Pasal 3
Uraian laporan realisasi APBD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 sebagai berikut:
1. Selisih anggaran dengan reaiisasi pendapatan sejumiah Rp.347.000.963.953,57 dengan rincian sebagai berikut:
a. Anggaran pendapatan setelah perubahan Rp. 13.687.035.662.525,00
b. Realisasi Rp. 14.034 .626.478.57 Selisih lebih .. Rp. 347.00A.963.953,57
2. selisih anggaran dengan realisasi belanja sejumiah Rp.727 .925.127 .159,68 dengan rincian sebagai berikut:
a. Anggaran pendapatan setelah perubahan
b. Realisasi Rp. 13.953.3 18.293.830,00
13.225.393.166.67 A 32 Selisih kurang Rp.
727 .925.L27 .159,68
3. Selisih anggaran dengan realisasi surplus/defisit sejumlah Rp.1.074 .926.O91.1 13,25 dengan rincian sebagai berikut:
a. Anggaran defisit setelah perubahan (Rp. 266.282.631.3O5,O0)
b. Reaiisasi defisit setelah perubahan Selisih lebih Rp. 1.O74.926.091. 113,25
4. Selisih anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp.22.567.423.126,19 dengan rincian sebagai berikut:
a. Anggaran penerimaan pembiayaan setelah perubahan Rp. 476.782.631.305,00
b. Realisasi Rp.
499.3 .054.431,19 Selisih lebih Rp.
22.567.423.126,19
5. Selisih anggaran dengan realisasi pengeluaran pembiayaan sejumiah Rp.0,00 dengan rincian sebagai berikut:
a. Anggaran pengeluaran pembiayaansetelahperubahan Rp. 210.500.000.000,00
b. Realisasi
210.500.000.o00 Selisih kurang/lebih Rp.
0,00
6. Selisih anggaran dengan realisasi pembiayaan neto sejumlah Rp.22.567 .423.126,19 dengan rincian sebagai berikut:
a. Anggaran pembiayaan netto setelah perubahan Rp.
266.282.631.305,OO
b. Realisasi pembiayaan netto Rp.
288.850.054.431,19 EL Rp.
808.643.459.808.25 Selisih lebih Rp.
22.567.423.126,19