Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :
1. Daerah adalah Kota Malang.
2. Pem erin tah an Daerah adalah pen yelen ggaraan u ru san pem erin tah an oleh Pem erin tah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah m en u ru t asas oton om i dan tu gas pem ban tu an den gan prin sip oton om i seluas-Iu asn ya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatu an Repu blik In don esia sebagaim an a dim aksu d dalam UNDANG-UNDANG Dasar Negara Republik INDONESIA Tahun 1945.
3. Pemerin tah Daerah adalah Walikota dan Peran gkat Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.
4. Walikota adalah Walikota Malang.
5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yan g selan ju tn ya disin gkat DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang.
6. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kota Malang.
7. Satu an Kerja Peran gkat Daerah yan g selan ju tn ya disin gkat SKPD adalah Satu an Kerja Peran gkat Daerah pada Pemerintah Kota Malang.
8. Un it Kerja Peran gkat Daerah yan g selan ju tn ya disin gkat UKPD adalah subordinat atau bagian dari SKPD.
9. Prasaran a adalah kelen gkapan dasar fisik lin gku n gan kawasan budidaya yan g m em en u h i stan dar terten tu u n tu k kebu tu h an bertempat tinggal dan/ atau bekerja yan g layak, seh at, am an dan nyaman.
10. Saran a adalah fasilitas dalam lin gku n gan kawasan bu didaya yan g berfu n gsi u n tu k m en du ku n g pen yelen ggaraan pen gembangan kehidupan sosial, budaya dan ekonomi.
11. Utilitas u m u m adalah kelen gkapan pen u n jan g u n tu k pelayanan lingkungan kawasan budidaya.
12. Pembangunan Prasaran a, Saran a dan Utilitas Um u m adalah pen yediaan prasaran a, saran a dan u tilitas u m u m yan g dilaku kan , baik oleh Pem erin tah Daerah , Pem erin tah Pu sat m au pu n Pih ak Ketiga.
13. Penyerahan Prasaran a, Saran a dan Utilitas Um u m adalah pen yerah an , pen gu asaan , tan ggu n g jawab dan kepem ilikan atas prasaran a, saran a dan u tilitas u m u m dari pih ak ketiga kepada Pemerintah Daerah.
14. Pemanfaatan Prasaran a, Saran a dan Utilitas Um u m yang selanju tn ya disebu t Pemanfaatan adalah pih ak yan g diberikan h ak u n tu k pem an faatan prasaran a, saran a dan u tilitas u m u m Pemerintah Daerah.
15. Pengawasan Prasaran a, Saran a dan Utilitas Um u m adalah u paya untuk memberikan jaminan agar pengelolaan prasarana, sarana dan u tilitas u m u m dapat berlan gsu n g sesu ai den gan ren can a, fungsi, dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan.
16. Su rat Izin Penggunaan Pemanfaatan Tan ah yan g selanjutnya disingkat den gan SIPPT adalah Su rat Izin Peruntukan Penggunaan Tan ah yan g diberikan kepada pengembang dan atau pih ak ketiga dalam ran gka pen gem ban gan su atu kawasan dan / atau gu n a permohonan hak atas tanah.
17. Pih ak Ketiga adalah oran g perseoran gan , badan h u ku m , instansi Pem erin tah , atau organ isasi dan lem baga lain yan g diberikan Surat Izin Pen ggu n aan Pemanfaatan Tanah (SIPPT), biasan ya disebu t pengambang.
18. Kewajiban Prasaran a, Saran a dan Utilitas Um u m adalah kewajiban yang dibebankan kepada Pihak Ketiga untuk menyediakan dan/atau m en yerah kan prasaran a, saran a dan u tilitas u m u m kepada Pemerintah Daerah sebagaimana ditetapkan dalam SIPPT.
19. Pengguna Prasaran a, Saran a dan Utilitas Um u m yang selanjutnya disebu t Pen ggu n a adalah m asyarakat di Daerah dan/atau masyarakat dari luar Daerah.
20. Kawasan Bu didaya adalah wilayah yan g ditetapkan den gan fu n gsi u tam a u n tu k dibu didayakan atas dasar kon disi dan poten si su m ber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan.
21. Peru m ah an dan Kawasan Perm u kim an adalah satu kesatu an sistem yan g terdiri atas pem bin aan , pen yelen ggaraan peru m ah an , pen yelen ggaraan kawasan perm u kim an , pem elih araan dan perbaikan, pen cegah an dan pen in gkatan ku alitas terh adap peru m ah an ku m u h dan perm u kim an ku m u h , pen yediaan tanah, pendanaan dan sistem pembiayaan, serta peran masyarakat.
22. Peru m ah an adalah ku m pu lan ru m ah sebagai bagian dari perm u kim an , baik perkotaan m au pu n perdesaan , yan g dilen gkapi den gan prasaran a, saran a, dan u tilitas u m u m sebagai h asil u paya pemenuhan rumah yang layak huni.
23. Permukiman adalah bagian dari lingkungan hunian yang terdiri atas lebih dari satu satu an peru m ah an yan g m em pu n yai prasaran a, saran a, u tilitas u m u m , serta m em pu n yai pen u n jan g kegiatan fu n gsi lain di kawasan perkotaan atau kawasan perdesaan.
24. Kawasan Permu kim an adalah bagian dari lin gku n gan h idu p di lu ar kawasan lin du n g, baik beru pa kawasan perkotaan m au pu n
perdesaan , yan g berfu n gsi sebagai lin gku n gan tem pat tin ggal atau lin gku n gan h u n ian dan tem pat kegiatan yan g m en du ku n g perikehidupan dan penghidupan.
25. Ru m ah Su su n adalah ban gu n an gedu n g bertin gkat yan g diban gu n dalam su atu lin gku n gan yan g terbagi dalam bagian -bagian yan g distru ktu rkan secara fu n gsion al dalam arah h orison tal m au pu n vertikal dan m eru pakan satu an -satu an yan g m asin g-m asin g dapat dim iliki dan digu n akan secara terpisah , teru tam a u n tu k tem pat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama.
26. Kawasan Perdagan gan dan J asa adalah kawasan tem pat pem u satan kegiatan kawasan perdagan gan dan jasa yan g dilen gkapi den gan saran a dan prasaran a pen u n jan g yan g dikem ban gkan dan dikelola oleh Peru sah aan kawasan perdagan gan dan jasa, den gan lu as lebih dari atau sam a den gan 3 Ha (tiga h ektar) sam pai den gan ku ran g dari 25 Ha (du a pu lu h lim a h ektar), den gan karakter pen gem ban gan m asa ban gu n an sistem deret m au pu n sistem blok, m em iliki sirku lasi jalan in tern al/ jalan di dalam tapak m au pu n jalan an tar blok bangunan.
27. Kawasan Pu sat Bisn is (Central Bus s ines Dis trict) adalah kawasan tem pat pem u satan kegiatan kawasan perdagan gan dan jasa/ bisn is yan g dilen gkapi den gan saran a dan prasaran a pen u n jan g yan g dikem ban gkan dan dikelola oleh Peru sah aan kawasan perdagangan dan jasa, den gan lu as lebih dari atau sam a den gan 25 Ha (du a pu lu h lim a h ektar), m em iliki zon a-zon a den gan fu n gsi m ix used (an tara lain pu sat perkan toran , mall, exhibition center, ru m ah sakit, apartemen dan lain-lain), pengembangan sistem blok dengan banyak ban gu n an pen cakar lan git, ban yak pedestrian dan open space, terdapat fasilitas tran sportasi m assal seperti com m unal park ing, su b term in al/ term in al dan sebagain ya, stru ktu r jarin gan jalan bagian dari struktur jaringan jalan pusat kota.
28. Kawasan In du stri atau Pergu dan gan adalah kawasan tem pat pem u satan kegiatan in du stri yan g dilen gkapi den gan saran a dan prasaran a pen u n jan g yan g dikem ban gkan dan dikelola oleh Peru sah aan Kawasan In du stri yan g telah m em iliki Izin Usah a Kawasan In du stri, den gan lu as lebih dari atau sam a den gan 5 Ha
(lim a h ektar) sam pai den gan ku ran g dari 10 Ha (sepu lu h h ektar), jenis kegiatan hanya untuk industri dan pergudangan serta memiliki sirku lasi jalan kh u su s (in tern al) dan terdiri dari beberapa kavlin g industri.
29. Kawasan In du stri atau Pergu dan gan Terpadu adalah kawasan tem pat pem u satan kegiatan in du stri yan g dilen gkapi den gan saran a dan prasaran a pen u n jan g yan g dikem ban gkan dan dikelola oleh Peru sah aan Kawasan In du stri yan g telah m em iliki Izin Usah a Kawasan In du stri, den gan lu as lebih dari atau sam a den gan 10 Ha (sepu lu h h ektar), terdiri atas beberapa zon a den gan fu n gsi in du stri dan pergu dan gan sebagai fu n gsi u tam a, dan ju ga zon a fu n gsi lain n ya an tara lain perkan toran , h u n ian , ru an g pam er, dan kawasan perdagan gan , serta m em iliki sirku lasi jalan yan g sifatn ya terbuka/menghubungkan dengan kawasan lain.
30. Baran g Milik Daerah adalah sem u a baran g yan g dibeli atau diperoleh atas beban An ggaran Pen dapatan dan Belan ja Daerah atau berasal dari perolehan lain yang sah.
31. Tim Verifikasi adalah tim yan g diben tu k oleh Kepala Daerah dalam rangka pelaksanaan penyerahan prasarana, sarana dan utilitas.
32. Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi adalah serah terim a kelen gkapan adm in istrasi beru pa jam in an dan kesan ggu pan dari pen gem ban g u n tu k m en yediakan dan m en yerah kan prasaran a, sarana dan utilitas kepada Pemerintah Daerah.
33. Berita Acara Serah Terim a Fisik adalah serah terim a selu ru h atau sebagian prasaran a, saran a dan u tilitas beru pa tan ah dan / atau ban gu n an dalam ben tu k asset dan / atau pen gelolaan dan / atau tanggungjawab dari pengembang kepada Pemerintah Daerah.
34. Piu tan g Daerah adalah ju m lah u an g yan g wajib dibayar oleh Pihak Ketiga kepada Pem erin tah Daerah dan / atau h ak Pem erin tah Daerah atas prasarana, sarana dan utilitas umum yang dapat dinilai dengan uang sebagai akibat dari SIPPT.
35. Keru gian adalah n ilai keru gian yan g diderita oleh Pem erin tah Daerah yan g diakibatkan oleh tidak dipen u h in ya kewajiban pen yediaan dan / atau pen yerah an prasaran a, saran a dan utilitas umum dari Pihak Ketiga yang diberikan SIPPT.
36. Pengalihan Lokasi adalah pem in dah an atau peru bah an lokasi pem ban gu n an prasaran a, saran a dan u tilitas u m u m yang merupakan kewajiban Pihak Ketiga dari lokasi yang telah ditetapkan dalam SIPPT ke lokasi lain di Daerah.
37. Kon versi adalah pem en u h an kewajiban prasaran a, saran a dan utilitas umum oleh Pihak Ketiga dalam bentuk uang.
(1) Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas dilakukan dengan Berita Acara Serah Terima dari Pihak Ketiga kepada Pemerintah Daerah.
(2) Berita Acara Serah Terim a sebagaim an a dim aksu d pada ayat (1), meliputi :
a. Berita Acara Serah Terima Administrasi; dan
b. Berita Acara Serah Terima Fisik.
(3) Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf a, sekurang-kurangnya memuat :
a. identitas para pihak yang melakukan serah terima;
b. rin cian jen is, ju m lah , lokasi dan u ku ran obyek yan g akan diserahkan;
c. jadwal/ waktu pen yelesaian pem ban gu n an , m asa pem elih araan dan serah terima fisik prasarana, sarana, dan utilitas.
(4) Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf a, harus dilampiri :
a. perjan jian an tara Pih ak Ketiga den gan Pem erin tah Daerah ten tan g pen yediaan dan pen yerah an prasaran a, saran a dan utilitas;
b. su rat ku asa dari Pih ak Ketiga kepada Pem erin tah Daerah ten tan g pem berian kewen an gan kepada Pem erin tah Daerah u n tu k m elaku kan pelepasan h ak atas tan ah dan/atau ban gu n an prasaran a, saran a, dan u tilitas yan g akan diserah kan kepada Pemerintah Daerah;
c. daftar dan gam bar ren can a tapak (site plan) dan lain -lain yan g m en jelaskan lokasi, jen is dan u ku ran prasaran a, saran a, dan utilitas umum yan g akan diserah kan kepada Pem erin tah Daerah.
(5) Pen an datan gan an Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi dilaksan akan setelah diterbitkan Keteran gan Ren can a Kota atau Ren can a Tapak (s ite plan) yan g m eru pakan lam piran SIPPT dan sebelum diterbitkan Izin Mendirikan Bangunan.
(6) Berita Acara Serah Terim a Fisik sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf b, sekurang-kurangnya memuat :
a. identitas para pihak yang melakukan serah terima;
b. rin cian jen is, ju m lah , lokasi, u ku ran dan n ilai obyek yan g diserahkan.
(7) Berita Acara Serah Terim a Fisik sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf b, harus dilampiri :
a. daftar dan gambar rencana tapak (site plan, zoning dan lain-lain) yan g m en jelaskan lokasi, jen is dan u ku ran prasaran a, saran a, dan utilitas yang diserahkan;
b. Berita Acara h asil pem eriksaan / verifikasi kelayakan terh adap stan dar dan persyaratan tekn is prasaran a, saran a, dan u tilitas yang diserahkan;
c. akta Notaris pern yataan pelepasan h ak atas tan ah dan / atau ban gu n an prasaran a, saran a, dan u tilitas oleh pen gem ban g kepada Pemerintah Daerah;
d. asli sertipikat tan ah atas n am a Pem erin tah Daerah yang peruntukannya sebagai prasarana, sarana, dan utilitas umum.
(8) Hasil pen yerah an sebagaim an a dim aksu d pada ayat (1), menjadi barang milik daerah dan dicatat dalam Daftar Barang Milik Daerah.
(9) Keten tu an lebih lan ju t m en gen ai tata cara pen yerah an prasaran a, sarana dan utilitas diatur dengan Peraturan Walikota.
(1) Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas dilakukan dengan Berita Acara Serah Terima dari Pihak Ketiga kepada Pemerintah Daerah.
(2) Berita Acara Serah Terim a sebagaim an a dim aksu d pada ayat (1), meliputi :
a. Berita Acara Serah Terima Administrasi; dan
b. Berita Acara Serah Terima Fisik.
(3) Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf a, sekurang-kurangnya memuat :
a. identitas para pihak yang melakukan serah terima;
b. rin cian jen is, ju m lah , lokasi dan u ku ran obyek yan g akan diserahkan;
c. jadwal/ waktu pen yelesaian pem ban gu n an , m asa pem elih araan dan serah terima fisik prasarana, sarana, dan utilitas.
(4) Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf a, harus dilampiri :
a. perjan jian an tara Pih ak Ketiga den gan Pem erin tah Daerah ten tan g pen yediaan dan pen yerah an prasaran a, saran a dan utilitas;
b. su rat ku asa dari Pih ak Ketiga kepada Pem erin tah Daerah ten tan g pem berian kewen an gan kepada Pem erin tah Daerah u n tu k m elaku kan pelepasan h ak atas tan ah dan/atau ban gu n an prasaran a, saran a, dan u tilitas yan g akan diserah kan kepada Pemerintah Daerah;
c. daftar dan gam bar ren can a tapak (site plan) dan lain -lain yan g m en jelaskan lokasi, jen is dan u ku ran prasaran a, saran a, dan utilitas umum yan g akan diserah kan kepada Pem erin tah Daerah.
(5) Pen an datan gan an Berita Acara Serah Terim a Adm in istrasi dilaksan akan setelah diterbitkan Keteran gan Ren can a Kota atau Ren can a Tapak (s ite plan) yan g m eru pakan lam piran SIPPT dan sebelum diterbitkan Izin Mendirikan Bangunan.
(6) Berita Acara Serah Terim a Fisik sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf b, sekurang-kurangnya memuat :
a. identitas para pihak yang melakukan serah terima;
b. rin cian jen is, ju m lah , lokasi, u ku ran dan n ilai obyek yan g diserahkan.
(7) Berita Acara Serah Terim a Fisik sebagaim an a dim aksu d pada ayat (2) huruf b, harus dilampiri :
a. daftar dan gambar rencana tapak (site plan, zoning dan lain-lain) yan g m en jelaskan lokasi, jen is dan u ku ran prasaran a, saran a, dan utilitas yang diserahkan;
b. Berita Acara h asil pem eriksaan / verifikasi kelayakan terh adap stan dar dan persyaratan tekn is prasaran a, saran a, dan u tilitas yang diserahkan;
c. akta Notaris pern yataan pelepasan h ak atas tan ah dan / atau ban gu n an prasaran a, saran a, dan u tilitas oleh pen gem ban g kepada Pemerintah Daerah;
d. asli sertipikat tan ah atas n am a Pem erin tah Daerah yang peruntukannya sebagai prasarana, sarana, dan utilitas umum.
(8) Hasil pen yerah an sebagaim an a dim aksu d pada ayat (1), menjadi barang milik daerah dan dicatat dalam Daftar Barang Milik Daerah.
(9) Keten tu an lebih lan ju t m en gen ai tata cara pen yerah an prasaran a, sarana dan utilitas diatur dengan Peraturan Walikota.