Pasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
1. Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan yang selanjutnya disebut KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan
yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.
2. Zona adalah area di dalam KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan dengan batas tertentu yang pemanfaatannya sesuai dengan peruntukannya.
3. Pendelegasian Wewenang adalah pelimpahan kewenangan dari Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang lebih tinggi kepada Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang lebih rendah dengan tanggung jawab dan tanggung gugat beralih sepenuhnya kepada penerima delegasi.
4. Dewan Kawasan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan yang selanjutnya disebut Dewan Kawasan adalah dewan yang dibentuk di tingkat provinsi untuk membantu Dewan Nasional dalam penyelenggaraan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan.
5. Ketua Dewan Kawasan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan yang selanjutnya disebut Ketua Dewan Kawasan adalah Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan.
6. Administrator KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan yang selanjutnya disebut Administrator adalah bagian dari Dewan Kawasan yang dibentuk guna membantu
Dewan Kawasan dalam penyelenggaraan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan.
7. Kepala Administrator KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan yang selanjutnya disebut Kepala Administrator adalah Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan.
8. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perdagangan.