Correct Article 2A
PERPRES Nomor 42 Tahun 2024 | Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2024 tentang PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 100 TAHUN 2014 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN JALAN TOL DI SUMATERA
Current Text
(1) Pengusahaan ruas jalan tol Tahap I sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (4) huruf a meliputi:
a. ruas Jalan Tol Medan-Binjai;
b. ruas Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya;
c. ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai;
d. ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggl Besar;
e. ruas Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang;
f. ruas Jalan Tol Pematang Panggang-Kaltu Agung;
g. ruas Jalan Tol Kisaran-Indrapura;
h. Jalan Tol Kuala Tanjung-Indrapura-Tebing Tinggi-Pematang Siantar (bagian dari ruas Jalan Tol Kuala Tanjung-lndrapura-Tebing Tinggi-Parapat);
i. Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan (bagian dari ruas Jalan Tol Binjai-Langsa);
j. ruas Jalan Tol Sigli-Banda Aceh;
k. Jalan Tol Simpang Indralaya-Prabumulih (bagian dari ruas Jalan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim) ;
1. Jalan...
l. Jalan Tol Taba Penanjung-Bengkulu (bagian dari ruas Jalan Tol Lubuk Linggau{urup- Bengkulu);
m. Jalan Tol Sicincin-Padang (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang- Payakumbuh-Bukit Tinggi-Padang Panjang- Lubuk Alung-Padang); dan
n. Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang-Koto Kampar (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Ban gkinang-Payakumbuh-Bukit Tinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung- Padang).
(21 Pengusahaan ruas jalan tol Tahap tt sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (a) huruf b meliputi:
a. ruas Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)-Tempino- Jambi;
b. ruas Jalan Tol Jambi-Rengat;
c. Jalan Tol Junction Pekanbaru- Bypass Pekanbaru (bagian dari ruas Jalan Tol Rengat-Pekanbaru);
d. Jalan Tol Rengat-Junction Pekanbaru (bagian dari ruas Jalan Tol Rengat-Pekanbaru);
e. ruas Jalan Tol Pelabuhan Panjang-Lematang;
f. Jalan Tol Palembang-Betung (bagian dari ruas Jalan Tol Kaytr Agung-Palembang- Betung);
g. Jalan Tol Pangkalan Brandan-[,angsa (bagian dari ruas Jalan Tol Binjai-Langsa);
h. Jalan Tol Payakumbuh-Sicincin (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang- Payakumbuh-Bukit Tinggi-Padang Panjang- Lubuk Alung-Pad*g);
i. Jalan Tol Pangkalan-Payakumbuh (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang- Payakumbuh-Bukit Tinggi-Padang Panjang- Lubuk Alung-Padang); dan
j.Jalan...
j. Jalan Tol Koto Kampar-Pangkalan (bagian dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang- Payakumbuh-Bukit Tinggi-Padang Panjang- Lubuk Alung-Padang).
(3) Pengusahaan ruas jalan tol Tahap III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (4) huruf c meliputi:
a. ruas Jalan Tol Dumai-Sp. Sigambal-Rantau Prapat;
b. ruas Jalan Tol Rantau Prapat-Kisaran;
c. ruas Jalan Tol Langsa-Lhokseumawe; dan
d. ruas Jalan Tol Lhokseumawe-Sigli.
(4) Pengusahaan ruas jalan tol Tahap IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (4) huruf d meliputi:
a. Jalan Tol Prabumulih-Muara Enim (bagian dari ruas Jalan To1 Simpang Indralaya-Muara Enim);
b. ruas Jalan Tol Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau;
c. Jalan Tol Lubuk Linggau-Taba Penanjung (bagian dari ruas Jalan Tol Lubuk Linggau- CurupBengkulu);
d. Jalan Tol Pematang Siantar-Parapat (bagian dari ruas Jalan Tol Kuala Tanjung- Indrapura-Tebing Tinggi-Parapat) ;
e. ruas Jalan Tol Parapat-Tarutung-Sibolga;
dan
t. ruas Jalan Tol Batu Ampar-Muka Kuning- Bandara Hang Nadim.
(5) Pengoperasian ruas jalan tol Tahap I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ruas Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu)-Tempino-.Jambi dan Jalan Tol Junction Pekanbaru-Bgpass Pekanbaru (bagian dari ruas Jalan Tol Rengat-Pekanbaru) pada Tahap II sebagaimana dimaksud pada ayat (21 huruf a dan huruf c dilaksanakan paling lambat bulan Desember tahun 2024.
(6) Dalam...
BLIK INDONESTA
(6) Dalam hal pengoperasian ruas jalan tol Tahap I dan sebagian Tahap II tidak dilaksanakan sesuai dengan ketentuan sebagaimana dirnaksud pada ayat (5), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Ralryat melakukan tindakan penyelesaian berdasarkan hasil evaluasi dan pertimbangan Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara.
l7l Pengusahaan ruas jalan tol Tahap II sebagaimana dimaksud pada ayat (21huruf b, huruf d, huruf e, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, dan huruf j, Tahap III sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dan Tahap .IV sebagaimana dimaksud pada ayat (41 dilakukan berdasarkan hasil evaluasi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Ralqyat setelah mendapat pertimbangan Menteri Keuangan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara.
3 Ketentuan Pasal 28 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
Your Correction
