Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 7

PERBAN Nomor 1 Tahun 2020 | Peraturan Badan Nomor 1 Tahun 2020 tentang PENGELOLAAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA DAN LAPORAN HARTA KEKAYAAN APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
(1) Inspektorat BPKP merupakan Unit yang melakukan fungsi pengawasan dan pemantauan terhadap pengelolaan dan kepatuhan LHKPN dan LHKASN di lingkungan BPKP. (2) Tugas lnspektorat BPKP dalam Pengawasan LHKPN dan LHKASN, sebagai berikut: a. memonitor kepatuhan penyampaian LHKPN dan LHKASN oleh Wajib Lapor LHKPN dan LHKASN; b. berkoordinasi dengan Biro Sumber Daya Manusia dan/atau Unit Kerja Pengelola LHKPN dan LHKASN dalam rangka pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1); c. melakukan verifikasi atas kewajaran LHKASN yang disampaikan oleh Wajib Lapor LHKASN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 di atas; d. melakukan klarifikasi kepada Wajib Lapor jika verifikasi yang dilakukan sebagaimana dimaksud pada huruf c mengindikasikan adanya ketidakwajaran; e. melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu jika hasil klarifikasi sebagaimana dimaksud pada huruf d juga mengindikasikan adanya ketidakwajaran; f. menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada huruf a sampai dengan e di atas kepada Kepala BPKP; dan g. menyampaikan hasil monitoring kepatuhan penyampaian LHKPN dan LHKASN kepada Unit Kerja untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (3) Menindaklanjuti rekomendasi KPK atas Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN sebagai berikut: a. data kepatuhan Wajib Lapor atas Kewajiban Penyampaian LHKPN di lingkungan BPKP; b. hasil Pemeriksaan LHKPN; dan c. hal-hal lain yang berkaitan dengan LHKPN. (4) Memberikan informasi dan data kepada KPK mengenai ketidakbenaran dan/atau ketidakwajaran Harta Kekayaan Wajib Lapor LHKPN di lingkungan BPKP. (5) Menyampaikan laporan pada setiap akhir tahun mengenai pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (4) kepada Kepala BPKP dengan tembusan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Koreksi Anda