Pasal 1
(1) Dalam usaha patungan dalam rangka penanaman modal asing, hak guna usaha dipegang oleh peserta INDONESIA.
(2) Hak guna usaha atas tanah untuk usaha patungan dalam rangka penanaman modal asing diberikan atas nama badan hukum Peserta INDONESIA dari usaha patungan yang bersangkutan.
(3) (3)Apabila dalam usaha patungan yang bersangkutan terdapat lebih dari satu peserta INDONESIA, maka hak guna usaha diberikan atas nama salah satu Peserta INDONESIA atau lebih sesuai. dengan persetujuan antara seluruh peserta INDONESIA dari usaha patungan tersebut.
(4) Peserta INDONESIA sebagai pemegang hak guna usaha sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) harus berbentuk badan Hukum yang didirikan menurut hukum INDONESIA, berkedudukan di INDONESIA dan seluruhnya harus atas nama dan seluruhnya dimiliki oleh.warga negara INDONESIA.
(5) Pemohonan untuk memperoleh hak guna usaha sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) diajukan oleh peserta INDONESIA calon pemegang hak guna usaha.
(6) Hak guna usaha sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diberikan untuk jangka waktu 35 (tiga puluh lima) tahun dengan kemungkinan diperpanjang menjadi paling lama 60 (enam puluh) tahun, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.