Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 29 Maret 2018
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
SRI MULYANI INDRAWATI
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 4 April 2018
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
WIDODO EKATJAHJANA
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN
NOMOR 34/PMK.03/2018 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PEMERIKSAAN BERSAMA ATAS PELAKSANAAN KONTRAK KERJA SAMA BERBENTUK BAGI HASIL DENGAN PENGEMBALIAN BIAYA OPERASI DI BIDANG HULU MIGAS
A. CONTOH FORMAT SURAT PEMBERITAHUAN PEMERIKSAAN BERSAMA
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
Nomor : S - ………………… (2) ………….., …………………..(3) Lampiran : Surat Tugas Hal : Pemberitahuan Pemeriksaan Bersama
Yth.
Pimpinan …………………….. (4) Di ………………………………….(5)
Sehubungan dengan Surat Tugas nomor ……………….(6) bersama ini diberitahukan bahwa:
No Nama / NIP / No Pegawai Pangkat/Gol Jabatan
(7)
(8)
(9)
(10)
ditugaskan untuk melakukan Pemeriksaan Bersama terhadap pemenuhan kewajiban Bagi Hasil dan PPh Migas dengan waktu pelaksanaan …………. (11) hari kerja, dimulai pada tanggal …........(12) sampai dengan tanggal ...........(13), terhadap Kontraktor :
Nama
: …………………………………………………………………….. (14) NPWP
: …………………………………………………………………….. (15) Alamat
: …………………………………………………………………….. (16) Tahun Buku : …………………………………………………………………….. (17)
Untuk kelancaran jalannya Pemeriksaan, diminta agar Saudara memperlihatkan, memberikan dan/atau meminjamkan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen, memberikan bantuan sepenuhnya, serta memberikan penjelasan yang diperlukan.
Demikian untuk menjadi perhatian Saudara dan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
................. ,…………………… (18)
a.n. KETUA SATGAS PEMERIKSAAN BERSAMA KEPALA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA
…….......................................... (19) NIP.......................................... (20)
Diterima Oleh:
Nama
:………………….( 21 ) Jabatan :………………….( 22 ) Tanggal :………………….( 23 )
PETUNJUK PENGISIAN SURAT PEMBERITAHUAN PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor surat pemberitahuan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 3 : Diisi dengan lokasi dan tanggal surat.
Nomor 4 : Diisi dengan nama Kontraktor yang akan diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang akan diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan nomor dan tanggal penerbitan Surat Tugas.
Nomor 7 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 8 : Diisi dengan nama dan NIP atau nomor pegawai Pemeriksa.
Nomor 9 : Diisi dengan pangkat dan golongan Pemeriksa.
Nomor 10 : Diisi dengan jabatan dalam tim Pemeriksa, "pengendali teknis", "ketua tim", atau "anggota tim".
Nomor 11 : Diisi dengan jangka waktu pelaksanaan pemeriksaan.
Nomor 12 : Diisi dengan tanggal dimulainya Pemeriksaan.
Nomor 13 : Diisi dengan tanggal selesainya Pemeriksaan.
Nomor 14 : Diisi dengan nama Kontraktor yang akan diperiksa.
Nomor 15 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 16 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang akan diperiksa.
Nomor 17 : Diisi dengan tahun buku yang akan diperiksa.
Nomor 18 : Diisi dengan tempat dan tanggal surat pemberitahuan Pemeriksaan Bersama diterbitkan.
Nomor 19 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan cap jabatan dari pejabat yang menandatangani surat.
Nomor 20 : Diisi dengan NIP dari pejabat yang menandatangani surat.
Nomor 21 : Diisi dengan nama penerima surat pemberitahuan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 22 : Diisi dengan jabatan penerima surat pemberitahuan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 23 : Diisi dengan tanggal terima surat pemberitahuan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 24 : Diisi dengan tanda tangan penerima dan cap Kontraktor penerima surat pemberitahuan Pemeriksaan Bersama.
B.
CONTOH FORMAT SURAT TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
SURAT TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA Nomor : ST-................... ......... (2)
Kepala Unit Pelaksana Pemeriksaan Bersama memberi tugas kepada:
No Nama NIP / No Pegawai Jabatan
(3)
(4)
(5)
(6) untuk melakukan Pemeriksaan Bersama di bidang usaha hulu Minyak dan Gas Bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama dan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biaya Operasi Yang Dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah terakhir dengan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 27 Tahun 2017 terhadap Kontraktor:
Nama
:
…………………………………………………………….…………
(7) NPWP
: ……………………………………………………………………… (8) Alamat
: ………………………………………………………………….…… (9) Tahun Buku : …………………………………………………………………….... (10) dengan waktu pelaksanaan selama ……. (11) hari kerja, dimulai tanggal …........(12) sampai dengan tanggal ...........(13).
Biaya sehubungan dengan penugasan ini dibebankan pada...............(14).
Demikian untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.
................. ,…………………… (15)
a.n. KETUA SATGAS PEMERIKSAAN BERSAMA KEPALA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA
…….......................................... (16) NIP.......................................... (17)
PETUNJUK PENGISIAN SURAT TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor Surat Tugas.
Nomor 3 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 4 : Diisi dengan nama Pemeriksa.
Nomor 5 : Diisi dengan NIP atau nomor pegawai Pemeriksa.
Nomor 6 : Diisi dengan jabatan dalam tim Pemeriksa.
Nomor 7 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 8 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 9 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 10 : Diisi dengan Tahun Buku yang diperiksa.
Contoh:
Dalam hal yang diperiksa satu tahun buku misalnya tahun buku 2017 maka ditulis “2017”. Dalam hal yang diperiksa beberapa tahun buku misalnya tahun buku 2015 sampai dengan tahun buku 2017 maka ditulis “2015, 2016, dan 2017”.
Nomor 11 : Diisi dengan jangka waktu pengujian.
Nomor 12 : Diisi dengan tanggal mulai pengujian.
Nomor 13 : Diisi dengan tanggal selesai pengujian.
Nomor 14 : Diisi dengan pembebanan biaya penugasan.
Nomor 15 : Diisi dengan tempat dan tanggal Surat Tugas diterbitkan.
Nomor 16 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan cap jabatan dari pejabat yang menandatangani surat.
Nomor 17 : Diisi dengan NIP dari pejabat yang menandatangani surat.
C.
CONTOH FORMAT SURAT TUGAS PERUBAHAN TIM PEMERIKSA
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
SURAT TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA PERUBAHAN Nomor : ST-P-................... ......... (2)
Untuk melanjutkan Pemeriksaan Bersama terhadap Kontraktor:
Nama
: …………………………………………………………………….. (3) NPWP
: …………………………………………………………………….. (4) Alamat
: …………………………………………………………………….. (5) Nomor dan Tanggal ST: ………………………………………………...…………….. (6) dengan ini ditugaskan kepada Saudara:
No Nama NIP / No Pegawai Jabatan
(7)
(8)
(9)
(10) menggantikan:
No Nama NIP / No Pegawai Jabatan
(11)
(12)
(13)
(14) untuk melakukan Pemeriksaan Bersama di bidang usaha hulu Minyak dan Gas Bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama dan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biaya Operasi Yang Dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah terakhir dengan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 27 Tahun 2017.
................. ,…………………… (15)
a.n. KETUA SATGAS PEMERIKSAAN BERSAMA KEPALA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA
…….......................................... (16) NIP.......................................... (17)
PETUNJUK PENGISIAN SURAT TUGAS PERUBAHAN TIM PEMERIKSA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor Surat Tugas perubahan.
Nomor 3 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 4 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas yang dilakukan perubahan.
Nomor 7 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 8 : Diisi dengan nama Pemeriksa yang diberi tugas untuk menyelesaikan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 9 : Diisi dengan NIP atau nomor pegawai Pemeriksa yang diberi tugas untuk menyelesaikan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 10 : Diisi dengan jabatan dalam tim Pemeriksa yang diberi tugas untuk menyelesaikan pemeriksaan.
Nomor 11 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 12 : Diisi dengan nama Pemeriksa yang dialihtugaskan atau digantikan.
Nomor 13 : Diisi dengan NIP atau nomor pegawai Pemeriksa yang dialihtugaskan atau digantikan.
Nomor 14 : Diisi dengan jabatan dalam tim Pemeriksa yang dialihtugaskan atau digantikan.
Nomor 15 : Diisi dengan tempat dan tanggal surat diterbitkan.
Nomor 16 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan cap jabatan dari pejabat yang menandatangani surat.
Nomor 17 : Diisi dengan NIP dari pejabat yang menandatangani surat.
D.
CONTOH FORMAT SURAT TUGAS MEMBANTU PELAKSANAAN PEMERIKSAAN BERSAMA
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
SURAT TUGAS MEMBANTU PELAKSANAAN PEMERIKSAAN BERSAMA Nomor : ................... ......... (2)
Sehubungan dengan pemeriksaan bersama terhadap Kontraktor:
Nama : ……………………………………………………............... (3) NPWP : …………………………………………………………......... (4) Alamat : ………………………………………………………………... (5) Tahun Buku : ………………………………………………………………… (6) Nomor dan Tanggal ST: ………………………………………………………………… (7) dengan ini ditugaskan kepada Saudara:
Nama
: ……………………………………………………………….. (8) NIP/Nomor Pegawai : ……………………………………………………………….. (9) Pekerjaan / Jabatan : ………………………………………………………………. (10) Alamat
: ………………………………………………………………. (11)
sebagai Tenaga Ahli untuk membantu pelaksanaan Pemeriksaan Bersama sesuai dengan keahlian Saudara dalam bidang ………………………(12).
................. ,…………………… (13)
a.n. KETUA SATGAS PEMERIKSAAN BERSAMA KEPALA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA
…….......................................... (14) NIP.......................................... (15)
PETUNJUK PENGISIAN SURAT TUGAS MEMBANTU PELAKSANAAN PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit Pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor Surat Tugas.
Nomor 3 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 4 : Diisi dengan Nomor Pajak Wajib Pajak Kontraktor sebagai operator yang diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan tahun buku dilakukannya Pemeriksaan Bersama.
Nomor 7 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 8 : Diisi dengan nama tenaga ahli yang ditugaskan untuk membantu pelaksanaan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 9 : Diisi dengan NIP atau nomor pegawai dari tenaga ahli yang ditugaskan untuk membantu pelaksanaan Pemeriksaan Bersama apabila tenaga ahli tersebut Pegawai Negeri Sipil.
Nomor 10 : Diisi dengan pekerjaan dan/atau jabatan tenaga ahli yang ditugaskan untuk membantu pelaksanaan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 11 : Diisi dengan alamat tenaga ahli yang ditugaskan untuk membantu pelaksanaan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 12 : Diisi dengan keahlian yang dimiliki oleh tenaga ahli.
Nomor 13 : Diisi dengan tempat dan tanggal Surat Tugas diterbitkan.
Nomor 14 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan cap jabatan dari pejabat yang menandatangani surat.
Nomor 15 : Diisi dengan NIP dari pejabat yang menandatangani surat.
E.
CONTOH FORMAT SURAT PEMBERITAHUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PEMERIKSAAN BERSAMA
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
Nomor : …………………(2)
…………………….,………………(3) Sifat : Segera Hal : Pemberitahuan Perpanjangan Jangka Waktu Pemeriksaan Bersama
Yth ………………….
...........................
........................... (4)
Sehubungan dengan pelaksanaan Pemeriksaan Bersama atas pemenuhan kewajiban Bagi Hasil dan PPh Migas terhadap Kontraktor di bawah ini:
Nama
: …………………………………………………………………………….. (5) NPWP
: …………………………………………………………………………….. (6) Alamat
: …………………………………………………………………………….. (7) Tahun
: …………………………………………………………………………….. (8)
berdasarkan Surat Tugas ............ (9) bersama ini diberitahukan bahwa jangka waktu pemeriksaan terhadap Saudara, kami perpanjang selama………….. (10) hari kerja dengan alasan ……………………..(11)
Demikian untuk menjadi perhatian.
Kepala Unit Pelaksana
Pemeriksaan Bersama,
…………………………………….
NIP…………………………….(12)
Diterima Oleh:
Nama
:………………….( 13 ) Jabatan :………………….( 14 ) Tanggal :………………….( 15 ) Tanda Tangan/Cap :…………….( 16 )
PETUNJUK PENGISIAN SURAT PEMBERITAHUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor surat undangan.
Nomor 3 : Diisi dengan tempat dan tanggal surat undangan diterbitkan.
Nomor 4 : Diisi dengan nama dan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 7 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 8 : Diisi dengan tahun buku dilakukannya Pemeriksaan Bersama.
Nomor 9 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 10 : Diisi dengan periode perpanjangan.
Nomor 11 : Diisi dengan alasan perpanjangan jangka waktu pemeriksaan.
Nomor 12 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP Kepala Unit Pelaksana Pemeriksaan Bersama serta cap Unit Pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 13 : Diisi dengan nama penerima surat pemberitahuan perpanjangan.
Nomor 14 : Diisi dengan jabatan penerima surat pemberitahuan perpanjangan.
Nomor 15 : Diisi dengan tanggal terima surat pemberitahuan perpanjangan.
Nomor 16 : Diisi dengan tanda tangan penerima dan cap Kontraktor penerima surat pemberitahuan perpanjangan.
F.
CONTOH FORMAT SURAT TUGAS PERPANJANGAN PEMERIKSAAN BERSAMA
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
SURAT TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor : ST-................... ......... (2)
Sesuai dengan Surat Tugas Nomor ..............(3) tanggal .................(4) perihal Pemeriksaan Bersama di bidang hulu usaha Minyak dan Gas Bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama dan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biaya Operasi Yang Dapat Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah terakhir dengan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 27 Tahun 2017 terhadap Kontraktor :
Nama
: …………………………………………………………………….. (5) NPWP
: …………………………………………………………………….. (6) Alamat
: …………………………………………………………………….. (7) Tahun Buku : …………………………………………………………………….. (8) dan sehubungan dengan.................................(9) maka perlu dilakukan perpanjangan waktu penugasan selama ...............(10) hari kerja terhitung mulai tanggal ...............(11) sampai dengan ...........(12), dengan susunan tim sebagai berikut:
No Nama NIP / No Pegawai Jabatan
(13)
(14)
(15)
(16)
Demikian untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.
................. ,…………………… (17)
a.n.KETUA SATGAS PEMERIKSAAN BERSAMA KEPALA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA
............................................ (18) NIP.......................................... (19)
PETUNJUK PENGISIAN SURAT TUGAS PERPANJANGAN PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor Surat Tugas perpanjangan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 3 : Diisi dengan nomor Surat Tugas yang dilakukan perpanjangan jangka waktu Pemeriksaan Bersama.
Nomor 4 : Diisi dengan tanggal Surat Tugas yang dilakukan perpanjangan jangka waktu Pemeriksaan Bersama.
Nomor 5 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 7 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 8 : Diisi dengan tahun buku yang diperiksa.
Nomor 9 : Diisi dengan alasan perpanjangan jangka waktu Pemeriksaan Bersama.
Nomor 10 : Diisi dengan penambahan hari perpanjangan penugasan Pemeriksaan Bersama.
Nomor 11 : Diisi dengan tanggal penambahan hari perpanjangan penugasan Pemeriksaan Bersama dimulai.
Nomor 12 : Diisi dengan tanggal penambahan hari perpanjangan penugasan Pemeriksaan Bersama berakhir.
Nomor 13 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 14 : Diisi dengan nama Pemeriksa.
Nomor 15 : Diisi dengan NIP atau nomor pegawai Pemeriksa.
Nomor 16 : Diisi dengan jabatan dalam tim Pemeriksa.
Nomor 17 : Diisi dengan tempat dan tanggal Surat Tugas diterbitkan.
Nomor 18 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan cap jabatan dari pejabat yang menandatangani surat.
Nomor 19 : Diisi dengan NIP dari pejabat yang menandatangani surat.
G.
CONTOH FORMAT BERITA ACARA PERTEMUAN DIMULAINYA PEMERIKSAAN BERSAMA
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
BERITA ACARA PERTEMUAN DIMULAINYA PEMERIKSAAN BERSAMA
Pada hari ini tanggal……………
(2) berdasarkan Surat Tugas ..................(3), kami yang tersebut di bawah ini:
No Nama NIP / No Pegawai Jabatan
(4)
(5)
(6)
(7) telah melakukan pertemuan dengan:
nama : ………………………………………………………………………….…. (8) jabatan : …………………………………………………………………………….. (9) alamat : ……………………………………………………………………………. (10) dalam hal ini bertindak selaku :
Pimpinan
Kuasa
(11) dari Kontraktor :
nama
: …………………………………………………………………………. (12) NPWP
: …………………………………………………………………………. (13) alamat
: …………………………………………………………………………. (14) untuk :
1. menjelaskan alasan dan tujuan dilakukan Pemeriksaan Bersama; dan
2. menjelaskan hak dan kewajiban Kontraktor selama dan setelah pelaksanaan Pemeriksaan Bersama;
Demikian berita acara hasil pertemuan dengan Kontraktor ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh:
Pimpinan/Kuasa
…………………………………(15 ) Tim Pemeriksa Pengendali Teknis,
…………………………………………..
NIP……………………………….(16 )
ketua tim,
…………………………………………..
NIP……………………………….( 17 )
anggota tim,
…………………………………………..
NIP……………………………….( 18 )
PETUNJUK PENGISIAN BERITA ACARA PERTEMUAN DIMULAINYA PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan hari, tanggal, bulan, dan tahun ditandatanganinya berita acara hasil pertemuan dengan Kontraktor.
Nomor 3 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 4 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 5 : Diisi dengan nama Pemeriksa.
Nomor 6 : Diisi dengan NIP atau nomor pegawai Pemeriksa.
Nomor 7 : Diisi dengan jabatan dalam tim Pemeriksa.
Nomor 8 : Diisi dengan nama Pimpinan Kontraktor, atau Kuasa Kontraktor.
Nomor 9 : Diisi dengan jabatan Pimpinan Kontraktor, atau Kuasa Kontraktor.
Nomor 10 : Diisi dengan alamat Pimpinan Kontraktor, atau Kuasa Kontraktor.
Nomor 11 : Diisi dengan tanda “√” pada kotak yang diperlukan.
Nomor 12 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 13 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 14 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 15 : Diisi dengan tanda tangan dan nama Pimpinan Kontraktor atau Kuasa Kontraktor.
Nomor 16 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai pengendali teknis tim Pemeriksa.
Nomor 17 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai ketua tim Pemeriksa.
Nomor 18 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai anggota tim Pemeriksa.
H.
CONTOH FORMAT SURAT PERMINTAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
Nomor : ……………………………(2) …………………….,………………(3) Sifat : Segera Lampiran : ……………………………(4) Hal : Permintaan dan/atau Peminjaman Laporan, Buku, Catatan,
dan/atau Dokumen
Yth ………………….
...........................
........................... (5)
Sehubungan dengan pelaksanaan Surat Tugas ……… (6), dengan ini diminta kepada Saudara untuk meminjamkan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang menjadi dasar pembukuan atau pencatatan serta dokumen lain yang berhubungan dengan kegiatan usaha Saudara sebagaimana daftar terlampir.
Laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang diperlukan dalam Pemeriksaan Bersama tersebut diharapkan sudah kami terima paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah surat ini Saudara terima. Laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen tersebut di atas akan dikembalikan kepada Saudara setelah Pemeriksaan selesai dilaksanakan.
Demikian untuk menjadi perhatian Saudara dan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Pengendali Teknis,
………………………………………
NIP……………………………….(7)
Diterima Oleh:
Nama
:………………….( 8 ) Jabatan :………………….( 9 ) Tanggal :………………….( 10 ) Tanda Tangan/Cap :…………….( 11 )
PETUNJUK PENGISIAN SURAT PERMINTAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 3 : Diisi dengan tempat dan tanggal surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen diterbitkan.
Nomor 4 : Diisi dengan jumlah dokumen yang dilampirkan.
Nomor 5 : Diisi dengan nama dan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 7 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai pengendali teknis serta cap unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 8 : Diisi dengan nama penerima surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 9 : Diisi dengan jabatan penerima surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 10 : Diisi dengan tanggal terima surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 11 : Diisi dengan tanda tangan penerima dan cap Kontraktor penerima surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
I.
CONTOH FORMAT DAFTAR LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN YANG WAJIB DIPINJAMKAN
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
DAFTAR LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN YANG WAJIB DIPINJAMKAN UNTUK PEMERIKSAAN BERSAMA
Nama Kontraktor : ………………………………………………………(2) NPWP
: ………………………………………………………(3) Alamat Kontraktor : ……………………………………………………........…(4) No Jenis/Nama Laporan, Buku, Catatan dan/atau Dokumen Keterangan
(5)
(6)
(7)
………………………..,…….(8) Pengendali Teknis,
…………………………………..…
NIP……………………………….(9)
PETUNJUK PENGISIAN DAFTAR LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN YANG WAJIB DIPINJAMKAN UNTUK PEMERIKSAAN BERSAMA
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 3 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 4 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 6 : Diisi dengan jenis nama laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen lainnya yang wajib dipinjamkan serta tahun bukunya.
Nomor 7 : Diisi dengan kondisi atau kelengkapan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam.
Nomor 8 : Diisi dengan tempat dan tanggal daftar laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang wajib dipinjamkan diterbitkan.
Nomor 9 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP atau nomor pegawai pengendali teknis serta cap unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
J.
CONTOH FORMAT BUKTI PENERIMAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
BUKTI PENERIMAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
Nama Kontraktor : ……………………………………………………..(2) NPWP
: ……………………………………………………..(3) Nomor dan Tanggal ST : ……………………………………………………..(4)
No Jenis/Nama Laporan, Buku, Catatan dan/atau Dokumen Keterangan Dipinjamkan Lengkap/Tidak Lengkap Dikembalikan Lengkap/Tidak Lengkap
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
Diterima Oleh :
Diserahkan Oleh :
Tanggal :………………………………..(10)
………………………………………………… NIP………………………………………(11) Tanggal :………………………………..(12)
…………………………………………..
(13)
Diterima Oleh :
Dikembalikan Oleh :
Tanggal :………………………………..(14)
…………………………………………..(15)
Tanggal :………………………………..(16)
………………………………………………… NIP………………………………………(17)
PETUNJUK PENGISIAN BUKTI PENERIMAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 3 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 4 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 5 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 6 : Diisi dengan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam, baik dalam bentuk manual atau data elektronik.
Nomor 7 : Diisi dengan jumlah dan satuan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam, misalnya 1 odner, 2 set, 3 usb, dan sebagainya.
Nomor 8 : Diisi dengan "Lengkap" atau "Tidak Lengkap" atas keberadaaan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam pada saat peminjaman.
Nomor 9 : Diisi dengan "Lengkap" atau "Tidak Lengkap" atas keberadaaan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam pada saat pengembalian.
Nomor 10 : Diisi dengan tanggal peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 11 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai tim Pemeriksa yang menerima laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam.
Nomor 12 : Diisi dengan tanggal penyerahan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 13 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan jabatan Pimpinan Kontraktor atau Kuasa Kontraktor yang menyerahkan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam.
Nomor 14 : Diisi dengan tanggal terima pengembalian laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 15 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan jabatan Pimpinan Kontraktor atau Kuasa Kontraktor yang menerima laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam.
Nomor 16 : Diisi dengan tanggal pengembalian laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 17 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai tim Pemeriksa yang mengembalikan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam.
K.
CONTOH FORMAT SURAT PERINGATAN
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
Nomor : ……………………………(2)
………………….,………………(3) Sifat : Segera Lampiran : ……………………………(4) Hal : Surat Peringatan
Yth ………………….
...........................
.......................... (5)
Sebagai pelaksanaan Pemeriksaan berdasarkan Surat Tugas ………… (6), Saudara telah diminta untuk meminjamkan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang menjadi dasar pembukuan atau pencatatan, serta dokumen lain yang berhubungan dengan kegiatan usaha Saudara dengan Surat Permintaan Peminjaman Laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen nomor ………… tanggal ……… (7), namun sampai dengan tanggal surat ini dibuat, Saudara:
sama sekali tidak meminjamkan
meminjamkan sebagian
(8) buku atau catatan dan dokumen yang kami perlukan.
Sehubungan dengan hal tersebut, Saudara diminta agar segera menyerahkan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen seperti dalam daftar terlampir paling lambat pada tanggal………… (9).
Perlu kami ingatkan bahwa terhadap Saudara, Bagi Hasil dan PPh Migas yang terutang akan dihitung secara jabatan apabila Saudara tidak memenuhi permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen tersebut di atas.
Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.
Pengendali Teknis,
………………………………….
NIP…………………………….(10)
PETUNJUK PENGISIAN SURAT PERINGATAN
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nomor surat peringatan.
Nomor 3 : Diisi dengan tempat dan tanggal surat peringatan diterbitkan.
Nomor 4 : Diisi dengan jumlah dokumen yang dilampirkan.
Nomor 5 : Diisi dengan nama dan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 7 : Diisi dengan nomor dan tanggal surat permintaan peminjaman laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 8 : Diisi dengan menandai “√” pada kotak yang diperlukan.
Nomor 9 : Diisi dengan batas waktu harus diserahkannya laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang dipinjam paling lambat dalam 3 (tiga) hari kerja.
Nomor 10 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai pengendali teknis serta cap unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
L.
CONTOH FORMAT DAFTAR LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN YANG BELUM DIBERIKAN DAN/ATAU DIPINJAMKAN
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
DAFTAR LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN YANG BELUM DIBERIKAN DAN/ATAU DIPINJAMKAN UNTUK PEMERIKSAAN BERSAMA
Nama Kontraktor : ……………………………………………………….(2) NPWP
: ……………………………………………………….(3) Alamat Kontraktor : ……………………………………………………….(4)
No Jenis/Nama Laporan, Buku, Catatan dan/atau Dokumen Keterangan
(5)
(6)
(7)
………………………..,……….(8) Pengendali Teknis,
…………………………………
NIP…………………………….(9)
PETUNJUK PENGISIAN DAFTAR LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN YANG BELUM DIBERIKAN DAN/ATAU DIPINJAMKAN
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 3 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 4 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan nomor urut.
Nomor 6 : Diisi dengan jenis nama laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen lainnya yang belum dipinjamkan serta tahun bukunya.
Nomor 7 : Diisi dengan keterangan yang diperlukan.
Nomor 8 : Diisi dengan tempat dan tanggal daftar laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen yang belum dipinjamkan diterbitkan.
Nomor 9 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai pengendali teknis serta cap unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
M.
CONTOH FORMAT BERITA ACARA KLARIFIKASI TIDAK DIPENUHINYA PERMINTAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
SATUAN TUGAS PEMERIKSAAN BERSAMA UNIT PELAKSANA PEMERIKSAAN BERSAMA ....................................................................................... (1)
BERITA ACARA KLARIFIKASI TIDAK DIPENUHINYA PERMINTAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
Pada hari ini tanggal ……… (2) berdasarkan Surat Tugas ................... (3), maka kami yang tersebut di bawah ini selaku tim Pemeriksa yang ditugaskan untuk melakukan Pemeriksaan Bersama terhadap Kontraktor:
Nama
:
………………………………………………………………………..
(4) NPWP
:
………………………………………………………………………..
(5) Alamat
: ……………………………………………………………………….. (6) dengan ini menyatakan bahwa seluruh/sebagian*) laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen sebagaimana dimaksud dalam Surat Permintaan Peminjaman Laporan, Buku, Catatan, dan/atau Dokumen Nomor:
…………………… (7) tidak dipenuhi peminjamannya oleh Kontraktor kepada tim Pemeriksa dengan alasan………………………… (8)
Demikian Berita Acara Klarifikasi Tidak Dipenuhinya Peminjaman Laporan, Buku, Catatan, dan/atau Dokumen ini dibuat dengan sebenarnya kemudian ditutup dan ditandatangani oleh tim Pemeriksa.
Mengetahui Kepala Unit Pelaksana Pemeriksaan Bersama
………………………………….
NIP ………..…………………(12 ) Tim Pemeriksa Pengendali Teknis,
………………………………………..
NIP……………………………….(9 )
ketua tim,
………………………………………..
NIP……………………………….( 10 )
anggota tim,
………………………………………..
NIP……………………………….( 11 )
PETUNJUK PENGISIAN BERITA ACARA KLARIFIKASI TIDAK DIPENUHINYA PERMINTAAN DAN/ATAU PEMINJAMAN LAPORAN, BUKU, CATATAN, DAN/ATAU DOKUMEN
Nomor 1 : Diisi dengan alamat unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Nomor 2 : Diisi dengan hari, tanggal, bulan, dan tahun ditandatanganinya berita acara klarifikasi tidak dipenuhinya peminjaman laporan, buku, catatan dan/atau dokumen.
Nomor 3 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Tugas.
Nomor 4 : Diisi dengan nama Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 5 : Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak Kontraktor sebagai Operator yang diperiksa.
Nomor 6 : Diisi dengan alamat Kontraktor yang diperiksa.
Nomor 7 : Diisi dengan nomor dan tanggal Surat Permintaan Peminjaman Laporan, Buku, Catatan, dan/atau Dokumen.
Nomor 8 : Diisi dengan alasan Kontraktor tidak menyampaikan laporan, buku, catatan, dan/atau dokumen.
Nomor 9 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai pengendali teknis tim Pemeriksa.
Nomor 10 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai ketua tim Pemeriksa.
Nomor 11 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai anggota tim Pemeriksa.
Nomor 12 : Diisi dengan tanda tangan, nama, dan NIP/nomor pegawai dan cap kepala unit pelaksana Pemeriksaan Bersama.
Keterangan: *) coret yang tidak sesuai.
N.
CONTOH FORMAT SURAT PANGGILAN UNTUK MEMBERlKAN