Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 95

PERMEN Nomor 37 Tahun 2025 | Peraturan Menteri Nomor 37 Tahun 2025 tentang Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi tentang Statuta Institut Seni Indonesia Yogyakarta

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Agustus 2025 MENTERI PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, Œ BRIAN YULIARTO Diundangkan di Jakarta pada tanggal Д DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA, Ѽ DHAHANA PUTRA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2025 NOMOR Ж LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI NOMOR 37 TAHUN 2025 TENTANG STATUTA INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA LAMBANG, BENDERA, HIMNE DAN MARS, TARI KEBESARAN, DAN BUSANA AKADEMIK, BUSANA ALMAMATER, DAN BUSANA LAINNYA 1. Lambang ISI Yogyakarta: ISI Yogyakarta memiliki lambang Dewi Saraswati, angsa, dan bunga teratai yang dilukiskan secara linier dalam suatu bentuk dasar lingkaran dengan rincian sebagai berikut: a. Dewi Saraswati bermahkota, memakai kain dan sampur bertangan empat dengan tangan kanan belakang memegang lontar, tangan kiri belakang memegang tasbih atau aksamala, tangan kanan depan memegang vina yaitu semacam kecapi yang digambarkan menyerupai mandolin, dan tangan kiri depan memegang bunga teratai berkelopak lima. b. Angsa dengan kepala menengok ke kanan dan dua sayap yang masing- masing berbulu lima mengembang simetris di kanan dan kiri Dewi Saraswati. Sisi dalam kedua sayap sekaligus merupakan tepi daun mahkota bunga teratai yang terdapat di belakang Dewi Saraswati. c. Bunga teratai yang besar dan berdaun tiga dilukiskan di belakang Dewi Saraswati, sehingga merupakan praba dari Sang Dewi, dan gambar Dewi Saraswati menjadi berkas benang sari bagi bunga teratai. ISI Yogyakarta memiliki lambang yang terdiri atas Dewi Saraswati, angsa, dan bunga teratai yang digambarkan dalam bentuk garis (outline). Warna lambang ISI Yogyakarta adalah kuning emas dengan kode warna CMYK 0- 25-100-0 dan monochrome (greyscale) untuk kebutuhan khusus. Bentuk lambang dapat diuraikan atau dirinci sebagai berikut: a. Dewi Saraswati yang berdiri tegak menghadap ke depan, memakai mahkota, kain, sampur, dan bertangan empat yaitu: 1) tangan kanan belakang memegang lontar; 2) tangan kiri belakang memegang tasbih atau aksamala; 3) tangan kanan depan memegang vina semacam kecapi yang menyerupai mandolin di tengah lambang; dan 4) tangan kiri depan memegang bunga teratai berkelopak 5 (lima). b. Angsa dengan kepala menengok ke kanan dan memiliki sayap mengembang yang masing-masing berbulu 5 (lima) helai membentuk tepi daun mahkota bunga teratai besar. c. Bunga teratai besar bermahkota 3 (tiga) merupakan praba dari Dewi Saraswati dan gambar Dewi Saraswati menjadi benang sari bunga teratai. Lambang ISI Yogyakarta memiliki makna sebagai berikut: a. Dewi Saraswati bermakna seni dan ilmu pengetahuan sesuai dengan tujuan ISI Yogyakarta untuk membentuk seniman yang mempunyai sikap dan kompetensi ilmiah; b. Dewi Saraswati yang berdiri tegak dengan wajah menatap ke depan, bermakna bahwa setiap warga ISI Yogyakarta selalu siap dan waspada dalam menghadapi masa depan; c. Lontar bermakna perpustakaan yang merupakan sumber ilmu pengetahuan yang amat penting bagi setiap insan yang ingin menuntut ilmu; d. Tasbih atau aksamala bermakna ketidakterbatasan ilmu pengetahuan yang dapat dipelajarioleh manusia sesuai falsafah belajar seumur hidup; e. Vina bermakna sebagai penyelaras seni dan ilmu pengetahuan; f. Vina yang ditempatkan di tengah lambang bermakna ISIYogyakarta menempatkan seni bangsa sebagai pusat inspirasi dan kegiatan; g. Bunga teratai berkelopak 5 (lima) helai bermakna kesucian, yang menjadi pegangan setiap warga ISI Yogyakarta dalam segala tindakannya; h. Bunga teratai berkelopak 5 (lima) helai terdiri atas 2 (dua) helai di belakang dan 3 (tiga) helai di depan bermakna angka 23 (dua puluh tiga) sebagai tanggal peresmian ISI Yogyakarta; i. Bunga teratai besar bermahkota 3 (tiga) helai bermakna ISI Yogyakarta melaksanakan tridharma perguruan tinggi didasari oleh kesucian dan keluhuran budi; j. 3 (tiga) mahkota bunga dan 4 (empat) tangan Dewi Saraswati bermakna angka 7 (tujuh) sebagai bulan peresmian ISI Yogyakarta; k. Angsa bermakna kebijaksanaan harus dimiliki oleh setiap warga ISI Yogyakarta; l. 5 (lima) bulu pada sayap angsa bermakna Pancasila; m. Kedua sayap angsa mengembang secara simetris bermakna dengan Pancasila warga ISI Yogyakarta berkembang terus secara imbang dan harmonis antara jasmani dan rohani, seni dan ilmu, serta pribadi dengan dharmabaktinya kepada masyarakat dan negara; dan n. Kepala angsa menengok ke kanan bermakna warga ISI Yogyakarta selalu memihak kepada kebenaran, kebajikan, dan memiliki sifat berani karena benar. Lambang ISI Yogyakarta sebagai berikut: Ketentuan lebih lanjut mengenai lambang ISI Yogyakarta diatur dengan Peraturan Rektor. 2. Bendera ISI Yogyakarta ISI Yogyakarta memiliki bendera berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran panjang berbanding lebar 3:2 (tiga berbanding dua) berwarna dasar abu-abu dengan kode CMYK 52-42-42-5 dan di tengahnya terdapat lambang ISI Yogyakarta dengan garis tengah lambang setengah dari lebar bendera. Bendera ISI Yogyakarta sebagai berikut: Ketentuan lebih lanjut mengenai bendera ISI Yogyakarta diatur dengan Peraturan Rektor. Fakultas memiliki bendera berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran panjang berbanding lebar 3:2 (tiga berbanding dua) dengan warna yang berbeda pada masing-masing fakultas dan di tengahnya terdapat lambang ISI Yogyakarta dengan garis tengah lambang setengah dari lebar bendera. Bendera Fakultas sebagai berikut: a. bendera Fakultas Seni Rupa berwarna biru tua dengan kode CMYK 95-75-0-0 dengan gambar sebagai berikut: b. bendera Fakultas Seni Pertunjukan berwarna merah muda dengan kode CMYK 0-90-0-5 dengan gambar sebagai berikut: c. bendera Fakultas Seni Media Rekam berwarna hijau tua dengan kode CMYK 90-45-90-5 dengan gambar sebagai berikut: d. bendera Program Pascasarjana berwarna merah maroon dengan kode CMYK 20-100-100-20 dengan gambar sebagai berikut: 3. ISI Yogyakarta memiliki himne dan mars. 1) Himne ISI Yogyakarta sebagai berikut: 2) Mars ISI Yogyakarta sebagai berikut: Ketentuan lebih lanjut mengenai himne dan mars diatur dengan Peraturan Rektor. 4. ISI Yogyakarta memiliki tari kebesaran yang disebut Tari Saraswati. Tari Saraswati merupakan identitas ISI Yogyakarta yang divisualkan dalam wujud koreografi oleh kelompok penari putri berjumlah 7 (tujuh) orang. Koreografi Tari Saraswati memiliki makna ekpresikeberadaan Dewi Saraswati sebagai dewi pengetahuan, kesenian, kebijaksanaan, dan inspirasi. Ketentuan lebih lanjut mengenai Tari Saraswati diatur dengan Peraturan Rektor. 5. ISI Yogyakarta memiliki busana akademik, busana almamater, dan busana resmi lainnya. 1) Busana akademik terdiri atas busana pimpinan, profesor, Senat, dan wisudawan. 2) Busana akademik berupa toga, topi, dan atribut lainnya. 3) Busana almamater berupa jas berwarna abu-abu dengan kode warna CMYK 0-0-0-60, kancing berwarna kuning emas dengan lambang ISI Yogyakarta dan di dada sebelah kiri terdapat lambang ISI Yogyakarta. 4) Ketentuan lebih lanjut mengenai busana akademik, busana almamater, dan busana resmi lainnya diatur dengan Peraturan Rektor. MENTERI PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, ttd. BRIAN YULIARTO
Koreksi Anda