Peraturan Menteri ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 04 Juni 2014 MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA, ZULKIFLI HASAN Diundangkan di Jakarta pada tanggal 06 Juni 2014 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, AMIR SYAMSUDIN
LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.36/Menhut-II/2014 TENTANG PEDOMAN PENETAPAN RAYON TAMAN NASIONAL, TAMAN HUTAN RAYA, TAMAN WISATA ALAM DAN TAMAN BURU DALAM RANGKA PENGENAAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK BIDANG PARIWISATA ALAM.
INDIKATOR PENILAIAN KAWASAN NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET A.
Kelembagaan
1. Kesiapan Manajemen 5
a. Memiliki hasil survei keinginan untuk membayar (willingness to pay), daya beli dan kemanfaatan ekonomi wilayah (multiplier effect) 5 25 Terkait mutu pelayan an
b. Memiliki 2 (dua) kriteria sebagaimana pada butir a 2,5 12,5 C.
Tidak memiliki hasil survei keinginan untuk membayar (willingness to pay), daya beli dan kemanfaatan ekonomi wilayah (multiplier effect) 1 5
2. Sumber Daya Manusia 5
a. Ketersediaan sumber daya manusia bidang wisata alam dan petugas ketertiban pengunjung 5 25 Terkait mutu pelayanan
b. Ketersediaan sumber daya manusia bidang wisata alam atau petugas ketertiban pengunjung 2,5 12,5
c. Tidak tersediaan sumber daya manusia bidang wisata alam dan petugas ketertiban pengunjung 1 5
3. Kebijakan pengendalian pengunjung 3
a. Daya dukung kawasan, penerapan standar prosedur operasional masuk kawasan dan standar prosedur operasional evakuasi 5 15 Terkait mutu pelayanan
b. Belum menerapkan daya dukung kawasan, penerapan standar prosedur operasional masuk kawasan dan standar prosedur operasional evakuasi 2,5 7,5
NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET
c. Belum menerapkan daya dukung kawasan, dan standar prosedur operasional evakuasi 1 3
4. Sistem Penganggaran 2
a. Memiliki alokasi anggaran pengelolaan pariwisata alam yang memadai 5 10 Terkait mutu pelayanan
b. Memiliki alokasi anggaran pengelolaan pariwisata alam tetapi tidak memadai 2,5 5
c. Tidak memiliki alokasi anggaran pengelolaan pariwisata alam 1 2 B.
Sarana dan Prasarana
1. Sarana dan Prasarana Pengelola 4
a. Memiliki sarana dan prasarana memadai berupa : kantor pengelola, pintu gerbang, pusat informasi, pos pungutan karcis masuk, pos jaga, pondok wisata/pondok tamu, ruang pertemuan, pondok peneliti, menara pandang, jalan setapak dan tempat parkir 5 20 Terkait mutu pelayanan
b. Memiliki sarana dan prasarana berupa :
kantor pengelola, pintu gerbang, pusat informasi, pos pungutan karcis masuk, pos jaga, pondok wisata/pondok tamu, ruang pertemuan, pondok peneliti, menara pandang, jalan setapak dan tempat parkir, tetapi tidak memadai 2,5 10
c. Tidak memiliki sarana dan prasarana 1 4
2. Sarana dan Prasarana Pariwisata Alam 4
a. Tersedia sarana dan prasarana memadai berupa : akomodasi/pondok wisata, shelter, restoran dan transportasi 5 20 Terkait mutu pelayanan
b. Tersedia sarana dan prasarana berupa :
akomodasi/pondok wisata, shelter, restoran dan transportasi, tetapi tidak memadai 2,5 10
c. Tidak tersedia sarana dan prasarana 1 4
3. Sarana dan Prasarana Pendukung 2
a. Tersedia sarana dan prasarana memadai berupa : kios cinderamata, telekomunikasi, klinik, mushola dan toilet.
5 10 Terkait mutu pelayanan
NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET
b. Tersedia sarana dan prasarana berupa :
kios cinderamata, telekomunikasi, klinik, mushola dan toilet, tetapi tidak memadai 2,5 5
c. Tidak tersedia sarana dan prasarana 1 2 C.
Informasi dan promosi
1. Bahan Informasi dan Promosi Pariwisata Alam 4
a. Memiliki informasi dan promosi dalam bentuk media cetak maupun elektronik 5 20 Terkait ketersedia an informasi
b. Memiliki informasi dan promosi dalam bentuk media cetak atau elektronik 2,5 10
c. Tidak memiliki informasi dan promosi dalam bentuk media cetak maupun elektronik 1 4
2. Jaringan Telekomunikasi 3
a. Terdapat jaringan telepon tetap dan seluler 5 15 Terkait kemudah an komunika si
b. Terdapat jaringan telepon tetap atau seluler 2,5 7,5
c. Tidak terdapat jaringan telepon dan seluler 1 3 D.
Potensi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam
1. Karakteristik 5
a. Memiliki berbagai tipe ekosistem :
perairan laut, danau, dataran rendah dan pegunungan (4 (empat) tipe ekosistem atau lebih) 5 25 Terkait potensi pasar
b. Memiliki lebih dari 1 (satu) dan kurang dari 4 (empat) tipe ekosistem 2,5 12,5
c. Memiliki 1 (satu) tipe ekosistem 1 5
2. Keanekaragaman hayati 5
a. Memiliki daya tarik berupa satwa, tumbuhan, gejala alam dan budaya (4 (empat) Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam atau lebih) 5 25 Terkait potensi pasar
b. Memiliki lebih dari 1 (satu) dan kurang dari 4 (empat) jenis Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam 2,5 12,5
NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET
c. Memiliki 1 (satu) jenis Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam 1 5
3. Keaslian dan Kelestarian 7
a. Daya dukung kawasan tinggi, tidak ada pencemaran ekosistem/jenis/ genetik dan vandalisme 5 35 Terkait potensi pasar
b. Daya dukung kawasan tinggi, terdapat pencemaran ekosistem/jenis/genetik atau vadalisme 2,5 17,5
c. Daya dukung kawasan rendah dan terdapat pencemaran ekosistem/jenis/ genetik atau vandalisme 1 7
4. Keunikan 8
a. Memiliki lebih dari 1 (satu) obyek keunikan seperti gejala alam, budaya, tumbuhan dan satwa 5 40 Terkait potensi pasar
b. Memiliki 1 (satu) obyek keunikan seperti gejala alam, budaya, tumbuhan dan satwa 2,5 20
c. Tidak memiliki obyek keunikan 1 8 E.
Aksesibilitas
1. Moda 9
a. Tersedia moda transportasi yang memadai 5 45 Terkait potensi pasar
b. Tersedia moda transportasi tetapi kurang memadai 2,5 22,5
c. Tidak tersedia moda transportasi 1 9
2. Infrastruktur 7
a. Tersedia infrastruktur transportasi yang memadai 5 35 Terkait potensi pasar
b. Tersedia infrastruktur transportasi tetapi kurang memadai 2,5 17,5
c. Tidak tersedia infrastruktur transportasi 1 7
3. Operator 4
a. Tersedia operator transportasi yang memadai 5 20 Terkait potensi pasar
b. Tersedia operator transportasi tetapi kurang memadai 2,5 10
NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET F.
Pangsa Pasar
1. Wisatawan Nusantara 8
a. Lebih dari 20.000 (dua puluh ribu) Pengunjung 5 40 Terkait potensi pasar
b. Sampai dengan
20.000 (dua puluh ribu) Pengunjung 2,5 20
c. Tidak ada Pengunjung 1 8
2. Wisatawan Mancanegara 12
a. Lebih dari
100.000 (seratus ribu) Pengunjung 5 60 Terkait potensi pasar
b. Antara 20 (dua puluh) Sampai dengan
100.000 (seratus ribu) Pengunjung 2,5 30
c. Kurang dari 20 (dua puluh) Pengunjung 1 12 G.
Sosial dan Ekonomi Masyarakat Setempat
1. Mata Pencaharian 2
a. Terdapat masyarakat untuk menyediakan jasa pemandu wisata, souvenir, makan, minum, transportasi, porter, desa wisata dan pondok wisata 5 10 Terkait potensi gangguan terhadap kawasan
b. Terdapat sebagian dari poin a (lebih dari 2 (dua) kegiatan) 2,5 5
c. Tidak terdapat sebagaimana point a 1 2
2. Keragaman budaya 1
a. Terdapat lebih dari 2 (dua) budaya lokal 5 5 Terkait potensi gangguan terhadap kawasan
b. Terdapat kurang dari 2 (dua) budaya lokal 2,5 2,5
c. Tidak ada 1 1 II.
ANALISIS Nilai akhir = Jumlah nilai tertimbang/100 III.
KESIMPULAN
a. Rayon I : Nilai 2.60 sampai dengan 5
b. Rayon II : Nilai 1.00 sampai dengan 2.50
c. Rayon III : Memiliki nilai kurang dari 1.00
LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.36/Menhut-II/2014 TENTANG PEDOMAN PENETAPAN RAYON SUAKA MARGASATWA, TAMAN NASIONAL, TAMAN HUTAN RAYA, TAMAN WISATA ALAM DAN TAMAN BURU DALAM RANGKA PENGENAAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK.
HASIL PENILAIAN KAWASAN DALAM RANGKA USULAN PENETAPAN RAYON TARIF PNBP BALAI BESAR/BALAI KSDA/TAMAN NASIONAL ............................................
I.
Lokasi Penilaian : SM/TN/TWA/Taman Hutan Raya/Taman Buru ...........
II.
Data Kawasan NO.
KRITERIA DAN INDIKATOR DESKRIPSI VERIFIER I Kelembagaan
1. Kesiapan Manajemen
a. Keinginan untuk membayar (willingness to pay)
b. Daya beli
c. Kemanfaatan ekonomi wilayah (multiplier effect)
2. Pengorganisasian
a. Sumber daya manusia bidang wisata alam
b. Petugas ketertiban pengunjung
3. Kebijakan pengendalian pengunjung
a. Daya dukung kawasan
b. Penerapan standar prosedur operasional masuk kawasan
c. Penerapan standar prosedur operasional evakuasi
4. Sistem Penganggaran
a. Alokasi anggaran untuk pengelolaan wisata alam II Infrastruktur/Sarana dan Prasarana
1. Sarana dan Prasarana Pengelola
a. Kantor pengelola
b. Pintu gerbang
NO.
KRITERIA DAN INDIKATOR DESKRIPSI VERIFIER
c. Pusat informasi
d. Pos pungutan karcis masuk
e. Pos jaga
f. Pondok wisata/pondok tamu
g. Ruang pertemuan
h. Pondok peneliti
i. Menara pandang
j. Jalan setapak
k. Tempat parkir
2. Sarana dan Prasarana Pariwisata Alam
a. Akomodasi/pondok wisata
b. Shelter
c. Restoran
d. Transportasi
3. Sarana dan Prasarana Pendukung
a. Kios cinderamata
b. Transportasi
c. Telekomunikasi
d. Klinik
e. Toilet
f. Mushola III Informasi dan Promosi
1. Bahan Promosi dan Informasi Pariwisata Alam
a. Bahan promosi dan informasi dalam bentuk media cetak
b. Bahan promosi dan informasi dalam bentuk media elektronik
2. Jaringan Telekomunikasi IV Potensi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam
1. Karakteristik
a. Tipe ekosistem
2. Keanekaragaman
a. Jenis Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam
3. Keaslian dan Kelestarian
a. Daya dukung kawasan
NO.
KRITERIA DAN INDIKATOR DESKRIPSI VERIFIER
b. Pencemaran ekosistem/jenis/genetik
c. Vandalisme
4. Keunikan
a. Jenis Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam unik V Aksesibilitas
1. Jenis dan kondisi moda transportasi
2. Jenis dan Kondisi infrastruktur transportasi (stasiun/terminal/ jalan/bandara/dermaga)
3. Jenis dan kondisi operator transportasi VI Pangsa Pasar
1. Wisatawan Nusantara
2. Wisatawan Mancanegara VII Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar
1. Mata Pencaharian
2. Tingkat Pendidikan III.
Matrik Penilaian NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET.
A.
Kelembagaan
1. Kesiapan Manajemen 5
2. Pengorganisasian 5
3. Kebijakan Pengendalian Pengunjung 3
4. Sistem Penganggaran 2 B.
Sarana dan Prasarana
1. Sarana dan Prasarana Pengelola 4
2. Sarana dan Prasarana Pariwisata Alam 4
3. Sarana dan Prasarana Pendukung 2 C.
Informasi dan Promosi
1. Bahan Promosi dan Informasi Pariwisata Alam 4
2. Jaringan Telekomunikasi 3 D.
Potensi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam
1. Karakteristik 5
NO KRITERIA DAN INDIKATOR BOBOT NILAI TERTIM- BANG KET.
2. Keanekaragaman 5
3. Keaslian dan Kelestarian 7
4. Keunikan 8 E.
Aksesibilitas
1. Moda transportasi 9
2. Infrasutruktur transportasi 7
3. Operator transportasi 4 F.
Pangsa Pasar
1. Wisatawan Nusantara 8
2. Wisatawan Mancanegara 12 G.
Sosial Ekonomi Masyarakat
1. Mata Pencaharian
2. Keragaman budaya Jumlah IV. Analisis Berdasarkan penilaian terhadap masing-masing kriteria diperoleh jumlah nilai tertimbang sebesar .........., sehingga nilai akhir kawasan adalah :
n = jumlah nilai tertimbang = .......... = ..........
100 100 V.
Kesimpulan Berdasarkan hasil penilaian dan analisis, maka kawasan SM/TN/TWA/Taman Hutan Raya/Taman Buru ..........
termasuk dalam kelompok Rayon I/II/III.
......................., ....................... 20..
Kepala Balai/Balai Besar BKSDA/TN ..........................................................
NIP.