Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 22

PERPRES Nomor 34 Tahun 2015 | Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2015 tentang RENCANA TATA RUANG KAWASAN PERBATASAN NEGARA DI PROPINSI MALUKU UTARA DAN PROPINSI PAPUA BARAT

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Bandar udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (7) huruf a ditetapkan dalam rangka melaksanakan fungsi bandar udara untuk menunjang kelancaran, keamanan, dan ketertiban arus lalu lintas pesawat udara, penumpang, kargo dan/atau pos, keselamatan penerbangan, tempat perpindahan intra dan antar moda serta mendorong perekonomian di Kawasan Perbatasan Negara (2) Bandar udara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: a. bandar udara umum; dan b. bandar udara khusus. (3) Bandar udara umum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terdiri atas: a. bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan sekunder; b. bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier; dan c. bandar udara pengumpan. (4) Bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan sekunder sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a ditetapkan pada Bandar Udara Domine Eduard Osok di Distrik Sorong Timur pada Kota Sorong. (5) Bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b ditetapkan pada Bandar Udara Rendani di Distrik Manokwari Barat pada Kabupaten Manokwari. (6) Bandar udara pengumpan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf c meliputi: a. Bandar Udara Pitu di Kecamatan Morotai Selatan pada Kabupaten Pulau Morotai; b. Bandar Udara Buli di Kecamatan Maba pada Kabupaten Halmahera Timur; c. Bandar Udara Tepeleo di Kecamatan Patani Utara danBandar Udara Gebe di Kecamatan Pulau Gebe pada Kabupaten Halmahera Tengah; d. Bandar Udara Reni di Distrik Kepulauan Ayau, Bandar Udara Dorekar di Distrik Ayau, dan Bandar Udara Kabare di Distrik Waigeo Utara pada Kabupaten Raja Ampat; e. Bandar Udara Werur di Distrik Sausapor pada Kabupaten Tambrauw; dan f. Bandar Udara Ransiki di Distrik Ransiki pada Kabupaten Manokwari Selatan. (7) Bandar udara khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Your Correction