Koreksi Pasal 12
PERDA Nomor 1 Tahun 2023 | Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 tentang Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Kerja Sama Daerah
Teks Saat Ini
(1) Mekanisme Penyelenggaraan KSDD dan KSDPK dilaksanakan melalui tahapan:
a. persiapan;
b. penawaran;
c. penyusunan Kesepatan Bersama;
d. penandatanganan Kesepakatan Bersama;
e. persetujuan DPRD DIY;
f. penyusunan Perjanjian Kerja Sama;
g. penandatangan Perjanjian Kerja Sama;
h. pelaksanaan;
i. penatausahaan; dan
j. pelaporan.
(2) Mekanisme Penyelenggaraan KSDPL dan KSDLL dilaksanakan melalui tahapan:
a. prakarsa;
b. penjajakan;
c. pernyataan kehendak Kerja Sama;
d. penyusunan rencana Kerja Sama;
e. persetujuan DPRD DIY;
f. verifikasi;
g. penyusunan rancangan naskah Kerja Sama;
h. pembahasan naskah Kerja Sama;
i. persetujuan Menteri;
j. penandatanganan naskah Kerja Sama; dan
k. pelaksanaan.
(3) Dalam hal KSDD dan KSDPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dan huruf b membebani masyarakat dan Daerah, dan/atau belum dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran berjalan, harus mendapat persetujuan DPRD DIY.
(4) Untuk mendapat persetujuan DPRD DIY sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e, Gubernur menyampaikan surat kepada DPRD DIY disertai penjelasan rencana Kerja Sama, meliputi:
a. tujuan Kerja Sama;
b. obyek yang dikerjasamakan;
c. hak dan kewajiban;
d. besarnya kontribusi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang dibutuhan untuk pelaksanaan Kerja Sama;
e. keuntungan yang akan diperoleh berupa barang, uang, atau jasa;
f. jangka waku Kerja Sama; dan
g. besarnya pembebanan kepada masyarakat serta jenis pembebanannya.
(5) Persetujuan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (3) difasilitasi oleh Perangkat Daerah yang membidangi Kerja Sama.
(6) Persetujuan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan melalui tahapan:
a. Kepala Daerah menyampaikan surat permohonan persetujuan DPRD kepada pimpinan DPRD disertai dengan Kesepakatan Bersama yang telah ditandatangani dan rancangan Perjanjian Kerja Sama;
b. Pimpinan DPRD menjawab surat permohonan Kepala Daerah paling lama 15 (lima belas) hari sejak surat diterima untuk mengkaji rancangan Perjanjian Kerja Sama oleh Komisi DPRD yang membidangi Kerja Sama Daerah;
c. Pimpinan DPRD menyampaikan surat kepada Kepala Daerah disertai dengan hasil kajian rancangan Perjanjian Kerja Sama;
d. Kepala Daerah menindaklanjuti surat pimpinan DPRD atas hasil kajian rancangan Perjanjian Kerja Sama paling lama 15 (lima belas) hari dan menyampaikan kembali kepada pimpinan DPRD untuk mendapatkan persetujuan;
e. Pimpinan DPRD memberikan persetujuan paling lama 15 (lima belas) hari sejak diterima surat dari Kepala Daerah; dan
f. dalam hal jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam huruf e, Komisi DPRD yang membidangi Kerja Sama Daerah belum memberikan persetujuan, permohonan tersebut dianggap telah memperoleh persetujuan DPRD.
(7) Dalam hal tidak terdapat komisi DPRD yang membidangi Kerja Sama Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (6) huruf b, pimpinan DPRD MENETAPKAN alat kelengkapan untuk melakukan pengkajian rancangan Perjanjian Kerja Sama sebagaimana dimaksud pada ayat (6) huruf b.
(8) Persetujuan DPRD terhadap rancangan Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Pimpinan DPRD.
(9) Dalam hal setelah jangka waktu 45 (empat puluh lima) hari DPRD belum MENETAPKAN sikap terhadap permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat
(8), permohonan dianggap telah memperoleh persetujuan DPRD.
(10) Tata Cara Pembahasan dan persetujuan rencana kerja sama oleh DPRD DIY dilaksanakan sesuai dengan tata tertib DPRD DIY.
(11) Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan huruf g merupakan dokumen Kerja Sama Daerah.
Koreksi Anda
