Correct Article 11
PP Nomor 47 Tahun 1997 | Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1997 tentang RENCANA TATA RUANG WILAYAH NASIONAL
Current Text
(1) Kawasan budidaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 meliputi :
a. kawasan hutan produksi;
b. kawasan hutan rakyat;
c. kawasan pertanian;
d. kawasan pertambangan;
e. kawasan peruntukan industri;
f. kawasan pariwisata;
g. kawasan pemukiman.
(2) Kawasan hutan Produksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi :
a. kawasan hutan produksi terbatas;
b. kawasan hutan produksi tetap;
c. kawasan hutan yang dapat dikonversi.
(3) Kawasan hutan rakyat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b tidak terbagi lagi menjadi kawasan yang lebih kecil.
(4) Kawasan pertanian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi :
a. kawasan pertanian tanah basah;
b. kawasan pertanian tanah kering;
c. kawasan tanaman tahunan/perkebunan;
d. kawasan peternakan;
e. kawasan perikanan.
(5) Kawasan pertambangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d meliputi bahan-bahan galian yang dibagi atas tiga golongan, yaitu golongan bahan galian vital; atau golongan bahan galian yang tidak termasuk dalam kedua golongan di atas.
(6) Kawasan peruntukan industri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e meliputi tanah yang diperuntukkan bagi kegiatan industri berdasarkan rencana tata ruang wilayah yang ditetakan oleh Pemerintah Daerah Tingkat II yang bersangkutan.
(7) Kawasan pariwisata sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f meliputi kawasan dengan luas tertentu yang dibangun atau disediakan untuk memenuhi kebutuhan pariwisata.
(8) Kawasan permukiman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf g meliputi kawasan yang didominasi oleh lingkungan hunian dengan fungsi utama sebagai tempat tinggal.
Your Correction
