Legal documents are displayed in Bahasa Indonesia, their official language of publication.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Article 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
1. Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selanjutnya disebut Pegawai adalah Pegawai Negeri Sipil dan pegawai lain yang berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang diangkat dalam suatu jabatan atau ditugaskan dan bekerja secara penuh pada satuan organisasi di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
2. Pakaian Dinas adalah pakaian yang digunakan oleh Pegawai dalam melaksanakan tugas kedinasan.
3. Pakaian Dinas Upacara yang selanjutnya disingkat PDU adalah Pakaian Dinas yang digunakan dalam upacara pelantikan dan upacara lainnya.
4. Pakaian Dinas Harian yang selanjutnya disingkat PDH adalah Pakaian Dinas yang digunakan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
5. Pakaian Dinas Khusus yang selanjutnya disingkat PDK adalah Pakaian Dinas yang khusus digunakan oleh Pegawai lembaga pemasyarakatan anak, pembimbing kemasyarakatan di balai pemasyarakatan, Pegawai layanan kunjungan dan layanan informasi di lembaga
pemasyarakatan dan rumah tahanan negara, Pegawai imigrasi yang bertugas di tempat pemeriksaan imigrasi, pejabat penyidik pegawai negeri sipil hak kekayaan intelektual, protokoler, dan pengamanan khusus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
6. Pakaian Dinas Lapangan yang selanjutnya disingkat PDL adalah Pakaian Dinas yang digunakan oleh Pegawai yang bertugas di bidang pengamanan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
7. Atribut adalah tanda kelengkapan yang digunakan pada Pakaian Dinas yang menunjukkan identitas pemakainya.
Jenis Pakaian Dinas di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terdiri atas:
a. PDU;
b. PDH;
c. PDL;
d. PDK;
e. Pakaian Korps Pegawai Republik INDONESIA.
(1) PDU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a terdiri atas:
a. PDU I; dan
b. PDU II.
(2) PDU I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dikenakan oleh seluruh Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Acara Kenegaraan, Upacara Hari Kemerdekaan, dan Hari Dharma Karyadhika.
(3) PDU II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dikenakan oleh seluruh Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Acara Pelantikan dan Acara Serah Terima Jabatan.
Article 5
(1) PDU I untuk laki-laki terdiri atas:
a. jas lengan panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup;
4. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup;
5. 4 (empat) buah kancing jas; dan
6. belahan di tengah bawah belakang.
b. kemeja lengan panjang berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri; dan
3. 6 (enam) buah kancing baju.
c. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang.
(2) Atribut PDU I untuk laki-laki terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. dasi sewarna celana dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
d. pin kementerian Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
e. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
f. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
g. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
h. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
i. tanda pengenal di saku kiri;
j. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
k. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
l. kaus kaki berwarna hitam; dan
m. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
Article 6
(1) PDU I untuk perempuan terdiri atas:
a. jas lengan panjang berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup;
4. 4 (empat) buah kancing baju; dan
5. belahan di tengah bawah belakang;
b. kemeja lengan panjang berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri; dan
3. 6 (enam) buah kancing baju;
c. rok sewarna dengan jas yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 (lima) sentimeter di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah; atau
2. khusus perempuan berjilbab, rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah, 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan, serta 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan dengan jilbab sewarna rok; dan
d. pemakaian jilbab dimasukkan di dalam baju.
(2) Atribut PDU I untuk perempuan terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. dasi sewarna celana dengan logo kementerian;
d. pin kementerian Pejabat Pimpinan tinggi/Pejabat Administrasi/Pejabat Fungsional disematkan di dada kiri;
e. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
f. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
g. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
h. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
i. tanda pengenal di saku kiri;
j. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
k. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia; dan
l. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 7
Article 8
Selain Atribut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2), Pasal 6 ayat (2), dan Pasal 7 ayat (3), Pegawai imigrasi yang telah mengikuti pendidikan khusus keimigrasian juga menggunakan Atribut tanda pejabat imigrasi.
Article 9
(1) Desain, warna, dan jenis bahan PDU I dan PDU II tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(2) Desain, warna, bahan, dan ukuran Atribut untuk PDU I dan PDU II tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
Article 10
(1) PDH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b terdiri atas:
a. PDH I atau dikenal juga dengan Pakaian Sipil Resmi (PSR);
b. PDH II; dan
c. PDH III.
(2) PDH I dan/atau PDH III sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a digunakan oleh Pejabat pimpinan tinggi yang sedang bertugas di luar lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
(3) PDH II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b digunakan oleh Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat administrasi, dan Pejabat fungsional pada hari Senin dan Selasa.
(4) Selain ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), PDH II juga digunakan oleh seluruh Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat administrasi dan Pejabat fungsional pada unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan unit Pelaksana Teknis Imigrasi pada hari Senin sampai dengan hari Kamis.
(5) PDH III sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c digunakan oleh Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat administrasi, dan Pejabat fungsional pada hari Rabu.
Article 11
(1) PDH I untuk laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang dengan manset kancing 1 (satu) berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku bobok terbuka sebelah kiri atas;
3. 6 (enam) buah kancing dalam; dan
4. 2 (dua) buah belahan di bagian belakang;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa rimpel dan lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang;
(2) Atribut PDH I untuk laki-laki sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan tinggi yang disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
b. tanda pengenal di saku kiri;
c. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
d. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
e. tanda jabatan disematkan di dada kanan di bawah papan nama/nama dada;
f. kaus kaki berwarna hitam; dan
g. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
Article 12
(1) PDH I untuk perempuan terdiri atas:
a. baju berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. lengan panjang;
2. kerah rebah;
3. 1 (satu) buah saku bobok tertutup di dada kiri;
dan
4. 2 (dua) buah saku bobok dengan penutup di bawah;
b. rok berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang bagian bawah;
dan
2. rok panjang sebatas tumit dengan rimpel di belakang sebelah bawah dengan jilbab sewarna rok khusus perempuan berjilbab;
(2) Atribut PDH I untuk perempuan terdiri atas:
a. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan tinggi yang disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
b. tanda pengenal di saku kiri;
c. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
d. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
e. tanda jabatan disematkan di dada kanan di bawah papan nama/nama dada; dan
f. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 13
(1) PDH II untuk laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan pendek berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup; dan
4. 6 (enam) buah kancing baju;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang sebelah kanan;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) Atribut PDH II untuk laki-laki terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat/jabatan di pundak kiri dan kanan yang disesuaikan dengan golongan (sesuai dengan lampiran);
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri di atas pin kementerian;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di dada kiri disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
h. papan nama/nama dada di dada kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda jabatan untuk Pejabat struktural di saku sebelah kanan;
k. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
l. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo kementerian;
m. kaos kaki berwarna hitam; dan
n. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
Article 14
Article 15
(1) PDH II untuk perempuan hamil terdiri atas:
a. baju lengan pendek atau lengan panjang untuk perempuan berjilbab berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah rebah; dan
2. dua buah rimpel di perut;
b. rok pendek berwana biru tua dengan panjang 5 (lima) sentimeter dibawah lutut atau panjang sebatas mata kaki untuk perempuan berjilbab dengan rimpel di belakang sebelah bawah; dan
c. pemakaian kemeja tidak dimasukkan ke dalam rok.
(2) Atribut PDH II untuk perempuan hamil terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo kementerian berwarna kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi dilengan kanan;
d. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di dada kiri disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
e. tanda pengenal di dada sebelah kiri;
f. tanda jabatan untuk pejabat struktural di dada sebelah kanan;
g. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
h. tanda pangkat/jabatan di pundak kiri dan kanan yang disesuaikan dengan golongan;
i. papan nama/nama dada di dada kanan;
j. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama; dan
k. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 16
(1) PDH III untuk laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan pendek berwarna putih dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup;
4. 6 (enam) buah kancing baju; dan
5. Logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang dibordir warna abu-abu perak yang dibordir diatas saku sebelah kiri;
b. celana panjang berwarna hitam dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 1 (satu) buah saku bobok terbuka di belakang sebelah kanan;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) Atribut PDH III untuk laki-laki terdiri atas:
a. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
b. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
c. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
d. papan nama/nama dada di dada kanan;
e. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
f. kaus kaki berwarna hitam; dan
g. sepatu pantofel berwarna hitam.
(3) Khusus Pejabat pimpinan tinggi, penggunaan tanda pangkat harian di sebelah kiri kerah baju.
Article 17
(1) PDH III untuk perempuan terdiri atas:
a. baju berwarna putih yang berdesain sebagai berikut:
1. Lengan pendek di atas siku atau lengan panjang bagi perempuan berjilbab;
2. kerah rebah;
3. lidah pundak (skoder);
4. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup; dan
5. Logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang dibordir warna abu-abu perak yang dibordir diatas saku sebelah kiri;
b. rok berwarna hitam yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang bagian bawah;
dan
2. rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah dan dengan jilbab sewarna dengan rok bagi pegawai khusus perempuan berjilbab;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam rok, kecuali perempuan berjilbab;
(2) Atribut PDH III untuk perempuan terdiri atas:
a. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
b. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
c. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
d. papan nama/nama dada di dada kanan;
e. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama; dan
f. sepatu pantofel berwarna hitam.
(3) Khusus Pejabat pimpinan tinggi, penggunaan tanda pangkat harian di sebelah kiri kerah baju.
Article 18
PDL terdiri atas:
a. PDL I yaitu PDL yang digunakan pada pagi dan siang hari;
b. PDL II yaitu PDL yang digunakan pada malam hari; dan
c. PDL Khusus yaitu PDL yang dipergunakan untuk fungsi tertentu.
Article 19
(1) PDL I sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf a terdiri atas:
a. baju lengan panjang digulung berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah rebah; dan
2. 2 (dua) buah saku tempel di dada kanan dan kiri dengan penutup;
b. kaos dalam kerah bundar sewarna baju; dan
c. celana panjang berwarna biru tua dengan 6 (enam) buah saku terdiri atas:
1. 2 (dua) buah saku bobok terbuka samping atas;
2. 2 (dua) buah saku bobok belakang dengan penutup dan kancing dalam; dan
3. 2 (dua) buah saku tempel samping luar dengan penutup dan kancing dalam;
d. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) PDL II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf b terdiri atas:
a. baju lengan panjang berwarna biru tua dengan kerah rebah;
b. kaos dalam kerah bundar sewarna baju; dan
c. celana panjang berwarna biru tua dengan 6 (enam) buah saku, terdiri atas:
1. 2 (dua) buah saku bobok terbuka samping atas;
2. 2 (dua) buah saku bobok belakang dengan penutup dan kancing dalam; dan
3. 2 (dua) buah saku tempel samping luar dengan penutup dan kancing dalam.
(3) PDL untuk wanita berjilbab menggunakan baju lengan panjang dengan jilbab sewarna baret.
(4) Pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(5) Atribut PDL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) terdiri atas:
a. baret/field cap berwarna biru tua dengan logo kuning emas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. badge nama dan badge logo Kementerian hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
d. tanda jabatan untuk pejabat struktural;
e. lencana yang melekat pada PDL dibordir dengan benang berwarna biru benhur dengan dasar kain berwarna biru tua;
f. drahrim berwarna hitam di bahu kanan dan kiri;
g. kopel rim berwarna hitam dengan kepala kopel berlambang Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
h. kaos kaki berwarna hitam; dan
i. sepatu bot berwarna hitam bertali.
Article 20
PDL Khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf c, terdiri atas:
a. PDL Pengawal Inspektur Upacara; dan
b. PDL Penjaga Pintu Utama.
Article 21
(1) Ketentuan mengenai PDL Pengawal Inspektur Upacara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 huruf a berlaku sama dengan PDL I.
(2) Atribut PDL Pengawal Inspektur Upacara sebagai berikut:
a. helm putih dengan tulisan PAMSUS;
b. penutup leher/slayer berwarna putih;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. lencana yang melekat pada PDL dibordir dengan benang berwarna biru benhur dengan dasar kain berwarna biru tua;
f. papan nama/nama dada dibordir di sebelah kanan atas;
g. drahrim selempang di bahu kiri;
h. kopel rim berwarna putih
i. hand badge di sebelah kiri;
j. tali komando berwarna putih;
k. sarung tangan berwarna putih;
l. kaos kaki berwarna hitam; dan
m. sepatu bot berwarna hitam putih.
Article 22
(1) Ketentuan mengenai PDL Penjaga Pintu Utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 huruf b berlaku sama dengan PDL I.
(2) Atribut PDL Penjaga Pintu Utama sebagai berikut:
a. baret berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
d. lencana yang melekat pada PDL dibordir dengan benang berwarna biru benhur dengan dasar kain berwarna biru tua;
e. papan nama/nama dada dibordir di sebelah kanan atas;
f. drahrim selempang di bahu kiri;
g. kopel rim berwarna putih
h. hand badge di sebelah kiri;
i. tali komando berwarna putih;
j. sarung tangan berwarna putih;
k. kaos kaki berwarna hitam; dan
l. sepatu bot berwarna hitam putih
Jenis Pakaian Dinas di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terdiri atas:
a. PDU;
b. PDH;
c. PDL;
d. PDK;
e. Pakaian Korps Pegawai Republik INDONESIA.
(1) PDU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a terdiri atas:
a. PDU I; dan
b. PDU II.
(2) PDU I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dikenakan oleh seluruh Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Acara Kenegaraan, Upacara Hari Kemerdekaan, dan Hari Dharma Karyadhika.
(3) PDU II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dikenakan oleh seluruh Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Acara Pelantikan dan Acara Serah Terima Jabatan.
Article 5
(1) PDU I untuk laki-laki terdiri atas:
a. jas lengan panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup;
4. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup;
5. 4 (empat) buah kancing jas; dan
6. belahan di tengah bawah belakang.
b. kemeja lengan panjang berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri; dan
3. 6 (enam) buah kancing baju.
c. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang.
(2) Atribut PDU I untuk laki-laki terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. dasi sewarna celana dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
d. pin kementerian Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
e. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
f. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
g. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
h. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
i. tanda pengenal di saku kiri;
j. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
k. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
l. kaus kaki berwarna hitam; dan
m. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
Article 6
(1) PDU I untuk perempuan terdiri atas:
a. jas lengan panjang berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup;
4. 4 (empat) buah kancing baju; dan
5. belahan di tengah bawah belakang;
b. kemeja lengan panjang berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri; dan
3. 6 (enam) buah kancing baju;
c. rok sewarna dengan jas yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 (lima) sentimeter di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah; atau
2. khusus perempuan berjilbab, rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah, 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan, serta 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan dengan jilbab sewarna rok; dan
d. pemakaian jilbab dimasukkan di dalam baju.
(2) Atribut PDU I untuk perempuan terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. dasi sewarna celana dengan logo kementerian;
d. pin kementerian Pejabat Pimpinan tinggi/Pejabat Administrasi/Pejabat Fungsional disematkan di dada kiri;
e. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
f. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
g. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
h. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
i. tanda pengenal di saku kiri;
j. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
k. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia; dan
l. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 7
Article 8
Selain Atribut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2), Pasal 6 ayat (2), dan Pasal 7 ayat (3), Pegawai imigrasi yang telah mengikuti pendidikan khusus keimigrasian juga menggunakan Atribut tanda pejabat imigrasi.
Article 9
(1) Desain, warna, dan jenis bahan PDU I dan PDU II tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(2) Desain, warna, bahan, dan ukuran Atribut untuk PDU I dan PDU II tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
(1) PDH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b terdiri atas:
a. PDH I atau dikenal juga dengan Pakaian Sipil Resmi (PSR);
b. PDH II; dan
c. PDH III.
(2) PDH I dan/atau PDH III sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a digunakan oleh Pejabat pimpinan tinggi yang sedang bertugas di luar lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
(3) PDH II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b digunakan oleh Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat administrasi, dan Pejabat fungsional pada hari Senin dan Selasa.
(4) Selain ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), PDH II juga digunakan oleh seluruh Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat administrasi dan Pejabat fungsional pada unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan unit Pelaksana Teknis Imigrasi pada hari Senin sampai dengan hari Kamis.
(5) PDH III sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c digunakan oleh Pejabat pimpinan tinggi, Pejabat administrasi, dan Pejabat fungsional pada hari Rabu.
Article 11
(1) PDH I untuk laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang dengan manset kancing 1 (satu) berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku bobok terbuka sebelah kiri atas;
3. 6 (enam) buah kancing dalam; dan
4. 2 (dua) buah belahan di bagian belakang;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa rimpel dan lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang;
(2) Atribut PDH I untuk laki-laki sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:
a. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan tinggi yang disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
b. tanda pengenal di saku kiri;
c. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
d. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
e. tanda jabatan disematkan di dada kanan di bawah papan nama/nama dada;
f. kaus kaki berwarna hitam; dan
g. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
Article 12
(1) PDH I untuk perempuan terdiri atas:
a. baju berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. lengan panjang;
2. kerah rebah;
3. 1 (satu) buah saku bobok tertutup di dada kiri;
dan
4. 2 (dua) buah saku bobok dengan penutup di bawah;
b. rok berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang bagian bawah;
dan
2. rok panjang sebatas tumit dengan rimpel di belakang sebelah bawah dengan jilbab sewarna rok khusus perempuan berjilbab;
(2) Atribut PDH I untuk perempuan terdiri atas:
a. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan tinggi yang disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
b. tanda pengenal di saku kiri;
c. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
d. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
e. tanda jabatan disematkan di dada kanan di bawah papan nama/nama dada; dan
f. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 13
(1) PDH II untuk laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan pendek berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup; dan
4. 6 (enam) buah kancing baju;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang sebelah kanan;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) Atribut PDH II untuk laki-laki terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat/jabatan di pundak kiri dan kanan yang disesuaikan dengan golongan (sesuai dengan lampiran);
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri di atas pin kementerian;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di dada kiri disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
h. papan nama/nama dada di dada kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda jabatan untuk Pejabat struktural di saku sebelah kanan;
k. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
l. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo kementerian;
m. kaos kaki berwarna hitam; dan
n. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
Article 14
Article 15
(1) PDH II untuk perempuan hamil terdiri atas:
a. baju lengan pendek atau lengan panjang untuk perempuan berjilbab berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah rebah; dan
2. dua buah rimpel di perut;
b. rok pendek berwana biru tua dengan panjang 5 (lima) sentimeter dibawah lutut atau panjang sebatas mata kaki untuk perempuan berjilbab dengan rimpel di belakang sebelah bawah; dan
c. pemakaian kemeja tidak dimasukkan ke dalam rok.
(2) Atribut PDH II untuk perempuan hamil terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo kementerian berwarna kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi dilengan kanan;
d. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di dada kiri disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
e. tanda pengenal di dada sebelah kiri;
f. tanda jabatan untuk pejabat struktural di dada sebelah kanan;
g. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
h. tanda pangkat/jabatan di pundak kiri dan kanan yang disesuaikan dengan golongan;
i. papan nama/nama dada di dada kanan;
j. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama; dan
k. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 16
(1) PDH III untuk laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan pendek berwarna putih dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup;
4. 6 (enam) buah kancing baju; dan
5. Logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang dibordir warna abu-abu perak yang dibordir diatas saku sebelah kiri;
b. celana panjang berwarna hitam dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 1 (satu) buah saku bobok terbuka di belakang sebelah kanan;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) Atribut PDH III untuk laki-laki terdiri atas:
a. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
b. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
c. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
d. papan nama/nama dada di dada kanan;
e. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
f. kaus kaki berwarna hitam; dan
g. sepatu pantofel berwarna hitam.
(3) Khusus Pejabat pimpinan tinggi, penggunaan tanda pangkat harian di sebelah kiri kerah baju.
Article 17
(1) PDH III untuk perempuan terdiri atas:
a. baju berwarna putih yang berdesain sebagai berikut:
1. Lengan pendek di atas siku atau lengan panjang bagi perempuan berjilbab;
2. kerah rebah;
3. lidah pundak (skoder);
4. 2 (dua) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup; dan
5. Logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang dibordir warna abu-abu perak yang dibordir diatas saku sebelah kiri;
b. rok berwarna hitam yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang bagian bawah;
dan
2. rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah dan dengan jilbab sewarna dengan rok bagi pegawai khusus perempuan berjilbab;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam rok, kecuali perempuan berjilbab;
(2) Atribut PDH III untuk perempuan terdiri atas:
a. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
b. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
c. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
d. papan nama/nama dada di dada kanan;
e. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama; dan
f. sepatu pantofel berwarna hitam.
(3) Khusus Pejabat pimpinan tinggi, penggunaan tanda pangkat harian di sebelah kiri kerah baju.
PDL terdiri atas:
a. PDL I yaitu PDL yang digunakan pada pagi dan siang hari;
b. PDL II yaitu PDL yang digunakan pada malam hari; dan
c. PDL Khusus yaitu PDL yang dipergunakan untuk fungsi tertentu.
(1) PDL I sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf a terdiri atas:
a. baju lengan panjang digulung berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah rebah; dan
2. 2 (dua) buah saku tempel di dada kanan dan kiri dengan penutup;
b. kaos dalam kerah bundar sewarna baju; dan
c. celana panjang berwarna biru tua dengan 6 (enam) buah saku terdiri atas:
1. 2 (dua) buah saku bobok terbuka samping atas;
2. 2 (dua) buah saku bobok belakang dengan penutup dan kancing dalam; dan
3. 2 (dua) buah saku tempel samping luar dengan penutup dan kancing dalam;
d. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) PDL II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf b terdiri atas:
a. baju lengan panjang berwarna biru tua dengan kerah rebah;
b. kaos dalam kerah bundar sewarna baju; dan
c. celana panjang berwarna biru tua dengan 6 (enam) buah saku, terdiri atas:
1. 2 (dua) buah saku bobok terbuka samping atas;
2. 2 (dua) buah saku bobok belakang dengan penutup dan kancing dalam; dan
3. 2 (dua) buah saku tempel samping luar dengan penutup dan kancing dalam.
(3) PDL untuk wanita berjilbab menggunakan baju lengan panjang dengan jilbab sewarna baret.
(4) Pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(5) Atribut PDL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) terdiri atas:
a. baret/field cap berwarna biru tua dengan logo kuning emas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. badge nama dan badge logo Kementerian hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
d. tanda jabatan untuk pejabat struktural;
e. lencana yang melekat pada PDL dibordir dengan benang berwarna biru benhur dengan dasar kain berwarna biru tua;
f. drahrim berwarna hitam di bahu kanan dan kiri;
g. kopel rim berwarna hitam dengan kepala kopel berlambang Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
h. kaos kaki berwarna hitam; dan
i. sepatu bot berwarna hitam bertali.
Article 20
PDL Khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 huruf c, terdiri atas:
a. PDL Pengawal Inspektur Upacara; dan
b. PDL Penjaga Pintu Utama.
Article 21
(1) Ketentuan mengenai PDL Pengawal Inspektur Upacara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 huruf a berlaku sama dengan PDL I.
(2) Atribut PDL Pengawal Inspektur Upacara sebagai berikut:
a. helm putih dengan tulisan PAMSUS;
b. penutup leher/slayer berwarna putih;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. lencana yang melekat pada PDL dibordir dengan benang berwarna biru benhur dengan dasar kain berwarna biru tua;
f. papan nama/nama dada dibordir di sebelah kanan atas;
g. drahrim selempang di bahu kiri;
h. kopel rim berwarna putih
i. hand badge di sebelah kiri;
j. tali komando berwarna putih;
k. sarung tangan berwarna putih;
l. kaos kaki berwarna hitam; dan
m. sepatu bot berwarna hitam putih.
Article 22
(1) Ketentuan mengenai PDL Penjaga Pintu Utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 huruf b berlaku sama dengan PDL I.
(2) Atribut PDL Penjaga Pintu Utama sebagai berikut:
a. baret berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
d. lencana yang melekat pada PDL dibordir dengan benang berwarna biru benhur dengan dasar kain berwarna biru tua;
e. papan nama/nama dada dibordir di sebelah kanan atas;
f. drahrim selempang di bahu kiri;
g. kopel rim berwarna putih
h. hand badge di sebelah kiri;
i. tali komando berwarna putih;
j. sarung tangan berwarna putih;
k. kaos kaki berwarna hitam; dan
l. sepatu bot berwarna hitam putih
PDK Pemasyarakatan terdiri atas:
a. PDK laki-laki;
b. PDK wanita; dan
c. PDK Khusus Satuan Tugas Pencegahan dan Penindakan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan.
(1) PDK Pemasyarakatan untuk laki-laki sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf a terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 2 (dua) buah saku tempel tertutup dengan kancing; dan
3. 6 (enam) buah kancing luar;
b. celana panjang berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) PDK Pemasyarakatan untuk perempuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf b terdiri atas:
a. kemeja berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. lengan pendek sebatas siku atau lengan panjang bagi perempuan berjilbab;
2. kerah berdiri;
3. 2 (dua) buah saku tempel tertutup dengan kancing; dan
4. kancing luar;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah; dan
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di samping;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(3) Selain menggunakan celana panjang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, PDK perempuan juga dapat menggunakan rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah, sedangkan untuk perempuan berjilbab rok sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah, jilbab sewarna dengan celana/rok.
Article 25
PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf a dan b terdiri atas:
a. PDK Pegawai yang bertugas sebagai pejabat fungsional pembimbing kemasyarakatan dan asisten pembimbing kemasyarakatan di Nama unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan;
b. PDK Pegawai Lembaga Pendidikan Khusus Anak dan Lembaga Penitipan Anak Sementara; dan
c. PDK Pegawai lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara yang bertugas di bagian layanan kunjungan dan layanan informasi.
Article 26
Article 27
(1) PDK Khusus Satuan Tugas Pencegahan dan Penindakan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf c terdiri atas:
a. rompi berwarna biru tua;
b. tulisan “SATGAS KAMTIB PEMASYARAKATAN” dibordir pada bagian belakang;
c. logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dibordir pada dada sebelah kiri;
d. logo Satgas Kamtib dibordir pada dada sebelah kanan;
e. 2 (dua) buah saku tempel ukuran kecil di dada kanan dengan penutup dan kancing luar;
f. 1 (satu) buah saku tempel di dada kiri dengan penutup dan kancing luar;
g. 2 (dua) buah saku tempel di depan bawah sebelah kiri dan kanan dengan penutup dan kancing luar;
dan
h. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di bagian dalam rompi.
(2) Atribut PDK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa rompi dengan ketentuan sebagai berikut:
a. logo Satgas Kamtib Pemasyarakatan pada muka depan rompi;
b. tulisan “PEMASYARAKATAN” pada sisi bawah bagian kiri rompi; dan
c. tulisan “SATGAS KAMTIB” pada sisi bawah bagian kanan rompi.
Article 28
(1) Ketentuan mengenai PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 berlaku sama dengan PDK Layanan Pengamanan Publik.
(2) Atribut PDK Layanan Pengamanan Publik juga dilengkapi dasi sewarna dengan celana.
PDK Pemasyarakatan terdiri atas:
a. PDK laki-laki;
b. PDK wanita; dan
c. PDK Khusus Satuan Tugas Pencegahan dan Penindakan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan.
(1) PDK Pemasyarakatan untuk laki-laki sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf a terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 2 (dua) buah saku tempel tertutup dengan kancing; dan
3. 6 (enam) buah kancing luar;
b. celana panjang berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(2) PDK Pemasyarakatan untuk perempuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf b terdiri atas:
a. kemeja berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. lengan pendek sebatas siku atau lengan panjang bagi perempuan berjilbab;
2. kerah berdiri;
3. 2 (dua) buah saku tempel tertutup dengan kancing; dan
4. kancing luar;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah; dan
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di samping;
c. pemakaian kemeja dimasukkan ke dalam celana.
(3) Selain menggunakan celana panjang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, PDK perempuan juga dapat menggunakan rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah, sedangkan untuk perempuan berjilbab rok sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah, jilbab sewarna dengan celana/rok.
Article 25
PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf a dan b terdiri atas:
a. PDK Pegawai yang bertugas sebagai pejabat fungsional pembimbing kemasyarakatan dan asisten pembimbing kemasyarakatan di Nama unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan;
b. PDK Pegawai Lembaga Pendidikan Khusus Anak dan Lembaga Penitipan Anak Sementara; dan
c. PDK Pegawai lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara yang bertugas di bagian layanan kunjungan dan layanan informasi.
Article 26
Article 27
(1) PDK Khusus Satuan Tugas Pencegahan dan Penindakan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf c terdiri atas:
a. rompi berwarna biru tua;
b. tulisan “SATGAS KAMTIB PEMASYARAKATAN” dibordir pada bagian belakang;
c. logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dibordir pada dada sebelah kiri;
d. logo Satgas Kamtib dibordir pada dada sebelah kanan;
e. 2 (dua) buah saku tempel ukuran kecil di dada kanan dengan penutup dan kancing luar;
f. 1 (satu) buah saku tempel di dada kiri dengan penutup dan kancing luar;
g. 2 (dua) buah saku tempel di depan bawah sebelah kiri dan kanan dengan penutup dan kancing luar;
dan
h. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di bagian dalam rompi.
(2) Atribut PDK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa rompi dengan ketentuan sebagai berikut:
a. logo Satgas Kamtib Pemasyarakatan pada muka depan rompi;
b. tulisan “PEMASYARAKATAN” pada sisi bawah bagian kiri rompi; dan
c. tulisan “SATGAS KAMTIB” pada sisi bawah bagian kanan rompi.
Article 28
(1) Ketentuan mengenai PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 berlaku sama dengan PDK Layanan Pengamanan Publik.
(2) Atribut PDK Layanan Pengamanan Publik juga dilengkapi dasi sewarna dengan celana.
(1) PDK Petugas Imigrasi terdiri atas:
a. PDK Petugas Imigrasi pada tempat pemeriksaan imigrasi yang bertugas di bandar udara, pelabuhan laut, dan pos lintas batas;
b. PDK Petugas Imigrasi yang bertugas pada konter pelayanan publik di kantor imigrasi; dan
c. PDK Petugas Imigrasi pada saat operasi pengawasan keimigrasian dan penyidikan keimigrasian;
(2) PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf a terdiri atas:
a. bagi laki-laki dan perempuan terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna putih dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder) dengan 1 (satu) kancing;
c) 2 (buah) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup masing-masing 1 (satu) kancing; dan d) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang; dan
c) 2 (dua) buah saku samping model miring;
3. khusus wanita berjilbab, dapat menggunkan jilbab warna biru tua.
(3) Atribut PDK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwarna kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat harian dikenakan pada rompi;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo imigrasi di lengan kanan kemeja;
e. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
f. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
g. tanda pengenal di saku kiri;
h. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
i. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. sabuk kecil warna hitam, timang dengan dasar polos warna kuning emas berlogo pengayoman;
k. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
l. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(4) PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf b terdiri atas:
a. bagi laki-laki terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri atas tanpa penutup; dan
c) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang; dan c) 2 (dua) buah saku bobok samping lurus;
b. bagi perempuan terdiri atas:
1. jas lengan panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) kerah rebah;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di dada kiri dan kanan; dan c) 2 (dua) buah kancing jas;
2. kemeja perempuan lengan panjang berwarna biru muda dengan kerah berdiri; dan
3. rok pendek 5 (lima) sentimeter di bawah lutut berwarna biru tua dengan rimpel di belakang sebelah bawah, sedangkan untuk perempuan berjilbab rok sebatas mata kaki dengan rimpel dibelakang sebelah bawah dan jilbab sewarna dengan rok;
(5) Atribut PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwarna kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo imigrasi di lengan kanan kemeja;
d. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
e. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda pengenal di saku kiri;
g. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
h. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
i. tanda jabatan bagi pejabat struktural;
j. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
k. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
l. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(6) PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf c terdiri atas:
a. bagi laki-laki terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder);
c) 2 (satu) buah saku tempel sebelah kiri atas tanpa penutup;dan d) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan c) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan;
b. bagi perempuan terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder) dengan 1 (satu) kancing;
c) 6 (enam) buah kancing baju; dan
d) 2 (dua) buah saku tempel atas dengan penutup masing-masing 1 (satu) kancing;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) 2 (dua) buah saku samping model miring;
dan b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan.
(7) Atribut PDK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c berupa rompi dengan ketentuan sebagai berikut:
a. field cap berwarna tua;
b. rompi berwarna biru tua;
c. 2 (buah) saku bobok samping bawah sebelah kiri dan kanan
d. logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dibordir pada dada sebelah kiri;
e. logo Satgas Pengawasan dan Penyidikan Keimigrasian pada muka depan rompi;
f. tulisan “IMIGRASI” dibordir dengan benang berwarna kuning pada sisi belakang atas;
g. tulisan “PENYIDIK” dibordir dengan benang berwarna kuning di dada atas kiri;
h. papan nama dibordir dibagian dada atas kanan;
i. tanda pangkat/jabatan di pundak disesuaikan dengan golongan dikenakan pada rompi;
j. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
k. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo imigrasi di lengan kanan kemeja;
l. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
m. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri diatas pin kementerian;
n. tanda pengenal di saku kiri;
o. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
p. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
q. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki- laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
Article 30
BAB 3
PDK Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kekayaan Intelektual
(1) PDK Petugas Pegawai Negeri Sipil Kekayaan Intelektual sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri atas:
a. bagi laki-laki terdiri atas:
1. kemeja lengan pendek berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder);
c) 2 (satu) buah saku tempel sebelah kiri atas tanpa penutup; dan d) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan c) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan;
b. bagi perempuan terdiri atas:
1. kemeja lengan pendek berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder) dengan 1 (satu) kancing;
c) 6 (enam) buah kancing baju; dan d) 2 (dua) buah saku tempel atas dengan penutup masing-masing 1 (satu) kancing;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) 2 (dua) buah saku samping model miring;
dan b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan.
(2) PDK Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kekayaan Intelektual terdiri atas:
a. field cap berwarna biru tua;
b. rompi berwarna biru tua;
c. tulisan "PPNS KEKAYAAN INTELEKTUAL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI" dibordir berwarna kuning pada bagian belakang;
d. logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dibordir pada dada sebelah kiri;
e. lencana Penyidik Pegawai Negeri Sipil dibordir berwarna kuning pada dada sebelah kanan;
f. 2 (dua) buah saku tempel ukuran kecil di dada kanan dengan penutup dan kancing luar;
g. 1 (satu) buah saku tempel di dada kiri dengan penutup dan kancing luar;
h. 2 (dua) buah saku tempel di depan bawah sebelah kiri dan kanan dengan penutup dan kancing luar;
i. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di bagian dalam rompi;
j. tanda pangkat/jabatan di pundak disesuaikan dengan golongan dikenakan pada rompi;
k. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
l. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo Kekayaan Intelektual di lengan kanan kemeja;
m. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
n. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri diatas pin kementerian;
o. tanda pengenal di saku kiri;
p. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
q. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
r. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki- laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
Article 31
(1) PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak berlipat (skoder);
3. (2) dua buah saku bobok terbuka di dada;
4. kancing dalam;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok di bagian depan dengan penutup;
3. 2 (dua) buah saku bobok di bagian belakang dengan penutup;
(2) PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus perempuan terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lidah pundak berlipat (skoder);
3. dua buah saku bobok terbuka di dada; dan
4. kancing dalam.
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan bawah; dan
2. 2 (dua) buah saku bobok di bagian depan dengan penutup.
(3) Selain menggunakan celana panjang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus perempuan juga dapat menggunakan rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah, sedangkan untuk perempuan berjilbab, rok panjang sebatas tumit dengan rimpel di belakang sebelah bawah, jilbab sewarna dengan celana/rok.
(4) Atribut PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus terdiri atas:
a. pin protokoler atau pengamanan khusus pada kerah sebelah kiri;
b. papan nama/nama dada di kanan atas;
c. tanda pengenal pegawai disaku dada kiri;
d. ikat pinggang warna hitam dengan kepala gesper berlogo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terbuat dari kuningan berwarna emas;
e. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
f. sepatu pantofel berwarna hitam.
(1) PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus laki-laki terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak berlipat (skoder);
3. (2) dua buah saku bobok terbuka di dada;
4. kancing dalam;
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok di bagian depan dengan penutup;
3. 2 (dua) buah saku bobok di bagian belakang dengan penutup;
(2) PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus perempuan terdiri atas:
a. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lidah pundak berlipat (skoder);
3. dua buah saku bobok terbuka di dada; dan
4. kancing dalam.
b. celana panjang berwarna biru tua dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan bawah; dan
2. 2 (dua) buah saku bobok di bagian depan dengan penutup.
(3) Selain menggunakan celana panjang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus perempuan juga dapat menggunakan rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah, sedangkan untuk perempuan berjilbab, rok panjang sebatas tumit dengan rimpel di belakang sebelah bawah, jilbab sewarna dengan celana/rok.
(4) Atribut PDK Protokoler dan PDK Pengamanan Khusus terdiri atas:
a. pin protokoler atau pengamanan khusus pada kerah sebelah kiri;
b. papan nama/nama dada di kanan atas;
c. tanda pengenal pegawai disaku dada kiri;
d. ikat pinggang warna hitam dengan kepala gesper berlogo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terbuat dari kuningan berwarna emas;
e. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
f. sepatu pantofel berwarna hitam.
BAB III
PAKAIAN KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA, PAKAIAN BATIK, DAN PAKAIAN OLAH RAGA
(1) Pakaian Korps Pegawai Republik INDONESIA digunakan dalam upacara hari ulang tahun Korps Pegawai Republik INDONESIA, upacara hari besar nasional, atau acara lain yang ditentukan.
(2) Pakaian Korps Pegawai Republik INDONESIA terdiri atas:
a. batik Korps Pegawai Republik INDONESIA berwarna biru lengan panjang dengan desain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. 1 (satu) buah saku bobok terbuka sebelah kiri atas;
3. 6 (enam) buah kancing dalam; dan
4. 2 (dua) buah belahan di bagian belakang;
b. celana panjang berwarna hitam dengan desain sebagai berikut:
1. tanpa rimpel dan lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang.
(3) Atribut pakaian Korps Pegawai Republik INDONESIA terdiri atas:
a. tutup kepala berupa peci nasional berwarna hitam polos untuk laki-laki;
b. pin Korps Pegawai Republik INDONESIA;
c. papan nama/nama dada;
d. tanda pengenal; dan
e. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 33
(1) Seluruh Pegawai menggunakan pakaian batik pada hari Kamis dan Jumat, kecuali bagi Pegawai pada nama Unit Pelaksana Teknis Imigrasi, dan nama Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
(2) Pegawai pada nama Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan menggunakan pakaian batik pada hari Jumat.
(3) Atribut pakaian batik terdiri atas:
a. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. papan nama/nama dada;
c. tanda pengenal; dan
d. sepatu pantofel berwarna hitam.
Article 34
Pakaian olahraga terdiri atas:
a. kaus berwarna biru muda dengan desain sebagai berikut:
1. berkerah;
2. lengan pendek untuk laki-laki;
3. lengan panjang untuk perempuan;
4. saku tempel terbuka di bagian depan kiri atas;
5. bordir logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau logo nama unit kerja di bagian depan kanan atas; dan
6. nama unit kerja dan nama kementerian di bagian belakang;
b. celana panjang training berwarna biru tua.
Article 35
Pakaian dinas sipil lainnya yang tidak diatur dalam Peraturan Menteri ini dapat dipergunakan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku:
a. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-02.KP.07.02 Tahun 2011 tentang Pakaian Dinas dan Atribut bagi Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Berita Negara Republik INDONESIA Tahun 2011 Nomor 651);
b. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik INDONESIA Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-02.KP.07.02 Tahun 2011 tentang Pakaian Dinas dan Atribut bagi Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Berita Negara Republik INDONESIA Tahun 2015 Nomor 679); dan
c. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik INDONESIA Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-02.KP.07.02 Tahun 2011 tentang Pakaian Dinas dan Atribut bagi Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
(Berita Negara Republik INDONESIA Tahun 2016 Nomor 592), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Article 37
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 September 2018
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
YASONNA H. LAOLY
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 17 September 2018
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd
WIDODO EKATJAHJANA
(1) PDU II untuk laki-laki terdiri atas:
a. jas lengan pendek berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel tertutup di dada;
4. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup;
5. 4 (empat) kancing baju berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
6. sabuk baju sewarna dengan jas dengan kepala gesper berwarna kuning emas; dan
7. belahan di tengah bagian belakang;
b. celana panjang biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan di samping kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang.
(2) Atribut PDU II untuk laki-laki terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. pin kementerian Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
h. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda pengenal di saku kiri;
k. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
l. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo kementerian; dan
m. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
n. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
(3) PDU II untuk perempuan terdiri atas:
a. jas berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lengan pendek sebatas siku atau lengan panjang khusus perempuan berjilbab;
3. lidah pundak (skoder);
4. 2 (dua) buah saku bobok tertutup di sebelah bawah;
5. 4 (empat) buah kancing baju berwarna kuning emas dengan logo kementerian; dan
6. belahan di tengah bagian belakang;
b. rok berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah;
dan
2. khusus perempuan berjilbab, rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah, 2 (dua) buah saku bobok
terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan, serta 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan dengan jilbab sewarna rok;
c. pemakaian jilbab dimasukan di dalam baju.
(4) Atribut PDU II untuk perempuan terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
h. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda pengenal di saku kiri;
k. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan; dan
l. sepatu pantofel berwarna hitam.
(1) PDH II untuk perempuan terdiri atas:
a. baju berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. Lengan pendek di atas siku atau lengan panjang bagi perempuan berjilbab;
2. kerah rebah;
3. lidah pundak (skoder);
4. 1 (satu) buah saku bobok sebelah kiri atas; dan
5. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah;
b. rok berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang bagian bawah;
2. rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah dan dengan jilbab sewarna dengan rok bagi pegawai khusus perempuan berjilbab; dan
3. pemakaian kemeja tidak dimasukkan ke dalam rok;
c. bagi Pegawai wanita yang melaksanakan tugas dan fungsi pada Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara, Rumah Detensi Imigrasi, Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Lembaga Penempatan Anak Sementara, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Pegawai Akademi Ilmu Pemasyarakatan serta Pegawai Akademi Imigrasi dapat menggunakan celana panjang berwarna biru tua dengan desain 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan.
(2) Atribut PDH II untuk perempuan terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat/jabatan di pundak kiri dan kanan yang disesuaikan dengan golongan;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi dilengan kanan;
e. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri di atas pin kementerian;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
h. papan nama/nama dada di dada kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku sebelah kanan;
k. tanda pengenal di saku sebelah kiri; dan
l. sepatu pantofel berwarna hitam.
(1) PDU II untuk laki-laki terdiri atas:
a. jas lengan pendek berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah berdiri;
2. lidah pundak (skoder);
3. 2 (dua) buah saku tempel tertutup di dada;
4. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah dengan penutup;
5. 4 (empat) kancing baju berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
6. sabuk baju sewarna dengan jas dengan kepala gesper berwarna kuning emas; dan
7. belahan di tengah bagian belakang;
b. celana panjang biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. tanpa lipatan di bawah;
2. 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan di samping kiri dan kanan; dan
3. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang.
(2) Atribut PDU II untuk laki-laki terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. pin kementerian Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
h. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda pengenal di saku kiri;
k. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan;
l. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo kementerian; dan
m. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
n. sepatu pantofel bertali berwarna hitam.
(3) PDU II untuk perempuan terdiri atas:
a. jas berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. kerah rebah;
2. lengan pendek sebatas siku atau lengan panjang khusus perempuan berjilbab;
3. lidah pundak (skoder);
4. 2 (dua) buah saku bobok tertutup di sebelah bawah;
5. 4 (empat) buah kancing baju berwarna kuning emas dengan logo kementerian; dan
6. belahan di tengah bagian belakang;
b. rok berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang sebelah bawah;
dan
2. khusus perempuan berjilbab, rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah, 2 (dua) buah saku bobok
terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan, serta 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan dengan jilbab sewarna rok;
c. pemakaian jilbab dimasukan di dalam baju.
(4) Atribut PDU II untuk perempuan terdiri atas:
a. tutup kepala berupa pet upacara sewarna celana dengan logo kementerian;
b. tanda pangkat upacara di pundak;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi di lengan kanan;
e. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
h. papan nama/nama dada disematkan di dada sebelah kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda pengenal di saku kiri;
k. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku kanan; dan
l. sepatu pantofel berwarna hitam.
(1) PDH II untuk perempuan terdiri atas:
a. baju berwarna biru muda yang berdesain sebagai berikut:
1. Lengan pendek di atas siku atau lengan panjang bagi perempuan berjilbab;
2. kerah rebah;
3. lidah pundak (skoder);
4. 1 (satu) buah saku bobok sebelah kiri atas; dan
5. 2 (dua) buah saku bobok sebelah bawah;
b. rok berwarna biru tua yang berdesain sebagai berikut:
1. rok pendek 5 cm (lima sentimeter) di bawah lutut dengan rimpel di belakang bagian bawah;
2. rok panjang sebatas mata kaki dengan rimpel di belakang sebelah bawah dan dengan jilbab sewarna dengan rok bagi pegawai khusus perempuan berjilbab; dan
3. pemakaian kemeja tidak dimasukkan ke dalam rok;
c. bagi Pegawai wanita yang melaksanakan tugas dan fungsi pada Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara, Rumah Detensi Imigrasi, Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Lembaga Penempatan Anak Sementara, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan Pegawai Akademi Ilmu Pemasyarakatan serta Pegawai Akademi Imigrasi dapat menggunakan celana panjang berwarna biru tua dengan desain 2 (dua) buah saku bobok terbuka lurus dengan jahitan samping kiri dan kanan.
(2) Atribut PDH II untuk perempuan terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat/jabatan di pundak kiri dan kanan yang disesuaikan dengan golongan;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan/ imigrasi dilengan kanan;
e. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri di atas pin kementerian;
f. tanda jasa/kehormatan, kualifikasi pendidikan yang diperoleh dari instansi/badan yang berwenang disematkan di dada kiri;
g. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat pimpinan tinggi/Pejabat administrasi/ Pejabat fungsional disematkan di atas saku dada sebelah kiri;
h. papan nama/nama dada di dada kanan;
i. pin logo tata nilai dan/atau brevet kehormatan (pin alumni dan lain-lain) disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. tanda jabatan untuk pejabat struktural di saku sebelah kanan;
k. tanda pengenal di saku sebelah kiri; dan
l. sepatu pantofel berwarna hitam.
(1) Atribut PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 huruf a terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat harian seperti yang dikenakan pada PDH II;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
e. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
f. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
g. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
h. tanda pengenal di saku kiri;
i. papan nama/nama dada di atas saku kanan;
j. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
k. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
l. kaos kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
m. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki atau sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(2) Atribut PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 huruf b terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
d. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
e. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda pengenal di saku kiri;
g. papan nama/nama dada di atas saku kanan;
h. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
i. kaos kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
j. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki– laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(3) Atribut PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalamPasal 25 huruf c terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat harian seperti yang dikenakan pada PDH II;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
e. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
f. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
g. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
h. papan nama/nama dada di atas saku kanan;
i. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
n. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
j. kaos kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
k. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(1) Atribut PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 huruf a terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat harian seperti yang dikenakan pada PDH II;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
e. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
f. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri;
g. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
h. tanda pengenal di saku kiri;
i. papan nama/nama dada di atas saku kanan;
j. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
k. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
l. kaos kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
m. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki atau sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(2) Atribut PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 huruf b terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
d. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
e. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda pengenal di saku kiri;
g. papan nama/nama dada di atas saku kanan;
h. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
i. kaos kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
j. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki– laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(3) Atribut PDK Pemasyarakatan sebagaimana dimaksud dalamPasal 25 huruf c terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts yang diberi logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berwana kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat harian seperti yang dikenakan pada PDH II;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo pemasyarakatan di lengan kanan;
e. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
f. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
g. tanda pengenal di saku sebelah kiri;
h. papan nama/nama dada di atas saku kanan;
i. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
n. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
j. kaos kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
k. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(1) PDK Petugas Imigrasi terdiri atas:
a. PDK Petugas Imigrasi pada tempat pemeriksaan imigrasi yang bertugas di bandar udara, pelabuhan laut, dan pos lintas batas;
b. PDK Petugas Imigrasi yang bertugas pada konter pelayanan publik di kantor imigrasi; dan
c. PDK Petugas Imigrasi pada saat operasi pengawasan keimigrasian dan penyidikan keimigrasian;
(2) PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf a terdiri atas:
a. bagi laki-laki dan perempuan terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna putih dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder) dengan 1 (satu) kancing;
c) 2 (buah) buah saku tempel sebelah atas dengan penutup masing-masing 1 (satu) kancing; dan d) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang; dan
c) 2 (dua) buah saku samping model miring;
3. khusus wanita berjilbab, dapat menggunkan jilbab warna biru tua.
(3) Atribut PDK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwarna kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. tanda pangkat harian dikenakan pada rompi;
c. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
d. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo imigrasi di lengan kanan kemeja;
e. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
f. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
g. tanda pengenal di saku kiri;
h. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
i. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
j. sabuk kecil warna hitam, timang dengan dasar polos warna kuning emas berlogo pengayoman;
k. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
l. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(4) PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf b terdiri atas:
a. bagi laki-laki terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) 1 (satu) buah saku tempel sebelah kiri atas tanpa penutup; dan
c) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang; dan c) 2 (dua) buah saku bobok samping lurus;
b. bagi perempuan terdiri atas:
1. jas lengan panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) kerah rebah;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di dada kiri dan kanan; dan c) 2 (dua) buah kancing jas;
2. kemeja perempuan lengan panjang berwarna biru muda dengan kerah berdiri; dan
3. rok pendek 5 (lima) sentimeter di bawah lutut berwarna biru tua dengan rimpel di belakang sebelah bawah, sedangkan untuk perempuan berjilbab rok sebatas mata kaki dengan rimpel dibelakang sebelah bawah dan jilbab sewarna dengan rok;
(5) Atribut PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) terdiri atas:
a. tutup kepala berupa bivak muts berwarna biru tua yang diberi logo kementerian berwarna kuning emas disesuaikan dengan golongan;
b. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
c. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo imigrasi di lengan kanan kemeja;
d. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
e. pin Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pejabat administrasi/Pejabat fungsional disematkan di dada kiri;
f. tanda pengenal di saku kiri;
g. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
h. pin logo tata nilai disematkan di dada kanan di atas papan nama;
i. tanda jabatan bagi pejabat struktural;
j. ikat pinggang hitam dari bahan nilon dengan kepala gesper logam berwarna kuning emas dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bagi laki-laki;
k. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
l. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki-laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(6) PDK Petugas Imigrasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf c terdiri atas:
a. bagi laki-laki terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder);
c) 2 (satu) buah saku tempel sebelah kiri atas tanpa penutup;dan d) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan c) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan;
b. bagi perempuan terdiri atas:
1. kemeja lengan panjang berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder) dengan 1 (satu) kancing;
c) 6 (enam) buah kancing baju; dan
d) 2 (dua) buah saku tempel atas dengan penutup masing-masing 1 (satu) kancing;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) 2 (dua) buah saku samping model miring;
dan b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan.
(7) Atribut PDK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c berupa rompi dengan ketentuan sebagai berikut:
a. field cap berwarna tua;
b. rompi berwarna biru tua;
c. 2 (buah) saku bobok samping bawah sebelah kiri dan kanan
d. logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dibordir pada dada sebelah kiri;
e. logo Satgas Pengawasan dan Penyidikan Keimigrasian pada muka depan rompi;
f. tulisan “IMIGRASI” dibordir dengan benang berwarna kuning pada sisi belakang atas;
g. tulisan “PENYIDIK” dibordir dengan benang berwarna kuning di dada atas kiri;
h. papan nama dibordir dibagian dada atas kanan;
i. tanda pangkat/jabatan di pundak disesuaikan dengan golongan dikenakan pada rompi;
j. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
k. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo imigrasi di lengan kanan kemeja;
l. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
m. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri diatas pin kementerian;
n. tanda pengenal di saku kiri;
o. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
p. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
q. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki- laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.
(1) PDK Petugas Pegawai Negeri Sipil Kekayaan Intelektual sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri atas:
a. bagi laki-laki terdiri atas:
1. kemeja lengan pendek berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder);
c) 2 (satu) buah saku tempel sebelah kiri atas tanpa penutup; dan d) 6 (enam) buah kancing baju;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) tanpa lipatan di bawah dan tanpa rimpel;
b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di kiri dan kanan; dan c) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan;
b. bagi perempuan terdiri atas:
1. kemeja lengan pendek berwarna biru muda dengan desain:
a) kerah berdiri;
b) lidah pundak (skoder) dengan 1 (satu) kancing;
c) 6 (enam) buah kancing baju; dan d) 2 (dua) buah saku tempel atas dengan penutup masing-masing 1 (satu) kancing;
2. celana panjang berwarna biru tua dengan desain:
a) 2 (dua) buah saku samping model miring;
dan b) 2 (dua) buah saku bobok terbuka di belakang kiri dan kanan.
(2) PDK Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kekayaan Intelektual terdiri atas:
a. field cap berwarna biru tua;
b. rompi berwarna biru tua;
c. tulisan "PPNS KEKAYAAN INTELEKTUAL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI" dibordir berwarna kuning pada bagian belakang;
d. logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dibordir pada dada sebelah kiri;
e. lencana Penyidik Pegawai Negeri Sipil dibordir berwarna kuning pada dada sebelah kanan;
f. 2 (dua) buah saku tempel ukuran kecil di dada kanan dengan penutup dan kancing luar;
g. 1 (satu) buah saku tempel di dada kiri dengan penutup dan kancing luar;
h. 2 (dua) buah saku tempel di depan bawah sebelah kiri dan kanan dengan penutup dan kancing luar;
i. 2 (dua) buah saku bobok terbuka di bagian dalam rompi;
j. tanda pangkat/jabatan di pundak disesuaikan dengan golongan dikenakan pada rompi;
k. badge nama dan badge logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di lengan kiri kemeja;
l. badge nama unit organisasi dan/atau nama unit kerja/satuan kerja dan logo Kekayaan Intelektual di lengan kanan kemeja;
m. dasi berwarna biru tua dengan logo Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
n. pin jabatan fungsional disematkan di dada kiri diatas pin kementerian;
o. tanda pengenal di saku kiri;
p. papan nama/nama dada disematkan di dada kanan;
q. kaus kaki berwarna hitam bagi laki-laki; dan
r. sepatu pantofel bertali berwarna hitam bagi laki- laki dan sepatu pantofel berwarna hitam bagi perempuan.