Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 29

PERPRES Nomor 43 Tahun 2020 | Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2020 tentang RENCANA TATA RUANG KAWASAN PERBATASAN NEGARA DI PROVINSI RIAU DAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Prasarana sumber daya air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2) huruf b terdiri atas: a. sistem pengendalian banjir; dan b. sistem pengamanan pantai. (2) Sistem pengendalian banjir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dapat dilaksanakan melalui pengendalian terhadap luapan air sungai dan reboisasi di sepanjang sempadan sungai. (3) Sistem pengendalian banjir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan di: a. Kecamatan Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti; b. Kecamatan Telok Sebong dan Kecamatan Bintan Utara di Kabupaten Bintan; c. Kecamatan Siantan di Kabupaten Kepulauan Anambas; dan d. Kecamatan Bunguran Utara di Kabupaten Natuna. (4) Sistem pengamanan pantai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b ditetapkan dalam rangka melindungi pusat pelayanan Kawasan Perbatasan Negara dan pesisir yang memiliki pilar titik referensi sebagai acuan Titik Dasar dari dampak abrasi dan gelombang pasang. (5) Sistem pengamanan pantai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b ditetapkan di: a. pusat pelayanan yang meliputi PKSN Dumai, PKSN Bengkalis, PKSN Batam, PKSN Tarempa, PKSN Ranai, Panipahan, Sinaboi, Tanjung Medang, Tanjung Kedabu, Tanjung Balai, Tanjung Uban, Letung, dan Serasan; b. pesisir yang memiliki Titik Dasar, yaitu: 1. P. Batumandi di Kecamatan Pasir Limau Kapas pada Kabupaten Rokan Hilir; 2. P. Rupat di Kecamatan Rupat Utara serta P. Bengkalis di Kecamatan Bantan pada Kabupaten Bengkalis; 3. P. Rangsang di Kecamatan Rangsang Pesisir pada Kabupaten Kepulauan Meranti; 4. P. Tokonghiu Kecil dan P. Karimunanak di Kecamatan Tebing pada Kabupaten Karimun; 5. P. Nipa, P. Pelampung, P. Batuberantai di Kecamatan Belakang Padang, serta P. Putri di Kecamatan Nongsa pada Kota Batam; 6. Tg. Sading (P. Bintan), P. Malangberdaun, dan P. Berakit di Kecamatan Telok Sebong serta P. Sentut di Kecamatan Bintan Pesisir pada Kabupaten Bintan; 7. P. Tokongmalangbiru di Kecamatan Siantan Selatan, P. Damar di Kecamatan Jemaja, P. Mangkai di Kecamatan Jemaja Barat, serta P. Tokongnanas dan P. Tokongbelayar di Kecamatan Palmatak pada Kabupaten Kepulauan Anambas; 8. P. Semiun, P. Sebetul, P. Sekatung, dan P. Laut di Kecamatan Pulau Laut, P. Tokongboro di Kecamatan Bunguran Barat, P. Senua di Kecamatan Bunguran Timur, P. Subi Kecil di Kecamatan Subi, serta P. Kepala di Kecamatan Serasan Timur pada Kabupaten Natuna; 9. Kr. Helen dan Kr. Benteng di Selat Main; dan 10. Tg. Datu (P. Kalimantan) di Pulau Kalimantan. c. PPKT yang meliputi Pulau Batumandi, Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Rangsang, Pulau Tokonghiu Kecil (Pulau Iyu Kecil), Pulau Karimunanak (Pulau Karimun Kecil), Pulau Nipa, Pulau Pelampung (Pulau Pelampong), Pulau Batu Berantai (Pulau Berhanti) Pulau Putri (Pulau Nongsa), Pulau Bintan, Pulau Malangberdaun, Pulau Berakit, Pulau Sentut, Pulau Tokongmalangbiru, Pulau Damar, Pulau Mangkai, Pulau Tokongnanas, Pulau Tokongbelayar, Pulau Tokongboro, Pulau Semiun, Pulau Sebetul, Pulau Sekatung, Pulau Senua, Pulau Subi Kecil, dan Pulau Kepala.
Your Correction