Koreksi Pasal 2
PERMEN Nomor pm-18 Tahun 2023 | Peraturan Menteri Nomor pm-18 Tahun 2023 tentang PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR PM 4 TAHUN 2017 TENTANG SERTIFIKASI KECAKAPAN AWAK SARANA PERKERETAAPIAN
Teks Saat Ini
(1) Pengoperasian Sarana Perkeretaapian, dilakukan melalui sistem:
a. Sistem Pengoperasian Sarana Perkeretaapian Secara Manual, meliputi:
1. manual dengan Masinis tanpa perangkat pembantu atau otomasi level 0 (nol) (grade of automation 0 /GoA 0); dan
2. manual dengan Masinis dilengkapi dengan perangkat pembantu (grade of automation 1/GoA 1).
b. Sistem Pengoperasian Sarana Perkeretaapian Peralatan Khusus; dan
c. Sistem Pengoperasian Sarana Perkeretaapian Secara Otomatis, meliputi:
1. semi otomatis dengan Masinis (grade of automation 2/GoA 2);
2. otomatis dengan awak sarana tanpa Masinis (grade of automation 3/GoA 3);
dan
3. otomatis tanpa awak sarana (grade of automation 4/GoA 4).
(2) Pengoperasian Sarana Perkeretaapian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b, sepenuhnya dikendalikan oleh Awak Sarana Perkeretaapian.
(3) Pengoperasian Sarana Perkeretaapian Secara Otomatis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, sebagian dan/atau sepenuhnya dikendalikan secara otomatis dengan peralatan:
a. automatic train protection (atp);
b. automatic train operation (ato); dan
c. automatic train supervision (ats).
3. Ketentuan Pasal 4 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Koreksi Anda
