(1) Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri dari :
a. Pendapatan Asli Daerah
1. Semula Rp. 243.557.211.751.50,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 9.437.184.894.96,-
Jumlah pendapatan asli daerah
Setelah Perubahan Rp. 252.994.396.646.46,-
b. Dana perimbangan
1. Semula Rp. 950.038.311.377.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 8.662.483.728.00,-
Jumlah perimbangan Setelah
Perubahan Rp. 958.700.795.105.00,-
c. Lain-lain pendapatan daerah yang sah
1. Semula Rp. 218.581.870.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 417.000.000.00,-
Jumlah pendapatan asli daerah
Setelah Perubahan Rp. 218.998.870.000.00,-
(2) Pendapatan Asli Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pendapatan :
a. Pajak daerah
1. Semula Rp. 190.359.187.951.50,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 1.970.294.180.00,-
Jumlah pendapatan asli daerah
Setelah Perubahan Rp. 192.329.482.131.50,-
Jumlah dana bagi hasil Setelah
Perubahan Rp. 91.146.641.105.00,-
b. Retribusi daerah
1. Semula Rp. 21.348.873.800.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 4.966.890.714.96,-
Jumlah retribusi daerah Setelah
Perubahan Rp. 26.315.764.514.96,-
c. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan
1. Semula Rp.19.000.000.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ----- ,-
Jumlah hasil pengelolaan kekayaan
daerah yang dipisahkan setelah
perubahan Rp.19.000.000.000.00,-
d. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
1. Semula Rp. 12.849.150.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 2.500.000.000.00,-
Jumlah pendapatan asli
daerah Setelah Perubahan Rp. 15.349.150.000.00,-
(3).
Dana perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pendapatan :
a. Dana bagi hasil
1. Semula Rp.82.484.157.377.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 8.662.483.728.00,-
b. Dana alokasi umum
1. Semula Rp.829.491.474.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ----- ,-
Jumlah alokasi umum Setelah
perubahan Rp. 829.491.474.000.00,-
c. Dana alokasi khusus
1. Semula Rp.38.062.680.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ----- ,-
Jumlah alokasi khusus Setelah
Perubahan Rp. 38.062.680.000.00,-
(4).
Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari jenis pendapatan :
a. Hibah
1. Semula Rp. 300.000.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ----- ,-
Jumlah pendapatan hibah Setelah
Perubahan Rp. 300.000.000.00,-
b. Dana darurat
1. Semula Rp. ---- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ---- ,-
Jumlah dana darurat Setelah
Perubahan Rp. ---- ,-
c. Dana bagi hasil pajak
1. Semula Rp --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah dana bagi hasil pajak Setelah
Perubahan Rp. --- ,-
d. Dana penyesuaian dan otonomi khusus
1. Semula Rp. 218.281.870.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 417.000.000.00,-
Jumlah dana penyesuian
dan otonomi khusus Setelah
Perubahan Rp. 218.698.870.000.00,-
e. Bantuan keuangan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainnya
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah bantuan keuangan dari provinsi
Atau dari pemerintah daerah lainnya
Setelah Perubahan Rp. ------- ,-
f. Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah
1. Semula Rp. ------ ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ----- ,-
Jumlah Dana Penguatan Desentralisasi Fiskal
dan Percepatan
Pembangunan Daerah Rp. ----- ,-
(1).
Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri
dari :
a. Belanja Tidak Langsung
1. Semula Rp. 849.583.191.361.13,-
2. Bertambah/(berkurang) (Rp. 25.639.653.891.42-)
Jumlah belanja tidak langusung
Setelah Perubahan Rp. 823.943.537.469.71,-
b. Belanja Langsung
1. Semula Rp.580.287.070.192.32,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 98.551.412.773.00,-
Jumlah belanja langsung
Setelah Perubahan Rp. 6 78.838.482.965.32,-
(2). Belanja Tidak Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja pegawai
1. Semula Rp. 386.442.693.194.13,-
2. Bertambah/(berkurang) (Rp. 25.420.928.113.99,-)
Jumlah belanja pegawai
Setelah Perubahan Rp. 361.021.765.080.14,-
b. Belanja bunga
1. Semula Rp. 1.834.545.242.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ------ ,-
Jumlah bunga Setelah
Perubahan Rp. 1.834.545.242.00,-
c. Belanja subsidi
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah belanja subsidi Setelah
Perubahan Rp. --- ,-
d. Belanja hibah
1. Semula Rp.315.975.312.200.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 9.900.544.800.00,-
Jumlah belanja hibah Setelah
Perubahan Rp. 325.875.857.000.00,-
e. Belanja bantuan sosial
1. Semula Rp. 5.530.000.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 5.243.160.000.00,-
Jumlah belanja bantuan sosial Setelah
Perubahan Rp. 10.773.160.000.00,-
f. Belanja bagi hasil
1. Semula Rp.91.801.319.057.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 163.366.252.57,-
Jumlah belanja bagi hasil Setelah
Perubahan Rp. 91.964.685.309.57,-
g. Belanja bantuan keuangan
1. Semula Rp.27.999.321.668.00,-
2. Bertambah/(berkurang) (Rp. 525.796.830.00,-)
Jumlah belanja bantuan keuangan Setelah
Perubahan Rp. 27.473.524.838.00,-
h. Belanja tidak terduga
1. Semula Rp. 20.000.000.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) (Rp.15.000.000.000.00,-)
Jumlah belanja tidak terduga Setelah
Perubahan Rp. 5.000.000.000.00,-
(3). Belanja Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja pegawai
1. Semula Rp.62.153.072.561.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 3.725.098.250.00,-
Jumlah belanja pegawai Setelah
Perubahan Rp. 65.878.170.811.00,-
b. Belanja barang dan jasa
1. Semula Rp.362.832.700.489.31,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 51.885.164.292.00,-
Jumlah belanja barang dan jasa Setelah
Perubahan
Rp. 414.717.864.781.31,-
c. Belanja modal
1. Semula Rp.155.301.297.142.01,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 42.941.150.231.00,-
Jumlah modal Setelah
Perubahan Rp. 98.242.447.373.01,-
(1).
Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 terdiri dari :
a. Penerimaan
1. Semula Rp. 22.680.003.860.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 55.425.090.258.62,-
Jumlah penerimaan Setelah
Perubahan Rp. 78.105.094.118.62,-
b. Pengeluaran
1. Semula Rp. 4.987.135.435.05,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. 1.000.000.000.00,-
Jumlah pengeluaran Setelah
Perubahan Rp. 5.987.135.435.05,-
(2).
Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan :
a. SILPA anggaran tahun anggaran sebelumnya
1. Semula Rp.22.680.003.860.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp.55.425.090.258.62,-
Jumlah SILPA tahun anggaran sebelumnya
Setelah Perubahan Rp. 78.105.094.118.62,-
b. Pencairan dana cadangan
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah pencairan dana cadangan Setelah
Perubahan Rp. --- ,-
c. Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang Rp. --- ,-
Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah
Yang dipisahkan Setelah
Perubahan Rp. --- ,-
d. Penerimaan pinjaman daerah
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah penerimaan pinjaman daerah Setelah
Perubahan Rp. --- ,-
e. Penerimaan kembali pemberian
pinjaman sejumlah Rp. --- ,-
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman
Setelah Perubahan Rp. --- ,-
f. Penerimaan piutang daerah
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah penerimaan piutang daerah Setelah
Perubahan
Rp. --- ,-
(3).
Pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pembiayaan :
a. Pembentukan dana cadangan
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah pembentukan dana cadangan Setelah
Perubahan
Rp. --- ,-
b. Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah
1. Semula Rp. 750.000.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp.1.000.000.000.00,-
Jumlah penyertaan modal investasi Setelah
Perubahan Rp. 1.750.000.000.00,-
c. Pembayaran pokok utang
1. Semula Rp.2.737.135.435.05,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. ---- ,-
Jumlah pembayaran cicilan pokok utang
Yang jatuh tempo Setelah
Perubahan
Rp. 2.737.135.435.05,-
d. Pemberian pinjaman daerah
1. Semula Rp. --- ,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah pemberian pinjaman daerah dan
Obligasi daerah Setelah
Perubahan
Rp. ----- ,-
e Pembentukan Dana Bergulir Pemerintah Daerah
1. Semula Rp.1.500.000.000.00,-
2. Bertambah/(berkurang) Rp. --- ,-
Jumlah Pembentukan Dana Bergulir Pemerintah
Daerah Setelah Perubahan Rp. 1.500.000.000.00,-
8. Lampiran VIII Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun ini;