Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 Juli 2017
MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
SITI NURBAYA
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 20 Juli 2017
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
WIDODO EKATJAHJANA
LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN NOMOR P.45/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2017 TENTANG SERAGAM DAN PERLENGKAPAN POLISI KEHUTANAN DAN SATUAN POLISI KEHUTANAN REAKSI CEPAT
BENTUK, WARNA, UKURAN SERAGAM POLHUT SERTA TATA LETAK ATRIBUT PDU, PDH DAN PDL
I. PAKAIAN
A. Profil Pakaian Dinas Upacara (PDU) Pria
1. Topi Upacara/pet warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
2. Tanda Jasa
3. Dasi Warna Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
4. Kemeja Lengan Panjang Warna Hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
5. Tanda Kewenangan
6. Tanda Jabatan (Bagi Yang Menjabat)
7. Emblem Polhut
8. Tanda Kecakapan
9. Tanda Pangkat
10. Lokasi Kepolisian Daerah
11. Logo Kepolisian Daerah (Khusus Polhut yang berkedudukan di Pusat menggunakan logo Mabes Polri)
12. Tanda instansi/unit kerja
13. Logo Kementerian/Pemda
14. Tulisan Polhut
15. Papan Nama Perorangan
16. Ikat Pinggang warna hitam
17. Jas Warna Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
18. Celana Warna Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
19. Sepatu PDU/PDH warna hitam
B. Profil Pakaian Dinas Upacara (PDU) Wanita
1. Topi Upacara/pet warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
2. Tanda Jasa
3. Dasi Warna Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
4. Kemeja Lengan Panjang Warna Hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
5. Tanda Kewenangan
6. Tanda Jabatan (Bagi Yang Menjabat)
7. Emblem Polhut
8. Tanda Kecakapan
9. Tanda pangkat
10. Lokasi Kepolisian Daerah
11. Logo Kepolisian Daerah (Khusus Polhut yang berkedudukan di Pusat menggunakan logo Mabes Polri)
12. Tanda instansi/unit kerja
13. Logo Kementerian/Pemda
14. Tulisan Polhut
15. Papan Nama Perorangan
16. Jas Warna Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
17. Rok Warna Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
18. Sepatu PDU/PDH warna hitam Catatan : Rok Span (Wanita menggunakan jilbab warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX) dengan ujung jilbab masuk dalam baju, panjang rok menyesuaikan) warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX) C. Pakaian Dinas Upacara (PDU) Pria
Tampak Depan Tampak Belakang
1. Bentuk :
a. Lengan panjang, ujung lengan bawah masing-masing 3 buah kancing
b. Pakai lidah di pundak.
c. Bagian bawah belakang dibelah.
d. Tanpa ban kancing, dengan kancing lima buah
e. Saku depan empat buah pakai tutup, masing-masing satu kancing. Saku atas tempel dan saku bawah di dalam.
f. Ikat pinggang di tengah antara saku bawah dan atas.
2. Cara penggunaan :
Baju dikeluarkan
3. Warna :
Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX) D.
Pakaian Dinas Upacara (PDU) Wanita
Tampak Depan Tampak Belakang
1. Bentuk :
a. Lengan panjang, ujung lengan bawah masing-masing 3 buah kancing
b. Pakai lidah di pundak.
c. Bagian bawah belakang dibelah
d. Tanpa ban kancing, dengan kancing lima buah
e. Saku depan 3 buah. Saku atas di dalam tanpa tutup dan saku bawah (saku dalam) pakai tutup masing-masing satu kancing
f. Tanpa ikat pinggang.
2. Cara penggunaan :
Baju dikeluarkan
3. Warna :
Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
Profil Pakaian Dinas Harian (PDH) Pria
1. Topi harian warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
2. Tanda Kewenangan
3. Tanda Jabatan (Bagi yang menjabat)
4. Emblem Polhut Baju kaos warna hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
5. Lokasi Kepolisian Daerah
6. Tanda pangkat
7. Logo Kepolisian Daerah (Khusus Polhut yang berkedudukan di Pusat menggunakan logo Mabes Polri)
8. Tanda instansi/unit kerja
9. Logo Kementerian/Pemda
10. Tulisan Polhut
11. Papan Nama perorangan
12. Tali Pluit dan Pluit warna hitam
13. Kemeja warna hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
14. Tanda Kecakapan
15. Ikat pinggang warna hitam
16. Celana warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
17. Sepatu PDH warna hitam
F. Profil Pakaian Dinas Harian (PDH) Wanita
1. Topi harian warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
2. Tanda Kewenangan
3. Tanda Jabatan (Bagi yang menjabat)
4. Emblem Polhut
5. Baju kaos warna hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
6. Lokasi Kepolisian Daerah
7. Tanda pangkat
8. Logo Kepolisian Daerah (Khusus Polhut yang berkedudukan di Pusat menggunakan logo Mabes Polri)
9. Tanda instansi/unit kerja
10. Logo Kementerian/Pemda
11. Tulisan Polhut
12. Papan Nama perorangan
13. Tali Pluit dan Pluit warna hitam
14. Kemeja warna hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
15. Tanda Kecakapan
16. Ikat pinggang warna hitam
17. Celana warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
18. Sepatu PDH warna hitam
Catatan : Wanita yang menggunakan jilbab warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19- 0415 TCX), penggunaan ujung jilbab dimasukan kedalam baju.
G. Kemeja PDH Untuk Pria/Wanita
Tampak Depan Tampak Belakang
1. Bentuk:
a. Kemeja dalam (tanpa belahan samping/belakang)
b. Lengan pendek
c. Pakai ban kancing, dengan lima buah kancing
d. Pakai lidah dipundak
e. Krag berdiri
f. Saku muka dua buah pakai tutup, masing-masing satu buah kancing
2. Cara penggunaan:
dimasukkan kedalam celana
3. Warna :
Hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX) H. Celana PDU dan PDH Pria
Tampak Depan Tampak Belakang
I. Celana PDH Wanita
Tampak Depan Belakang
1. Bentuk :
a. Celana panjang bagian bawah tanpa lipatan
b. Saku depan disamping dan serong
c. Saku belakang dua buah tanpa penutup
d. Tali ikat pinggang luar
2. Warna :
Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
3. Penggunaan :
Pakaian Dinas Harian
1. Bentuk :
a. Celana panjang bagian bawah tanpa lipatan
b. Saku depan disamping dan serong
c. Saku belakang dua buah tanpa penutup
d. Tali ikat pinggang luar
2. Warna :
Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
3. Penggunaan :
a. Pakaian Dinas Upacara
b. Pakaian Dinas Harian
J. Profil Pakaian Dinas Lapangan I (PDL.I)
1. Topi rimba warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19- 0415 TCX)
2. Tanda Jabatan (bagi yang menjabat)
3. Tanda Kewenangan
4. Tanda Kecakapan
5. Baju kaos dalam warna hijau muda (cypress pantone no.
18-0322 TCX)
6. Tanda pangkat
7. Lokasi Kepolisian Daerah
8. Logo Kepolisian Daerah (Khusus Polhut yang berkedudukan di Pusat menggunakan logo Mabes Polri)
9. Tanda instansi/unit kerja
10. Logo Kementerian/Pemda
11. Tulisan Polhut
12. Papan Nama perorangan
13. Tali Pluit dan Pluit warna hitam
14. Kemeja warna hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
15. Ikat pinggang dan kopel riem warna hitam
16. Emblem Polhut
17. Dragh riem warna hitam
18. Celana warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19- 0415 TCX)
19. Sepatu Lars warna hitam Catatan : Warna dasar atribut berwarna
K. Profil Pakaian Dinas Lapangan II. (PDL.II)
1. Topi rimba warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19- 0415 TCX)
2. Tanda Jabatan (bagi yang menjabat)
3. Tanda Kewenangan
4. Tanda Kecakapan
5. Baju kaos dalam warna hijau muda (cypress pantone no. 18- 0322 TCX)
6. Tanda pangkat
7. Lokasi Kepolisian Daerah
8. Logo Kepolisian Daerah (Khusus Polhut yang berkedudukan di Kementerian LHK menggunakan logo Mabes Polri)
9. Tanda instansi/unit kerja
10. Logo Kementerian/Pemda
11. Label Polhut
12. Label Nama perorangan
13. Tali Pluit dan Pluit warna hitam
14. Kemeja warna hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
15. Ikat pinggang dan kopel riem warna hitam
16. Emblem Polhut
17. Dragh riem warna hitam
18. Celana warna hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
19. Sepatu Lars warna hitam Catatan : Warna dasar atribut sesuai warna baju dengan tulisan hitam
L. Kemeja Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Pria dan Wanita
Tampak Depan
Tampak Belakang
1. Bentuk:
a. Kemeja dalam (tanpa belahan samping/belakang)
b. Lengan panjang masing-masing 2 buah kancing
c. Pakai ban kancing, dengan lima buah kancing
d. Pakai lidah dipundak
e. Krag tidur
f. Saku muka dua buah pakai tutup, masing-masing 2 buah kancing
2. Cara penggunaan dimasukkan kedalam celana
3. Warna : Hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
4. Bahan : ribstock
M. Celana Lapangan (PDL) Pria dan Wanita
Tampak Depan
Tampak Belakang
1. Bentuk :
a. Celana panjang, pada bagian bawah menggunakan tali karet.
b. Saku depan model serong.
c. Saku samping dua buah dengan penutup masing-masing berkancing dua.
d. Saku belakang 2 buah dengan penutup masing-masing berkancing dua.
e. Tali ikat pinggang 5 buah.
f. Tali kopel riem pada bagian depan 2 buah dan belakang 1 buah masing-masing menggunakan 1 buah kancing.
g. Pada bagian depan menggunakan tali terbuat dari bahan celana.
h. Bagian belakang celana 2, bahan lapis dengan jahitan melingkar.
2. Warna : Hijau tua (duffel bag pantone no. 19-0415 TCX)
3. Bahan : Kain Ribstock
N. Baju Kaos
1. Bentuk :
a. Tanpa leher (krag), dan berbentuk bulat ketat
b. Lengan pendek
c. Logo Kementerian LHK pada dada sebelah kiri, ukuran garis tengah 6,5 cm.
2. Warna :
Hijau muda (cypress pantone no. 18-0322 TCX)
3. Penggunaan : PDU, PDH dan PDL.
II. ATRIBUT
A. Tanda Kewenangan PDU/PDH
1. Bentuk :
a. Perisai segi enam
b. Di dalamnya terdapat cahaya yang memancar ke segala arah
c. Ditengah perisai ada padi dan kapas yang melingkari trisula
2. Warna : Kuning Emas
3. Bahan : dari logam kuningan di cetak cor
4. Penggunaan : dipasang pada dada sebelah kiri di atas saku.
5. Ukuran 6 x 5 cm B. Tanda Kewenangan PDL I dan II
1. Bentuk, ukuran dan penggunaan sama dengan PDU/PDH
2. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian
3. Bahan : Dibordir.
C. Emblem Polhut PDU/PDH
1. Bentuk :
a. Bulatan dengan bentuk 8 kuncup, di tengah terdapat gambar kapas dan bulir padi.
b. Pada pita terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
2. Warna : Kuning emas.
3. Bahan : dari logam kuningan dicetak (cor).
4. Penggunaan : Dipasang pada saku sebelah kiri.
D. Emblem Polhut PDL I dan II
1. Bentuk, ukuran dan penggunaan sama dengan PDU/PDH
2. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian
3. Bahan : Dibordir.
E. Tanda Label Kepolisian PDU/PDH/PDL I
1. Bentuk : lengkung, bordir.
2. Ukuran : lengkungan atas 8 Cm dan lengkung bawah 6 Cm lebar 2 Cm.
3. Warna dasar hitam.
4. Tulisan Polda Warna kuning.
5. Bahan dijahit dengan cara bordir
6. Lis Pinggir tanda Polda warna merah hitam.
7. Penggunaan pada lengan kemeja sebelah kanan.
F. Lokasi Kepolisian Daerah Untuk PDL II
1. Bentuk, ukuran dan penggunaan sama dengan PDU/PDH.
2. Warna dasar hijau muda (sama dengan warna baju).
3. Tulisan Polda warna hitam.
4. Bahan dijahit dengan cara bordir
5. Lis Pinggir dibordir warna hitam.
6. Penggunaan pada lengan kemeja sebelah kanan.
G. Logo Kepolisian Daerah untuk PDU/PDH/PDL I
1. Bentuk perisai.
2. Ukuran perisai 7 x 6 Cm, ukuran garis tengah 4 cm.
3. Warna dasar kuning dan hitam.
4. Gambar sesuai dengan logo Polda masing-masing.
5. Bahan dijahit dengan bordir.
6. Pinggir perisai warna merah dibordir.
7. Penggunaan pada lengan kemeja sebelah kanan.
Catatan : menyesuaikan dengan Polda setempat
H. Lokasi Kepolisian Daerah Untuk PDL II
1. Bentuk, ukuran dan gambar sama dengan PDU dan PDH.
2. Warna dasar hijau muda (sama dengan warna baju).
3. Bahan dijahit dengan cara dibordir.
4. Pinggir perisai warna hitam.
Catatan : menyesuaikan dengan Polda setempat
I. Tanda Instansi/Unit Kerja PDU/PDH/PDL I
1. Bentuk lengkung, bagian atas 8 Cm dan bagian bawah 6 Cm. dengan lebar 2 Cm dibordir.
2. Warna dasar kuning dan tulisan hitam.
3. Tulisan instansi/Unit Kerja Warna hitam, dibordir.
4. Pinggir tanda instansi/Unit Kerja dibordir warna hitam.
5. Penggunaan dipasang pada lengan kemeja sebelah kiri.
J. Tanda Instansi/Unit Kerja Untuk PDL II
1. Bentuk, ukuran dan penggunaan sama dengan PDU/PDH.
2. Warna dasar hijau muda (sama dengan warna baju).
3. Bahan dijahit dengan dibordir.
4. Pinggir tanda instansi/Unit Kerja dibordir warna hitam.
5. Pinggir tanda instansi dibordir warna hitam.
6. Penggunaan dipasang pada lengan kemeja sebelah kiri.
K. Tulisan Polhut PDU/PDH/PDL I
1. Bentuk empat persegi panjang.
2. Ukuran panjang 12 cm (selebar tutup kantong pakaian) dan lebar 2,5 cm.
3. Warna dasar kuning, dibordir.
4. Tulisan POLHUT warna hitam, dibordir.
5. Pinggir tulisan Polhut dibordir warna hitam.
6. Pengunaan dipasang pada dada
sebelah kiri, dengan jarak 1 cm di atas tutup saku.
L. Label Polhut untuk PDL II
1. Bentuk empat persegi panjang
2. Ukuran panjang : selebar tutup kantong pakaian dan lebar 3 cm.
3. Warna dasar hijau muda (sama dengan warna baju).
4. Tulisan POLHUT warna hitam, dibordir.
5. Pinggir tulisan POLHUT dibordir warna hitam.
M. Papan Nama Perorangan PDU/PDH
1. Bentuk empat persegi panjang.
2. Ukuran panjang 12 cm, lebar 2,5 cm.
3. Warna dasar hitam.
4. Tulisan nama warna putih.
5. Bahan mika.
6. Pinggir papan nama warna putih.
7. Penggunaan dipasang pada kemeja sebelah kanan, dengan jarak 1 cm di atas tutup saku.
N. Label Nama Perorangan PDL I dan II
1. Bentuk sama dengan PDU/PDH.
2. Ukuran panjang 14 cm, lebar 3 cm
3. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
4. Tulisan nama warna hitam, dibordir.
5. Pinggir tanda nama dibordir warna hitam.
6. Penggunaan, dijahit pada dada sebelah kanan 1 cm di atas tutup saku O. Logo Kementerian LHK PDU/PDH/PDL I
1. Bentuk : bulat dengan logo Kementerian LHK ditengah.
2. Pinggir lingkaran terdapat tulisan Kementerian LHK.
3. Ukuran, garis tengah luar 7 cm dan garis tengah dalam 6 cm.
4. Warna dasar kuning, orange.
5. Tulisan nama warna hitam, dibordir.
6. Bahan dijahit dengan cara bordir.
7. Pinggirlingkaran tanda nama dibordir warna hitam.
P. Logo Kementerian LHK untuk PDL II
1. Bentuk, ukuran sama dengan PDU/PDH.
2. Warna dasar hijau muda (sama dengan warna baju).
3. Tulisan nama warna hitam, dibordir.
4. Bahan dijahit dengan cara bordir.
5. Pinggir tanda lingkaran nama dibordir warna hitam.
Q. Tanda Jabatan Satyawana (Menteri) Untuk PDU/PDH
1. Bentuk segilima di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian atas emblim Polhut terdapat lambang Garuda.
3. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
4. Warna kuning emas.
5. Bahan logam dicetak timbul dengan permukaan dilapisi emas 18 karat.
6. Gantungan dengan bahan kulit berlubang kancing.
7. Ukuran diameter 7 cm.
R. Tanda Jabatan Satyawana (Menteri) Untuk PDL I dan II
1. Bentuk segilima di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian atas emblim Polhut terdapat lambang Garuda.
3. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
4. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
5. Bahan tanda jabatan dibordir.
6. Ukuran diameter 7 cm.
S. Tanda Jabatan Satyawana Madya (Eselon I/Setara) Untuk PDU/PDH
1. Bentuk segilima di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna kuning emas.
4. Bahan logam dicetak timbul dengan permukaan dilapisi emas 18 karat.
5. Gantungan dengan bahan kulit berlubang kancing.
6. Ukuran diameter 6,5 cm.
T. Tanda Jabatan Satyawana Madya (Eselon I/Setara) Untuk PDL I dan II
1. Bentuk segilima di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
4. Bahan tanda jabatan dibordir.
5. Ukuran diameter 6,5 cm.
U. Tanda Jabatan Satyawana Muda (Eselon II) Untuk PDU/PDH
1. Bentuk segilima di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna kuning emas.
4. Bahan logam dicetak timbul dengan permukaan dilapisi emas 18 karat.
5. Gantungan dengan bahan kulit berlubang kancing.
6. Ukuran diameter 6 cm.
V. Tanda Jabatan Satyawana Muda (Eselon II) Untuk PDL I dan II
1. Bentuk segilima di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
4. Bahan tanda jabatan dibordir.
5. Ukuran diameter 6 cm.
W. Tanda Jabatan Wirawana Madya (Eselon III) Untuk PDU/PDH
1. Bentuk bulat, dengan delapan sisi, di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna kuning emas.
4. Bahan logam dicetak timbul dengan permukaan dilapisi emas 18 karat.
5. Gantungan dengan bahan kulit berlubang kancing.
6. Ukuran diameter 6 cm.
X. Tanda Jabatan Wirawana Madya (Eselon III) Untuk PDL I dan II
1. Bentuk bulatan, dengan delapan sisi, di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
4. Bahan tanda jabatan dibordir.
5. Ukuran diameter 6 cm.
Y. Tanda Jabatan Wirawana Muda (Eselon IV) Untuk PDU/PDH
1. Bentuk bulatan, dengan delapan sisi, di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. ada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna dasar kuning emas.
4. Dasar emblem polhut warna perak.
5. Pohon, bulir padi dan kapas di dalam Emblem Polhut warna emas.
6. Bahan logam dicetak timbul.
7. Gantungan dengan bahan kulit berlubang kancing.
8. Ukuran diameter 5 cm
Z. Tanda Jabatan Wirawana Muda (Eselon IV) Untuk PDL I dan II
1. Bentuk bulatan, dengan delapan sisi, di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
4. Bahan tanda jabatan dibordir.
5. Ukuran diameter 5 cm.
AA. Tanda Jabatan Kepala Satuan (Kasat) Untuk PDU/PDH
1. Bentuk bulatan, dengan delapan sisi, di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna dasar kuning emas.
4. Emblim Polhut warna perak.
5. Bahan logam dicetak timbul.
6. Gantungan dengan bahan kulit berlubang kancing.
7. Ukuran diameter 5 cm
BB. Tanda Jabatan Kepala Satuan (Kasat) Untuk PDL I dan II
1. Bentuk bulatan, dengan delapan sisi, di bagian dalam terdapat bulatan dengan bentuk delapan kuncup, ditengah terdapat gambar kapas dan bulir padi, lebih ketengah terdapat logo Polhut.
2. Pada bagian bawah logo Polhut terdapat tulisan POLISI KEHUTANAN.
3. Warna PDL I dasar berwarna, PDL II warna hitam dengan warna dasar sesuai warna pakaian.
4. Bahan tanda jabatan dibordir.
5. Ukuran diameter 5 cm
III. KELENGKAPAN A. Topi Harian Pria
1. Bentuk : topi cup, warna dasar hijau tua (sesuai warna celana).
2. Bagian tengah depan terdapat Emblem Polhut dibordir, untuk :
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Fungsional Golongan IV, Eselon IV, III, II, I dan Menteri : Warna Emas
3. Pada bagian samping kiri kanan terdapat tulisan POLHUT untuk :
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Fungsional Golongan IV, Eselon IV, III, II, I dan Menteri : Warna Emas
4. Pada bagian depan topi terdapat ban ukuran 1 cm dibordir, untuk :
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Fungsional Golongan IV, Eselon IV, III, II, I dan Menteri : Warna Emas
5. Pada bagian penutup, untuk :
a. Fungsional Golongan IV/Eselon III & IV : bordir gambar padi warna emas.
b. Eselon II, I dan Menteri :
bordir gambar padi dan kapas warna emas.
Golongan II
Golongan III
Golongan IV/Esl. III & IV
Esl. II s/d Menteri 2 : Topi Harian Wanita
1. Bentuk : topi cup, warna dasar hijau tua (warna celana).
2. Terdapat Emblem Polhut dibordir, untuk :
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Golongan IV : Warna emas
3. Pada bagian kanan dan kiri terdapat tulisan POLHUT sesuai golongan.
3 : Topi Upacara Pria
1. Bentuk : topi pet, warna dasar Hijau Tua sesuai warna celana.
2. Bagian tengah depan terdapat Emblem Polhut dicetak timbul :
a. Golongan III, warna kuning
b. Golongan II, warna putih
3. Pada bagian depan topi terdapat ban ukuran 1,5 cm :
a. Golongan III, warna kuning
b. Golongan II, warna putih
4. Pada bagian depan penutup polos.
Golongan II
Golongan III
1. Bentuk : topi pet, warna dasar Hijau Tua sesuai warna celana
2. Bagian tengah depan terdapat Emblem Polhut warna emas, dicetak timbul.
3. Pada bagian depan topi terdapat ban ukuran 1,5 cm warna emas.
4. Pada bagian depan penutup depan terdapat :
a. Golongan IV/Eselon III & IV :
bordir gambar padi warna emas.
b. Eselon II s/d Menteri : bordir gambar padi dan kapas warna emas.
Gol. IV, Eselon. III & Eselon. IV
Menteri, Eselon. I, Eselon. II
4 : Topi Upacara Wanita
1. Bentuk : topi pet, warna dasar Hijau Tua sesuai warna celana.
2. Bagian tengah depan terdapat Emblem Polhut warna emas, dicetak timbul untuk semua golongan/jabatan.
3. Pada bagian depan topi terdapat ban ukuran 1 cm dibordir, untuk:
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Golongan IV : Warna Emas
4. Samping kiri, kanan dan belakang dilipat.
5 : Topi Lapangan
1. Bentuk: topi lebar, warna hijau tua sesuai warna celana.
2. Bagian tengah depan terdapat Emblem Polhut dibordir, untuk :
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Golongan IV : Warna Emas
3. Terdapat lingkaran ban ukuran 1 cm dibordir, untuk :
a. Golongan II : Warna Putih
b. Golongan III : Warna Kuning
c. Golongan IV : Warna Emas 6 : Sepatu PDH dan PDU Pria
1. Bentuk : pendek pakai tali.
2. Warna hitam.
3. Bahan kulit.
4. Pada alas sepatu bagian tengah terdapat tulisan POLHUT.
7 : Sepatu PDH dan PDU Wanita
1. Bentuk : pantopel.
2. Warna hitam.
3. Bahan kulit.
4. Pada alas sepatu bagian tengah terdapat tulisan POLHUT.
8 : Sepatu PDL Pria dan Wanita
1. Bentuk tinggi/lars dan pakai tali.
2. Warna hitam.
3. Bahan kulit.
4. Pada alas sepatu bagian tengah terdapat tulisan POLHUT.
9 : Ikat Pinggang Harian
1. Bentuk tali ikat pinggang lebar 3 cm.
2. Bentuk timang panjang 5,5 cm, lebar 3,5 cm.
3. Terdapat logo Polhut dicetak timbul di tengah timang ikat pinggang.
4. Tali ikat warna hitam bahan polyster.
5. Bahan Timang tembaga warna kuning emas.
10 : Kopelrim
1. Lebar 7 cm.
2. Warna tali ikat hitam bahan polyester
3. Warna bagian logam berwarna hitam.
4. Kepala Kopel Riem bahan plastik.
11 : Dragh Riem
1. Warna tali ikat hitam bahan polyster.
2. Pengait bahan plastik berwarna hitam.
12 : Tali Peluit dan Peluit
1. Tali warna hitam.
2. Peluit warna hitam.
MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
SITI NURBAYA
MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
SITI NURBAYA
MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
SITI NURBAYA