Koreksi Pasal 9
PERMEN Nomor 86 Tahun 2024 | Peraturan Menteri Nomor 86 Tahun 2024 tentang Risalah Lelang
Teks Saat Ini
(1) Minuta Risalah Lelang terdiri atas:
a. asli Risalah Lelang; dan
b. lampiran Risalah Lelang.
(2) Lampiran Risalah Lelang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas:
a. Lampiran sebelum Risalah Lelang ditutup harus dijahit atau dijilid bersama asli Risalah Lelang, minimal memuat:
1. surat permohonan Lelang;
2. surat tugas Pejabat Lelang Kelas I, dalam hal Lelang dilaksanakan oleh KPKNL;
3. dokumen persyaratan Lelang yang bersifat umum;
4. dokumen persyaratan Lelang yang bersifat khusus;
5. surat penetapan jadwal Lelang dari KPKNL atau Pejabat Lelang Kelas II;
6. daftar hadir Peserta Lelang (khusus untuk Lelang dengan kehadiran);
7. fotokopi/hasil pemindaian identitas Pembeli;
8. rekapitulasi penawaran Lelang atau catatan proses penawaran Lelang yang dibuat dan ditandatangani Pejabat Lelang dan Penjual;
9. lembar reviu pengumuman Lelang;
10. daftar penyetoran dan pengembalian jaminan penawaran Lelang, untuk Lelang yang mempersyaratkan jaminan penawaran Lelang;
11. formulir surat penawaran Lelang, untuk Lelang dengan kehadiran Peserta menggunakan cara penawaran tertulis;
12. dalam hal Penjual dan/atau saksi hadir secara virtual/melalui media elektronik:
a) surat Permohonan Penjual kepada Kepala KPKNL atau Pejabat Lelang Kelas II;
b) surat persetujuan Kepala KPKNL atau Pejabat Lelang Kelas II; dan c) tangkapan layar yang menampilkan kehadiran Pejabat Lelang, Penjual, dan/atau saksi melalui media elektronik;
dan
13. berita acara hasil penjelasan (apabila ada);
14. syarat dan ketentuan khusus (apabila ada dalam lelang hak menikmati atau lelang hak tagih);dan
15. dokumen lainnya yang dipersyaratkan untuk dilampirkan pada Risalah Lelang dalam pelaksanaan administrasi Lelang (apabila ada),
b. Lampiran setelah Risalah Lelang ditutup harus dilekatkan pada Risalah Lelang yang telah dijahit atau dijilid, minimal memuat:
1. bukti setor hasil Lelang ke kas negara atau Penjual;
2. bukti penyetoran bea Lelang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
3. bukti penyetoran pajak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
4. berita acara pembetulan kesalahan redaksional (apabila ada).
Koreksi Anda
