Correct Article 1
PERPRES Nomor 76 Tahun 2008 | Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2008 tentang PENGESAHAN AGREEMENT ON DISPUTE SETTLEMENT MECHANISM UNDER THE FRAMEWORK AGREEMENT ON COMPREHENSIVE ECONOMIC COOPERATION AMONG THE GOVERNMENTS OF THE MEMBER COUNTRIES OF THE ASSOCIATON OF SOUTHEAST ASIA NATIONS AND THE REPUBLIC OF KOREA (PERSETUJUAN MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PERSETUJUAN KERANGKA KERJA MENGENAI KERJA SAMA EKONOMI MENYELURUH ANTAR PEMERINTAH NEGARA-NEGARA ANGGOTA PERHIMPUNAN BANGSA-BANGSA ASIA TENGGARA DAN REPUBLIK KOREA
Current Text
Definisi Untuk maksud-maksud Persetujuan ini, kecuali konteksnya mensyaratkan sebaliknya;
ASEAN adalah Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara yang terdiri dari Brunei Darussalam, Kerajaan Kamboja, Republik INDONESIA, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Uni Myanmar, Republik Filipina, Republik Singapura, Kerajaan Thailand dan Republik Sosialis Vietnam;
Negara-negara Anggota ASEAN adalah Brunei Darussalam, Kerajaan Kamboja, Republik INDONESIA, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Uni Myanmar. Republik Filipina, Republik Singapura, Kerajaan Thailand dan Republik Sosialis Vietnam secara bersama;
Negara anggota ASEAN adalah Brunei Darussalam, Kerajaan Kamboja, Republik INDONESIA, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Uni Myanmar, Republik Filipina, Republik Singapura, Kerajaan Thailand dan Republik Sosialis Vietnam secara individual;
ketua adalah anggota dari suatu majelis arbitrase yang bertindak sebagai ketua majelis arbitrase;
pihak pemohon adalah setiap Pihak yang mengajukan permohonan konsultasi berdasarkan ayat 1 pasal 3;
Perjanjian-perjanjian terkait adalah :
(a) persetujuan Kerangka Kerja;
(b) persetujuan Perdagangan Barang dalam persetujuan Kerangka Kerja;
(c) persetujuan ini;
(d) setiap perjanjian lain yang ditandatangani antar para Pihak dalam Persetujuan Kerangka Kerja kecuali dinyatakan lain dalam persetujuan ini;
hari-hari adalah hari kalender, termasuk akhir pekan dan hari-hari libur;
Persetujuan Kerangka Kerja adalah persetujuan Kerangka Kerja mengenai Kerjasama Ekonomi Menyeluruh antar Pemerintah Negara-negara Anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara dan Republik Korea;
Korea adalah Republik Korea;
Para Pihak adalah Negara-negara Anggota ASEAN dan Korea secara bersama;
para pihak dalam suatu sengketa, atau para pihak yang sedang bersengketa adalah pihak pemohon dan pihak termohon;
Pihak adalah suatu Negara Anggota ASEAN atau Korea;
pihak termohon adalah setiap Pihak yang kepadanya permohonan konsultasi diajukan berdasarkan ayat 1 Pasal 3;
pihak ketiga adalah suatu Pihak, di luar para pihak dalam suatu sengketa, yang menyampaikan suatu pemberitahuan tertulis sesuai dengan Pasal 7; dan WTO adalah Organisasi Perdagangan Dunia.
Your Correction
