Correct Article 47
UU Nomor 24 Tahun 1997 | Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1997 tentang PENYIARAN
Current Text
(1) Wilayah Jangkauan Siaran meliputi:
a. wilayah siaran nasional;
b. wilayah siaran regional;
c. wilayah siaran lokal;
d. wilayah siaran internasional.
(2) Wilayah jangkauan siaran Lembaga Penyiaran Pemerintah ditentukan sebagai berikut:
a. Stasiun penyiaran radio wilayah jangkauan siarannya adalah wilayah siaran nasional, wilayah siaran regional, wilayah siaran lokal, dan wilayah siaran internasional.
b. Stasiun penyiaran televisi wilayah jangkauan siarannya adalah wilayah siaran nasional, wilayah siaran regional, wilayah siaran lokal dan wilayah siaran internasional.
(3) Wilayah jangkauan siaran Lembaga Penyiaran Swasta ditentukan sebagai berikut:
a. Stasiun penyiaran radio wilayah jangkauan siarannya adalah wilayah siaran lokal;
b. Stasiun penyiaran televisi wilayah jangkauan siarannya adalah wilayah siaran nasional.
(4) Wilayah jangkauan siaran Lembaga Penyelenggara Siaran Khusus ditentukan sebagai berikut:
a. untuk...
a. untuk penyelenggaraan siaran radio atau televisi berlangganan melalui satelit, jangkauan siarannya meliputi seluruh wilayah INDONESIA;
b. untuk penyelenggaraan siaran radio atau televisi berlangganan melalui pemancar terestrial, jangkauan siarannya meliputi wilayah di sekitar tempat penyelenggaraan siarannya;
c. untuk penyelenggaraan siaran radio atau televisi berlangganan melalui kabel, jangkauan siarannya meliputi daerah di sekitar tempat penyelenggaraan siarannya;
d. ketentuan lebih lanjut mengenai wilayah jangkauan Lembaga Penyelenggara Siaran Khusus diatur dengan PERATURAN PEMERINTAH.
(5) Lembaga penyiaran dan Lembaga Penyelenggaraan Siaran Khusus dilarang memperluas wilayah jangkauan siarannya melebihi ketentuan sebagaimana tercantum dalam izin penyelenggaraan penyiaran yang dimilikinya.
(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai wilayah jangkauan siaran diatur dengan PERATURAN PEMERINTAH.
Your Correction
