Langsung ke konten utama
Langsung ke konten utama

Koreksi Pasal 16

KEPPRES Nomor 61 Tahun 2000 | Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 2000 tentang PERSETUJUAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI

PDF Sumber
100%
Hal. 1
Hal. 1
Teks Saat Ini
Pembagian Tugas Dewan Pengurus (1) Pembagian tugas di antara Dewan Pengurus dilakukan oleh Ketua Umum untuk Pusat/Daerah Propinsi dan Ketua untuk Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan Rencana Kerja, Program Kerja dan Keputusan-Keputusan Munas/Musa Propinsi/Kabupaten/ Kota masing-masing. (2) Kedudukan Kadin dalam lembaga/badan negara/daerah dan atau di forum-forum penentuan kebijaksanaan, diwakili otomatis secara ex officio oleh Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi/Kadinda Kabupaten/Kota, atau oleh salah seorang Ketua Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi/Wakil Ketua Daerah Kabupaten/Kota yang ditunjuk dan ditetapkan oleh dan dalam rapat Dewan Pengurus yang bersangkutan yang diagendakan untuk keperluan tersebut. (3) Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi dan Ketua Kadinda Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kegiatan organisasi masing-masing berkewajiban: a. memimpin organisasi dan Dewan Pengurus masing-masing dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, baik ke luar maupun ke dalam; b. mengkoordinasikan langkah-langkah Dewan Pengurus masing-masing dalam hal yang bersifat kebijaksanaan; c. memimpin rapat-rapat yang diadakan Dewan Pengurus masing-masing; d. mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan pelaksanaan tugas para Ketua/Wakil Ketua masing-masing; e. bertanggungjawab kepada Munas/Musda Propinsi/Kabupaten/Kota masing-masing. (4) Ketua-Ketua Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi dan Wakil-Wakil Ketua Kadinda Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kegiatan organisasi masing-masing berkewajiban; a. membantu Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi dan Ketua Kadinda Kabupaten/Kota masing-masing dalam mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan pelaksanaan tugas Kompartemen/Bidang dalam lingkup bidang tugasnya masing-masing; b. mengembangkan kerjasama yang serasi dan mengawasi kelancaran pelaksanaan tugas Kompartemen dan Departemen/Bidang dan Seksi dalam lingkup bidang tugasnya masing-masing; c. mewakili Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi dan Ketua Kadinda Kabupaten/Kota atas dasar penunjukan Ketua Umum/Ketua masing-masing; d. bertanggungjawab kepada Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi dan Ketua Kadinda Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas masing-masing. (5) Setiap Ketua-Ketua Kompartemen Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi dan Ketua-Ketua Bidang Daerah Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan kegiatan organisasi berkewajiban: a. memimpin Kompartemen/Bidang, mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan pelaksanaan tugas para Ketua Departemen/Seksi dalam lingkup Kompartemen/Bidang masing-masing; b. mengawasi kelancaran tugas Departemen-Departemen/Seksi-Seksi dalam lingkup Kompartemen/Bidang masing-masing; c. mewakili Ketua yang membidangi Kompartemennya/Wakil Ketua yang membidangi Bidangnya bila Ketua/Wakil Ketua tersebut berhalangan; d. mewakili Ketua Umum da Ketua-Ketua Kadin INDONESIA/Propinsi dan Ketua dan Wakil-Wakil Ketua Kadin Kabupaten/Kota atas dasar penunjukan jika yang bersangkutan berhalangan; e. bertanggungjawab dalam pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Umum/Ketua yang membidangi Kompatemennya, kepada Ketua/Wakil Ketua yang membidangi Bidang masing-masing. (6) Apabila Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi/Ketua Kadinda Kabupaten/Kota berhalangan sementara atau tidak dapat menjalankan tugas sehari-harinya dalam waktu tertentu, maka: a. untuk Pusat/Daerah Propinsi: Ketua Umum menunjuk salah seorang Ketua Kadin INDONESIA/Kadinda Propinsi untuk mewakilinya, dan jika semua Ketua berhalngan maka Ketua Umum menunjuk salah seorang Ketua Kompartemen untuk mewakilinya; b. untuk Daerah Kabupaten/Kota: Ketua menunjuk salah seorang Wakil Ketua mewakilinya, dan jika semua Wakil Ketua berhalangan, maka Ketua menunjuk salah seorang Ketua Bidang untuk mewakilinya.
Koreksi Anda