Koreksi Pasal 5
PERBAN Nomor 1 Tahun 2024 | Peraturan Badan Nomor 1 Tahun 2024 tentang TATA CARA PEMBERIAN TUNJANGAN KINERJA BAGI KEPALA DAN PEGAWAI DI LINGKUNGAN LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH
Teks Saat Ini
(1) Pemotongan Tunjangan Kinerja didasarkan pada:
a. nilai capaian kinerja yang diperoleh berdasarkan hasil penilaian laporan kinerja pegawai yang terdiri dari hasil kerja dan perilaku kerja Pegawai setiap tahun;
b. kelalaian pegawai dalam menyampaikan laporan kinerja Pegawai;
c. penetapan Hukuman Disiplin;
d. ketidakhadiran Pegawai; dan/atau
e. TL dan/atau PSW.
(2) Pemotongan Tunjangan Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b, dilakukan berdasarkan penilaian kinerja tahunan.
(3) Pemotongan Tunjangan Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dihentikan jika nilai capaian kinerja triwulan minimal baik.
(4) Pemotongan Tunjangan Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, berdasarkan keputusan penjatuhan Hukuman Disiplin.
Paraf I Paraf II Paraf III Paraf IV Paraf V Paraf VI Paraf VII
(5) Pemotongan Tunjangan Kinerja Pegawai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dan huruf e, dilakukan berdasarkan laporan ketidakhadiran Pegawai setiap bulan, dihitung secara kumulatif mulai dari tanggal 1 (satu) sampai dengan akhir bulan dan dilaksanakan pada bulan berikutnya.
(6) Ketentuan pemotongan tidak berlaku bagi Pegawai yang tidak masuk kerja karena Alasan yang Sah antara lain:
a. cuti sakit;
b. cuti alasan penting;
c. cuti melahirkan;
d. cuti tahunan; dan
e. cuti besar.
Koreksi Anda
