Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 25

PERMEN Nomor 29 Tahun 2024 | Peraturan Menteri Nomor 29 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 November 2024 MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA, Œ BUDI SANTOSO Diundangkan di Jakarta pada tanggal Д DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA, Ѽ DHAHANA PUTRA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2024 NOMOR Ж LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 29 TAHUN 2024 TENTANG PELAKSANAAN PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI KOMPONEN PEMBAYARAN TUNJANGAN KINERJA NO. JABATAN CAPAIAN KINERJA ORGANISASI PENILAIAN KINERJA DISIPLIN KEHADIRAN 60% 40% 1. Menteri 100% - - 2. Wakil Menteri 100% - - 3. Staf Khusus 100% - - 4. Jabatan Pimpinan Tinggi Madya 40% 20% 40% 5. Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama 35% 25% 40% 6. Jabatan Fungisonal Ahli Utama 7. Jabatan Administrator 30% 30% 40% 8. Jabatan Fungsional Ahli Madya 9. Jabatan Pengawas 25% 35% 40% 10. Jabatan Fungsional Ahli Muda 11. Jabatan Pelaksana 20% 40% 40% 12. Jabatan Fungsional Ahli Pertama 13. Jabatan Fungsional Kategori Keterampilan MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. BUDI SANTOSO LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 29 TAHUN 2024 TENTANG PELAKSANAAN PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI FORMULIR HASIL KLARIFIKASI I. Identitas Atasan Langsung Nama : ….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….. NIP : ….….….….….….….….….….….….….….….….…...….….….… Jabatan : ….….….….….….……….….….….….….….….….….….….….… Unit Kerja : ….…...….….….….….….….….….….….….….….….….….….… II. Identitas Pegawai Nama : ….….….….…...….….….….….….….….….….….….….….….… NIP : …...….….….….….….….….….….….….….….….….….….….… Jabatan : ….……….….….….….….….….….….….….….….….….….….… Unit Kerja : ….….……….….….….….….….….….….….….….….….….….… III. Klarifikasi 1. Pertanyaan: ........................................................................................................... Jawaban: ........................................................................................................... 2. Pertanyaan ........................................................................................................... Jawaban: ........................................................................................................... 3. dst. IV. Kesimpulan ................................................................................................................ ................................................................................................................ ................................................................................................................ ………………., …………………….. Pegawai (tanda tangan) Nama Lengkap Atasan Langsung, (tanda tangan) Nama Lengkap MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. BUDI SANTOSO LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN NOMOR 29 TAHUN 2024 TENTANG PELAKSANAAN PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI FORMAT SURAT KETERANGAN TIDAK MELAKUKAN PEREKAMAN SECARA ELEKTRONIK PADA WAKTU KEDATANGAN/KEPULANGAN SURAT KETERANGAN TIDAK MELAKUKAN PEREKAMAN SECARA ELEKTRONIK PADA WAKTU KEDATANGAN/KEPULANGAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : ….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….…… NIP : ….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….…… Jabatan : ….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….…… Unit Kerja : ….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….….…... menyatakan bahwa pada Hari ………….., Tanggal …………….., saya tidak melakukan perekaman kehadiran secara elektronik pada waktu kedatangan/kepulangan*) sesuai ketentun yang berlaku karena………………………………………............................................................ Sebagai bukti waktu kehadiran/kepulangan*) saya, terlampir saya sampaikan tangkapan layar kamera pengawas (CCTV). Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya. Mengetahui Pimpinan Unit Kerja, (tanda tangan) Nama Lengkap ………………….., …………….…… Yang Membuat Pernyataan, (tanda tangan) Nama Lengkap Keterangan: *) Coret yang tidak perlu MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. BUDI SANTOSO
Koreksi Anda