Koreksi Pasal 17
PERBAN Nomor 20-pojk-04-2020 Tahun 2020 | Peraturan Badan Nomor 20-pojk-04-2020 Tahun 2020 tentang KONTRAK PERWALIAMANATAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK
Teks Saat Ini
(1) Dalam hal Emiten melakukan pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk maka Kontrak Perwaliamanatan wajib mencantumkan ketentuan bahwa:
a. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar;
b. pelaksanaan pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk dilakukan melalui bursa Efek atau di luar bursa Efek;
c. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk baru dapat dilakukan satu tahun setelah tanggal penjatahan;
d. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut
mengakibatkan Emiten tidak dapat memenuhi ketentuan di dalam Kontrak Perwaliamanatan;
e. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk tidak dapat dilakukan apabila Emiten melakukan kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Kontrak Perwaliamanatan;
f. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk hanya dapat dilakukan oleh Emiten kepada pihak yang tidak terafiliasi;
g. rencana pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan oleh Emiten paling lambat 2 (dua) hari kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk tersebut;
h. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
i. rencana pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk sebagaimana dimaksud dalam huruf g dan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf h, paling sedikit memuat informasi:
1. periode penawaran pembelian kembali;
2. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
3. kisaran jumlah Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang akan dibeli kembali;
4. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
5. tata cara penyelesaian transaksi;
6. persyaratan bagi pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang mengajukan penawaran jual;
7. tata cara penyampaian penawaran jual oleh
pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
8. tata cara pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; dan
9. hubungan Afiliasi antara Emiten dan pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
j. Emiten wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap pihak yang melakukan penjualan Efek bersifat utang dan/atau Sukuk apabila jumlah Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang ditawarkan untuk dijual oleh pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk melebihi jumlah Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dapat dibeli kembali;
k. Emiten wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
l. Emiten dapat melaksanakan pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk tanpa melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf h dengan ketentuan:
1. jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Efek bersifat utang dan/atau Sukuk untuk masing- masing jenis Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang beredar (outstanding) dalam periode satu tahun setelah tanggal penjatahan;
2. Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dibeli kembali tersebut bukan Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi Emiten; dan
3. Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali,
dan wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada akhir hari kerja ke- 2 (kedua) setelah terjadinya pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
m. Emiten wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lama 2 (dua) hari kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk;
n. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk dilakukan dengan mendahulukan Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang tidak dijamin jika terdapat lebih dari satu Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang diterbitkan oleh Emiten;
o. pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Emiten atas pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang tidak dijamin;
p. pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Emiten atas pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; dan
q. pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk oleh Emiten mengakibatkan:
1. hapusnya segala hak yang melekat pada Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri rapat umum pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk, hak suara, dan hak memperoleh bunga, bagi hasil, marjin, atau imbal jasa serta manfaat lain dari Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dibeli
kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan;
atau
2. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri rapat umum pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk, hak suara, dan hak memperoleh bunga, bagi hasil, marjin, atau imbal jasa serta manfaat lain dari Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali.
(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan rapat umum pemegang Efek bersifat utang dan/atau Sukuk.
(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f dikecualikan pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah.
(4) Pengumuman rencana pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf g dan huruf h wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. bagi Emiten yang sahamnya tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui:
1. situs web Emiten dalam Bahasa INDONESIA dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan
2. situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa INDONESIA yang berperedaran nasional.
b. bagi Emiten yang sahamnya tidak tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui:
1. situs web Emiten dalam Bahasa INDONESIA dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris; dan
2. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa INDONESIA yang berperedaran nasional.
(5) Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf m paling sedikit:
a. jumlah Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang telah dibeli oleh Emiten;
b. rincian jumlah Efek bersifat utang dan/atau Sukuk yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
c. harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Efek bersifat utang dan/atau Sukuk.
Koreksi Anda
