Koreksi Pasal 4
PERDA Nomor 7 Tahun 2021 | Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021 tentang PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2020
Teks Saat Ini
Uraian laporan realisasi anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 sebagai berikut :
a. Selisih anggaran dengan realisasi pendapatan sejumlah (Rp 24.367.498.107,61) dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pendapatan setelah perubahan Rp 3.241.449.215.186,01
2. Realisasi Rp 3.217.081.717.078,40
Selisih kurang (Rp 24.367.498.107,61)
b. Selisih anggaran dengan realisasi belanja sejumlah (Rp 302.259.965.501,04) dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran belanja setelah perubahan Rp 3.540.643.197.884,28
2. Realisasi Rp 3.238.383.232.383,24 Selisih kurang (Rp 302.259.965.501,04)
c. Selisih anggaran dengan realisasi (defisit) sejumlah Rp 277.892.467.393,43 dengan rincian sebagai berikut :
1. Surplus/defisit setelah perubahan (Rp 299.193.982.698,27)
2. Realisasi (Rp 21.301.515.304,84) Selisih lebih Rp 277.892.467.393,43
d. Selisih anggaran dengan realisasi penerimaan pembiayaan sejumlah Rp 0,00 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran penerimaan pembiayaan setelah perubahan Rp 302.450.746.781,27
2. Realisasi Rp 302.450.746.781,27 Selisih Rp 0,00
e. Selisih anggaran dengan realisasi pengeluaran pembiayaan sejumlah (Rp 3.256.764.083,00) dengan rincian sebagai berikut:
1. Anggaran pengeluaran pembiayaan setelah perubahan Rp 3.256.764.083,00
2. Realisasi Rp 0,00 Selisih kurang (Rp 3.256.764.083,00)
f. Selisih Anggaran dengan realisasi pembiayaan neto sejumlah Rp 3.261.764.083,00 dengan rincian sebagai berikut :
1. Anggaran pembiayaan netto setelah perubahan Rp 299.193.982.698,27
2. Realisasi Rp 302.450.746.781,27
Selisih lebih Rp 3.256.764.083,00
Koreksi Anda
