Correct Article 45
PERMEN Nomor 1 Tahun 2023 | Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2023 tentang MANAJEMEN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI BIDANG KEKAYAAN INTELEKTUAL
Current Text
(1) Gelar Perkara biasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 huruf a, dilaksanakan pada tahap:
a. awal proses Penyidikan;
b. pertengahan proses Penyidikan; dan
c. akhir proses Penyidikan.
(2) Gelar Perkara pada tahap awal Penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a bertujuan untuk:
a. menentukan status perkara pidana atau bukan;
b. merumuskan rencana Penyidikan;
c. menentukan unsur pasal yang dipersangkakan;
d. menentukan Saksi, Tersangka, dan barang bukti;
e. menentukan target waktu; dan
f. penerapan teknik dan taktik Penyidikan.
(3) Gelar Perkara pada tahap pertengahan Penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b bertujuan untuk:
a. evaluasi dan pemecahan masalah yang dihadapi dalam Penyidikan;
b. mengetahui kemajuan Penyidikan yang dicapai dan upaya percepatan penyelesaian Penyidikan;
c. menentukan rencana penindakan lebih lanjut;
d. memastikan terpenuhinya unsur pasal yang dipersangkakan;
e. memastikan kesesuaian antara Saksi, Tersangka, dan barang bukti dengan pasal yang dipersangkakan;
f. memastikan pelaksanaan Penyidikan telah sesuai dengan target yang ditetapkan; dan/atau
g. mengembangkan rencana dan sasaran Penyidikan.
(4) Gelar perkara pada tahap akhir Penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c bertujuan untuk:
a. evaluasi proses Penyidikan yang telah dilaksanakan;
b. pemecahan masalah atau hambatan Penyidikan;
c. memastikan kesesuaian antara Saksi, Tersangka, dan bukti;
d. penyempurnaan berkas perkara; dan/atau
e. menentukan layak tidaknya berkas perkara dilimpahkan kepada penuntut umum atau dihentikan.
(5) Dalam hal diperlukan, Gelar Perkara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan proses Penyidikan.
Your Correction
