Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 43

PP Nomor 17 Tahun 2015 | Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang KETAHANAN PANGAN DAN GIZI

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Kesiapsiagaan Krisis Pangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 huruf b terdiri atas: a. kesiapsiagaan Krisis Pangan tingkat nasional; b. kesiapsiagaan Krisis Pangan tingkat provinsi; dan c. kesiapsiagaan Krisis Pangan tingkat kabupaten/kota. (2) Kesiapsiagaan Krisis Pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan berdasarkan program kesiapsiagaan Krisis Pangan. (3) Program kesiapsiagaan Krisis Pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disusun dan ditetapkan oleh: a. Kepala Lembaga Pemerintah, untuk program kesiapsiagaan Krisis Pangan nasional; b. gubernur, untuk program kesiapsiagaan Krisis Pangan provinsi; dan c. bupati/wali kota, untuk program kesiapsiagaan Krisis Pangan kabupaten/kota. (4) Program kesiapsiagaan Krisis Pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling sedikit memuat: a. organisasi; b. koordinasi; c. fasilitas, sarana, dan prasarana; d. pelatihan dan gladi kedaruratan Krisis Pangan; e. prosedur penanggulangan; f. tindakan mitigasi; g. kegiatan penanggulangan Krisis Pangan; dan h. pemberian informasi dan instruksi kepada masyarakat. (5) Kepala Lembaga Pemerintah, gubernur, dan bupati/wali kota sesuai dengan kewenangannya sebelum menyusun program kesiapsiagaan Krisis Pangan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) melakukan kajian. (6) Kajian sebagaimana dimaksud pada ayat (5) paling sedikit meliputi: a. analisis risiko; b. perkiraan kebutuhan Pangan; dan c. dampak Krisis Pangan. (7) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan dan rincian kajian diatur dengan Peraturan Kepala Lembaga Pemerintah.
Your Correction