Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :
1. Daerah adalah Kota Malang.
2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kota Malang.
3. Walikota adalah Walikota Malang.
4. Din as Pen dapatan Daerah adalah Din as Pen dapatan Daerah Kota Malang.
5. Pejabat adalah pegawai yan g diberi tu gas terten tu di bidang perpajakan daerah sesu ai den gan ketentuan peratu ran peru n dan g- undangan.
6. Pajak Daerah yan g selan ju tn ya disebu t Pajak adalah kon tribu si wajib kepada daerah yan g teru tan g oleh oran g pribadi atau badan yan g bersifat m em aksa berdasarkan u n dan g-u n dan g den gan tidak m en dapatkan im balan secara lan gsu n g dan digu n akan u n tu k keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
7. Badan adalah seku m pu lan oran g dan / atau m odal yan g m eru pakan kesatu an , baik yan g m elaku kan u sah a m au pu n yan g tidak m elaku kan u sah a yan g m elipu ti perseroan terbatas, perseroan kom an diter, perseroan lain n ya, Badan Usah a Milik Negara (BUMN), atau Badan Usah a Milik Daerah (BUMD) den gan n am a dan dalam ben tu k apapu n , firm a, kon gsi, koperasi, dan a pen siu n , perseku tu an , perku m pu lan , yayasan , organ isasi m assa, organ isasi sosial politik, atau organ isasi lain n ya, lem baga dan ben tu k badan lain n ya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk usaha tetap.
8. Pajak Bu m i dan Ban gu n an Perkotaan adalah pajak atas bumi dan / atau ban gu n an yang dimiliki, dikuasai, dan / atau dim an faatkan oleh oran g pribadi atau Badan u n tu k perkotaan kecu ali kawasan yan g digu n akan u n tu k kegiatan usaha perkebunan, perhutanan, dan pertambangan.
9. Bu m i adalah perm u kaan bu m i yan g m elipu ti tan ah dan perairan pedalaman serta laut wilayah kota.
10. Ban gu n an adalah kon stru ksi tekn ik yan g ditan am atau dilekatkan secara tetap pada tanah dan / atau perairan pedalam an dan / atau laut.
11. Nilai J u al Objek Pajak yan g selan ju tn ya disingkat NJOP adalah h arga rata-rata yan g diperoleh dari tran saksi ju al beli yan g terjadi secara wajar, dan bilam an a tidak terdapat tran saksi ju al beli, NJ OP diten tu kan m elalu i perban din gan h arga den gan objek lain yang sejenis, atau nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti.
12. Su bjek Pajak adalah oran g pribadi atau Badan yan g dapat dikenakan Pajak.
13. Wajib Pajak adalah oran g pribadi atau Badan , m elipu ti pem bayar pajak, pem oton g pajak, dan pem u n gu t pajak, yan g m em pu n yai h ak dan kewajiban perpajakan sesu ai den gan keten tu an peraturan perundang-u ndangan perpajakan daerah.
14. Tah u n Pajak adalah jan gka waktu yan g lam an ya 1 (satu ) tahun kalender.
15. Pajak yang Terutang adalah pajak yang harus dibayar pada suatu saat, dalam Masa Pajak, dalam Tah u n Pajak, atau dalam Bagian Tah u n Pajak sesu ai den gan ketentu an peratu ran peru n dan g- undangan perpajakan daerah.
16. Su rat Pem beritah u an Objek Pajak yan g selan ju tn ya disingkat SPOP adalah su rat yan g digu n akan oleh Wajib Pajak u n tu k m elaporkan data su bjek dan objek Pajak Bu m i dan Ban gu n an Perkotaan sesuai dengan ketentu an peratu ran peru n dan g-undangan perpajakan daerah.
17. Surat Ketetapan Pajak Daerah yan g selan ju tn ya disingkat SKPD adalah su rat ketetapan pajak yan g m en en tu kan besarn ya ju m lah pokok pajak yang terutang.
18. Surat Setoran Pajak Daerah yang selanjutnya disingkat SSPD adalah bu kti pem bayaran atau pen yetoran pajak yan g telah dilakukan den gan m en ggu n akan formu lir atau telah dilakukan den gan cara lain ke kas u m u m daerah m elalu i tem pat pembayaran yan g ditunjuk oleh Walikota.
19. Surat Pem beritah u an Pajak Teru tan g yan g selan ju tn ya disin gkat SPPT adalah su rat yan g digu n akan u n tu k m em beritah u kan besarn ya Pajak Bu m i dan Ban gu n an Perkotaan yan g teru tan g kepada Wajib Pajak.
20. Su rat Ketetapan Pajak Daerah Ku ran g Bayar yan g selanjutnya disingkat SKPDKB adalah surat ketetapan pajak yang menentukan besarn ya ju m lah pokok pajak, ju m lah kredit pajak, ju m lah keku ran gan pem bayaran pokok pajak, besarn ya san ksi administratif, dan jumlah pajak yang masih harus dibayar.
21. Su rat Ketetapan Pajak Daerah Ku ran g Bayar Tam bah an yan g selanjutnya disingkat SKPDKBT adalah su rat ketetapan pajak yan g menentukan tambahan atas jumlah pajak yang telah ditetapkan.
22. Su rat Ketetapan Pajak Daerah Lebih Bayar yan g selan ju tn ya disingkat SKPDLB adalah su rat ketetapan pajak yan g m en en tu kan ju m lah kelebih an pem bayaran pajak karen a ju m lah kredit pajak lebih besar daripada pajak yan g teru tan g atau seharusnya tidak terutang.
23. Su rat Tagih an Pajak Daerah yan g selan ju tn ya disingkat STPD adalah su rat u n tu k m elaku kan tagih an pajak dan / atau san ksi administratif berupa bunga dan/atau denda.
24. Ban din g adalah u paya h u ku m yan g dapat dilaku kan oleh Wajib Pajak atau pen an ggu n g pajak terh adap su atu kepu tu san yan g dapat diaju kan ban din g berdasarkan peratu ran peru n dan g-undangan perpajakan.
25. Pu tu san Ban din g adalah pu tu san badan peradilan pajak atas ban din g terh adap Su rat Kepu tu san Keberatan yan g diaju kan oleh Wajib Pajak.
26. Pem u n gu tan adalah su atu ran gkaian kegiatan m u lai dari penghimpunan data objek dan su bjek pajak, pen en tu an besarn ya pajak yan g teru tan g sam pai kegiatan pen agih an pajak kepada Wajib Pajak serta pengawasan penyetorannya.
27. Kas Umum Daerah adalah tempat penyimpanan uang daerah yang diten tu kan oleh Walikota u n tu k m en am pu n g selu ru h pen erim aan daerah dan digu n akan u n tu k m em bayar selu ru h pen gelu aran daerah.
28. Men ara Telekom u n ikasi yan g selan ju tn ya disebu t Men ara adalah bangunan-ban gu n an u n tu k kepen tin gan u m u m yan g didirikan diatas tan ah , atau ban gu n an yan g m eru pakan satu kesatu an kon stru ksi den gan ban gu n an gedu n g yan g dipergu n akan u n tu k kepen tin gan u m u m yan g stru ktu r fisikn ya dapat beru pa ran gka baja yan g diikat oleh beberapa sim pu l atau berben tu k tu n ggal tan pa sim pu l, dim an a fu n gsi, desain dan kon stru ksin ya disesuaikan sebagai sarana penunjang menempatkan perangkat telekomunikasi.
29. Pem eriksaan adalah seran gkaian kegiatan m en gh im pu n dan m en golah data, keteran gan , dan / atau bu kti yang dilaksanakan secara objektif dan profesion al berdasarkan su atu stan dar pemeriksaan u n tu k m en gu ji kepatuhan pem en u h an kewajiban perpajakan daerah dan / atau u n tu k tu ju an lain dalam rangka melaksanakan keten tu an peratu ran peru n dan g-undangan perpajakan daerah.
30. Pen yidikan tin dak pidan a di bidan g perpajakan daerah adalah seran gkaian tin dakan yan g dilakukan oleh Pen yidik u n tu k m en cari serta m en gu m pu lkan bu kti yan g den gan bu kti itu m em bu at teran g tin dak pidan a di bidan g perpajakan daerah yan g terjadi serta menemukan tersangkanya.