Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 12 Januari 2010 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIAREPUBLIK INDONESIA,
PATRIALIS AKBAR
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 12 Januari 2010 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
PATRIALIS AKBAR
Lampiran I Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2010 Tanggal : 12 Januari 2010
DAFTAR WARGA NEGARA DARI NEGARA TERTENTU SUBYEK VISA KUNJUNGAN SAAT KEDATANGAN
1. Afrika Selatan;
2. Aljazair;
3. Amerika Serikat;
4. Argentina;
5. Australia;
6. Austria;
7. Bahrain;
8. Belgia;
9. Belanda;
10. Brasilia;
11. Bulgaria;
12. Ceko;
13. Cyprus;
14. Denmark;
15. Emirat Arab;
16. Estonia;
17. Fiji;
18. Finlandia;
19. Hongaria;
20. India;
21. Inggris;
22. Iran;
23. Irlandia;
24. Islandia;
25. Italia;
26. Jepang;
27. Jerman;
28. Kamboja;
29. Kanada;
30. Korea Selatan;
31. Kuwait;
32. Laos;
33. Latvia;
34. Libya;
35. Liechtenstein;
36. Lithuania;
37. Luxemburg;
38. Maladewa;
39. Malta;
40. Meksiko;
41. Mesir;
42. Monaco;
43. Norwegia;
44. Oman;
45. Panama;
46. Perancis;
47. Polandia;
48. Portugal;
49. Qatar;
50. Republik Rakyat China;
51. Rumania;
52. Rusia;
53. Saudi Arabia;
54. Selandia Baru;
55. Slovakia;
56. Slovenia;
57. Spanyol;
58. Suriname;
59. Swedia;
60. Swiss;
61. Taiwan;
62. Timor Leste;
63. Tunisia dan
64. Yunani;
Lampiran II Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : M.HH-01.GR.01.06 Tahun 2010 Tanggal : 12 Januari 2010
DAFTAR TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI TERTENTU FASILITAS VISA KUNJUNGAN SAAT KEDATANGAN
A. BANDAR UDARA
1. Sultan Iskandar Muda, di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam;
2. Polonia, di Medan, Sumatera Utara;
3. Sultan Syarif Kasim II, di Pekanbaru, Riau;
4. Hang Nadim, di Batam, Kepulauan Riau;
5. Minangkabau, di Padang, Sumatera Barat;
6. Sultan Mahmud Badaruddin II, di Palembang, Sumatera Selatan;
7. Soekarno-Hatta, di Jakarta, DKI Jakarta;
8. Halim Perdana Kusuma, di Jakarta, DKI Jakarta;
9. Husein Sastranegara, di Bandung, Jawa Barat;
10. Adi Sucipto, di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta;
11. Ahmad Yani, di Semarang, Jawa Tengah;
12. Adi Sumarmo, di Surakarta, Jawa Tengah;
13. Juanda, di Surabaya, Jawa Timur;
14. Supadio, di Pontianak, Kalimantan Barat;
15. Sepinggan, di Balikpapan, Kalimantan Timur;
16. Sam Ratulangi, di Manado, Sulawesi Utara;
17. Hasanuddin, di Makassar, Sulawesi Selatan;
18. Ngurah Rai, di Denpasar, Bali;
19. Selaparang, di Mataram, Nusa Tenggara Barat;
20. El Tari, di Kupang, Nusa Tenggara Timur;
B. PELABUHAN LAUT
1. Sekupang; Citra Tritunas (Harbour Bay); Nongsa; Marina Teluk Senimba, dan Batam Centre, di Batam, Kepulauan Riau;
2. Bandar Bintan Telani Lagoi dan Bandar Sri Udana Lobam, di Tanjung Uban, Kepulauan Riau;
3. Sri Bintan Pura, di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau;
4. Tanjung Balai Karimun, di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau;
5. Belawan, di Belawan, Sumatera Utara;
6. Sibolga, di Sibolga, Sumatera Utara;
7. Yos Sudarso, di Dumai, Riau;
8. Teluk Bayur, di Padang, Sumatera Barat;
9. Tanjung Priok, di Jakarta, DKI Jakarta;
10. Tanjung Mas, di Semarang, Jawa Tengah;
11. Padang Bai, di Karangasem, Bali;
12. Benoa, di Badung, Bali;
13. Bitung, di Bitung, Sulawesi Utara;
14. Soekarno-Hatta, di Makassar, Sulawesi Selatan;
15. Pare-Pare, di Pare-Pare, Sulawesi Selatan;
16. Maumere, di Maumere, Nusa Tenggara Timur;
17. Tenau, di Kupang, Nusa Tenggara Timur; dan
18. Jayapura, di Jayapura, Papua.
C. TEMPAT-TEMPAT LAIN
1. Entikong, di Entikong, Kalimantan Timur.
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA RI REPUBLIK INDONESIA,
PATRIALIS AKBAR