Correct Article 3U
UU Nomor 5 Tahun 1999 | Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT
Current Text
Pelaku usaha dilarang nrelakukarr pcrrra.sokan barang clan atau jasa dengan cara melakukan juat nrgi alau menstapkan harga yang $fingat rertdah dengan rnaksuil untuk nrenyingkirkun atau nrematikan usaha pesaingnya di pa$rr bersangkutan schingga dnpot nrcngakihatkan terjadinya praktek nronopoli dan atnu pcrsaingarr usaha tid*k sehat.
Pnsal 2l Pelaku usaha dilarang nrelskukan kecurangan tlalam menetapknn biaya produksi dan biaya hinnyn ylng rncniacli bagian dari komponen harga barang dan atau jrrsa yang d*1lat nrengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.
Bagian Kccnrpat Persekongkr.rlalr Fasal ?2 Pelaku usaha dilarnng hrrsukongkol dcngan pihak lain uutuk mcngalur dan atau rncnuntukan p*lnlenang tender schingga dapat mengakibatkan teriiadinya pur*aing*n usahn tidak sctrat.
Pasal 23 "..
W FifrrStDrN t'(t: trLJHL. lK lf'i {-}(JNL rrl rr
Fasnl 33 Pelaku usalm dilarang bersekongkol tlengan pihak lnin mendepirtkiln infcrrrnasi kr:giatan usaha pe$aio&nya diklasilikasikan sehagai ratrasia perusnhaan sehingga msngakibatkan tcrjrrlirry* pcrsaingan usaha tidak schat.
Pasal t5 untuk yilr1g dapat Pas-rl 24 Pelaku usaha dilarang bersckongkol tlengan pihak lain untuk menghanlbat produksi dan atflu psmasaran harang dan atau jasa pelaku us{rha pesaingnya derrgan maksud agar harang dan aku jasa yong ditawarkan afau dipnsok di passr bcr.rangkutan menjadi berkurang baik dari junrlah. kualitas, nrflupun ketepatan waktu yang dipcrryaratkan.
Your Correction
