Correct Article 19
PERPRES Nomor 179 Tahun 2014 | Peraturan Presiden Nomor 179 Tahun 2014 tentang RENCANA TATA RUANG KAWASAN PERBATASAN NEGARADI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Current Text
(1) Lintas penyeberangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (5) huruf b ditetapkan dalam rangka meningkatkan keterkaitan antarpusat permukiman perbatasan negara, wilayah terisolasi, dan PPKT berpenghuni.
(2) Lintas penyeberangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. lintas penyeberangan antarnegara;
b. lintas penyeberangan antarprovinsi;
c. lintas penyeberangan antarkabupaten/kota; dan
d. lintas penyeberangan dalam kabupaten/kota.
(3) Lintas penyeberangan antarnegara sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) huruf a meliputi lintas penyeberangan yang menghubungkan Maritaing-Dili (Negara Timor Leste).
(4) Lintas penyeberangan antarprovinsi sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) huruf b meliputi lintas penyeberangan yang menghubungkan:
a. Kalabahi-Ilwaki yang membentuk Lintas Penyeberangan Sabuk Selatan;
b. Atapupu-Ilwaki;
c. Atapupu-Wonrelli;
d. Teluk Gurita-Kisar;
e. Teluk Gurita-Ilwaki; dan
f. Kalabahi-Kisar.
(5) Lintas penyeberangan antarkabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) huruf c meliputi lintas penyeberangan yang menghubungkan:
a. Larantuka-Kalabahi yang membentuk Lintas Penyeberangan Sabuk Selatan;
b. Lewoleba-Baranusa;
c. Baranusa-Balauring;
d. Kalabahi-Balauring;
e. Balauring-Kabir;
f. Atapupu-Kalabahi;
g. Kalabahi-Teluk Gurita;
h. Kupang-Kalabahi;
i. Kupang-Hansisi;
j. Kupang-Rote;
k. Kupang-Seba;
l. Hansisi-Pantebaru; dan
m. Waingapu-Seba.
(6) Lintas penyeberangan dalam kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) huruf d meliputi lintas penyeberangan yang menghubungkan:
a. Kabir-Kalabahi;
b. Baranusa-Kalabahi;
c. Kalabahi-Bakalang;
d. Bakalang-Baranusa; dan
e. Kalabahi-Maritaing.
Your Correction
