Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 29

PERDA Nomor 25 Tahun 2023 | Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pengembangan Kawasan Taman Bumi (GeoPark) Kebumen Menuju UNESCO Global GeoPark

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Kebumen. Diundangkan di Kebumen pada tanggal 12 Mei 2023 BUPATI KEBUMEN, ttd. ARIF SUGIYANTO Diundangkan di Kebumen pada tanggal 12 Mei 2023 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN KEBUMEN ttd. AHMAD UJANG SUGIONO BERITA DAERAH KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2023 NOMOR 25 Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN, AKHMAD HARUN, S.H. Pembina Tk. I NIP 19690809 199803 1 00 LAMPIRAN I PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 25 TAHUN 2023 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN TAMAN BUMI (GEOPARK) KEBUMEN MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARK PETA DELINEASI DAN PETA PERSEBARAN GEOSITE PENGEMBANGAN KAWASAN TAMAN BUMI (GEOPARK) KEBUMEN MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARK BUPATI KEBUMEN, ttd. ARIF SUGIYANTO LAMPIRAN II PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 25 TAHUN 2023 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN TAMAN BUMI (GEOPARK) KEBUMEN MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARK LAMBANG GEOPARK Lambang Geopark Kebumen memiliki makna: - The Glowing Mother Earth of Java. Nama Kebumen berasal dari kata “Kebumian”, wilayah dimana Kyai Bumi atau Pangeran Bumidirdjo tinggal. Kabumian atau yang biasa disebut dengan Ilmu Bumi diharapkan menjadi sumber cahaya pengetahuan tentang bumi yang menghadirkan keanekaragaman geologis, keanekaragaman hayati dan keragaman budaya bagi manusia, sebagaimana cinta ibu kepada anak-anaknya. Ibu Bumi (Mother Earth) juga menggambarkan bahwa asal muasal cerita tentang terbentuknya Pulau Jawa berada di Kebumen, dan menjelaskan bahwa Kebumen adalah bumi yang tertua di Pulau Jawa. - 3 (tiga) bintang bersinar menyimbolkan 3 (tiga) pilar kualitas management geopark; konservasi, edukasi dan ekonomi berkelanjutan. - Tulisan Kebumen dalam warna kuning yang berkilau, menyimbolkan potensi masa depan Kebumen yang berkilau. - Siluet Walet/Lawet, menyimbolkan identitas Kabupaten Kebumen yang memiliki warisan budaya dan hayati. - Siluet pucuk daun, menyimbolkan komoditas agro-ekonomi Kabupaten Kebumen masih merupakan kontributor terbesar. Disamping itu, pucuk ini mengilustrasikan harapan agar Kebumen Geopark dapat menjadi pemicu pertumbuhan dan pembangunan Kebumen dimasa depan. - Siluet Lawet dan siluet pucuk daun yang saling bertumpuk (overlapping), merefleksikan 2 (dua) lempeng bumi, lempeng samudera dan lempeng benua yang bertemu di zona subduksi di wilayah Karamngsambung Kebumen. - Latar belakang bola dunia berwarna biru, menyimbolkan keluasan dan kualitas internasional. Garis lingkar pada bagian dalam bola dunia menyimbolkan perbukitan Melange di Karangsambung. Warna biru merefleksikan kedinamisan menuju keseimbangan. - 3 (tiga) wayang gunungan, menyimbolkan 3 (tiga) komponen utama dalam geopark, yakni geodiversity, biodiversity dan cultural diversity. 3 (tiga) gunungan saling berhubungan dan saling bahu membahu menuju perbaikan ekonomi lokal dengan semangat kebersamaan. - Garis tepi lingkaran berwarna merah bata, menyatukan seluruh tujuan dan aspirasi bersama untuk mewujudkan Kebumen Geopark yang bermanfaat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kebumen. BUPATI KEBUMEN, ttd. ARIF SUGIYANTO
Koreksi Anda