(1) Universitas memiliki lambang sebagaimana terlukis di bawah ini:
(2) Universitas memiliki lambang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang terdiri dari unsur-unsur dengan inti pengertian:
a. lambang Universitas berbentuk segi delapan yang merupakan simbol Islami. Segi delapan ini merupakan penggabungan dua segi empat secara simetris. Segi empat mengandung arti: mapan, kokoh, keteraturan, logis, dan aman- selamat sejahtera (salam-Islam);
b. apabila ditarik garis secara vertikal dan horizontal menuju sudut atas dan bawah serta kiri dan kanan, maka akan membentuk empat segi tiga secara simetris. Segi tiga mengandung arti energik, kesinambungan dan keseimbangan;
c. spiral menggambarkan putaran bintang-bintang pada galaksi Andromeda atau Nebula Pilin yang merupakan galaksi terdekat dengan Bimasakti;
d. Andromeda merupakan simbol keluasan dan keteraturan alam semesta yang menjadi objek kajian ilmu pengetahuan,sains dan teknologi;
UIN SUSKA RIAU
e. pemilihan dan penggunaan bentuk tiga spiral, kemudian diolah menjadi simetris sehingga tampak seperti spiral kembar menimbulkan bentuk baru, yaitu: hati dan baling-baling yang tampak berputar cepat pada satu titik sumbu penggerak yang berarti: ilmu pengetahuan, sains dan teknologi serta seni Islami yang saling berintegrasi dan berkembang sedemikian rupa yang diegerakkan oleh dan berdasar serta berorientasi tauhid;
g. gaya desain yang biasa disebut vortex ini mengandung makna bentukan garis-garis simbol pada logo merupakan bentuk dua dimensi (dwimatra), yaitu: khatاﻗـﺮأyang dipisah oleh formasi U+N dan spiral kembar berbentuk Andromeda; dan
h. secara keseluruhan lambang Universitas merupakan gabungan dari tren desain logo terkini, yaitu:
1. gaya garis, pada keseluruhan komponen;
2. gaya gelombang pada dua spiral yang juga merupakan gaya tetesan air serta gaya bayangan dengan menggunakan efek highlight untuk menambah kesan dimensi gometrik vortex; dan
3. gaya label dengan mengambil suatu bentuk tertentu sebagai obyek dengan tulisan UIN. Dengan gaya ini mengatakan apa yang dilakukan, sedang tulisannya (UIN) mengatakan siapa mereka.
(3) Lambang Universitas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas unsur-unsur yang secara khusus memiliki pengertian sebagai berikut:
a. kaligrafiاﻗـﺮأ.
Kaligrafiاﻗـﺮأkhat Kufi Murabba’ empat serangkai membentuk segi delapan. Pola huruf balok dengan tarikan garis lurus serta sudut yang tegas membentuk dan memenuhi ruang mengikut pola segi delapan. Karena bentuknya yang giometris, maka tulisan tersebut dapat dibaca empat kali dalam empat posisi.
Bilangan angka delapan merupakan dasar utama pengembangan sekaligus tujuan Universitas, yaitu:
1. iman, Islam, dan Ihsan yang murni dalam penyelenggaraan beberapa disiplin ilmu untuk mencapai standar kompetensi ilmu- ilmu keislaman yang memperkuat pedoman aqidah, ibadah, akhlak dan muamalah Islamiyah, dan penerapan Islam dalam disiplin ilmu sebagai upaya riil mewujudkan integrasi ilmu dengan Islam.
2. penguatan iman, ilmu, dan amal dalam mengembangkan berbagai cabang ilmu pengetahuan dengan pendekatan religius sehingga nilai-nilai Islam menjadi roh bagi setiap cabang ilmu pengetahuan dan pengaplikasiannya;
3. memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, seni secara integral sebagai visi;
4. pengelolaan lembaga, dan tata laksana administrasi serta managerial yang jujur, adil, dan bersih;
5. bekerjasama dengan ulama, umara, dan tokoh masyarakat dalam pembangunan material, moril, dan sprituil;
6. membina profesionalisme para mahasiswa, karyawan, dan dosen yang didasarkan pada moral keagamaan dalam kehidupan kampus sebagai sivitas akademika;
7. menyiapkan sumberdaya manusia serta sarana dan prasarana untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tridharma perguruan tinggi; dan
8. melaksanakan pendidikan dan pengajaran serta latihan untuk untuk melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas secara akademik dan profesional serta memiliki integritas pribadi sebagai sarjana muslim.
Kataاﻗـﺮأmerupakan ayat yang pertama turun, berupa perintah Allah kepada ummat manusia agar ”membaca” (dengan nama Allah Yang Maha Pencipta) ayat (tanda-tanda) qawliyah (wahyu Allah berupa firman yang tersusun dalam rangkaian surat dan ayat dalam al- Quran serta Hadis yang diwahyukan Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw) dan kawniyah (ayat/tanda-tanda ciptaan Allah).
b. Spiral/Andromeda
1. desain tiga spiral berbentuk Andromeda dengan sembilan lingkaran dan diteruskan oleh sembilan titik yang hanya menggunakan outline garis menimbulkan kesan gelombang atau spiral yang membentuk lingkaran gelombang frekuensi dengan visual seperti efek air yang diteteskan pada permukaan air atau putaran cahaya bintang pada galaksi Andromeda;
2. efek yang dihasilkan adalah kesan ruang, gravitasi, gelombang cahaya yang menunjukkan keluasan alam semesta. Selain itu, efek bayangan yang timbul pada bagian yang ditusir juga digunakan untuk merepresentasikan simbol-simbol inti dan kekuatan jaringan komunikasi vertikal serta horizontal antara sesama mikrokosmos dan antara mikrokosmos dengan makrokosmos;
3. tiga spiral (dua tersusun diagonal, satu tegak lurus) merupakan kesatuan tiga bidang ilmu pengetahuan sebagaimana yang dituntun oleh al-Qur’an dalam surat Fushshilat ayat 53 dengan penafsiran ringkas sebagai berikut:
“Akan Kami perlihatkan
kepada mereka ayat-ayat Kami yang ada di afaq (alam semesta atau macro-cosmos) dan ayat-ayat Kami yang ada dalam anfus ( manusia atau micro-cosmos) agar supaya menjadi nyata dan jelas bagi mereka bahwa sesungguhnya al-Qur’an itu adalah haqq (mengandung dan membawa kebenaran). Dari ayat tersebut dapat diambil pemahaman bahwa: 1) ayat-ayat Allah yang ada di afaq harus dipelajari dan dipahami sedemikian rupa sehingga menjadi ilmu yang dikuasai yang sekarang dikenal dengan “ilmu-ilmu kealaman”; 2) ayat-ayat Allah yang ada di anfus harus dipalajari dan dipahami sedemikian rupa sehingga menjadi ilmu yang dikuasai oleh manusia yang sekarang dikenal dengan “Ilmu-ilmu Sosial Humaniora”; dan 3) Kedua ayat yang disebutkan di atas, yakni afaq dan anfus itu dipelajari dan dipahami sehingga menjadi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai manusia adalah dalam rangka pembuktian atas kebenaran yang dibawa oleh al;-Qur’an yang tidak lain adalah wahyu Allah yang diturunkan atau diberikan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantraan Malaikat Jibril AS sebagai hidayat (pedoman hidup) bagi umat manusia dan yang membacanya mendapat pahala; dan
4. selanjutnya, sesuai dengan filosopi spiral yang berasal dari satu titik pusat yaitu Allah sebagai Yang Maha Pencipta; manusia dengan akal dan hatinya bergerak melingkar secara dinamis mengikuti sembilan garis (99 Asma’ al-Husna) dalam tiga sisi kehidupan dunia dan akhirat menuju kesempurnaan.
Oleh karena manusia tidak akan mampu mencapai kebenaran yang hakiki digambarkan dalam bentuk sembilan titik, menyebabkan manusia sadar bahwa mereka tidak akan dapat menyaingi Ilmu Allah dan akhirnya kembali kepada Allah (اﻧﺎ ﷲ واﻧﺎ اﻟﻴﻪ راﺟـﻌـﻮن).
c. Tipografi Huruf U-I-N
1. sesuai dengan kaidah tipografi yang merupakan seni memilih dan menata huruf pada ruang untuk menciptakan kesan khusus, sehingga pembaca dapat membaca semaksimal mungkin;
2. dari empat kelompok bentuk/geomentri huruf, yaitu: garis tegak - datar; garis tegak - miring; garis tegak - lengkung, dan garis lengkung. Karakter huruf U/N berada pada kelompok garis tegak - lengkung, tetapi pada logo ini bentukan huruf tidak mengikut pola tersebut, melainkan garis tegak - garis datar dengan sudut seperti hasil lipatan untuk menyesuaikan dengan tulisanاﻗـﺮأ sehingga tampak padu dan serasi karena ditempatkan pada empat ruang kosong sehingga dapat pula berfungsi sebagai pembatas sekaligus penegasan garis tengah yang memisahkan tulisanاﻗـﺮأ;
3. lambang huruf U/N dihubungkan oleh garis vertikal dan horizontal pada bahagian tengah yang melambangkan huruf I sehingga menjadi UIN sebanyak empat komposisi.
Hal ini bermakna bahwa UIN Suska Riau berada pada urutan keempat dari enam UIN yang ada di INDONESIA (Jakarta, Malang, Jogjakarta, Riau, Bandung, dan Makasar);
4. formasi bentukan singkatan UIN empat serangkai menyiratkan empat program pendidikan yang ada di Universitas, yaitu:
Program Diploma, S.1, S.2, dan S.3;
5. bilangan angka empat juga mengandung makna misi Universitas, yaitu:
a) melaksanakan pendidikan dan pengajaran untuk melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas secara akademik dan profesional serta memiliki integritas pribadi sebagai sarjana muslim.
b) melaksanakan penelitian dan pengkajian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dengan menggunakan paradigma Islami;
c) memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan paradigma Islami; dan d) menyiapkan sumberdaya manusia serta sarana dan prasarana untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
(4) Warna lambang Universitas seperti dimaksud pada ayat (1), hijau dengan dasar putih. Pemilihan dan penggunaan warna hijau seringkali disebut sebagai gaya yang literal dan metaphoral dari suatu eksistensi:
a. tulisanاﻗـﺮأwarna hijau bermakna pertumbuhan, kesuburan, dan pembaharuan dari aktivitas membaca; secara spritual mengandung nilai-nilai religiositas Islami dari hasil yang dibaca;
b. spiral/Andromeda kembar warna kuning mengesankan cahaya mengandung makna filosofi Islami dari perkembangan gerak kemajuan sivitas akademika dalam memadukan dua sisi ilmu dan agama secara integral pada kedalaman sanubari mikrokosmos dalam lingkaran makrokosmos jagat alam raya; dan
c. tulisan U+N warna hijau melambangkan bahwa kampus Universitas merupakan Kampus Islami Madani. Sedangkan garis bujur dan garis lintang warna merah pada globe (bola dunia) merupakan huruf I (Islam) adalah penegasan keislaman Universitas dalam hal
perwujudan tridharma perguruan tinggi dengan menggunakan paradigma Islami.
(5) Tulisan UIN SUSKA RIAU berwarna biru melambangkan kokoh, tegas (istiqamah), kecerdasan perspektif, perenungan yang luas, dan dinamis (fathanah) yang merupakan singkatan dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.