Correct Article 24
PERPRES Nomor 5 Tahun 2022 | Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2022 tentang RENCANA ZONASI KAWASAN ANTARWILAYAH TELUK TOMINI
Current Text
(1) Tatanan kepelabuhanan nasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (2) huruf a berupa pelabuhan Laut.
(2) Pelabuhan Laut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. Pelabuhan Ampana di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
b. Pelabuhan Basabungan di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah;
c. Pelabuhan Bualemo di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah;
d. Pelabuhan Bunta di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah;
e. Pelabuhan Dolong dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Dolong di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
f. Pelabuhan Kabalutan di Kabupaten Tojo Una- Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
g. Pelabuhan Kalia di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
h. Pelabuhan Katupat di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
i. Pelabuhan Kuling Kinan di Kabupaten Tojo Una- Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
j. Pelabuhan Labuan di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
k. Pelabuhan Lebiti di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
l. Pelabuhan Malenge di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
m. Pelabuhan Mantangisi di Kabupaten Tojo Una- Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
n. Pelabuhan Moutong di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah;
o. Pelabuhan Pagimana dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Pagimana di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah;
p. Pelabuhan Parigi di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah;
q. Pelabuhan Pasokan dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Pasokan di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
r. Pelabuhan Podi di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
s. Pelabuhan Popolii di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
t. Pelabuhan Poso dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Poso di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah;
u. Pelabuhan Tinombo di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah;
v. Pelabuhan Toboli dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Toboli di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah;
w. Pelabuhan Toima di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah;
x. Pelabuhan Una-Una dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Pulau Una-Una di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi
Tengah;
y. Pelabuhan Wakai dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Wakai di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah;
z. Pelabuhan Bumbulan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo;
aa. Pelabuhan Gorontalo dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Gorontalo di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo;
bb. Pelabuhan Lemito di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo;
cc. Pelabuhan Marisa dalam satu sistem dengan pelabuhan penyeberangan Marisa di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo;
dd. Pelabuhan Molotabu di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo;
ee. Pelabuhan Popayato di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo;
ff.
Pelabuhan Tilamuta di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo; dan gg. Pelabuhan Wongorasi di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
(3) Dalam hal terdapat perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menjadi acuan dalam tatanan kepelabuhanan nasional sebagaimana dimaksud pada ayat
(1), lokasi, hierarki, pembangunan, pengoperasian, dan pengembangan pelabuhan dilaksanakan sesuai dengan perubahan Rencana Induk Pelabuhan Nasional.
Your Correction
