Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 11

PP Nomor 47 Tahun 1997 | Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1997 tentang RENCANA TATA RUANG WILAYAH NASIONAL

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Kawasan budidaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 meliputi : a. kawasan hutan produksi; b. kawasan hutan rakyat; c. kawasan pertanian; d. kawasan pertambangan; e. kawasan peruntukan industri; f. kawasan pariwisata; g. kawasan pemukiman. (2) Kawasan hutan Produksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi : a. kawasan hutan produksi terbatas; b. kawasan hutan produksi tetap; c. kawasan hutan yang dapat dikonversi. (3) Kawasan hutan rakyat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b tidak terbagi lagi menjadi kawasan yang lebih kecil. (4) Kawasan pertanian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi : a. kawasan pertanian tanah basah; b. kawasan pertanian tanah kering; c. kawasan tanaman tahunan/perkebunan; d. kawasan peternakan; e. kawasan perikanan. (5) Kawasan pertambangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d meliputi bahan-bahan galian yang dibagi atas tiga golongan, yaitu golongan bahan galian vital; atau golongan bahan galian yang tidak termasuk dalam kedua golongan di atas. (6) Kawasan peruntukan industri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e meliputi tanah yang diperuntukkan bagi kegiatan industri berdasarkan rencana tata ruang wilayah yang ditetakan oleh Pemerintah Daerah Tingkat II yang bersangkutan. (7) Kawasan pariwisata sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f meliputi kawasan dengan luas tertentu yang dibangun atau disediakan untuk memenuhi kebutuhan pariwisata. (8) Kawasan permukiman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf g meliputi kawasan yang didominasi oleh lingkungan hunian dengan fungsi utama sebagai tempat tinggal.
Your Correction