Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 22

PERPRES Nomor 83 Tahun 2020 | Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2020 tentang RENCANA ZONASI KAWASAN ANTARWILAYAH SELAT MAKASSAR

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Pelabuhan utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 huruf a meliputi: a. Pelabuhan Balikpapan di Kota Balikapapan Provinsi Kalimantan Timur; b. Pelabuhan Pantoloan di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah; dan c. Pelabuhan Makassar di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. (2) Pelabuhan pengumpul sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 huruf b meliputi: a. Pelabuhan Sebuku di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kepulauan Kalimantan Selatan; b. Pelabuhan Kota Baru di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kepulauan Kalimantan Selatan; c. Pelabuhan Tana Paser/Pondong di Kabupaten Paser Provinsi Kepulauan Kalimantan Timur; d. Pelabuhan Penajam Paser di Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kepulauan Kalimantan Timur; e. Pelabuhan Kuala Semboja/Sebulu di Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur; f. Pelabuhan Samarinda di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur; g. Pelabuhan Tanjung Santan di Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur; h. Pelabuhan Tanjung Laut di Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur; i. Pelabuhan Lhok Tuan di Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur; j. Pelabuhan Sanggatta di Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur; k. Pelabuhan Maloy di Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur; l. Pelabuhan Toli-Toli di Kabupaten Toli-Toli Provinsi Sulawesi Tengah; m. Pelabuhan Wani di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah; n. Pelabuhan Donggala di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah; o. Pelabuhan Belang-Belang di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat; p. Pelabuhan Mamuju di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat; q. Pelabuhan Pare-Pare di Kota Pare-Pare Provinsi Sulawesi Selatan; dan r. Pelabuhan Garongkong di Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. (3) Pelabuhan pengumpan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 huruf c meliputi pelabuhan pengumpan regional dan pelabuhan pengumpan lokal. (4) Pelabuhan pengumpan regional sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a meliputi: a. Pelabuhan Serongga di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan; b. Pelabuhan Tanjung Batu di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan; c. Pelabuhan Sangkurilang di Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur; d. Pelabuhan Ogoamas di Kabupaten Toli-Toli Provinsi Sulawesi Tengah; e. Pelabuhan Pasang Kayu di Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat; f. Pelabuhan Palipi di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat; g. Pelabuhan Majene di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat; h. Pelabuhan Tanjung Silopo/Polewali di Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat; i. Pelabuhan Awerange di Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan; dan j. Pelabuhan Biringkasi di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan. (5) Pelabuhan pengumpan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b meliputi: a. Pelabuhan Lanoni/Teluk Malala di Kabupaten Toli-Toli Provinsi Sulawesi Tengah; b. Pelabuhan Budong-Budong di Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat; c. Pelabuhan Ambo di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat; d. Pelabuhan Poopongan di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat; e. Pelabuhan Marabombang di Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan; dan f. Pelabuhan P. Sabutung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan. (6) Pelabuhan pengumpan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dan ayat (5) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Your Correction