Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 20

PERMEN Nomor 7 Tahun 2024 | Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengembangan Usaha Berkelanjutan

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Juni 2024 MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, Œ M. BASUKI HADIMULJONO Diundangkan di Jakarta pada tanggal Д DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, Ѽ ASEP N. MULYANA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2024 NOMOR Ж LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR TAHUN 2024 TENTANG PENGEMBANGAN USAHA BERKELANJUTAN A. FORMAT LAPORAN KEGIATAN USAHA TAHUNAN 1. Data Informasi Kepatuhan Pelaksanaan Perizinan Berusaha No. Isian Data Laporan Kegiatan Usaha Tahunan Keterangan 1. Usaha orang perseorangan Bukti a. Kepemilikan SKK Konstruksi Isian Nomor SKK Konstruksi b. Kepatuhan waktu perpanjangan SKK Konstruksi Isian Tanggal pengajuan perpanjangan SKK c. Kepatuhan pencatatan pengalaman (proyek/pekerjaan) pada SIJKT pada tahun N Isian daftar pengalaman yang belum dicatatkan pada SIJKT 2. Badan Usaha Jasa Konstruksi Nasional Bukti a. Kepemilikan SBU - SBU Lama - SBU Perpanjangan Isian Nomor SBU b. Kepatuhan pelaporan penggantian Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) untuk PJBU, PJTBU dan/atau PJSKBU - Adakah penggantian TKK pada tahun N? - Jika Ya, kapan penggantian dilakukan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal penggantian c. Kepatuhan pemenuhan komitmen penyediaan peralatan utama sebagai persyaratan kualifikasi sejak SBU Konstruksi diterbitkan - Apakah telah memenuhi komitmen penyediaan peralatan utama? - Jika Ya, kapan pemenuhan dilakukan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal pemenuhan d. Kepatuhan kewajiban pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)? - Apakah telah memenuhi komitmen pelaksanaan SMAP? - Jika Ya, kapan penyampaian bukti pelaksanaan SMAP dilaporkan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal penyampaian bukti SMAP e. Kepatuhan pencatatan pengalaman (proyek/pekerjaan) pada SIJKT pada tahun N Kriteria proyek/pekerjaan yang dapat dicatatkan sebagai pengalaman harus yang sudah melalui tahapan serah Isian daftar pengalaman yang belum dicatatkan pada SIJKT No. Isian Data Laporan Kegiatan Usaha Tahunan Keterangan terima pekerjaan. Serah terima pekerjaan meliputi: - Serah terima pertama atau serah terima akhir pekerjaan konstruksi dan/atau pekerjaan konstruksi terintegrasi; - Serah terima pekerjaan jasa konsultansi konstruksi; atau - Hasil tahapan pekerjaan yang disepakati pengguna jasa dan penyedia jasa untuk pekerjaan yang sedang berjalan. 3. BUJK Penanaman Modal Asing Bukti a. Kepemilikan SBU - SBU Lama - SBU Perpanjangan Isian Nomor SBU b. Kepatuhan pelaporan penggantian Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) untuk PJBU, PJTBU dan/atau PJSKBU - Adakah penggantian TKK pada tahun N? - Jika Ya, kapan penggantian dilakukan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal penggantian c. Kepatuhan pemenuhan komitmen penyediaan peralatan utama sebagai persyaratan kualifikasi sejak SBU Konstruksi diterbitkan - Apakah telah memenuhi komitmen penyediaan peralatan utama? - Jika Ya, kapan pemenuhan dilakukan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal pemenuhan d. Kepatuhan kewajiban pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)? - Apakah telah memenuhi komitmen pelaksanaan SMAP? - Jika Ya, kapan penyampaian bukti pelaksanaan SMAP dilaporkan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal penyampaian bukti SMAP e. Kepatuhan pencatatan pengalaman (proyek/pekerjaan) pada SIJKT pada tahun N Kriteria proyek/pekerjaan yang dapat dicatatkan sebagai pengalaman harus yang sudah melalui tahapan serah terima pekerjaan. Serah terima pekerjaan meliputi: - Serah terima pertama atau serah terima akhir pekerjaan konstruksi dan/atau pekerjaan konstruksi terintegrasi; - Serah terima pekerjaan jasa konsultansi konstruksi; atau Isian daftar pengalaman yang belum dicatatkan pada SIJKT No. Isian Data Laporan Kegiatan Usaha Tahunan Keterangan - Hasil tahapan pekerjaan yang disepakati pengguna jasa dan penyedia jasa untuk pekerjaan yang sedang berjalan. f. Kepatuhan kewajiban sebagaimana diatur dalam Lampiran II PERATURAN PEMERINTAH Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Isian daftar kewajiban sebagaimana diatur dalam Lampiran II PERATURAN PEMERINTAH Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 4. Kantor Perwakilan BUJKA Bukti a. Kepemilikan SBU - SBU Lama - SBU Perpanjangan Isian Nomor SBU b. Kepatuhan pelaporan penggantian Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) untuk PJBU, PJTBU dan/atau PJSKBU - Adakah penggantian TKK pada tahun N? - Jika Ya, kapan penggantian dilakukan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal penggantian c. Kepatuhan pemenuhan komitmen penyediaan peralatan utama sebagai persyaratan kualifikasi sejak SBU Konstruksi diterbitkan - Apakah telah memenuhi komitmen penyediaan peralatan utama? - Jika Ya, kapan pemenuhan dilakukan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal pemenuhan d. Kepatuhan kewajiban pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)? - Apakah telah memenuhi komitmen pelaksanaan SMAP? - Jika Ya, kapan penyampaian bukti pelaksanaan SMAP dilaporkan? Isian “Ya” atau “Tidak” Isian tanggal penyampaian bukti SMAP e. Kepatuhan pencatatan pengalaman (proyek/pekerjaan) pada SIJKT pada tahun N Kriteria proyek/pekerjaan yang dapat dicatatkan sebagai pengalaman harus yang sudah melalui tahapan serah terima pekerjaan. Serah terima pekerjaan meliputi: - Serah terima pertama atau serah terima akhir pekerjaan konstruksi Isian daftar pengalaman yang belum dicatatkan pada SIJKT No. Isian Data Laporan Kegiatan Usaha Tahunan Keterangan dan/atau pekerjaan konstruksi terintegrasi; - Serah terima pekerjaan jasa konsultansi konstruksi; atau - Hasil tahapan pekerjaan yang disepakati pengguna jasa dan penyedia jasa untuk pekerjaan yang sedang berjalan. f. Kepatuhan kewajiban sebagaimana diatur dalam Lampiran II PERATURAN PEMERINTAH Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Isian daftar kewajiban sebagaimana diatur dalam Lampiran II PERATURAN PEMERINTAH Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 2. Data Kinerja Manajemen Perusahaan a. Data Manajemen Perusahaan Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum Atau Spesialis Atau Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. DATA KEUANGAN PERUSAHAAN 1. Nilai aset tahun N isian nilai aset pada tahun N 2. Nilai aset tahun (N-1) diisi nilai aset pada tahun (N- 1) 3. Nilai penjualan tahun N isian nilai penjualan/total proyek pada tahun N 4. Laba kotor tahun N isian laba kotor pada tahun N 5. Nilai aset lancar tahun N isian nilai aset lancar pada tahun N 6. Kewajiban jangka pendek tahun N isian kewajiban jangka pendek pada tahun N 7. Total kewajiban tahun N isian total kewajiban pada tahun N 8. Total nilai ekuitas tahun N isian total nilai ekuitas pada tahun N 9. Arus kas netto aktivitas operasi tahun N isian arus kas netto aktivitas operasi tahun N 10. Arus kas netto aktivitas investasi tahun N isian arus kas netto aktivitas investasi tahun N B. DATA KESEHATAN ORGANISASI 11. Penerapan prinsip tatakelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance / GCG) - isian tahun berapa pertama kali penerapan GCG di perusahaan - unggahan bukti penerapan GCG pada tahun tersebut No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 12. Sertifikat nasional dan/atau internasional yang masih berlaku hingga tahun N - isian daftar sertifikat nasional dan/atau internasional - unggahan bukti dokumen sertifikat 13. Penghargaan keunggulan perusahaan - isian daftar penghargaan keunggulan perusahaan - unggahan bukti penghargaan 14. Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumber daya konstruksi - isian tahun berapa pertama kali penerapan sistem manajemen rantai pasok sumber daya konstruksi dilaksanakan - unggahan bukti penerapan sistem manajemen rantai pasok 15. Penerapan standar mutu bahan - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar mutu bahan pada pelaksanaan kontrak pekerjaan - unggahan bukti penerapan standar mutu bahan pada kontrak 16. Penerapan standar mutu peralatan - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar mutu peralatan pada pelaksanaan kontrak pekerjaan - unggahan bukti penerapan standar mutu peralatan pada kontrak 17. Penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar SMKK pada pelaksanaan kontrak pekerjaan - unggahan bukti penerapan standar SMKK pada kontrak 18. Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi - unggahan bukti penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi 19. Penerapan standar mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi - unggahan bukti penerapan standar mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 20. Penerapan standar operasi dan pemeliharaan - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar operasi dan pemeliharaan - unggahan bukti penerapan standar operasi dan pemeliharaan 21. Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi - isian tahun berapa pertama kali penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi - unggahan bukti penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam kontrak pekerjaan 22. Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup - isian tahun berapa pertama kali penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup pelaksanaan jasa konstruksi - unggahan bukti penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup dalam kontrak pekerjaan 23. Nilai aset peralatan proyek tahun N isian nilai aset peralatan yang dibeli atau disewa sampai tahun N 24. Nilai aset kebaruan peralatan proyek ≤ 5 tahun sampai tahun N isian nilai aset peralatan proyek yang dibeli dalam jangka waktu 5 tahun terakhir (tahun N, tahun (N-1), tahun (N-2), tahun (N-3) tahun (N-4)) 25. Total karyawan (tetap + kontrak) isian jumlah total keseluruhan karyawan (tetap + kontrak) pada tahun N 26. Total karyawan terlatih (tetap + kontrak) isian jumlah total karyawan terlatih (tetap + kontrak) yang pernah mengikuti pelatihan paling sedikit 3 hari pada tahun N 27. Tenaga ahli kontrak isian jumlah tenaga ahli kontrak pada tahun N 28. Tenaga ahli tetap isian jumlah tenaga ahli tetap pada tahun N b. Data Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. DATA KEUANGAN PERUSAHAAN 1. Nilai aset tahun N isian nilai aset pada tahun N 2. Nilai aset tahun (N-1) isian nilai penjualan/total proyek pada tahun N No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 3. Nilai penjualan tahun N isian nilai penjualan/total proyek pada tahun N 4. Laba kotor tahun N isian laba kotor pada tahun N 5. Nilai aset lancar tahun N isian nilai aset lancar pada tahun N 6. Kewajiban jangka pendek tahun N isian kewajiban jangka pendek pada tahun N 7. Total kewajiban tahun N isian total kewajiban pada tahun N 8. Total nilai ekuitas tahun N isian total nilai ekuitas pada tahun N B. DATA KESEHATAN ORGANISASI 9. Penerapan prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) - isian tahun berapa pertama kali penerapan GCG di perusahaan - unggahan bukti penerapan GCG pada tahun tersebut 10. Sertifikat nasional dan/atau internasional yang masih berlaku hingga tahun N - isian daftar sertifikat nasional dan/atau internasional - unggahan bukti dokumen sertifikat 11. Penghargaan keunggulan perusahaan - isian daftar penghargaan keunggulan perusahaan - unggahan bukti penghargaan 12. Penerapan sistem manajemen mutu (SMM) - isian tahun berapa pertama kali penerapan sistem manajemen mutu (SMM) - unggahan bukti penerapan SMM 13. Nilai aset perangkat lunak dan perangkat keras isian nilai aset perangkat lunak dan perangkat keras sampai pada tahun N 14. Nilai aset kebaruan perangkat keras dan perangkat lunak ≤ 3 tahun isian nilai aset perangkat keras dan perangkat lunak yang dibeli dalam jangka waktu 3 tahun terakhir (tahun N, tahun (N-1), dan tahun (N-2) ) 15. Total karyawan (tetap + kontrak) isian jumlah total keseluruhan karyawan (tetap + kontrak) pada tahun N 16. Total karyawan terlatih (tetap + kontrak) isian jumlah total karyawan terlatih (tetap + kontrak) yang pernah mengikuti pelatihan paling sedikit 3 hari pada tahun N 17. Tenaga ahli kontrak isian jumlah tenaga ahli kontrak pada tahun N 18. Tenaga ahli tetap isian jumlah tenaga ahli tetap pada tahun N 3. Data Kinerja Proyek a. Data Proyek Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum atau Spesialis No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PELAKSANAAN KONSTRUKSI 1. Tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli pelaksanaan konstruksi dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli pelaksanaan konstruksi dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli pelaksanaan konstruksi dan pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli pelaksanaan konstruksi dan pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN PERALATAN PROYEK 1. Jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang tersedia di proyek isian daftar jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang tersedia di proyek No. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN C. KESESUAIAN KUALITAS HASIL PEKERJAAN FISIK TERPASANG Daftar hasil mutu (hasil tes lapangan) pekerjaan utama dan spesifikasinya (standar mutu) yang berbeda. Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) isian daftar hasil mutu (hasil tes lapangan) pekerjaan utama dan spesifikasinya (standar mutu) yang berbeda. Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) D. TINGKAT KESELAMATAN KERJA 1. Jumlah tenaga kerja total sampai dengan saat penilaian kinerja proyek ini. isian jumlah tenaga kerja total sampai dengan saat penilaian kinerja proyek ini 2. Jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat ringan dan kehilangan jam kerja kurang dari dua hari. isian jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat ringan dan kehilangan jam kerja kurang dari dua hari 3. Jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat berat (sakit/meninggal) dan kehilangan jam kerja dua hari atau lebih. isian jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat berat (sakit/meninggal) dan kehilangan jam kerja dua hari atau lebih E. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) isian jumlah hari waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) 2. Waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada. isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada b. Data Proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PERANCANGAN DAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI 1. Tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi serta pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi serta pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi serta pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi serta pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK PERANCANGAN 1. Fasilitas pendukung perancangan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung perancangan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung perancangan yang tersedia di proyek isian jumlah fasilitas pendukung perancangan yang tersedia di proyek NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN C. KESESUAIAN PERALATAN PROYEK PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang tersedia di proyek isian daftar jenis dan jumlah peralatan proyek serta kapasitasnya yang tersedia di proyek D. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN DOKUMEN PERANCANGAN 1. Waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan sesuai kontrak isian jumlah hari waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan sesuai kontrak 2. Waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada E. KESESUAIAN KUALITAS HASIL PEKERJAN FISIK TERPASANG Daftar hasil tes mutu pekerjaan utama beserta spesifikasinya (standar mutu pekerjaan utama). Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) isian daftar hasil tes mutu pekerjaan utama beserta spesifikasinya (standar mutu pekerjaan utama). Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) F. TINGKAT KESELAMATAN KERJA 1. Jumlah tenaga kerja total sampai dengan saat penilaian kinerja proyek ini isian jumlah tenaga kerja total sampai dengan saat penilaian kinerja proyek ini 2. Jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat ringan dan kehilangan jam kerja kurang dari dua hari isian jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat ringan dan kehilangan jam kerja kurang dari dua hari NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 3. Jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat berat (sakit/meninggal) dan kehilangan jam kerja dua hari atau lebih isian jumlah tenaga kerja yang mengalami cacat berat (sakit/meninggal) dan kehilangan jam kerja dua hari atau lebih G. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) isian jumlah hari waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) 2. Waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek). isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) c. Data Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PENGKAJIAN 1. Tenaga ahli pengkajian yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli pengkajian yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli pengkajian yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli pengkajian yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli pengkajian yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pengkajian yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli pengkajian yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pengkajian yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli pengkajian dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli pengkajian dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli pengkajian dan pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli pengkajian dan pengalamannya yang tersedia di proyek NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengkajian yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengkajian yang dibutuhkan sesuai kontrak 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengkajian yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengkajian yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK PENGKAJIAN 1. Fasilitas pendukung pengkajian yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung pengkajian yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung pengkajian yang tersedia di proyek isian jumlah fasilitas pendukung pengkajian yang tersedia di proyek C. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN DOKUMEN PENGKAJIAN 1. Waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen pengkajian sesuai kontrak isian jumlah hari waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen pengkajian sesuai kontrak 2. Waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen pengkajian, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen pengkajian, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada d. Data Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PERENCANAAN 1. Tenaga ahli perencanaan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli perencanaan yang dibutuhkan sesuai kontrak NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 2. Tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli perencanaan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli perencanaan yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli perencanaan dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli perencanaan dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli perencanaan dan pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli perencanaan dan pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perencanaan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perencanaan yang dibutuhkan sesuai kontrak 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK PERENCANAAN 1. Fasilitas pendukung perencanaan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung perencanaan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung perencanaan yang tersedia di proyek isian fasilitas pendukung perencanaan yang tersedia di proyek C. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN DOKUMEN PERENCANAAN 1. Waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perencanaan sesuai kontrak isian jumlah hari waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perencanaan sesuai kontrak 2. Waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perencanaan, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perencanaan, sudah melalui proses serah terima pekerjaan NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada e. Data Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PERANCANGAN 1. Tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli perancangan yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli perancangan yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli perancangan yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli perancangan yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli perancangan dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli perancangan dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli perancangan dan pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli perancangan dan pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perencanaan yang tersedia di proyek NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK PERANCANGAN 1. Fasilitas pendukung perancangan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung perancangan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung perancangan yang tersedia di proyek isian jumlah fasilitas pendukung perancangan yang tersedia di proyek C. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN DOKUMEN PERANCANGAN 1. Waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan sesuai kontrak isian jumlah hari waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan sesuai kontrak 2. Waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada. isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada f. Data Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PENGAWASAN 1. Tenaga ahli pengawasan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli pengawasan yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli pengawasan yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli pengawasan yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan yang tersedia di proyek NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 5. Daftar jenis tenaga ahli pengawasan dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli pengawasan dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli pengawasan dan pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli pengawasan dan pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengawasan yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengawasan yang dibutuhkan sesuai kontrak 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengawasan yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli pengawasan yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK PENGAWASAN 1. Fasilitas pendukung pengawasan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung pengawasan yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung pengawasan yang tersedia di proyek isian jumlah fasilitas pendukung pengawasan yang tersedia di proyek C. KESESUAIAN KUALITAS HASIL PEKERJAAN FISIK TERPASANG Daftar hasil tes mutu pekerjaan utama beserta spesifikasinya (standar mutu pekerjaan utama). Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) isian daftar hasil tes mutu pekerjaan utama beserta spesifikasinya (standar mutu pekerjaan utama). Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) D. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) isian jumlah hari waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) 2. Waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada g. Data Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI PENGAWASAN (PERANCANGAN DAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI) 1. Tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang tersedia di proyek isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) serta pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli pengawasan (perancangan dan pelaksanaan konstruksi) serta pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi serta pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi serta pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli perancangan dan ahli pelaksanaan konstruksi yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG UNTUK MANAJEMEN PENYELENGGARAAN KONSTRUKSI 1. Fasilitas pendukung untuk manajemen penyelenggaraan konstruksi yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung untuk manajemen penyelenggaraan konstruksi yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung untuk manajemen penyelenggaraan konstruksi yang tersedia di proyek isian jumlah fasilitas pendukung untuk manajemen penyelenggaraan konstruksi yang tersedia di proyek C. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN DOKUMEN PERANCANGAN 1. Waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan sesuai kontrak isian jumlah hari waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan sesuai kontrak 2. Waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan, sudah melalui proses serah terima diisi jumlah hari waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan, sudah melalui proses serah terima 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada. D. KESESUAIAN KUALITAS HASIL PEKERJAAN FISIK TERPASANG Daftar hasil tes mutu pekerjaan utama beserta spesifikasinya (standar mutu pekerjaan utama). Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) isian daftar hasil tes mutu pekerjaan utama beserta spesifikasinya (standar mutu pekerjaan utama). Khusus pekerjaan utama yang cacat mutu (ada perbedaan antara hasil tes mutu pekerjaan dengan standar mutu) NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN E. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN KONSTRUKSI 1. Waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) isian jumlah hari waktu kontrak awal (waktu penyelesaian proyek sesuai kontrak) 2. Waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada h. Data Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN A. KESESUAIAN TENAGA AHLI JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT SPESIALIS 1. Tenaga ahli spesialis yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah tenaga ahli spesialis yang dibutuhkan sesuai kontrak 2. Tenaga ahli spesialis yang tersedia di proyek isian jumlah tenaga ahli spesialis yang tersedia di proyek 3. Disiplin ilmu tenaga ahli spesialis yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah disiplin ilmu tenaga ahli spesialis yang dibutuhkan sesuai kontrak 4. Disiplin ilmu tenaga ahli spesialis yang tersedia di proyek diisi jumlah disiplin ilmu tenaga ahli spesialis yang tersedia di proyek 5. Daftar jenis tenaga ahli spesialis dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak isian daftar jenis tenaga ahli spesialis dan pengalamannya yang dibutuhkan sesuai kontrak 6. Daftar jenis tenaga ahli spesialis dan pengalamannya yang tersedia di proyek isian daftar jenis tenaga ahli spesialis dan pengalamannya yang tersedia di proyek 7. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli spesialis yang dibutuhkan sesuai kontrak isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli spesialis yang dibutuhkan sesuai kontrak NO. JENIS ISIAN DATA KETERANGAN 8. Sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli spesialis yang tersedia di proyek isian jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli spesialis yang tersedia di proyek B. KESESUAIAN KELENGKAPAN FASILITAS PENDUKUNG 1. Fasilitas pendukung untuk jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja isian jumlah fasilitas pendukung untuk jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis yang dibutuhkan sesuai dokumen kerangka acuan kerja 2. Fasilitas pendukung untuk jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis yang tersedia di proyek isian jumlah fasilitas pendukung untuk jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis yang tersedia di proyek C. KESESUAIAN WAKTU PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN DOKUMEN KEGIATAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT SPESIALIS 1. Waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis sesuai kontrak isian jumlah hari waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis sesuai kontrak 2. Waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis, sudah melalui proses serah terima pekerjaan. isian jumlah hari waktu nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis, sudah melalui proses serah terima pekerjaan 3. Waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada. isian jumlah hari waktu tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat: pekerjaan tambah dan/atau perubahan desain sesuai permintaan pemilik proyek) dan/atau keadaan memaksa (force majeure), jika ada 4. Ketentuan Pengisian Data Laporan Kegiatan Usaha Tahunan Penanggung jawab badan usaha (PJBU) dan/atau pemilik proyek menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: a. Segala dokumen/data yang diisikan/diberikan adalah benar; dan b. Apabila di kemudian hari ditemui bahwa dokumen/data yang telah diisikan/diberikan tidak benar, maka kami bersedia dituntut di pengadilan atau dicabut sertifikat badan usahanya dan dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan. B. TATA CARA PENILAIAN KINERJA PENYEDIA JASA TAHUNAN 1. Penilaian kinerja penyedia jasa tahunan pekerjaan konstruksi bersifat umum atau spesialis a. Kinerja proyek pekerjaan konstruksi bersifat umum atau spesialis 1) Indikator penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek pekerjaan konstruksi bersifat umum atau spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. No. Indikator Satuan Keterangan 2. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan Kesesuaian peralatan proyek (KP) % KP = 1 A ∑ ( Pti × Kti Pbi × Kbi) × 100 % A i=1 Keterangan: A = Jumlah jenis peralatan proyek i = Jenis Peralatan proyek Pb = Jumlah peralatan yang dibutuhkan sesuai kontrak. Pt = Jumlah peralatan yang tersedia diproyek Kb = Kapasitas peralatan yang dibutuhkan sesuai kontrak. Kt = Kapasitas peralatan yang tersedia di proyek. 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak (TM) % TM = 1 n ∑ (HMPi ⟦rata −rata⟧ SMi ) n i=1 × 100 % n = jumlah pekerjaan utama yang cacat mutu. i = jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. SMi = Standar Mutu Pekerjaan utama; HMPi ⟦rata −rata⟧ = hasil rata – rata mutu per jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. HMPi ⟦rata −rata⟧, dicatat pada saat awal kegiatan tes mutu pekerjaan Utama. No. Indikator Satuan Keterangan 4. Tingkat Keselamatan Kerja a. Tingkat keselamatan kerja ringan (TKR) % TKR = ( Σ TKT – Σ TCR Σ TKT ) × 100 % Keterangan: TCR = Jumlah tenaga kerja cacat ringan (sakit yang terekam) dan kehilangan jam kerja kurang dari dua hari kerja TKT = Jumlah tenaga kerja total sampai saat penilaian kinerja tahun N b. Tingkat keselamatan kerja berat (TKB) % TKB = ( Σ TKT – Σ TCB Σ TKT ) × 100 % Keterangan: TCB = Jumlah tenaga kerja cacat berat (sakit/meninggal) dan mengakibatkan kehilangan jam kerja dua hari atau lebih. TKT = Jumlah tenaga kerja total sampai saat penilaian kinerja tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 5. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 1. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan desain sesuai permintaan Owner ) dan/atau keadaan memaksa (force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek pekerjaan konstruksi bersifat umum atau spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi 20 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 7 No. Indikator Bobot (%) b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 3 c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli 5 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 5 2. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan 21 Kesesuaian peralatan proyek 21 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang 20 Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak 20 4. Tingkat Keselamatan Kerja 16 a. Tingkat keselamatan kerja ringan 6 b. Tingkat keselamatan kerja berat 10 5. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 23 Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi 23 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 2. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan Kesesuaian peralatan proyek % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 4. Tingkat Keselamatan Kerja a. Tingkat keselamatan kerja ringan % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Tingkat keselamatan kerja berat % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 5. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi % 15,4 - 12,4 12,3 - 9,3 9,2 - 6,2 6,1 - 3,1 3 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum atau Spesialis No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 7% … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 3% … … c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli 5% … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 5% … … 2. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan Kesesuaian peralatan proyek 21% … … 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak 20% … … Hitung Nilai Nilai Konversi (6)= (3) x (5)/100% Interpolas No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 4. Tingkat Keselamatan Kerja a. Tingkat keselamatan kerja ringan 6% … … b. Tingkat keselamatan kerja berat 10% … … 5. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi 23% … … NILAI KINERJA PROYEK PEKERJAAN KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM ATAU SPESIALIS 100% XXX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum atau Spesialis Tahunan dihitung dari rata- rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun (tahun N), terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝑲𝒊𝒏𝒆𝒓𝒋𝒂 𝑷𝒓𝒐𝒚𝒆𝒌𝒊 𝒙 𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑲𝒐𝒏𝒕𝒓𝒂𝒌𝒊,𝒅𝒂𝒏/𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒏𝒊𝒍𝒂𝒊 𝒑𝒓𝒐𝒈𝒓𝒆𝒔) 𝒏 𝒊=𝟏 ∑𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑲𝒐𝒏𝒕𝒓𝒂𝒌,𝒅𝒂𝒏/ 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒏𝒊𝒍𝒂𝒊 𝒑𝒓𝒐𝒈𝒓𝒆𝒔 b. Kinerja Manajemen Perusahaan Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum Atau Spesialis 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan pekerjaan konstruksi bersifat umum atau spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% No. Indikator Satuan Keterangan b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio Satuan Arus Kas Neto Aktivitas Operasi Arus Kas Neto Aktivitas Investasi 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Manajemen Operasi 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumber daya konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan standar mutu bahan Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 3) Penerapan standar mutu peralatan Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 4) Penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 6) Penerapan mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N c. Pemanfaatan Teknologi 1) Rasio Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset peralatan) % Nilai Aset Peralatan Proyek Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun, mulai tahun N) % Nilai Aset Kebaruan Peralatan Proyek (umur peralatan ≤𝟓 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Peralatan Proyek Tahun N x 100 % d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan pekerjaan konstruksi bersifat umum atau spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 5 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 5 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 5 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 5 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 5 f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio 5 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 15 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 8 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 4 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 3 No. Indikator Bobot (%) b. Manajemen Operasi 18 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumberdaya konstruksi 2 2) Penerapan standar mutu bahan 2 3) Penerapan standar mutu peralatan 2 4) Penerapan standar keselamatan dan keselamatan kerja 2 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi 2 6) Penerapan mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi 2 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan 2 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi 2 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup 2 c. Pemanfaatan Teknologi 16 1) Rasio Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset peralatan) 10 2) Rasio Kebaruan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) 6 No. Indikator Bobot (%) d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 21 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 3 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % 1,6 – 5,6 5,7 – 9,7 9,8 – 13,8 13,9 – 17,9 18 - 22 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 2,6 – 31,6 31,7 – 60,7 60,8 – 89,8 89,9 – 118,9 119 - 148 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 2,6 – 51,6 51,7 – 100,7 100,8 – 149,8 149,9– 198,9 199 - 248 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio Satuan 0 - 0,1 0,2 – 1,7 1,8 - 3,3 3,4 – 4,9 5 – 6,5 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 2 3 - 5 6 - 8 9 - 11 12 - 14 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 - 1 1,1 - 2 2,1 - 3 3,1 - 4 4,1 - 5 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 b. Manajemen Operasi 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumberdaya konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 2) Penerapan standar mutu bahan Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 3) Penerapan standar mutu peralatan Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 4) Penerapan standar keselamatan dan keselamatan kerja Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 6) Penerapan mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 c. Pemanfaatan Teknologi 1) Rasio Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset peralatan) % 0 – 0,5 0,6 – 1,1 1,2 – 1,7 1,8 – 2,3 2,4 – 2,9 2) Rasio Kebaruan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) % 0 – 13,6 13,7 - 23,7 23,8 – 33,8 33,9 – 43,9 44 - 54 d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (juta rupiah/orang) Juta Rp./ Orang 1.000 – 1.499 1.500 – 1.999 2.000 – 2.499 2.500 – 2.999 3.000 – 3.500 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 4,6 – 13,6 13,7 – 22,7 22,8 - 31,8 31,9 – 40,9 41 - 50 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20,3 – 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan No. Indikator Bobot % Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5)/100% 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 5 … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 5 … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 5 … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 5 … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 5 … … f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio 5 … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 8 … … 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 4 … … 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 3 … … b. Manajemen Operasi 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumberdaya konstruksi 2 … … 2) Penerapan standar mutu bahan 2 … … 3) Penerapan standar mutu peralatan 2 … … 4) Penerapan standar keselamatan dan keselamatan kerja 2 … … Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot % Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi 2 … … 6) Penerapan mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi 2 … … 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan 2 … … 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi 2 … … 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup 2 … … c. Pemanfaatan Teknologi 1) Rasio Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset peralatan) 10 … … 2) Rasio Kebaruan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) 6 … … d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10 … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 3 … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM ATAU SPESIALIS 100% … c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum Atau Spesialis 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Pekerjaan Konstruksi Bersifat Umum atau Spesialis dihitung dari: a. 40% (empat puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 60% (enam puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade, sebagai berikut: No NILAI KINERJA BUJK BERSIFAT UMUM NILAI KINERJA BUJK BERSIFAT SPESIALIS Kondisi Grade Kualifikasi Menengah Kualifikasi Besar 1. 80 % - 100 % 90 % - 100 % 85 % - 100% Sangat Baik AAA 2. 70 % - 79 % 80 % - 89 % 75% - 84% Baik AA 3. 60 % - 69 % 70 % - 79 % 65% - 74% Cukup Baik A 4. 50 % - 59 % 60 % - 69 % 55% - 64% Sedang B 5. 40 % - 49 % 50 % - 59 % 45% - 54% Rendah C 6. ≤ 39 % ≤ 49 % ≤ 44% Sangat Rendah D 2. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi a. Kinerja Proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek pekerjaan konstruksi terintegrasi adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan dan Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N+𝑀∑ ( Tkti × Pkti Tkbi × Pkbi + Tpti × Ppti Tpbi × Ppbi) N,M i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli perancangan M = Jumlah jenis tenaga ahli pelaksanaan konstruksi i = Jenis tenaga ahli Tkb = Jumlah tenaga ahli konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak Tkt = Jumlah tenaga ahli konstruksi yang tersedia di proyek. Pkb = Pengalaman kerja konstruksi yang dibutuhkan sesuai kontrak Pkt = Pengalaman kerja konstruksi yang tersedia di proyek. Tpb = Jumlah tenaga ahli perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak Tpt = Jumlah tenaga ahli perancangan yang tersedia di proyek. Ppb = Pengalaman kerja perancangan yang dibutuhkan sesuai kontrak Ppt = Pengalaman kerja perancangan yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. No. Indikator Satuan Keterangan 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung untuk perancangan (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen perancangan FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia 3. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan Kesesuaian peralatan proyek (KP) % KP = 1 A ∑ ( Pti × Kti Pbi × Kbi) × 100 % A i=1 Keterangan: A = Jumlah jenis peralatan proyek i = Jenis Peralatan proyek Pb = Jumlah peralatan yang dibutuhkan sesuai kontrak. Pt = Jumlah peralatan yang tersedia diproyek Kb = Kapasitas peralatan yang dibutuhkan sesuai kontrak. Kt = Kapasitas peralatan yang tersedia di proyek. No. Indikator Satuan Keterangan 4. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 1. Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian dokumen perancangan untuk jasa konsultansi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata jasa perancangan, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan desain sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (Force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. No. Indikator Satuan Keterangan 5. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak (TM) % TM = 1 n ∑ (HMPi ⟦rata −rata⟧ SMi ) n i=1 × 100 % n = jumlah pekerjaan utama yang cacat mutu. i = jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. SMi = Standar Mutu Pekerjaan utama; HMPi ⟦rata −rata⟧ = hasil rata – rata mutu per jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. HMPi ⟦rata −rata⟧, dicatat pada saat awal kegiatan tes mutu pekerjaan Utama. 6. Tingkat Keselamatan Kerja a. Tingkat keselamatan kerja ringan (TKR) % TKR = ( Σ TKT – Σ TCR Σ TKT ) × 100 % Keterangan: TCR = Jumlah tenaga kerja cacat ringan (sakit yang terekam ) dan kehilangan jam kerja kurang dari dua hari kerja TKT = Jumlah tenaga kerja total sampai saat penilaian kinerja penyedia jasa tahunan No. Indikator Satuan Keterangan b. Tingkat keselamatan kerja berat (TKB) % TKB = ( Σ TKT – Σ TCB Σ TKT ) × 100 % Keterangan: TCB = Jumlah tenaga kerja cacat berat (sakit/meninggal ) dan mengakibatkan kehilangan jam kerja dua hari kerja atau lebih. TKT = Jumlah tenaga kerja total sampai saat penilaian kinerja penyedia jasa tahunan. 7. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 1. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan desain sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (Force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek pekerjaan konstruksi terintegrasi adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan dan Pelaksanaan Konstruksi 16 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 5 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 3 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 4 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 4 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan 6 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan 6 3. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan 17 Kesesuaian peralatan proyek di lapangan 17 4. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 15 Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan 15 5. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang 15 Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak 15 No. Indikator Bobot (%) 6. Tingkat Keselamatan Kerja 10 a. Tingkat keselamatan kerja ringan 3 b. Tingkat keselamatan kerja berat 7 7. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 21 Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi 21 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan dan Pelaksanaan Konstruksi a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung untuk perancangan % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan Kesesuaian peralatan proyek di lapangan % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 4. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan. % 25,4 - 20,4 20,3 - 15,3 15,2 - 10,2 10,1 - 5,1 5 - 0 5. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 6. Tingkat Keselamatan Kerja a. Tingkat keselamatan kerja ringan % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Tingkat keselamatan kerja berat % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 7. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi % 20,4 - 16,4 16,3 - 12,3 12,2 - 8,2 8,1 - 4,1 4 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan dan Pelaksanaan Konstruksi … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 5% … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 3% … … c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 4% … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 4% … … 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan 6% 3. Kesesuaian Peralatan Proyek di Lapangan Kesesuaian peralatan proyek di lapangan 17% … … 4. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 15% Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 5. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil pekerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak 15% … … 6. Tingkat Keselamatan Kerja a. Tingkat keselamatan kerja ringan 3% … … b. Tingkat keselamatan kerja berat 7% … … 7. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi 21% … … NILAI KINERJA PROYEK PEKERJAAN KONSTRUKSI TERINTEGRASI 100% XXX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Pekerjaan konstruksi terintegrasi Tahunan dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖 ,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘,𝑑𝑎𝑛/ 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 b. Kinerja Manajemen Perusahaan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan pekerjaan konstruksi terintegrasi adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio Satuan Arus Kas Neto Aktivitas Operasi Arus Kas Neto Aktivitas Investasi 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku di tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Manajemen Operasi 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumber daya konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan standar mutu bahan Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 3) Penerapan standar mutu peralatan Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 4) Penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 6) Penerapan standar mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N c. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras, Lunak dan Peralatan Proyek 1) Rasio Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek, perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat dan peralatan) % Nilai Aset (Perangkat + Peralatan Proyek) Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras, Lunak dan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) % Nilai Aset (Perangkat + Peralatan Proyek) Tahun N (umur peralatan ≤𝟓 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Peralatan Proyek Tahun N x 100 % d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia ( Juta Rupiah/Orang ) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan pekerjaan konstruksi terintegrasi adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 5 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 5 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 5 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 5 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 5 f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Rasio 5 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 15 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 8 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 4 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 3 No. Indikator Bobot (%) b. Manajemen Operasi 18 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumberdaya konstruksi 2 2) Penerapan standar mutu bahan 2 3) Penerapan standar mutu peralatan 2 4) Penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja 2 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi 2 6) Penerapan standar mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi 2 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan 2 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi 2 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup 2 c. Pemanfaatan Teknologi 16 1) Rasio Perangkat keras, lunak dan Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek, perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset (perangkat + Peralatan) 10 2) Rasio Kebaruan Perangkat keras, lunak dan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) 6 No. Indikator Bobot (%) d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 21 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 3 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % 1,6 – 5,6 5,7 – 9,7 9,8 – 13,8 13,9 – 17,9 18 - 22 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 2,6 – 31,6 31,7 – 60,7 60,8 – 89,8 89,9 – 118,9 119 - 148 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 2,6 – 51,6 51,7 – 100,7 100,8 – 149,8 149,9– 198,9 199 - 248 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 -140,1 140 - 0 f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio Satuan 0 - 0,1 0,2 – 1,7 1,8 - 3,3 3,4 – 4,9 5 – 6,5 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 2 3 - 5 6 - 8 9 - 11 12 - 14 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 – 1 1,1 – 2 2,1 – 3 3,1 – 4 4,1 – 5 b. Manajemen Operasi 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumberdaya konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 2) Penerapan standar mutu bahan Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 3) Penerapan standar mutu peralatan Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 4) Penerapan standar keselamatan dan keselamatan kerja Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 6) Penerapan mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup Tahun 0 – 6,6 6,7 – 9,7 9,8 – 12,8 12,9 – 15,9 16 - 19 c. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras, Lunak dan Peralatan Proyek 1) Rasio Perangkat keras, lunak dan Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek, perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset (perangkat + Peralatan) % 0 – 1,1 1,2 – 2,2 2,3 – 3,3 3,4 – 4,4 4,5 – 5,5 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 2) Rasio Kebaruan Perangkat keras, lunak dan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) % 0 – 5,6 5,7 – 10,7 10,8 – 15,8 15,9 – 20,9 21 - 26 d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia ( Juta Rupiah / Orang ) Juta Rp./ Orang 1.000 – 1.499 1.500 – 1.999 2.000 – 2.499 2.500 – 2.999 3.000 – 3.500 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 4,6 – 13,6 13,7 – 22,7 22,8 - 31,8 31,9 – 40,9 41 - 50 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20,3 – 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi. No. Indikator Bobot (%) Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 5 … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 5 … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 5 … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 5 … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 5 … … f. Rasio Arus Kas Bebas / Free Cash Flow Ratio 5 … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 8 … … 2) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 4 … … 3) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 3 … … b. Manajemen Operasi 1) Penerapan sistem manajemen rantai pasok sumberdaya konstruksi 2 … … 2) Penerapan standar mutu bahan 2 … … 3) Penerapan standar mutu peralatan 2 … … 4) Penerapan standar keselamatan dan keselamatan kerja 2 … … 5) Penerapan standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi 2 … … Hitung Nilai I dik t Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot (%) Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 6) Penerapan mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi 2 … … 7) Penerapan standar operasi dan pemeliharaan 2 … … 8) Penerapan pedoman perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan jasa konstruksi 2 … … 9) Penerapan standar pengelolaan lingkungan hidup 2 … … c. Pemanfaatan Teknologi 1) Rasio Peralatan proyek (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10 … … 2) Rasio Kebaruan Peralatan proyek (umur peralatan ≤ 5 tahun) 6 … … d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah / Orang) 10 … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 3 … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI TERINTEGRASI 100% xxx c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi 1. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Pekerjaan konstruksi terintegrasi dihitung dari: a) 40% (empat puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b) 60% (enam puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Pekerjaan konstruksi terintegrasi. 2. Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade, sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Kualifikasi Besar 1. 90 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 80 % - 89 % Baik AA 3. 70 % - 79 % Cukup Baik A 4. 60 % - 69 % Sedang B 5. 50 % - 59 % Rendah C 6. ≤ 49 % Sangat Rendah D 3. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Layanan Usaha Pengkajian a. Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi layanan usaha pengkajian adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengkajian a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen kontrak FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Pengkajian 1. Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen pengkajian yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian dokumen pengkajian untuk jasa konsultansi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata jasa pengkajian konstruksi, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan kajian sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi layanan usaha pengkajian adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengkajian 34 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli 11 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengkajian 18 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengkajian 18 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Pengkajian 48 Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen Pengkajian 48 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengkajian a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengkajian Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung untuk pengkajian % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Pengkajian Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen Pengkajian. % 25,4 - 20,4 20,3 - 15,3 15,2 - 10,2 10,1 - 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9% … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5% … … c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 11% … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9% … … 2. Kesesuaian Fasilitas Pendukung untuk Pengkajian Kesesuaian fasilitas pendukung untuk pengkajian 18% … … … 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Pengkajian Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen pengkajian 48% … … … NILAI KINERJA PROYEK PEKERJAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PENGKAJIAN 100% XX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun yang terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖, 𝑑𝑎𝑛/ 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘, 𝑑𝑎𝑛/ 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi b. Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi layanan usaha pengkajian adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku pada tahun N 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras & Lunak 1) Rasio Perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % Nilai Aset Perangkat Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % Nilai Aset Perangkat (umur perangkat ≤𝟑 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Perangkat Proyek Tahun N x 100 % c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengkajian adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 30 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 16 1) Rasio perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10 No. Indikator Bobot (%) 2) Rasio kebaruan perangkat keras dan lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) 6 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 24 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % (-0,4) – 3,6 3,7 – 7,7 7,8 – 11,8 11,9 – 15,9 16 - 20 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 0 – 3,6 3,7 – 32,7 32,8 – 61,8 61,9 – 90,9 91 - 120 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 0 – 3,6 3,7 – 52,7 52,8 – 101,8 101,9 – 150,9 151 - 200 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 1,6 1,7 – 3,7 3,8 – 5,8 5,9 – 7,9 8 - 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun 0 – 2,6 2,7 – 5,7 5,8 – 8,8 8,9 – 11,9 12 - 15 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 1 2 - 3 4 - 5 6 – 7 8 - 9 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 - 1 1,1 - 2 2,1 - 3 3,1 - 4 4,1 - 5 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % 0 – 1,6 1,7 – 2,7 2,8 – 3,8 3,9 – 4,9 5 - 6 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % 0 – 1,6 1,7 -10,7 10,8– 19,8 19,9 – 28,9 29 - 38 d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang ) Juta Rp./ Orang 51 -100 101 - 150 151 - 200 201 - 250 251 – 300 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 0 – 9,6 9,7 – 18,7 18,8- 27,8 27,9 – 36,9 37 - 46 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20 ,3– 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6% … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6% … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6% … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6% … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6% … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9% … … 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8% 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7% … … 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6% … … Hitung Nilai Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Leras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10% … … 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak proyek (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N. 6% … … d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10% … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8% … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6% … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PENGKAJIAN 100% XXX c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengkajian dihitung dari: a. 60% (enam puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 40% (empat puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa konsultansi konstruksi layanan usaha pengkajian. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengkajian. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Konsultasi Konstruksi dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Kualifikasi Menengah Kualifikasi Besar 1. 80 % - 100 % 90 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 70 % - 79 % 80 % - 89 % Baik AA 3. 60 % - 69 % 70 % - 79 % Cukup Baik A 4. 50 % - 59 % 60 % - 69 % Sedang B 5. 40 % - 49 % 50 % - 59 % Rendah C 6. ≤ 39 % ≤ 49 % Sangat Rendah D 4. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan a. Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perencanaan adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perencanaan a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen kontrak FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perencanaan 1. Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perencanaan yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan untuk jasa konsultansi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata jasa perencanaan, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan perencanaan sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perencanaan adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perencanaan 34 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli 11 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perencanaan 18 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perencanaan 18 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perencanaan 48 Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen Perencanaan 48 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perencanaan a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perencanaan Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung untuk perencanaan % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perencanaan Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen Perencanaan. % 25,4 - 20,4 20,3 - 15,3 15,2 - 10,2 10,1 - 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pelaksanaan Konstruksi … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9% … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5% … … c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli 11% … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9% … … 2. Kesesuaian Fasilitas Pendukung untuk Perencanaan Kesesuaian fasilitas pendukung untuk perencanaan 18% … … 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perencanaan Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perencanaan 48% … … NILAI KINERJA PROYEK JASA KONSULTASI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PERENCANAAN 100% XXX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖, 𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘, 𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi b. Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perencanaan adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku pada tahun N 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras & Lunak 1) Rasio Perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % Nilai Aset Perangkat Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % Nilai Aset Perangkat (umur perangkat ≤𝟑 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Perangkat Proyek Tahun N x 100 % c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perencanaan adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 30 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6 No. Indikator Bobot (%) b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 16 1) Rasio perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat proyek dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10 2) Rasio kebaruan perangkat keras dan lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) 6 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 24 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (juta rupiah/orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6 3) Nilai Ambang Batas Indikator Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % (-0,4) – 3,6 3,7 – 7,7 7,8 – 11,8 11,9 – 15,9 16 - 20 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 0 – 3,6 3,7 – 32,7 32,8 – 61,8 61,9 – 90,9 91 - 120 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 0 – 3,6 3,7 – 52,7 52,8 – 101,8 101,9 – 150,9 151 - 200 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 1,6 1,7 – 3,7 3,8 – 5,8 5,9 – 7,9 8 - 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun 0 – 2,6 2,7 – 5,7 5,8 – 8,8 8,9 – 11,9 12 - 15 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 1 2 - 3 4 - 5 6 – 7 8 - 9 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 - 1 1,1 - 2 2,1 - 3 3,1 - 4 4,1 - 5 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % 0 – 1,6 1,7 – 2,7 2,8 – 3,8 3,9 – 4,9 5 - 6 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) % 0 – 1,6 1,7 -10,7 10,8– 19,8 19,9 – 28,9 29 - 38 d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (juta Rp./ Orang) Juta Rp./ Orang 51 -100 101 - 150 151 - 200 201 - 250 251 – 300 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 0 – 9,6 9,7 – 18,7 18,8- 27,8 27,9 – 36,9 37 - 46 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20 ,3– 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6% … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6% … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6% … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6% … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6% … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9% … … 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8% 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7% … … 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6% … … Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Leras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat proyek dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10% … … 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak proyek (umur perangkat ≤ 3 tahun) 6% … … d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10% … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8% … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6% … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PERENCANAAN 100% XXX c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perencanaan dihitung dari: a. 60% (enam puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 40% (empat puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perencanaan. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perencanaan dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Kualifikasi Menengah Kualifikasi Besar 1. 80 % - 100 % 90 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 70 % - 79 % 80 % - 89 % Baik AA 3. 60 % - 69 % 70 % - 79 % Cukup Baik A 4. 50 % - 59 % 60 % - 69 % Sedang B 5. 40 % - 49 % 50 % - 59 % Rendah C 6. ≤ 39 % ≤ 49 % Sangat Rendah D 5. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan. a. Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perancangan adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen kontrak FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 1. Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian dokumen perancangan untuk jasa konsultansi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata jasa konsultansi perancangan, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan perancangan sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perancangan adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan 34 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9 No. Indikator Bobot (%) b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 11 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan 18 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan 18 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 48 Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen Perancangan 48 3) Nilai Ambang Batas Indikator Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan. No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Perancangan Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung untuk perancangan % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen Perancangan. % 25,4 - 20,4 20,3 - 15,3 15,2 - 10,2 10,1 - 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Perancangan … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9% … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5% … … c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 11% … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9% … … 2. Kesesuaian Fasilitas Pendukung untuk Perancangan Kesesuaian fasilitas pendukung untuk perancangan 18% … … 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan 48% … … NILAI KINERJA PROYEK JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PERANCANGAN 100% XX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun yang terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖, 𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘, 𝑑𝑎𝑛/ 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi b. Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perancangan adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku pada tahun N 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras & Lunak 1) Rasio Perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % Nilai Aset Perangkat Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % Nilai Aset Perangkat (umur perangkat ≤𝟑 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Perangkat Proyek Tahun N x 100 % c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha perancangan adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 30 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6 No. Indikator Bobot (%) b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 16 1) Rasio perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10 2) Rasio kebaruan perangkat keras dan lunak (umur peralatan ≤ 3 tahun) tahun N 6 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 24 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6 3) Nilai Ambang Batas Indikator Kinerja Manajemen Perusahaan No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % (-0,4) – 3,6 3,7 – 7,7 7,8 – 11,8 11,9 – 15,9 16 - 20 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 0 – 3,6 3,7 – 32,7 32,8 – 61,8 61,9 – 90,9 91 - 120 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 0 – 3,6 3,7 – 52,7 52,8 – 101,8 101,9 – 150,9 151 - 200 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 1,6 1,7 – 3,7 3,8 – 5,8 5,9 – 7,9 8 - 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun 0 – 2,6 2,7 – 5,7 5,8 – 8,8 8,9 – 11,9 12 - 15 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 1 2 - 3 4 - 5 6 – 7 8 - 9 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 – 1 1,1 – 2 2,1 – 3 3,1 – 4 4,1 – 5 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % 0 – 1,6 1,7 – 2,7 2,8 – 3,8 3,9 – 4,9 5 - 6 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % 0 – 1,6 1,7 -10,7 10,8– 19,8 19,9 – 28,9 29 - 38 d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp./ Orang 51 -100 101 - 150 151 - 200 201 - 250 251 – 300 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 0 – 9,6 9,7 – 18,7 18,8- 27,8 27,9 – 36,9 37 - 46 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20 ,3– 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6% … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6% … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6% … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6% … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6% … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9% … … 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8% 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7% … … 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6% … … b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Leras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat proyek dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10% … … Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak proyek (umur perangkat ≤ 3 tahun) 6% … … d. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10% … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8% … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6% … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PERANCANGAN 100% XXX 6. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum layanan usaha perancangan dihitung dari: a. 60% (enam puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 40% (empat puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi bersifat umum Layanan Usaha Perancangan. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Nilai Kinerja Penyedia Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Perancangan dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Kualifikasi Menengah Kualifikasi Besar 1. 80 % - 100 % 90 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 70 % - 79 % 80 % - 89 % Baik AA 3. 60 % - 69 % 70 % - 79 % Cukup Baik A 4. 50 % - 59 % 60 % - 69 % Sedang B 5. 40 % - 49 % 50 % - 59 % Rendah C 6. ≤ 39 % ≤ 49 % Sangat Rendah D 7. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan. a. Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengawasan adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengawasan a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen kontrak FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi (TM) % TM = 1 n ∑ (HMPi ⟦rata −rata⟧ SMi ) × 100% n i=1 n = jumlah pekerjaan utama yang cacat mutu. i = jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. SMi = Standar Mutu Pekerjaan utama; HMPi ⟦rata −rata⟧ = hasil rata – rata mutu per jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. HMPi⟦rata −rata⟧, dicatat pada saat awal kegiatan tes mutu pekerjaan Utama. No. Indikator Satuan Keterangan 4. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 1. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata pekerjaan konstruksi, yang sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan desain sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (Force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengawasan adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengawasan 31 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 10 No. Indikator Bobot (%) b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 8 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 8 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengawasan 14 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengawasan 14 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang 24 Kesesuaian hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi 24 4. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 31 Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang diawasi sesuai dokumen kontrak 31 3) Nilai Ambang Batas Indikator Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengawasan a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengawasan Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengawasan % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 4. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang diawasi sesuai dokumen kontrak % 25,4 - 20,4 20,3 - 15,3 15,2 - 10,2 10,1 - 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan No. Indikator Bobot (%) Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Pengawasan … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 10 … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 … … c. Kesesuaian pengalaman tenaga ahli 8 … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 8 … … 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengawasan Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Pengawasan 14 … … 3. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi 24 Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot (%) Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 4. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang diawasi sesuai dokumen kontrak 31 … … NILAI KINERJA PROYEK JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PENGAWASAN 100% XX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 b. Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengawasan adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% No. Indikator Satuan Keterangan b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku pada tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras & Lunak 1) Rasio Perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % Nilai Aset Perangkat Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % Nilai Aset Perangkat (umur perangkat ≤𝟑 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Perangkat Proyek Tahun N x 100 % c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengawasan adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 30 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 16 1) Rasio perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10 No. Indikator Bobot (%) 2) Rasio kebaruan perangkat keras dan lunak (umur peralatan ≤ 3 tahun) tahun N 6 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 24 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6 3) Nilai Ambang Batas Indikator Kinerja Manajemen Perusahaan No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % (-0,4) – 3,6 3,7 – 7,7 7,8 – 11,8 11,9 – 15,9 16 - 20 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 0 – 3,6 3,7 – 32,7 32,8 – 61,8 61,9 – 90,9 91 - 120 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 0 – 3,6 3,7 – 52,7 52,8 – 101,8 101,9 – 150,9 151 - 200 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 1,6 1,7 – 3,7 3,8 – 5,8 5,9 – 7,9 8 - 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun 0 – 2,6 2,7 – 5,7 5,8 – 8,8 8,9 – 11,9 12 - 15 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 1 2 - 3 4 - 5 6 – 7 8 - 9 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 - 1 1,1 - 2 2,1 - 3 3,1 - 4 4,1 - 5 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % 0 – 1,6 1,7 – 2,7 2,8 – 3,8 3,9 – 4,9 5 - 6 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % 0 – 1,6 1,7 -10,7 10,8– 19,8 19,9 – 28,9 29 - 38 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp./ Orang 51 -100 101 - 150 151 - 200 201 - 250 251 – 300 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 0 – 9,6 9,7 – 18,7 18,8- 27,8 27,9 – 36,9 37 - 46 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20 ,3– 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6% … … No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6% … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6% … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6% … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6% … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9% … … 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8% 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7% … … 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6% … … b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Leras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10% … … 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak proyek (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N 6% … … Hitung Nilai I dik t Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10% … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8% … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6% … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA PENGAWASAN 100% XXX c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha pengawasan dihitung dari: a. 60% (enam puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 40% (empat puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa konsultansi konstruksi. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Pengawasan. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultasi Konstruksi bersifat umum layanan usaha pengawasan dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Kualifikasi Menengah Kualifikasi Besar 1. 80 % - 100 % 90 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 70 % - 79 % 80 % - 89 % Baik AA 3. 60 % - 69 % 70 % - 79 % Cukup Baik A 4. 50 % - 59 % 60 % - 69 % Sedang B 5. 40 % - 49 % 50 % - 59 % Rendah C 6. ≤ 39 % ≤ 49 % Sangat Rendah D 8. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi a. Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha manajemen penyelenggaraan konstruksi adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Manajemen penyelenggaraan konstruksi a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen kontrak FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 1. Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian dokumen perancangan untuk jasa konsultansi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata jasa perancangan, yang sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan perancangan sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (Force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. 4. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi (TM) % TM = 1 n ∑ (HMPi ⟦rata −rata⟧ SMi ) × 100% n i=1 n = jumlah pekerjaan utama yang cacat mutu. i = jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. SMi = Standar Mutu Pekerjaan utama; HMPi ⟦rata −rata⟧ = hasil rata – rata mutu per jenis pekerjaan utama yang cacat mutu. HMPi⟦rata −rata⟧, dicatat pada saat awal kegiatan tes mutu pekerjaan Utama. No. Indikator Satuan Keterangan 5. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 1. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata pekerjaan konstruksi, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan desain sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (Force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha manajemen penyelenggaraan konstruksi adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Manajemen penyelenggaraan konstruksi 20 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 7 No. Indikator Bobot (%) b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 3 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 6 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 4 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Manajemen penyelenggaraan konstruksi 13 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Manajemen penyelenggaraan konstruksi 13 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan 15 Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan 15 4. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang 22 Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi 22 5. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi 30 Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi sesuai dokumen kontrak 30 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Manajemen penyelenggaraan konstruksi a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Manajemen penyelenggaraan konstruksi Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Manajemen penyelenggaraan konstruksi % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan % 25,4 – 20,4 20,3 – 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak pada proyek yang diawasi % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 5. Keterlambatan Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Keterlambatan waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi sesuai dokumen kontrak % 20,4 – 16,4 16,3 – 12,3 12,2 – 8,2 8,1 – 4,1 4 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Manajemen penyelenggaraan konstruksi … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 7 … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 3g … … c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 6 … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 4 … … 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Manajemen penyelenggaraan konstruksi Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Manajemen penyelenggaraan konstruksi 13 … … 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Perancangan Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen perancangan 15 Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 4. Kesesuaian Kualitas Hasil Pekerjaan Fisik Terpasang Kesesuaian kualitas hasil perkerjaan fisik terpasang dengan standar mutu dalam dokumen kontrak 22 5. Kesesuaian Waktu Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi Kesesuaian waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi sesuai dokumen kontrak 30 … … NILAI KINERJA PROYEK PEKERJAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA MANAJEMEN PENYELENGGARAAN KONSTRUKSI 100% XX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula : Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐾𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 b. Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha manajemen penyelenggaraan konstruksi adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku pada tahun N 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras & Lunak 1) Rasio Perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % Nilai Aset Perangkat Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % Nilai Aset Perangkat (umur perangkat ≤𝟑 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Perangkat Proyek Tahun N x 100 % c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% No. Indikator Satuan Keterangan 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha manajemen penyelenggaraan konstruksi adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 30 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9 No. Indikator Bobot (%) 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 16 1) Rasio perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10 2) Rasio kebaruan perangkat keras dan lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N 6 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 24 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % (-0,4) – 3,6 3,7 – 7,7 7,8 – 11,8 11,9 – 15,9 16 - 20 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 0 – 3,6 3,7 – 32,7 32,8 – 61,8 61,9 – 90,9 91 - 120 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 0 – 3,6 3,7 – 52,7 52,8 – 101,8 101,9 – 150,9 151 - 200 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 1,6 1,7 – 3,7 3,8 – 5,8 5,9 – 7,9 8 - 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun 0 – 2,6 2,7 – 5,7 5,8 – 8,8 8,9 – 11,9 12 - 15 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 1 2 - 3 4 - 5 6 – 7 8 - 9 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 - 1 1,1 - 2 2,1 - 3 3,1 - 4 4,1 - 5 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % 0 – 1,6 1,7 – 2,7 2,8 – 3,8 3,9 – 4,9 5 - 6 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur peralatan ≤ 3 tahun) tahun N % 0 – 1,6 1,7 -10,7 10,8– 19,8 19,9 – 28,9 29 - 38 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp./ Orang 51 -100 101 - 150 151 - 200 201 - 250 251 – 300 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 0 – 9,6 9,7 – 18,7 18,8- 27,8 27,9 – 36,9 37 - 46 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20 ,3– 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6% … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6% … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6% … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6% … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6% … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 9% … … 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8% 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 7% … … 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 6% … … b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Leras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 10% … … Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak proyek (umur peralatan ≤ 3 tahun) tahun N 6% … … c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 10% … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8% … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 6% … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT UMUM LAYANAN USAHA MANAJEMEN PENYELENGGARAAN KONSTRUKSI 100% … c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi. 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa konsultansi konstruksi bersifat umum layanan usaha manajemen penyelenggaraan konstruksi dihitung dari: a. 60% (enam puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 40% (empat puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa konsultansi konstruksi. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Umum Layanan Usaha Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Konsultasi Konstruksi dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Kualifikasi Menengah Kualifikasi Besar 1. 80 % - 100 % 90 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 70 % - 79 % 80 % - 89 % Baik AA 3. 60 % - 69 % 70 % - 79 % Cukup Baik A 4. 50 % - 59 % 60 % - 69 % Sedang B 5. 40 % - 49 % 50 % - 59 % Rendah C 6. ≤ 39 % ≤ 49 % Sangat Rendah D 9. Penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis. a. Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Jasa Konsultansi Spesialis a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli (KTA) % KTA = TAt TAb × 100 % Keterangan: TAb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak TAt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek No. Indikator Satuan Keterangan b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli (KDI) % KDI = DIt DIb × 100 % Keterangan: DIb = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak DIt = Jumlah disiplin ilmu tenaga ahli yang tersedia di proyek c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli (KPT) Catatan : Jumlah jenis dan Pengalaman kerja tenaga ahli maksimal sesuai jumlah jenis dan pengalaman kerja tenaga ahli yang ada di dokumen kontrak. % KPT = 1 N ∑ ( Tti × Pti Tbi × Pbi) N i=1 × 100 % Keterangan N = Jumlah jenis tenaga ahli i = Jenis tenaga ahli Tb = Jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak Tt = Jumlah tenaga ahli yang tersedia di proyek. Pb = Pengalaman kerja yang dibutuhkan sesuai kontrak Pt = Pengalaman kerja yang tersedia di proyek. d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli (KSK) % KSK = SKt SKb × 100 % Keterangan: SKb = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai kontrak. SKt = Jumlah sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli yang tersedia di proyek. No. Indikator Satuan Keterangan 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung Kesesuaian kelengkapan fasilitas pendukung (FKP) % FKP = F𝑃𝑇 FPK × 100 % Keterangan: FPK = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung sesuai dokumen kontrak FPT = Jumlah kebutuhan fasilitas pendukung yang tersedia di proyek 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Jasa Konsultansi Spesialis 1. Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen jasa konsultansi bersifat spesialis yang sudah serah terima (TWS) atau 2. Keterlambatan waktu penyelesaian dokumen jasa konsultansi bersifat spesialis untuk jasa konsultansi yang sedang berjalan (TWB) % 1. TWS = ( DNk – DK – DT DK ) × 100 % Keterangan: DNk = Durasi nyata penyelesaian dan penyerahan dokumen jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis, sudah melalui proses serah terima. DT = Durasi tambah (khusus untuk tambahan waktu akibat : pekerjaan tambah, dan/atau perubahan kegiatan sesuai permintaan Owner ), dan/atau keadaan memaksa (Force Majeure), jika ada. DK = Durasi kontrak. 2. TWB = ( PR – PN PR ) × 100 % Keterangan: PN = Progres nyata jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. PR = Progres rencana jasa konsultansi konstruksi yang sedang berjalan. 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja proyek jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Konsultansi spesialis 34 a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 11 d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Konsultansi spesialis 18 Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Konsultansi spesialis 18 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Kegiatan Jasa Konsultansi Spesialis 48 Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi spesialis. 48 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Konsultansi spesialis a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 d Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli % 0 - 20 21 - 40 41 – 60 61 – 80 81 - 100 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Konsultansi spesialis Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Konsultansi spesialis % 0 - 20 21 - 40 41 - 60 61 - 80 81 - 100 3. Keterlambatan Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Kegiatan Jasa Konsultansi Spesialis Keterlambatan waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi spesialis % 25,4 – 20,4 20,3 – 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Proyek Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis. No. Indikator Bobot Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) /100% 1. Kesesuaian Tenaga Ahli Konsultansi spesialis … a. Kesesuaian jumlah tenaga ahli 9 … … b. Kesesuaian disiplin ilmu tenaga ahli 5 … … c. Kesesuaian pengalaman kerja tenaga ahli 11 … … d. Kesesuaian sertifikat kompetensi kerja tenaga ahli 9 … … 2. Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Konsultansi spesialis Kesesuaian Kelengkapan Fasilitas Pendukung untuk Konsultansi spesialis 18 … … 3. Kesesuaian Waktu Penyelesaian dan Penyerahan Dokumen Kegiatan Jasa Konsultansi Spesialis Kesesuaian waktu penyelesaian dan penyerahan dokumen kegiatan jasa konsultansi bersifat spesialis 48 NILAI KINERJA PROYEK JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT SPESIALIS 100% XX % Perhitungan Nilai Kinerja Proyek Jasa Konsultasi Konstruksi Bersifat Spesialis dihitung dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan, formula: Nilai Kinerja Proyek = ∑ (𝐾𝑖𝑛𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑃𝑟𝑜𝑦𝑒𝑘𝑖 𝑥 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑘𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘𝑖,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠) 𝑛 𝑖=1 ∑𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑘𝑜𝑛𝑡𝑟𝑎𝑘,𝑑𝑎𝑛/𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑒𝑠 Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi b. Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis 1) Indikator Penilaian Indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Satuan Keterangan 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % Nilai Aset tahun N −Nilai Aset tahun (N −1) Nilai Aset tahun N x 100% b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % Laba Kotor Tahun N Nilai Penjualan Tahun N x 100% c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % Nilai Penjualan Tahun N Nilai Aset Tahun N x 100% d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % Nilai Aset Lancar Tahun N Kewajiban Jangka Pendek x 100% e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % Total Kewajiban Tanun N Total Nilai Ekuitas Tahun N x 100% 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun Sudah berapa tahun penerapannya sampai tahun N No. Indikator Satuan Keterangan 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah Berapa jumlah sertifikat yang masih berlaku pada tahun N 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah Berapa jumlah penghargaan keunggulan perusahaan di tahun N b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras & Lunak 1) Rasio Perangkat keras dan lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % Nilai Aset Perangkat Tahun N Nilai Aset Total Tahun N x 100 % 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % Nilai Aset Perangkat (umur perangkat ≤𝟑 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏) Nilai Aset Perangkat Proyek Tahun N x 100 % c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp. /Orang Nilai Pejualan Tahun N (juta Rp) Total Karyawan (tetap + kontrak) 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % Total Karyawan terlatik (tetap + kontrak) Total Karyawan (tetap + kontrak) × 100% 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % Tenaga ahli kontrak Tenaga ahli tetap × 100% 2) Pembobotan Indikator Bobot yang diberikan untuk masing-masing indikator di atas dalam menghitung nilai kinerja manajemen perusahaan jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis adalah sebagai berikut: No. Indikator Bobot (%) 1. Aspek Kemampuan Keuangan 30 a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 2. Aspek Kesehatan Organisasi 70 a. Perkembangan Organisasi 27 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 6 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 3 No. Indikator Bobot (%) b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 18 1) Rasio perangkat keras dan lunak (biaya sewa peralatan proyek dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 12 2) Rasio kebaruan perangkat keras dan lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N 6 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 25 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 14 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 3 3) Nilai Ambang Batas Indikator No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth % (-5,4) – 3,6 3,7 – 12,7 12,8 – 21,8 21,9 – 30,9 31 - 40 b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin % (-0,4) – 3,6 3,7 – 7,7 7,8 – 11,8 11,9 – 15,9 16 - 20 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover % 0 – 3,6 3,7 – 32,7 32,8 – 61,8 61,9 – 90,9 91 - 120 d. Rasio Likuiditas / Current Ratio % 0 – 3,6 3,7 – 52,7 52,8 – 101,8 101,9 – 150,9 151 - 200 e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) % 700,4 – 560,4 560,3 – 420,3 420,2 – 280,2 280,1 - 140,1 140 - 0 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) Tahun 0 – 1,6 1,7 – 3,7 3,8 – 5,8 5,9 – 7,9 8 - 10 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Tahun 0 – 2,6 2,7 – 5,7 5,8 – 8,8 8,9 – 11,9 12 - 15 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional Buah 0 - 1 2 - 3 4 - 5 6 – 7 8 - 9 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan Buah 0 - 1 1,1 - 2 2,1 - 3 3,1 - 4 4,1 - 5 b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Keras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) % 0 – 1,6 1,7 – 2,7 2,8 – 3,8 3,9 – 4,9 5 - 6 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak (umur perangkat ≤ 3 tahun) tahun N % 0 – 1,6 1,7 -10,7 10,8– 19,8 19,9 – 28,9 29 - 38 c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/ Orang) Juta Rp./ Orang 14,6 – 43,6 43,7 – 72,7 72,8 – 101,8 101,9 – 130,9 131 – 160 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) % 0 – 9,6 9,7 – 19,7 19,8- 29,8 29,9 – 39,9 40 - 50 No. Indikator Sat. Nilai Konversi Sangat Rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat Tinggi % 0-20 21-40 41-60 61-80 81-100 3) Kapasitas Perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap % 25,4 – 20,4 20,3 – 15,3 15,2 – 10,2 10,1 – 5,1 5 - 0 4) Cara Penilaian Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersfat Spesialis No. Indikator Bobot (%) Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 1. Aspek Kemampuan Keuangan a. Pertumbuhan Aset / Asset Growth 6 … … b. Rasio Profitabilitas / Gross Profit Margin 6 … … c. Rasio Aktivitas / Asset Turnover 6 … … d. Rasio Likuiditas / Current Ratio 6 … … e. Rasio Solvabilitas (Leverage) / Debt to Equity Ratio (DER) 6 … … 2. Aspek Kesehatan Organisasi a. Perkembangan Organisasi 1) Penerapan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance (GCG)) 10 … … 2) Penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) 8 3) Jumlah Sertifikat Nasional dan/atau Internasional 6 … … Hitung Nilai Indikator Nilai Konversi (6)= (3) x (5) /100% Interpolasi No. Indikator Bobot (%) Nilai Nilai Konversi Nilai Kinerja (1) (2) (3) (4) (5) (6)= (3) x (5) 4) Jumlah Penghargaan Keunggulan Perusahaan 3 … … b. Pemanfaatan Teknologi – Perangkat Leras dan Lunak 1) Rasio Perangkat Keras dan Lunak (biaya sewa perangkat keras dan lunak dapat dimasukkan ke nilai aset perangkat) 12 … … 2) Rasio Kebaruan Perangkat Keras dan Lunak proyek (umur peralatan ≤ 3 tahun) tahun N 6 … … c. Perkembangan Sumber Daya Manusia 1) Produktivitas Sumberdaya Manusia (Juta Rupiah/Orang) 14 … … 2) Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (pelatihan karyawan paling sedikit 3 hari) 8 … … 3) Kapasitas Perusahaan dengan meperhatikan jumlah tenaga ahli tetap 3 … … NILAI KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI BERSIFAT SPESIALIS 100% … c. Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis 1) Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Perhitungan penilaian Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa konsultansi konstruksi bersifat spesialis dihitung dari: a. 60% (enam puluh perseratus) dari rata-rata tertimbang dari nilai kinerja seluruh proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu satu tahun, terhadap Nilai Kontrak atau nilai progres untuk proyek yang sedang berjalan; dan b. 40% (empat puluh perseratus) dari Nilai Kinerja Manajemen Perusahaan Jasa konsultansi konstruksi. 2) Penilaian Tingkat Kinerja Penyedia Jasa Tahunan. Nilai Kinerja Penyedia Jasa Tahunan Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis dikategorikan berdasarkan kondisi dan grade sebagai berikut: No Nilai Kinerja Kondisi Grade Jasa Konsultansi Konstruksi Bersifat Spesialis 1. 85 % - 100 % Sangat Baik AAA 2. 75 % - 84 % Baik AA 3. 65 % - 74 % Cukup Baik A 4. 55 % - 64 % Sedang B 5. 45 % - 54 % Rendah C 6. ≤ 44 % Sangat Rendah D MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT, ttd M. BASUKI HADIMULJONO
Koreksi Anda