Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal II

PERMEN Nomor 8 Tahun 2023 | Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2023 tentang PERUBAHAN KEEMPAT ATAS PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN NOMOR 7 TAHUN 2021 TENTANG PERUBAHAN DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Peraturan Menteri Koordinator ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Koordinator ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 10 November 2023 MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. AIRLANGGA HARTARTO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 14 November 2023 DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, ttd. ASEP N. MULYANA LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2023 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS PERATURAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN NOMOR 7 TAHUN 2021 TENTANG PERUBAHAN DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL PERUBAHAN DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL I. PROYEK NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI A. Sektor Jalan dan Jembatan 1. Jalan Tol Serang - Panimbang Provinsi Banten 2. Jalan Tol Pandaan - Malang Provinsi Jawa Timur 3. Jalan Tol Manado - Bitung Provinsi Sulawesi Utara 4. Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Provinsi Kalimantan Timur 5. Jalan Tol Medan - Binjai - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara 6. Jalan Tol Pekanbaru - Kandis - Dumai - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Riau 7. Jalan Tol Kisaran - Tebing Tinggi - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara 8. Jalan Tol Sigli - Banda Aceh - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh 9. Jalan Tol Binjai - Langsa - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh dan Sumatera Utara 10. Jalan Tol Bukittinggi - Padang Panjang - Lubuk Alung - Padang - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Barat 11. Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang - Payakumbuh - Bukittinggi - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau 12. Jalan Tol Tebing Tinggi - Pematang Siantar - Prapat - Tarutung - Sibolga - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara 13. Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) - Tempino - Jambi - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan 14. Jalan Tol Jambi - Rengat - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Jambi dan Riau 15. Jalan Tol Rengat - Pekanbaru - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Riau 16. Jalan Tol Simpang Indralaya - Muara Enim - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan 17. Jalan Tol Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu - bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 18. Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung Provinsi Sumatera Selatan 19. Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan Provinsi Jawa Barat 20. Jalan Tol Ciawi - Sukabumi - Ciranjang - Padalarang Provinsi Jawa Barat 21. Jalan Tol Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Provinsi Banten 22. Jalan Tol Serpong - Cinere Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat 23. Jalan Tol Cinere - Jagorawi Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat 24. Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Provinsi Jawa Barat 25. Jalan Tol Cibitung - Cilincing Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat 26. Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat 27. Jalan Tol Serpong - Balaraja Provinsi Banten 28. Jalan Tol Semanan - Sunter - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta 29. Jalan Tol Sunter - Pulo Gebang - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta 30. Jalan Tol Duri Pulo - Kampung Melayu - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta 31. Jalan Tol Kemayoran - Kampung Melayu - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta 32. Jalan Tol Ulujami - Tanah Abang - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta 33. Jalan Tol Pasar Minggu - Casablanca - bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta 34. Jalan Tol Pasuruan - Probolinggo Provinsi Jawa Timur 35. Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi (Target Penyelesaian Tahun 2024 Ruas Jalan Tol Probolinggo - Besuki) Provinsi Jawa Timur 36. Jalan Tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar Provinsi Jawa Timur 37. Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Sisi Selatan Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat 38. Jalan Tol Semarang - Demak Provinsi Jawa Tengah 39. Jalan Tol Yogyakarta - Bawen Provinsi Daerah Istimewa (D.I.) Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah 40. Pembangunan Fly Over dari dan Menuju Terminal Teluk Lamong Provinsi Jawa Timur 41. Jalan Tol Ngawi - Kertosono - Kediri Provinsi Jawa Timur NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 42. Jalan Tol Depok - Antasari (termasuk Bojonggede - Salabenda) Provinsi Jawa Barat 43. Jalan Tol Solo - Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi D.I. Yogyakarta 44. Jalan Tol Bogor Ring Road (termasuk Caringin - Salabenda) Provinsi Jawa Barat 45. Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap (Target Penyelesaian Tahun 2024 Ruas Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya) Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah 46. Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat 47. Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk - Negara - Pekutatan - Soka - Mengwi Provinsi Bali 48. Pembangunan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru/New Priok Eastern Access (NPEA) Provinsi DKI Jakarta B. Sektor Pelabuhan 49. Pelabuhan KEK Maloy Provinsi Kalimantan Timur 50. Pelabuhan Sanur - Nusa Ceningan/Lembongan Provinsi Bali 51. Pelabuhan Likupang Provinsi Sulawesi Utara 52. Makassar New Port Provinsi Sulawesi Selatan 53. Terminal Multipurpose Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur 54. Pembangunan Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat 55. Pengembangan Pelabuhan Terminal Kijing Provinsi Kalimantan Barat 56. Pengembangan Pelabuhan Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur 57. Pengembangan Pelabuhan Sorong Provinsi Papua Barat 58. Pengembangan Pelabuhan Teluk Palu Provinsi Sulawesi Tengah 59. Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Kuala Tanjung Provinsi Sumatera Utara 60. Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional Bitung Provinsi Sulawesi Utara 61. Pengembangan Pelabuhan Benoa (Bali Maritime Tourism Hub) Provinsi Bali 62. Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru/New Palembang Provinsi Sumatera Selatan 63. Pembangunan Pelabuhan Terminal Peti Kemas Muaro Jambi Provinsi Jambi C. Sektor Bandar Udara 64. Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi D.I. Yogyakarta 65. Bandar Udara Kediri Provinsi Jawa Timur 66. Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur 67. Pengembangan Bandar Udara Internasional Lombok Praya Provinsi Nusa Tenggara Barat NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 68. Pembangunan Bandar Udara Nabire Baru Provinsi Papua 69. Pembangunan Bandar Udara Siboru Fak Fak Provinsi Papua Barat 70. Pengembangan Bandar Udara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau D. Sektor Kereta 71. Kereta Api Makassar - Parepare (Tahap I dari Pengembangan Jalur Lintas Barat Sulawesi Bagian Selatan) Provinsi Sulawesi Selatan 72. Kereta Api Tebing Tinggi - Kuala Tanjung (mendukung KEK Sei Mangkei, bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera) Provinsi Sumatera Utara 73. Kereta Api Rantau Prapat - Kota Pinang (Target Penyelesaian Tahun 2024 hingga Pondok S5) Provinsi Sumatera Utara 74. Kereta Api Akses Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo Provinsi D.I. Yogyakarta 75. Double Track Jawa Selatan Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi D.I. Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur 76. High Speed Railway Jakarta - Bandung Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat 77. Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat 78. Kereta Api Logistik Lahat - Kertapati Provinsi Sumatera Selatan 79. Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur Provinsi Kalimantan Timur 80. Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan (Metro Palembang) Provinsi Sumatera Selatan 81. Light Rail Transit (LRT) Jakarta Segmen Velodrome - Manggarai Provinsi DKI Jakarta 82. Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) North - South (Bundaran HI - Kota - Ancol Barat) Provinsi DKI Jakarta 83. Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta East - West Phase I Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Provinsi Jawa Barat E. Sektor Kawasan 84. Kawasan Industri Kuala Tanjung Provinsi Sumatera Utara 85. Kawasan Industri Landak Provinsi Kalimantan Barat 86. Kawasan Industri Ketapang Provinsi Kalimantan Barat 87. Kawasan Industri Jorong Provinsi Kalimantan Selatan 88. Kawasan Industri Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan 89. Kawasan Industri Morowali Provinsi Sulawesi Tengah NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 90. Kawasan Industri Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara 91. Kawasan Industri Teluk Bintuni dan Pengembangan Industri Metanol, Amonia, dan Pemanfaatan Karbon dari hasil CCUS/CCS di Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat 92. Kawasan Industri Tanah Kuning Provinsi Kalimantan Utara 93. Kawasan Industri Wilmar Serang Provinsi Banten 94. Kawasan Industri Pulau Obi Provinsi Maluku Utara 95. Kawasan Industri Weda Bay Provinsi Maluku Utara 96. Kawasan Industri Takalar Provinsi Sulawesi Selatan 97. Kawasan Industri Tanjung Enim Provinsi Sumatera Selatan 98. Kawasan Terintegrasi Bakauheni Provinsi Lampung 99. Kawasan Industri Terpadu Batang Provinsi Jawa Tengah 100. Kawasan Industri INDONESIA Konawe Industrial Park (IKIP) Provinsi Sulawesi Tenggara 101. Kawasan Industri Tanjung Sauh Provinsi Kepulauan Riau 102. Kawasan Industri INDONESIA Pomalaa Industry Park Provinsi Sulawesi Tenggara 103. Kawasan Industri Motui Provinsi Sulawesi Tenggara 104. Kawasan Industri Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara 105. Kawasan Industri Pulau Ladi Provinsi Kepulauan Riau 106. Kawasan Industri Pupuk Fakfak Provinsi Papua Barat 107. Kawasan Industri INDONESIA Huabao Industrial Park Provinsi Sulawesi Tengah 108. Kawasan Industri INDONESIA Dahuaxing Industry Park (IDIP) Provinsi Sulawesi Tengah 109. Kawasan Industri INDONESIA Huali Industry Park (IHIP) Provinsi Sulawesi Selatan 110. Kawasan Pengembangan Pangan dan Energi Merauke Provinsi Papua Selatan F. Sektor Perumahan 111. Pembangunan Rumah Susun Provinsi DKI Jakarta 112. Pembangunan Bantuan Rumah Swadaya Nasional G. Sektor Bendungan dan Irigasi 113. Bendungan Marangkayu Provinsi Kalimantan Timur 114. Bendungan Kuningan Provinsi Jawa Barat 115. Bendungan Bendo Provinsi Jawa Timur 116. Bendungan Gongseng Provinsi Jawa Timur 117. Bendungan Tukul Provinsi Jawa Timur 118. Bendungan Pidekso Provinsi Jawa Tengah 119. Bendungan Tugu Provinsi Jawa Timur 120. Bendungan Karalloe Provinsi Sulawesi Selatan NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 121. Bendungan Keureuto Provinsi Aceh 122. Bendungan Tapin Provinsi Kalimantan Selatan 123. Bendungan Passeloreng Provinsi Sulawesi Selatan 124. Bendungan Lolak Provinsi Sulawesi Utara 125. Bendungan Bintang Bano Provinsi Nusa Tenggara Barat 126. Bendungan Karian Provinsi Banten 127. Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh Provinsi Aceh 128. Bendungan Way Sekampung Provinsi Lampung 129. Bendungan Kuwil Kawangkoan Provinsi Sulawesi Utara 130. Bendungan Ladongi Provinsi Sulawesi Tenggara 131. Bendungan Ciawi Provinsi Jawa Barat 132. Bendungan Sukamahi Provinsi Jawa Barat 133. Bendungan Leuwikeris Provinsi Jawa Barat 134. Bendungan Cipanas Provinsi Jawa Barat 135. Bendungan Tiga Dihaji Provinsi Sumatera Selatan 136. Bendungan Semantok Provinsi Jawa Timur 137. Bendungan Pamukkulu Provinsi Sulawesi Selatan 138. Bendungan Bener Provinsi Jawa Tengah 139. Bendungan Sadawarna Provinsi Jawa Barat 140. Bendungan Lausimeme Provinsi Sumatera Utara 141. Bendungan Sidan Provinsi Bali 142. Bendungan Marga Tiga Provinsi Lampung 143. Bendungan Bagong Provinsi Jawa Timur 144. Bendungan Randugunting Provinsi Jawa Tengah 145. Bendungan Mbay Provinsi Nusa Tenggara Timur 146. Bendungan Bulango Ulu Provinsi Gorontalo 147. Bendungan Napun Gete Provinsi Nusa Tenggara Timur 148. Bendungan Temef Provinsi Nusa Tenggara Timur 149. Bendungan Way Apu Provinsi Maluku 150. Bendungan Meninting Provinsi Nusa Tenggara Barat 151. Bendungan Tamblang Provinsi Bali 152. Bendungan Beringin Sila Provinsi Nusa Tenggara Barat 153. Bendungan Tiu Suntuk Provinsi Nusa Tenggara Barat 154. Bendungan Manikin Provinsi Nusa Tenggara Timur 155. Bendungan Jlantah Provinsi Jawa Tengah 156. Bendungan Jragung Provinsi Jawa Tengah NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 157. Bendungan Sepaku Semoi Provinsi Kalimantan Timur 158. Bendungan Budong-Budong Provinsi Sulawesi Barat 159. Bendungan Ameroro Provinsi Sulawesi Tenggara 160. Bendungan Karangnongko Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur 161. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lhok Guci Provinsi Aceh 162. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Jambo Aye Kanan Provinsi Aceh 163. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lematang Provinsi Sumatera Selatan 164. Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Baliase Provinsi Sulawesi Selatan 165. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Gumbasa Provinsi Sulawesi Tengah 166. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rentang Provinsi Jawa Barat 167. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Glapan Provinsi Jawa Tengah 168. Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi Komering Provinsi Sumatera Selatan H. Sektor Air Bersih dan Sanitasi 169. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat Provinsi Jawa Tengah 170. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan Provinsi Jawa Timur 171. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung 172. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta 173. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Wosusokas Provinsi Jawa Tengah 174. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian - Serpong Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta 175. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Benteng - Kobema (Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Seluma) Provinsi Bengkulu 176. Sarana dan Prasarana Air Baku Karian Provinsi Banten 177. Jakarta Sewerage System (JSS) Provinsi DKI Jakarta I. Sektor Tanggul Pantai 178. Tanggul Pantai Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Banten J. Sektor Energi 179. Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela Provinsi Maluku NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI 180. Pengembangan Lapangan Gendalo, Gandang, Gehem, dan Bangka (INDONESIA Deepwater Development Project/IDD) Provinsi Kalimantan Timur 181. Proyek Tangguh LNG Train 3 Provinsi Papua Barat 182. Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran - Tiung Biru Provinsi Jawa Timur 183. Pengembangan Lapangan Ubadari, CCUS, dan Compresion (UCC Project) di Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat 184. Pengembangan Lapangan Gas Asap, Kido, dan Merah (AKM) Provinsi Papua Barat 185. Kilang Minyak Tuban (Ekspansi) Provinsi Jawa Timur 186. Upgrading Kilang-Kilang Eksisting/Refinery Development Master Plan (RDMP) Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Riau, dan Provinsi Sumatera Selatan 187. Upgrading Kilang Eksisting (RDMP) dan Industri Petrokimia Balongan Provinsi Jawa Barat 188. Konstruksi Tangki Penyimpanan BBM INDONESIA Bagian Timur 189. Konstruksi Tangki Penyimpanan LPG INDONESIA Bagian Timur 190. Pembangunan Jaringan Gas Kota Nasional 191. Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Cirebon - Semarang (Tahap I Ruas Semarang - Batang dan Tahap II Ruas Batang - Indramayu) serta Ruas Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei - Dumai Provinsi Jawa Barat - Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Sumatera Utara - Provinsi Riau 192. Pembangunan Bahan Bakar Hijau (Green Diesel Bio Refinery Revamping dan Hidrogenasi CPO RU IV Cilacap, Green Refinery RU III Plaju, Katalis Merah Putih Pupuk Kujang Cikampek) Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi Jawa Barat 193. Pengembangan Biofuel dari Metanol dan Etanol di Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur 194. Gasifikasi Batubara di Tanjung Enim Provinsi Sumatera Selatan 195. Gasifikasi Batubara di Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur K. Sektor Teknologi 196. Percepatan Pembangunan Technopark Nasional 197. Proyek Satelit Multifungsi Nasional 198. Pengembangan Drone Male Kombatan (Male Unmaned Combat Aerial Vehicle) Nasional 199. Pengembangan Teknologi Produksi IVO dan Bensin Sawit dengan Katalis Merah Putih yang Terintegrasi dengan Kebun Rakyat Nasional 200. Pengembangan Industri Garam Nasional 201. Palapa Ring Integrasi Nasional L. Sektor Pendidikan 202. Pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional INDONESIA Provinsi Jawa Barat NO. DAFTAR PROYEK STRATEGIS NASIONAL LOKASI M. Sektor Pariwisata 203. Proyek Pariwisata Seribu Pulau di Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta N. Sektor Perkebunan 204. Pembangunan Kelapa Dalam dan Industri Turunannya Provinsi Papua Barat II. PROGRAM NO. DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL 1. Program Ketenagalistrikan Program Ketenagalistrikan terdiri dari: a. Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) (daftar proyek diatur dalam Peraturan tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan); b. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Nasional; c. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Skala Besar di Kepulauan Riau; dan d. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air Sungai Mentarang di Kalimantan Utara. 2. Program Pemerataan Ekonomi Percepatan Penyelesaian Pengukuhan Kawasan Hutan, Perhutanan Sosial, Reforma Agraria, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Peremajaan Kebun Rakyat, dan Lahan Pertanian bagi Masyarakat Korban Konflik di Provinsi Aceh. 3. Program Pengembangan Kawasan Perbatasan 10 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Jalan Perbatasan Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Paralel Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara dan Jalan Akses Perbatasan Kalimantan Utara. 4. Program Pengembangan Jalan Akses Exit Toll 58 lokasi Exit tol pada 10 Provinsi. 5. Program Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Fokus lokasi di DPSP Danau Toba, DPSP Borobudur, DPSP Mandalika, DPSP Labuan Bajo, dan DPSP Likupang. 6. Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Daftar proyek diatur dalam Peraturan tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. 7. Program Pembangunan Smelter Program Pembangunan Smelter terdiri dari: a. Pembangunan 8 (delapan) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel oleh: 1) PT Artabumi Sentra Industri di Morowali, Sulawesi Tengah; 2) PT Wanxiang Nickel INDONESIA di Morowali, Sulawesi Tengah; 3) PT Artha Mining Industry di NO. DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL Bombana, Sulawesi Tenggara; 4) PT Ceria Nugraha Indotama di Kolaka, Sulawesi Tenggara; 5) PT Macika Mineral Industri di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; 6) PT Virtue Dragon Nickel Industry di Konawe, Sulawesi Tenggara; 7) PT Aneka Tambang P3FH di Halmahera Timur, Maluku Utara; dan 8) PT Aneka Tambang Niterra Haltim di Halmahera Timur, Maluku Utara. b. Pembangunan 4 (empat) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Bauksit oleh: 1) PT Dinamika Sejahtera Mandiri di Sanggau, Kalimantan Barat; 2) PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (ekspansi) di Ketapang, Kalimantan Barat; 3) PT Borneo Alumina INDONESIA di Mempawah, Kalimantan Barat; dan 4) PT Tianshan Alumina INDONESIA di Lingga, Kepulauan Riau. c. Pembangunan 2 (dua) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Tembaga oleh: 1) PT Freeport INDONESIA di Gresik, Jawa Timur; dan 2) PT Amman Mineral Industri di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. d. Pembangunan 1 (satu) Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Pasir Besi dan Vanadium oleh PT Alchemist Metal Industry di Halmahera Utara, Maluku Utara. e. Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel Terintegrasi dengan Penambangan: 1) Smelter PT Bahodopi Nickel Smelting INDONESIA dan Tambang PT Vale INDONESIA Blok Bahodopi di Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah; dan NO. DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL 2) Smelter PT Kolaka Nikel INDONESIA dan Tambang PT Vale INDONESIA Blok Pomala di Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. f. Pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Komoditas Nikel Terintegrasi dengan Penambangan serta Kawasan Industri dalam rangka Pengembangan EV Battery Nasional PT Aneka Tambang Group, PT Industri Baterai INDONESIA, serta mitranya di Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. 8. Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional/Food Estate Daftar proyek diatur dalam Peraturan tentang Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional Melalui Pengembangan Kawasan Food Estate. 9. Program Pengembangan Superhub Bali - Nusa Tenggara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Integrasi PT Pelindo I, PT Pelindo II, PT Pelindo III, dan PT Pelindo IV ke dalam PT Pelindo II. 10. Program Percepatan Pengembangan Wilayah yang ditetapkan dalam Peraturan PRESIDEN mengenai Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan dan Peraturan mengenai Ibu Kota Negara Program terdiri dari: a. Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Negara dan Infrastruktur Pendukung Ibu Kota Negara yang berpedoman pada UNDANG-UNDANG Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara dan Peraturan PRESIDEN Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Ibu Kota Nusantara beserta perubahannya; b. Percepatan Pengembangan Wilayah yang ditetapkan dalam Peraturan tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal - Semarang - Salatiga - Demak - Grobogan, Kawasan Purworejo - Wonosobo - Magelang - Temanggung, dan Kawasan Brebes - Tegal - Pemalang; c. Percepatan Pengembangan Wilayah yang ditetapkan dalam Peraturan tentang NO. DAFTAR PROGRAM STRATEGIS NASIONAL KETERANGAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan; d. Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan; dan e. Percepatan Pengembangan Wilayah Lainnya yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. 11. Program Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Kawasan Ekonomi Khusus yang ditetapkan oleh PRESIDEN. 12. Program Gula Nasional dan Hilirisasi Industri Kelapa Sawit Integrasi Grup PT Perkebunan Nusantara melalui pembentukan SugarCo, PalmCo, dan SupportingCo. 13. Program Pengembangan Kawasan Eco-City Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City di Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan masterplan. MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. AIRLANGGA HARTARTO
Koreksi Anda