Al-Qur’an;
2. kajian literatur Al-Qur’an;
3. kajian manuskrip Al-Qur’an;
4. kajian dinamika pemahaman Al-Qur’an di
masyarakat;
5. pengembangan hasil kajian literatur Al-Qur’an untuk bahan digitalisasi;
6. uji publik hasil kajian literatur Al-Qur’an; dan
7. diseminasi dan publikasi hasil kajian literatur Al-Qur’an;
b. Pengembangan Penerjemahan Al-Qur’an, meliputi:
1. penyusunan rencana dan program penerjemahan Al-Qur’an;
2. pengembangan terjemahan Al-Qur’an;
3. penelaahan terjemahan Al-Qur’an;
4. pengembangan hasil kajian terjemahan Al- Qur’an untuk bahan digitalisasi;
5. uji publik hasil kajian terjemahan Al-Qur’an;
dan
6. diseminasi dan publikasi terjemahan Al-Qur’an;
dan
c. Penafsiran Al-Qur’an, meliputi:
1. penyusunan rencana dan program Penafsiran Al-Qur’an;
2. Penafsiran Al-Qur’an dengan berbagai metode;
3. penelaahan kitab tafsir;
4. penelaahan manuskrip tafsir;
5. pengembangan hasil kajian Tafsir Al-Qur’an untuk bahan digitalisasi;
6. uji publik hasil kajian tafsir Al-Qur’an; dan
7. diseminasi dan publikasi tafsir Al-Qur’an.
Koreksi Anda
